Stasiun Manggarai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Manggarai
C L B A

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun MRI.png
Stasiun Manggarai dengan Papan Nama Terbaru versi 2017.jpg
Tampak depan bangunan Stasiun Manggarai, 2019
LokasiJalan Manggarai Utara 1
Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, 12850
Indonesia
Koordinat6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142Koordinat: 6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142
Ketinggian+13 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkal
Jumlah peron5 (satu peron sisi dan dua peron pulau rendah yang bertangga di jalur 1, 2, dan 3 serta dua peron tinggi di antara jalur 3 dan 4 serta 5 dan 6)
Jumlah jalur9
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda arah Jakarta Kota dan dari arah Jatinegara
  • jalur 4: sepur lurus jalur ganda arah Jatinegara dan dari arah Jakarta Kota
  • jalur 5: sepur lurus arah Tanah Abang dan arah Depo KRL Bukit Duri
  • jalur 6: sepur lurus arah Bogor
Konstruksi
ArsitekIr. J. van Gendt
Gaya arsitekturNieuw Indische Bouwstijl
Informasi lain
Kode stasiun
  • MRI
  • 0440
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1 Mei 1918
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Tebet
ke arah Bogor
Loop Line Sudirman
ke arah Jatinegara
Tebet
ke arah Depok
Loop Line
Sudirman
ke arah Angke
Loop Line Tebet
ke arah Nambo
Tebet
ke arah Bogor
Central Line Cikini
ke arah Jakarta Kota
Tebet
ke arah Depok
Central Line
Matraman
ke arah Bekasi
Cikarang Line
Matraman
ke arah Cikarang
Cikarang Line
Stasiun sebelumnya Railink Stasiun berikutnya
Terminus ARS Soekarno-Hatta Sudirman Baru
Layanan penghubung
Stasiun sebelumnya Transjakarta Stasiun berikutnya
Matraman 2 Koridor 4
transfer at Manggarai
Pasar Rumput
ke arah Dukuh Atas 2
Layanan
KRL Commuter Line dan KRL Bandara Soekarno-Hatta
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Kyosan K5B[3]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan KAI Commuter dan aplikasi LinkAja. (Kereta Commuter Indonesia)
Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass, kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Railink. (Railink)
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Manggarai
KategoriBangunan
No. regnasRNCB.19990112.04.000470
Tahun
penetapan
1993 dan 1999
PemilikMilik negara cq Direktorat Jenderal Perkeretaapian
PengelolaPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Stasiun Manggarai berlokasi di Indonesia
Stasiun Manggarai
Stasiun Manggarai
Lokasi di Indonesia

Stasiun Manggarai (MRI) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan; pada ketinggian +13 meter; termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api terbesar di DKI Jakarta dengan luas 24700 m2 (2,47 ha).[4]

Stasiun ini hanya melayani KRL Commuter Line tujuan Bogor, Depok, Jatinegara, Jakarta Kota, Bekasi, dan Cikarang. Letak stasiun berada di persimpangan tujuh: ke Jatinegara, Jakarta Kota, Tanah Abang, Bogor, Depo KRL Bukit Duri, Pengawas Urusan Kereta, serta Balai Yasa Manggarai.

Stasiun Manggarai memiliki sembilan jalur kereta api. Tujuh jalur digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line, sedangkan tiga sisanya digunakan untuk langsiran menuju Pengawas Urusan Kereta, Depo Bukit Duri, maupun ke Balai Yasa Manggarai. Jalur 1 dan 2 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi dan KA Commuter Loopline. Jalur 3 dan 4 digunakan sebagai sepur lurus untuk kereta api jarak jauh serta untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi. Jalur 5-7 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bogor dan KA Commuter Loopline. Jalur 8 dan 9 digunakan untuk pemberhentian KRL Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini, stasiun tersebut sudah memiliki jalan bawah tanah, seperti di Stasiun Pasar Senen, supaya memudahkan untuk mencapai peron.[5] Saat ini, tidak ada kereta api jarak jauh berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan atau persusulan antarkereta api.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pembangunan Stasiun Manggarai sekitar tahun 1910-an.

