Stasiun Tangerang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Tangerang

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun TNG.png
Pintu Stasiun Tangerang 2015.jpg
Pintu masuk Stasiun Tangerang, 2015
LokasiJalan Kiasnawi
Sukarasa, Tangerang, Tangerang, Banten 15111
Indonesia
Koordinat6°10′36″S 106°37′57″E / 6.176539°S 106.632498°E / -6.176539; 106.632498Koordinat: 6°10′36″S 106°37′57″E / 6.176539°S 106.632498°E / -6.176539; 106.632498
Ketinggian+18 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 19+297 lintas Duri-Tangerang[1]
Jumlah peronDua peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama tinggi
Jumlah jalur4 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • TNG
  • 0301
KlasifikasiBesar tipe C[2]
Sejarah
Dibuka1899
Elektrifikasi1997
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Terminus Tangerang Line Tanah Tinggi
ke arah Duri
Layanan
KRL Commuter Line
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalanElektrik
Pemesanan tiketHanya melayani kartu single trip/multi trip Commuter Line.
Lokasi pada peta
Stasiun Tangerang berlokasi di Indonesia
Stasiun Tangerang
Stasiun Tangerang
Lokasi di Indonesia

Stasiun Tangerang (TNG) merupakan stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Sukarasa, Tangerang, Tangerang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +18 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani KRL Commuter Line. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api yang letaknya paling ujung di jalur kereta api Tangerang-Duri. Stasiun ini mempunyai 4 jalur kereta api, dengan jalur 1 dan 2 merupakan sepur lurus arah Tanah Tinggi. Tepat disebelah jalur 4, terdapat subdepo KRL untuk menyimpan sarana.

Pada masa lampau, Stasiun Tangerang memiliki percabangan ke arah Sungai Cisadane, wesel percabangannya diyakini berada sebelum perlintasan sebidang Pasar Anyar tetapi kini tak bersisa. Percabangan ini digunakan untuk angkutan material dari Sungai Cisadane untuk pembangunan Gelora Bung Karno tahun 1960–1962.[3] Konon kabarnya, lokomotif C300 turut andil dalam proses pengiriman material untuk pembangunan GBK.[4] Rel ini berdekatan dengan GOR Kota Tangerang, menyusuri Jl. Kampung Sukamulya, Babakan Ujung.

Hanya ada satu layanan kereta api yang mengawali dan mengakhiri perjalanan di stasiun ini, yaitu KA Commuter Line Duri-Tangerang.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Staatsspoorwegen membangun jalur percabangan dari Stasiun Duri ke Stasiun Tangerang melalui Staatblad No. 180 tanggal 5 Juli 1896 untuk mengangkut hasil pertanian, kebutuhan militer, dan penumpang. Stasiun beserta jalur sepanjang 19 km ini diresmikan pada tanggal 2 Januari 1899.[4]

Di tahun 1935, tercatat setiap hari ada 12 kali operasional kereta api di Stasiun ini, begitu pula sebaliknya dengan jumlah perjalanan yang sama. Kerata api Duri-Tangerang tersedia dengan dua rangkaian, yakni rangkaian khusus kelas 3 dan rangkaian campuran antara kelas 2 dan 3. Kelas 2 diperuntukan bagi orang asing, orang Tionghoa, dan pengusaha pribumi sedangkan kelas 3 untuk orang-orang pribumi.

Barang yang diangkut sebagian besar berupa hasil-hasil pertanian. Tanah-tanah partikelir yang dahulu dikelola oleh pengusaha Tionghoa banyak ditanami padi, kacang tanah, ketela, nila, kelapa, dan berbagai jenis sayuran. Selain hasil pertanian, barang yang diangkut menggunakan kereta api adalah hasil kerajinan rumah tangga. Kerajinan yang paling banyak dikerjakan adalah penganyaman topi dari bambu. Hasil-hasil topi dibeli oleh orang Tionghoa dan Eropa. Sebagian besar orang Tionghoa menjual kembali topi bambu yang ia beli sedangkan orang Eropa mengirimnya ke luar negeri melalui Pelabuhan Tanjung Priok.[4]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

T Tangerang Line Local

  • (Tangerang branch), dari dan tujuan Duri
  • (Manggarai branch), dari dan tujuan Duri bersambung Manggarai

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 19 Juli 2016, terjadi penutupan akses masuk Stasiun Tangerang oleh Pemerintah Kota Tangerang. Penumpang kemudian dialihkan melalui pintu masuk stasiun sebelah timur (Pasar Anyar). Akibatnya, warga komuter Tangerang kesulitan akses karena harus berjalan kaki jauh dari pintu masuk stasiun arah Jalan Kisamaun. Pasalnya, pintu masuk stasiun ditutup lantaran mengurai kesemrawutan angkot yang sedang menanti penumpang di Stasiun Tangerang.[5]

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Angkot[6] R01 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Jatiuwung
R02 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Cibodasari (via Merdeka Raya, Proklamasi, Beringin Raya)
R03 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Plaza Kotabumi
R03A Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Stasiun Serpong (via BSD City)
R04 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Selapajang Jaya
R05 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Kebon Besar
R06A Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Bojong Nangka
R10 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Danau Cipondoh
R11 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Bencongan (via Jend. Sudirman, Teuku Umar, Beringin Raya)
R14 Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Bencongan (via Jend. Sudirman, Teuku Umar, Proklamasi, Gatot Subroto)
T07 (Jalur lingkar) Terminal Poris Plawad-Pasar Anyar-Terminal Poris Plawad

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Di Balik Pembangunan Stadion GBK". Historia - Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia. Diakses tanggal 2020-05-30. 
  4. ^ a b c "Heritage - Kereta Api Indonesia". heritage.kai.id. Diakses tanggal 2020-05-30. 
  5. ^ "Jalan Masuk Stasiun Ditutup, Warga Kesulitan Akses Stasiun Tangerang". Wartakota Tribun. 20 Juli 2017. Diakses tanggal 27 Desember 2017. 
  6. ^ "Rute Angkot di Tangerang". Februari 2017. Diakses tanggal 27 Desember 2017. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Tangerang–Duri Tanah Tinggi
ke arah Duri