Stasiun Palmerah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Palmerah
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun PLM.png
  • Singkatan: PLM
  • Nomor: 0217
Commuter train at Palmerah station.jpg
Bagian luar bangunan baru Stasiun Palmerah, dan KRL Green Line melintas
Lokasi
ProvinsiDKI Jakarta
KotaJakarta Pusat
KecamatanTanah Abang
KelurahanGelora
AlamatJalan Gelora
Kode pos11410
Sejarah
Dibuka1899
Nama sebelumnyaStasiun Paal Merah
Tahun elektrifikasi1992
Tahun direnovasi2015
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi I Jakarta
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+13 m
Letak[2]km 10+116 lintas AngkeTanahabang
RangkasbitungMerak
LayananKRL Commuter Line
Pemesanan tiketHanya melayani kartu single trip/multi trip Commuter Line.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
Terminus
Serpong–Tanahabang
menuju Serpong
Terminus
Parungpanjang–Tanahabang
Terminus
Maja–Tanahabang
menuju Maja
Terminus
Rangkasbitung–Tanahabang
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur2:
Jumlah peronDua peron sisi yang tinggi

Stasiun Palmerah (PLM) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Jalan Gelora, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Meskipun bernama Palmerah, stasiun ini tidak terletak di Kecamatan Palmerah, tetapi berada pada perbatasan antara Kecamatan Palmerah dengan Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +13 meter ini termasuk ke dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani KRL Commuter Line. Stasiun ini sebelumnya mempunyai empat jalur kereta api, tetapi sekarang berkurang menjadi dua jalur saja.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Palmerah adalah salah satu kecamatan di Jakarta yang letaknya sangat strategis. Nama Palmerah berasal dari patok-patok berwarna merah yang terletak di pinggir jalan di wilayah tersebut, dan masyarakat setempat kemudian menyebutnya Paal Merah. Patok-patok tersebut difungsikan sebagai penanda batas wilayah Batavia ke arah Bogor. Jalan ini dahulu sering dilewati oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang berkuasa saat itu ketika ia hendak mengendarai kereta kuda dari Batavia menuju Istana Bogor.[3]

Lambat laun wilayah Palmerah menjadi semakin ramai. Agar mobilitas penumpang dari Batavia menuju Rangkasbitung hingga kawasan Banten semakin lancar, maka pada tahun 1890-an, Staatsspoorwegen membangun jalur kereta api yang menghubungkan Duri dengan Rangkasbitung, melewati Tanahabang. Proyek ini selesai pada tahun 1899, dan langsung dijalanakan kereta api yang melayani rute tersebut.[4][5]

Pada tahun 1992, jalur dan stasiun ini kemudian dielektrifikasi untuk mendukung perjalanan KRL Serpong Ekspres, yang disebut-sebut sebagai cikal bakal dari KRL Green Line.[butuh rujukan] Pada tahun 2013-2014, Kementerian Perhubungan Indonesia melakukan renovasi besar-besaran terhadap stasiun ini, sehingga kompleks stasiun Palmerah menjadi semakin luas dengan dua lantai. Proyek ini memakan dana Rp36 miliar dan baru selesai diresmikan pada tanggal 6 Juli 2015.[6]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Green Line

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Kopaja[7] 86 Stasiun Jakarta Kota - Terminal Lebak Bulus
608 Stasiun Tanah Abang - Terminal Blok M
615 Stasiun Tanah Abang - Terminal Lebak Bulus
MetroTrans/MiniTrans 1B Stasiun Palmerah-Tosari
1F Stasiun Palmerah-Bundaran Senayan
8C Stasiun Tanah Abang-Gandaria City
8F Stasiun BNI City-Kebayoran Lama
9E Grogol 2-Pasar Kebayoran Lama

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ H.M., Zaenuddin (2012). 212 Asal Usul Djakarta Tempo Doeloe. Ufuk Press.  sebagaimana dikutip dalam Maskur, Fatkhul (6 Januari 2015). "Tahukah Anda Nama Palmerah di Jakarta Barat?". Bisnis.com. Diakses tanggal 15 Oktober 2017. 
  4. ^ "Haltestempels Nederlands Indië: SS-WL". Studiegroep Zuid-West Pacific. Diakses tanggal 15 Oktober 2017. 
  5. ^ Oegema, J.J.G. (1982). De Stoomtractie op Java en Sumatra. Antwerpen: Kluwer Technische Boeken B.V. 
  6. ^ Rahayu, Juwita Trisna (6 Juli 2015). "Menhub resmikan Stasiun Palmerah dan jalur ganda". Antaranews.com. Diakses tanggal 15 Oktober 2017. 
  7. ^ "Rute Metro Mini dan Kopaja di Jakarta". e-transportasi. Diakses tanggal 2018-06-27. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Merak
Merak–Tanahabang
Terminus

Koordinat: 6°12′27″S 106°47′52″E / 6.2073865°S 106.7976405°E / -6.2073865; 106.7976405