Stasiun Sungai Lagoa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Sungai Lagoa

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun SAO.png
LokasiKompleks Pelabuhan Tanjung Priok
Tanjung Priok, Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta
Indonesia
Ketinggian+4 m
OperatorKAI Logistik
Jumlah peronSatu peron sisi yang rendah untuk bongkar muat peti kemas
Jumlah jalur3 (jalur 1: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • SAO
  • 0483
[1]
KlasifikasiI[1]
Sejarah
Nama sebelumnyaTanjungpriuk Gudang[2]
Operasi layanan
Hanya untuk bongkar muat kereta api peti kemas.
Lokasi pada peta

Stasiun Sungai Lagoa (SAO) adalah stasiun kereta api barang kelas I yang terletak di Tanjung Priok, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4 m ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan salah satu dari tiga stasiun kereta api yang letaknya paling utara di DKI Jakarta.

Stasiun ini, bersama Stasiun Pasoso dan Kompleks Bongkar Muat Jakarta International Container Terminal (JICT), merupakan titik akhir bongkar muat kereta api angkutan peti kemas yang melayani Tanjung PriukGedebage dan Tanjung Priuk–Kalimas, p.p.[3] Jalurnya telah diperpanjang hingga JICT (Jakarta International Container Terminal) sejak awal tahun 2016.[4]

Uji coba jalur kereta api menuju Sungai Lagoa telah dilakukan oleh PT Kalog untuk mendukung operasi angkutan peti kemas sejak tanggal 31 Mei 2016.[5]

Ke arah barat stasiun ini, dahulu ada kelanjutan jalur menuju pos blok Sungai Tirem yang kini dinonaktifkan, kini berada di petak antara Ancol dengan Tanjung Priuk. Jalur itu telah dibongkar.

Nama stasiun ini berasal dari bahasa Portugis yang berarti danau atau rawa.

Pada awal dekade 1990-an, Departemen Perhubungan pernah merencanakan pembangunan jaringan rel lingkar luar Jakarta yang menghubungkan Stasiun Sungai Lagoa dengan Stasiun Cikarang dan Stasiun Parung Panjang. Salah satu tujuannya adalah untuk meminimalisasi kereta api barang yang melintasi kawasan perkotaan di Jakarta. Pada awalnya rencana itu berjalan cukup baik dengan rampungnya jaringan rel kereta api segmen Citayam sampai dengan Nambo, tetapi krisis finansial Asia 1997 membuat rencana ini berhenti di tengah jalan.[6]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Jalur lintas utara Jawa[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  3. ^ Sutianto, Feby Dwi. "Ini Stasiun yang Jadi Tempat Kereta Barang di Luar Pelabuhan Priok". detikfinance. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  4. ^ Sutianto, Feby Dwi. "Ini Penampakan Rel Kereta Pelabuhan Priok yang Masih Putus". detikfinance. Diakses tanggal 2018-06-21. 
  5. ^ "Pemeriksaan dan Uji Coba Jalur Stasiun Sungai Lagoa - Kalog - Kereta Api Logistics". Pemeriksaan dan Uji Coba Jalur Stasiun Sungai Lagoa - Kalog - Kereta Api Logistics. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-11-25. Diakses tanggal 2018-11-25. 
  6. ^ "Sejarah dan Drama di Balik Pengoperasian KRL Jalur Nambo". Kaori Nusantara. 4 April 2015. Diakses tanggal 31 Desember 2021. 
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Lintas Jakarta
Sungai Lagoa–JICT
Pasoso
ke arah JICT