Wilayah Manggarai sudah dikenal sejak abad ke-17, merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores yang kemudian berkembang menjadi Gementee Meester Cornelis. Meskipun jalur BataviaBuitenzorg dibangun oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1873, Stasiun Manggarai dibangun pada tahun 1914 dan selesai pada 1 Mei 1918.[6]

Sejak dibangun, tidak ada perubahan yang mencolok pada bangunan stasiun ini. Pada saat diresmikan, bangunan ini sebenarnya belum selesai secara keseluruhan—atap besi tidak dapat didatangkan karena terjadi Perang Dunia I. Sejak 1913, Staatsspoor en Tramwegen (SS) menguasai seluruh jalur KA di Batavia dan Meester Cornelis, kemudian menata ulang jalur KA di kedua kotapraja tersebut, antara lain membongkar Stasiun Bukitduri eks-NIS (depo KRL saat ini) dan membangun stasiun baru di Manggarai. Pembangunan dipimpin oleh arsitek Belanda, Ir. J. van Gendt, yang juga merancang bangunan sekolah pendidikan perkeretaapian dan rumah-rumah dinas pegawai di sekitar kawasan stasiun.[6]

Stasiun ini menjadi saksi perjuangan bangsa Indonesia, yakni pada 3 Januari 1946, ketika kereta luar biasa (KLB) mengangkut rombongan Presiden Soekarno ke Kota Yogyakarta. Berbagai persiapan yang bersifat rahasia dilakukan. Deretan gerbong barang diletakkan di jalur 1. Sekitar pukul tujuh malam, KLB melintas sangat perlahan dari arah Pegangsaan melalui jalur 4.[6]

Rencana[sunting | sunting sumber]

Pada 12 Agustus 2016, PT KAI Commuter Jabodetabek bersama komunitas pecinta KRL Commuter Line menyelenggarakan diskusi mengenai rencana pengembangan Stasiun Manggarai. Untuk menjawab keluhan antrean penumpang KCI yang terus meningkat setiap tahunnya, penyelesaian jalur dwiganda Cikarang–Manggarai dikebut. Selain itu, stasiun ini akan dibuat bertingkat yang dapat mengakomodasi kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line dengan jalur masing-masing. Stasiun ini diharapkan akan menjadi stasiun pusat bagi KRL Commuter Line dan juga terminus untuk KRL Bandara Soekarno-Hatta.[7]

Terkait dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Perkeretaapian mulai melakukan renovasi stasiun ini pada tahun 2017 dengan menambahkan bangunan baru dengan arsitektur modern minimalis futuristik menjadi sebanyak tiga lantai—lantai 1 stasiun merupakan emplasemen KRL Commuter Line dan KRL bandara, lantai 2 merupakan tempat penyediaan fasilitas penumpang dan kios (area komersial), dan lantai 3 digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line dan juga kereta api non-KRL.[8][9] Bangunan lama stasiun ini, peninggalan Staatsspoorwegen, akan tetap dipertahankan karena berstatus sebagai cagar budaya. Dengan selesainya proyek Stasiun Manggarai sebagai stasiun pusat ini, direncanakan semua kereta penumpang jarak jauh dan menengah dengan terminus di Stasiun Gambir akan dipindahkan ke Stasiun Manggarai.[10][11]

Untuk mengakomodasi pelayanan KRL Bandara Railink, perjalanan yang semula hanya melayani rute Sudirman Baru/BNI City–Bandara Soekarno-Hatta diperpanjang menjadi Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta—sebelumnya sempat diperpanjang menjadi Bekasi–Bandara Soekarno-Hatta selama beberapa bulan. Dengan selesainya bangunan KA Bandara, Stasiun Manggarai sudah resmi melayani penumpang KRL Bandara tersebut sejak 5 Oktober 2019.[12]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Pintu masuk Stasiun Manggarai, 2020

Stasiun Manggarai juga berfungsi sebagai penyimpanan kereta-kereta besar dengan adanya depo kereta—banyak kereta kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi disimpan di depo yang selanjutnya dikirim ke Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir untuk melayani penumpang.

Bersebelahan dengan depo dan bangunan stasiun terdapat Balai Yasa Manggarai, yang merupakan bengkel untuk melakukan perawatan rutin dan reparasi kereta penumpang. Tidak jauh di selatan stasiun ini terletak depo KRL Bukit Duri, tempat penyimpanan dan perawatan harian aneka kereta rel listrik. Pada awalnya, depo ini juga menyimpan lokomotif diesel, tetapi semuanya dipindahkan ke depo di Jatinegara dan Tanah Abang.

Sejak pengoperasian KRL Commuter Line, stasiun ini menjadi semakin padat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah penumpang naik-turun, serta banyak perusahaan restoran dan pertokoan waralaba internasional yang membuka cabang di sini.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

C Central Line

L Loop Line

B Cikarang Line

KRL bandara[sunting | sunting sumber]

A ARS Bandara Soekarno-Hatta, tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan tujuan Sudirman Baru

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Manggarai per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019). Harap diingat, jadwal kereta api ini hanya membahas perjalanan KRL non-KAI Commuter.

