Stasiun Kemayoran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Kemayoran
KAI Commuter
BP03L06

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun KMO.png
Bagian Depan Stasiun Kemayoran.jpg
Stasiun Kemayoran, 2019
LokasiJalan Garuda
Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, 10610
Indonesia
Ketinggian+4 m
PengelolaKAI Commuter
Letak dari pangkal
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang cukup tinggi, satu peron pulau di antara jalur 1 dan 2 yang tinggi, serta dua peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur4
  • jalur 1: sepur lurus jalur ganda arah Pasar Senen–Jatinegara
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda arah Kampung Bandan–Angke/Jakarta Kota
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda dari arah Tanjung Priuk–Ancol
  • jalur 4: sepur lurus jalur ganda arah Ancol–Tanjung Priuk
Informasi lain
Kode stasiun
  • KMO
  • 0462
[2]
KlasifikasiII[2]
Sejarah
Dibuka1887 (BOS)[3]
Nama sebelumnyaStation Kemajoran
Operasi layanan
KRL Commuter Line
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Pasar Senen
Perjalanan satu arah
Lin Lingkar Rajawali
ke arah Bogor
Gang Sentiong
ke arah Jatinegara
Rajawali
Perjalanan satu arah
Rajawali
Perjalanan satu arah
Lin Cikarang Gang Sentiong
ke arah Cikarang
Rajawali
ke arah Jakarta Kota
Pasar Senen
Perjalanan satu arah
Lokasi pada peta

Stasiun Kemayoran (KMO) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, dan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 m ini hanya melayani KRL Commuter Line.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun Kemayoran generasi pertama yang masih menggunakan bangunan kayu

Stasiun ini terletak di bekas jalur BOSM sebelah utara Stasiun Pasar Senen, berada di ujung timur wilayah Weltevreden. Stasiun ini dinamakan sesuai dengan nama daerah pemukiman di sekitarnya, berdiri pada awal abad-20. Stasiun dan jalurnya diambil alih oleh Staatsspoorwegen pada tahun 1898.[3]

Aslinya, bangunan stasiun ini terbuat dari kayu dan memiliki overkapping. Bangunan ini digantikan dengan bangunan permanen karena ludes terbakar.[per kapan?][butuh rujukan] Setelah jalur ini diambil alih oleh SS, Stasiun Kemayoran kemudian dikembangkan oleh SS. Pada tahun 1902, dibangun jalur shortcut dari Kemayoran menuju Ancol, digunakan untuk mempercepat arus pengiriman barang menuju Tanjung Priok. Jalur itu dibuka pada tanggal 1 Maret 1904.[4][5] Petak jalan ini melewati titik percabangan yang diberi nama Pisangbatu, kini dikenal sebagai Stasiun Rajawali. Dengan dioperasikannya lokomotif listrik dan kereta rel listrik (KRL pertama) di jalur Batavia–Buitenzorg pada tahun 1925, SS kemudian merencanakan pembangunan jalur ganda di hampir seluruh lintas Jakarta sejak tahun 1926. Sebagai langkah awal, jalur ganda pertama di lin Batavia adalah antara Kemayoran–Batavia dan Sawah Besar–Weltevreden. Bahkan, perombakan juga dilakukan pada jalur menuju Tanjung Priok setelah diresmikannya stasiun Tanjung Priuk baru pada tahun 1925.[5] Petak jalan antara Rajawali–Kemayoran menurut Reitsma (1920) disebut-sebut sebagai jalur dwiganda (quadruple tracks) pertama di Indonesia.[4]

Tata letak[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api. Emplasemen sebelah utara merupakan jalur dwiganda, sedangkan emplasemen selatan merupakan jalur ganda. Jalur 1 merupakan sepur lurus arah Pasar SenenJatinegara, jalur 2 merupakan sepur lurus arah RajawaliKampung Bandan, jalur 3 merupakan sepur lurus dari Tanjung PriukAncol, dan jalur 4 merupakan sepur lurus arah AncolTanjung Priuk.

