Stasiun Bojonggede

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Bojonggede

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun BJD.png
Bojong Gede Station.JPG
Stasiun Bojonggede
LokasiJalan Pasar Baru
Bojonggede, Bojonggede, Bogor, Jawa Barat 16922
Indonesia
Ketinggian+140 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 42+965 lintas Jakarta-Manggarai-Bogor[1]
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi dan satu peron pulau di antara jalur 1 dan 2 yang agak tinggi
Jumlah jalur2
Informasi lain
Kode stasiun
  • BJD
  • 0708
KlasifikasiI[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Cilebut
ke arah Bogor
Central Line Citayam
ke arah Jakarta Kota
Loop Line Citayam
ke arah Jatinegara
Layanan
KRL Commuter Line
Fasilitas dan teknis
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan KAI Commuter dan aplikasi LinkAja.
Lokasi pada peta
Stasiun Bojonggede berlokasi di Indonesia
Stasiun Bojonggede
Stasiun Bojonggede
Lokasi di Indonesia

Stasiun Bojonggede (BJD) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Jalan Pasar Baru, Bojonggede, Bojonggede, Bogor. Stasiun yang terletak pada ketinggian +140 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani rute KRL Commuter Line. Stasiun ini merupakan stasiun yang paling padat saat pagi maupun sore hari dikarenakan banyaknya penglaju yang tinggal disini sehingga terkadang KRL menjadi penuh sesak saat berhenti di stasiun ini.

Sejak Januari 2013, pedagang di dalam stasiun sudah tak lagi menjaja dagangannya. Bahkan, sempat terjadi cekcok antara pedagang dengan polsuska, yang pada akhirnya membuat pedagang membongkar sendiri lapak-lapaknya.[3] Sejak 2015, stasiun ini diperpanjang peronnya agar dapat memuat rangkaian KRL 12 kereta.[4]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 21 November 2012, tanah longsor mengakibatkan jalur kereta api terputus di antara Stasiun Bojonggede dan Stasiun Cilebut, secara otomatis Stasiun Bojonggede menjadi stasiun terakhir untuk perjalanan KRL tujuan Bogor. Jalur kereta api yang terkena longsor ini berhasil diperbaiki dalam waktu 8 hari.[5]

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Angkot[6] 07 Pasar Anyar–Stasiun Bojong Gede
31 Stasiun Bojong Gede-Cimandala
117 Terminal Bojong Gede-Kalisuren

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Sempat Cekcok, Pedagang Stasiun Bojonggede Bongkar Sendiri Kiosnya | Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2018-06-20. 
  4. ^ Baiduri, MC Nieke Indrietta (2015-09-15). "KRL 12 Gerbong, Ini 15 Stasiun yang Peronnya Diperpanjang". Tempo. Diakses tanggal 2018-06-20. 
  5. ^ Media, Kompas Cyber (2012-11-21). "Tanah Longsor, Rel Menggantung Antara Cilebut-Bojonggede - Kompas.com". KOMPAS.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-20. 
  6. ^ "Rute Angkot di Bogor". e-transportasi. Diakses tanggal 2018-06-20. 
Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Citayam
ke arah Manggarai
Manggarai–Padalarang Cilebut
ke arah Padalarang


Koordinat: 6°29′36″S 106°47′42″E / 6.4932666°S 106.7948931°E / -6.4932666; 106.7948931