ARS Bandara Soekarno-Hatta (tersedia setiap 30 menit sekali)

  • tujuan Bandara Soekarno-Hatta (BST), keberangkatan awal jam 04.40 (KA 601/602) hingga terakhir jam 21.40 (KA 731/732)
  • dari Bandara Soekarno-Hatta (BST), kedatangan awal jam 06.47 (KA 609/610) hingga terakhir jam 23.47 (KA 739/740)

Antarmoda pendukung[14][sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
Tanjung Priuk TP Kereta Api Indonesia Roundeltjk10.png Bus interchange
Ancol
Jakarta Gudang
C B TP Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk5.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk12.png Jakarta Kota
Kampung Bandan Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk10.png
Jayakarta
Rajawali
Mangga Besar
Sawah Besar
Kemayoran
Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk7.png Roundeltjk8A.png Juanda
L Angke
T A Duri
Gambir Kereta Api Indonesia Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png
Gondangdia
R Tanah Abang
Cikini
Karet
Pasar Senen Kereta Api Indonesia Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk7.png Bus interchange
Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk6.png Roundeltjk6B.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk13.png M A Sudirman
Gang Sentiong
Mampang
Kramat
Roundeltjk4.png Roundeltjk4D.png A Bus interchange Manggarai
Pondok Jati Roundeltjk5C.png
Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Grogol
Matraman
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundeltjk8.png Pesing
Palmerah
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png T Taman Kota
Kebayoran Roundeltjk8.png Roundeltjk13.png R
Bojong Indah
ke Serpong/Rangkasbitung/Merak
Rawa Buaya
Jatinegara L Kereta Api Indonesia Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk4.png Roundeltjk7.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Kalideres
Cipinang
ke Tangerang
Klender
Depo KRL Bukit Duri
Buaran B Roundeltjk11.png
Tebet
Klender Baru
CB BK Roundeltjk4.png Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk9C.png Roundeltjk13.png Cawang
Cakung
Duren Kalibata
ke Bekasi/Cikarang/Cikampek
Pasar Minggu Baru
Pasar Minggu C L Bus interchange
Tanjung Barat
Lenteng Agung
Univ. Pancasila
ke Depok/Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta Roundeltjk4.png Pulo Gadung 2–Tosari (di halte Manggarai)
Roundeltjk4D.png Pulo Gadung 2-Patra Kuningan (di halte Manggarai)
Roundeltjk4.png (Koridor 4H) Pulo Gadung 2–Ragunan (di halte Manggarai)
4B (Feeder) Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia
6F (Feeder) Terminal Manggarai–Ragunan
6M (Feeder) Terminal Manggarai–Blok M
B23 (RoyalTrans) Terminal Manggarai–Terminal Bekasi (via Bekasi Timur)
JR Connexion (Perum PPD) x9 Stasiun Bogor-Stasiun Manggarai

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Kutipan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ antaranews.com. "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". Antara News. Diakses tanggal 2019-02-27. 
  4. ^ Adhiprasasta & Noerwasito 2018, hlm. G14.
  5. ^ Mustaqim, Akhmad (20 Maret 2017). "Melihat Underpass Stasiun Manggarai yang Ramai Jadi Perbincangan". Detikcom. Diakses tanggal 3 Agustus 2017. 
  6. ^ a b c Pratiwi, R.; Soviana, N.; Sudarsih, A. (2014). "Manggarai: Stasiun Simpang Tujuh Dilengkapi Bancik Terpanjang". Majalah KA. 97: 19-21. 
  7. ^ Pratama, TB Gemilang (2016-08-13). "PTKCJ Adakan Focus Group Discussion Bersama Pengguna KRL". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  8. ^ Pablo, Samuel. "Pengumuman! Stasiun Manggarai Bakal Disulap Seperti Ini". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  9. ^ "Stasiun Manggarai Bakal Jadi Tiga Lantai". Warta Kota. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  10. ^ Anwar, Muhammad Choirul. "Meraba Masa Depan Stasiun Gambir & Manggarai, Sekeren Apa Ya?". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  11. ^ Hamdani, Trio. "Mengintip Suasana Stasiun Manggarai yang Bakal Gantikan Gambir". detikfinance. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  12. ^ Mulai 5 Oktober, Stasiun Manggarai Layani KA Bandara Soekarno-Hatta
  13. ^ "Perjalanan KRL Lintas Bekasi Ditambah Mulai Hari Ini". Republika Online. 2019-12-07. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  14. ^ "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KCI dan jadwal KRL tahun 2018

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Lintas Jakarta
Manggarai–Jatinegara
Matraman
ke arah Jatinegara
Mampang
ke arah Tanah Abang
Lintas Jakarta
Tanah Abang–Manggarai
Terminus
Cikini
ke arah Jakarta Kota
Lintas Jakarta
Jakarta Kota–Manggarai
Terminus Manggarai–Padalarang Tebet
ke arah Padalarang