PapanKeretaApi 2020.svg

KRL CL icon.svg PapanNamaStasiunKomuter KMO.svg

PapanNamaStasiunKomuter RJW Footer.png
PapanNamaStasiunKomuter PSE Footer.png
P
Lantai peron
Jalur 4 Jalur sepur langsung arah Jatinegara
Peron pulau
Jalur 3 Jalur sepur langsung arah Kampung Bandan
Peron pulau
Jalur 2 (Rajawali)      Lin Lingkar menuju Depok/Bogor,      Lin Cikarang menuju Jakarta Kota
Peron pulau
Jalur 1      Lin Lingkar menuju Jatinegara,      Lin Cikarang menuju Cikarang (Pasar Senen)
Peron sisi, pintu terbuka di sebelah kanan
G Bangunan utama stasiun

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Mulai 8 Juni 2019, seluruh perjalanan kereta api lokal yang melayani rute Jakarta-Cikampek-Purwakarta pp (Cilamaya Ekspres, Walahar Ekspres, dan Jatiluhur/Lokal CKP) melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini.[6][7] Otomatis, sejak saat itu pula stasiun ini hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line saja.

Komuter[sunting | sunting sumber]

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
JICT (untuk Pelabuhan Tanjung Priok)
Jalan Tol Akses Tanjung Priok
Pasoso
Sungai Lagoa
Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Tanjung Priuk TP 10 10D 10H 12 Terminal Tanjung Priok
Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Ancol
Jakarta Gudang
C B TP 1 4M 5K 9B 12 Jakarta Kota
Kampung Bandan 5 5D 5E 5H 10H
Jayakarta
Rajawali
Mangga Besar
Jembatan Layang Bandengan
Terowongan Kemayoran
Sawah Besar
Kemayoran
2 2A 2D 3 5C 5H 7F 8A 12M Juanda
Jembatan Layang Angke
L Angke
T A Duri
Gambir Kereta Api Indonesia 2 2A 2D 7F
Gondangdia
Jembatan Layang Tanah Abang
R Tanah Abang
Cikini
Karet
Pasar Senen Kereta Api Indonesia 2 2A 2D 5 5D 5K 7F 11V 14 Terminal Pasar Senen
Terowongan Senen
1 4 4C 6B 9B 13C M A CB BK Sudirman
Gang Sentiong
Mampang
Kramat
Terowongan Pramuka
4 4D 4H A Terminal Manggarai Manggarai
Pondok Jati
Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
9 9A Grogol
Matraman
2A 2D 3 3F 8 Pesing
Palmerah
Jembatan Layang Pesing
2A 2D 3 3F T Taman Kota
Kebayoran 8 13 13C 13D 13E 13F R
Bojong Indah
ke Serpong
Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
Rawa Buaya
Jatinegara L Kereta Api Indonesia 4K 5 5C 5D 5E 5K 7F 7M 10 11 11V
Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Kalideres
Cipinang
Jembatan Layang Klender
ke Tangerang
Klender
Depo KRL Bukit Duri
Buaran 11 11V
Jembatan Layang Tebet
Jembatan Layang Penggilingan
Tebet
Klender Baru
CB BK 4K 9 9A 9B 9C 9M 13F Cawang
Cakung B 11T
Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta
Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
Duren Kalibata
ke Cikarang
Pasar Minggu Baru
Pasar Minggu C L Terminal Pasar Minggu
Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta
Tanjung Barat
Lenteng Agung
Univ. Pancasila
ke Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Mikrotrans JAK 24 Terminal Senen-Terminal Pulo Gadung (via Boulevard Barat Kelapa Gading dan Boulevard Raya Kelapa Gading)
Mikrolet[8] M37 Terminal Senen-Terminal Pulo Gadung (via Boulevard Barat Kelapa Gading dan Boulevard Raya Kelapa Gading)

Galeri[sunting | sunting sumber]

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada tanggal 2 Oktober 2010, KRL Depok-Jatinegara Anjlok di antara stasiun Kemayoran dan luar Stasiun Kemayoran

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ a b Anonim (1897). Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij. 
  4. ^ a b Reitsma, S.A. (1920). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij. 
  5. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ Media, Kompas Cyber. "Ini Penjelasan PT KAI soal KA Lokal Tidak Berhenti di Stasiun Kemayoran Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-09-25. 
  7. ^ Ramdhani, Jabbar. "KA Walahar dan KA Jatiluhur Tak Berhenti di Stasiun Kemayoran Per 8 Juni". detiknews. Diakses tanggal 2019-09-25. 
  8. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Rajawali
(d.h. Pisangbatu)
Terminus
Rajawali–Cikampek Pasar Senen
ke arah Cikampek


Koordinat: 6°09′42″S 106°50′29″E / 6.1616596°S 106.8413919°E / -6.1616596; 106.8413919