Stasiun Kemayoran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Kemayoran
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KMO.png
  • Singkatan: KMO
  • Nomor: 0462
Bagian Depan Stasiun Kemayoran.jpg
Stasiun Kemayoran, 2019
Lokasi
ProvinsiDKI Jakarta
KotaJakarta Pusat
KecamatanKemayoran
KelurahanGunung Sahari Selatan
AlamatJalan Garuda
Informasi lain
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+5 m
Letak[2]
LayananKRL Commuter Line
Pemesanan tiketKartu single trip/multi trip Commuter Line
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Bogor
Bogor–Jatinegara
menuju Jatinegara
menuju Depok
Depok–Jatinegara
menuju Bekasi
Bekasi–Jakarta Kota
menuju Cikarang
Cikarang–Jakarta Kota
Pasar Senen
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4
  • jalur 1: sepur lurus jalur ganda arah Pasar Senen–Jatinegara
  • jalur 2: sepur lurus jalur ganda arah Kampung Bandan–Angke/Jakarta Kota
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda dari arah Tanjung Priuk–Ancol
  • jalur 4: sepur lurus jalur ganda arah Ancol–Tanjung Priuk
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang cukup tinggi, satu peron pulau di antara jalur 1 dan 2 yang tinggi, serta dua peron pulau yang rendah)

Stasiun Kemayoran (KMO) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, dan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +5 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta.

Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api. Emplasemen sebelah utara merupakan jalur dwiganda, sedangkan emplasemen selatan merupakan jalur ganda. Jalur 1 merupakan sepur lurus arah Pasar SenenJatinegara, sedangkan jalur 2 merupakan sepur lurus arah RajawaliKampung Bandan. Jalur 3 merupakan sepur lurus dari Tanjung PriukAncol, sedangkan jalur 4 merupakan sepur lurus arah AncolTanjung Priuk.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini terletak di bekas jalur BOSM sebelah utara Stasiun Pasar Senen, berada di ujung timur wilayah Weltevreden. Stasiun ini dinamakan sesuai dengan nama daerah pemukiman di sekitarnya, berdiri pada awal abad-20. Stasiun dan jalurnya diambil alih oleh Staatsspoorwegen pada tahun 1898.[3]

Sejak diambil alih oleh SS, Stasiun Kemayoran kemudian dikembangkan oleh SS. Pada tahun 1902, dibangun jalur shortcut dari Kemayoran menuju Ancol, digunakan untuk mempercepat arus pengiriman barang menuju Tanjung Priok.[4] Petak jalan ini melewati titik percabangan yang sekarang dikenal sebagai Stasiun Rajawali. Dengan dioperasikannya lokomotif listrik dan kereta rel listrik (KRL pertama) di jalur Batavia–Buitenzorg pada tahun 1925, SS kemudian merencanakan pembangunan jalur ganda di hampir seluruh lintas Jakarta sejak tahun 1926. Sebagai langkah awal, jalur ganda pertama di lin Batavia adalah antara Kemayoran–Batavia dan Sawah Besar–Weltevreden. Bahkan, perombakan juga dilakukan pada jalur menuju Tanjung Priok setelah diresmikannya stasiun yang baru pada tahun 1925.[5] Petak jalan antara Rajawali–Kemayoran menurut Reitsma (1920) disebut-sebut sebagai jalur dwiganda (double-double tracks) pertama di Indonesia.[4]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Mulai 8 Juni 2019, seluruh perjalanan kereta api lokal yang melayani rute Jakarta-Cikampek-Purwakarta pp (Cilamaya Ekspres, Walahar Ekspres, dan Jatiluhur/Lokal CKP) melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini. Otomatis, sejak saat itu pula stasiun ini hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line saja.

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
Tanjung Priuk KRL Icon Pink.svg Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundetjk10.png Bus interchange
Ancol
Jakarta Gudang
KRL Icon Red.svg KRL Icon Blue.svg KRL Icon Pink.svg Roundeltjk1.png Roundeltjk5.png Roundetjk9B.png Roundetjk12.png Jakarta Kota
Kampung Bandan Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundetjk10.png
Jayakarta
Rajawali Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundetjk10.png Roundetjk12.png
Mangga Besar
Sawah Besar
Kemayoran
Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk7.png Roundetjk8A.png Juanda
KRL Icon Yellow.svg Angke
KRL Icon Brown.svg  ARS  Duri
Gambir Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png
Gondangdia
KRL Icon Green.svg Tanah Abang
Cikini
Karet
Pasar Senen Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Bus interchange
Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk6.png Roundeltjk6B.png Roundetjk9B.png Roundetjk13.png  M1   ARS  Sudirman
Gang Sentiong
Mampang
Kramat
Roundeltjk4.png Roundeltjk4D.png Bus interchange Manggarai
Pondok Jati Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png
Roundetjk9.png Roundetjk9A.png Grogol
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundetjk8.png Pesing
Palmerah
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Taman Kota
Kebayoran Roundetjk8.png Roundetjk13.png
Bojong Indah
ke Serpong/Rangkasbitung/Merak
Rawa Buaya
Jatinegara KRL Icon Yellow.svg Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk4.png Roundeltjk7.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Kalideres
Cipinang
ke Tangerang
Klender Roundetjk11.png
Dipo Bukit Duri
Buaran Roundetjk11.png
Tebet
Klender Baru KRL Icon Blue.svg Roundetjk11.png
Roundeltjk4.png Roundetjk9.png Roundetjk9A.png Roundetjk9B.png Roundetjk9C.png Roundetjk13.png Cawang
Cakung
Duren Kalibata
ke Bekasi/Cikarang/Cikampek
Pasar Minggu Baru
Pasar Minggu KRL Icon Red.svg KRL Icon Yellow.svg Bus interchange
Tanjung Barat
Lenteng Agung
Univ. Pancasila
ke Depok/Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
MetroMini[6] 10 Terminal Senen-Sumur Batu (via Angkasa)
11 Terminal Senen-Kebon Kosong (via Garuda)
Mikrolet[7] M37 Terminal Senen-Terminal Pulo Gadung (via Boulevard Barat Kelapa Gading dan Boulevard Raya Kelapa Gading)

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Anonim (1897). Regeerings-Almanak voor Nederlandsch-Indië. Batavia: Landsdrukkerij. 
  4. ^ a b Reitsma, S.A. (1920). Indische Spoorweg-Politiek. Landsdrukkerij. 
  5. ^ Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  6. ^ "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 
  7. ^ "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
(d.h. Pisangbatu)
Terminus
Rajawali–Cikampek
menuju Cikampek


Koordinat: 6°09′42″S 106°50′29″E / 6.1616596°S 106.8413919°E / -6.1616596; 106.8413919