Daftar kereta api di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Berikut ini adalah daftar kereta api yang beroperasi maupun yang sudah tidak beroperasi di Indonesia.

Eksekutif[sunting | sunting sumber]

Nama Relasi Depot Jenis lokomotif Sarana yang digunakan
Argo Bromo Anggrek Gambir - Surabaya Pasar Turi Surabaya Pasar Turi (SBI) CC206 Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (menggunakan bogie K9)
Argo Dwipangga dan Argo Lawu Gambir - Solo Balapan Solo Balapan (SLO) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2016
Argo Muria dan Argo Sindoro Gambir - Semarang Tawang Semarang Poncol (SMC) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit
New Argo Jati Gambir - Cirebon Cirebon (CN)
Rangkaian terbaru Tahun 2015
Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif , kereta makan, dan kereta pembangkit (rangkaian K1 kaca pesawat retrofit 2014-2015)
Argo Wilis Bandung - Surabaya Gubeng Bandung (BD) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit
Gajayana Gambir - Malang Malang (ML) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2017
Sembrani Gambir - Surabaya Pasar Turi Jakarta Kota (JAKK) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2016
Bima Gambir - Malang Jakarta Kota (JAKK) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2016
Taksaka Gambir - Yogyakarta Yogyakarta (YK) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (mendapat hibah K1 2008 eks Argo Lawu dan K1 kaca pesawat retrofit 1984-1986 eks Argo Dwipangga)
Turangga Bandung - Surabaya Gubeng Sidotopo (SDT) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (khusus kaca pesawat)
Bangunkarta Gambir - Surabaya Gubeng Sidotopo (SDT) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (Kadang rangkaiannya ditukar dengan rangkaian Turangga, baru-baru ini mendapat rangkaian K1 1995 eks Bima)
Purwojaya Gambir - Cilacap Purwokerto (PWT) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif kaca pesawat, kereta makan, dan kereta pembangkit (mendapat hibah K1 kaca pesawat 2010 eks New Argo Jati)

Bisnis dan campuran[sunting | sunting sumber]

Eksekutif dan Bisnis[sunting | sunting sumber]

Bisnis AC[sunting | sunting sumber]

Eksekutif-Bisnis-Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Eksekutif-Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Non-PSO[sunting | sunting sumber]

PSO[sunting | sunting sumber]

Komuter Unggulan[sunting | sunting sumber]

Bus rel[sunting | sunting sumber]

Komuter Ekonomi[sunting | sunting sumber]

KA Commuter Jabodetabek[sunting | sunting sumber]

Tambahan Lebaran[sunting | sunting sumber]

Kereta nonkomersial[sunting | sunting sumber]

Rencana beroperasi[sunting | sunting sumber]

Tak beroperasi[sunting | sunting sumber]

Tercatat dalam Gapeka 1961[1][sunting | sunting sumber]

Nama Relasi Keterangan
1. Tarumanegara Surabaya Pasar Turi - Gambir Merupakan kereta ekspres siang
2. Mantjanegara Gambir - Surabaya Pasar Turi
3. Parahijangan Surabaja Kota - Bandung
4. Madjapahit Bandung - Surabaja Kota
5. Sunda Kelapa Kroja - Gambir
6. Singhasari Tjirebon - Surabaja Kota
7. Bintang Sendja Surabaja Kota - Djakarta via Semarang Merupakan kereta ekspres malam
8. Bintang Fadjar Djakarta - Surabaja Kota via Semarang

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]