Stasiun Manggarai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Manggarai
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun MRI.png
  • Singkatan: MRI
  • Nomor: 0440
Stasiun Manggarai dengan Papan Nama Terbaru versi 2017.jpg
Stasiun Manggarai dengan Papan Nama Terbaru versi 2017
AlamatJalan Manggarai Utara 1
Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12850
Koordinat6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142Koordinat: 6°12′36″S 106°50′58″E / 6.2098917°S 106.8493142°E / -6.2098917; 106.8493142
Ketinggian+13 m
Letak
OperatorPT Kereta Commuter Indonesia
Konstruksi
Jumlah jalur9
  • jalur 3: sepur lurus jalur ganda arah Jakarta Kota dan dari arah Jatinegara
  • jalur 4: sepur lurus jalur ganda arah Jatinegara dan dari arah Jakarta Kota
  • jalur 5: sepur lurus arah Tanahabang dan arah Dipo KRL Bukit Duri
  • jalur 6: sepur lurus arah Bogor
Jumlah peron5 (satu peron sisi dan dua peron pulau rendah yang bertangga di jalur 1, 2, dan 3 serta dua peron tinggi di antara jalur 3 dan 4 serta 5 dan 6)
Gaya arsitekturNieuw Indische Bouwstijl
ArsitekIr. J. van Gendt
Informasi lain
Kelas stasiunBesar tipe A[3]
Tipe persinyalanElektrik tipe Kyosan K5B[2]
Pemesanan tiketHanya melayani kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Kereta Commuter Indonesia dan aplikasi LinkAja. (Kereta Commuter Indonesia)
Sistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass, kartu multi-trip dan kartu uang elektronik dari perbankan yang beredar yang bekerjasama dengan PT Railink. (Railink)
Sejarah
Dibuka1 Mei 1918
Layanan
KRL Commuter Line dan KRL Bandara Soekarno-Hatta
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
menuju Bogor
Bogor–Jatinegara
menuju Jatinegara
menuju Depok
Depok–Jatinegara
menuju Angke
Angke–Nambo
menuju Nambo
menuju Bogor
Bogor–Jakarta Kota
menuju Depok
Depok–Jakarta Kota
menuju Bekasi
Bekasi–Jakarta Kota
Lewat Manggarai
menuju Cikarang
Cikarang–Jakarta Kota
Manggarai
Stasiun sebelumnya   Railink   Stasiun berikutnya
Terminus Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta
  Layanan penghubung  
Stasiun sebelumnya   Transjakarta   Stasiun berikutnya
Koridor 4
Bersambung di: Manggarai
Logo Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.png Cagar budaya Indonesia
Stasiun Kereta Api Manggarai
KategoriBangunan
No. registrasi
nasional
RNCB.19990112.04.000470
Tahun penetapan1993 dan 1999
PemilikMilik negara cq Direktorat Jenderal Perkeretaapian
PengelolaPT Kereta Api Indonesia
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya
Lokasi pada peta
Manggarai berlokasi di Jakarta
Manggarai
Manggarai
Manggarai (Jakarta)
Manggarai berlokasi di Jawa
Manggarai
Manggarai
Manggarai (Jawa)
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Manggarai (MRI) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +13 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan merupakan stasiun kereta api terbesar di DKI Jakarta.

Stasiun ini hanya melayani KRL Commuter Line tujuan Bogor, Depok, Jatinegara, Jakarta Kota, Bekasi, dan Cikarang. Letak stasiun berada di persimpangan tujuh: ke Jatinegara, Jakarta Kota, Tanah Abang, Bogor, Dipo KRL Bukit Duri, Pengawas Urusan Kereta, serta Balai Yasa Manggarai.

Stasiun Manggarai memiliki sembilan jalur kereta api. Tujuh jalur digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line, sedangkan tiga sisanya digunakan untuk langsiran menuju Pengawas Urusan Kereta, Dipo Bukit Duri, maupun ke Balai Yasa Manggarai. Jalur 1 dan 2 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi dan KA Commuter Loopline. Jalur 3 dan 4 digunakan sebagai sepur lurus untuk kereta api jarak jauh serta untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bekasi. Jalur 5-7 digunakan untuk pemberhentian KA Commuter Line Jakarta Kota–Bogor dan KA Commuter Loopline. Jalur 8 dan 9 digunakan untuk pemberhentian KRL Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini stasiun tersebut sudah memiliki underpass seperti di Stasiun Pasar Senen supaya memudahkan untuk mencapai peron dan tak ketinggalan kereta api.[4] Saat ini tidak ada kereta api jarak jauh berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan atau persusulan antarkereta api.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pembangunan Stasiun Manggarai sekitar tahun 1910-an.

Wilayah Manggarai sendiri sudah dikenal sejak abad ke-17. Dahulu merupakan tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores, kemudian berkembang menjadi Gementee Meester Cornelis. Meskipun jalur Batavia-Buitenzorg dibangun oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1873, di daerah ini baru dibangun stasiun Manggarai pada tahun 1914 dan selesai 1 Mei 1918.[5]

Sejak dibangun, tidak ada perubahan yang berarti pada bangunan stasiun ini. Pada saat diresmikan, bangunan ini sebenarnya belum selesai secara keseluruhan. Atap besi tidak dapat didatangkan karena meletusnya Perang Dunia I. Sejak 1913, Staatsspoor en Tramwegen (SS, dulu Staatsspoorwegen) menguasai seluruh jalur KA di Batavia dan Meester Cornelis. SS kemudian menata ulang jalur KA di kedua kotapraja tersebut, antara lain membongkar stasiun Bukitduri (dipo KRL saat ini) eks-NIS dan membangun stasiun baru di Manggarai. Pembangunan dipimpin oleh arsitek Belanda bernama Ir. J. van Gendt. Ia juga mengarsiteki sekolah pendidikan perkeretaapian dan rumah-rumah dinas pegawai di sekitar kompleks stasiun.[5]

Stasiun ini menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia yakni pada tanggal 3 Januari 1946, kereta luar biasa (KLB) mengangkut rombongan Presiden Soekarno ke Kota Yogyakarta. Di sini, berbagai persiapan sangat rahasia dilakukan. Deretan gerbong barang ditaruh pada jalur 1. Sekitar pukul tujuh malam, KLB melintas sangat perlahan dari arah Pegangsaan melalui jalur 4.[5]

Rencana[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 12 Agustus 2016, PT KAI Commuter Jabodetabek menggandeng komunitas pecinta KRL Commuter Line menyelenggarakan diskusi mengenai rencana pengembangan Stasiun Manggarai. Untuk menjawab keluhan antrean penumpang KCI yang terus meningkat setiap tahunnya, penyelesaian jalur dwiganda (double-double track/DDT) Cikarang-Manggarai dikebut. Selain itu, stasiun ini akan segera dibuat bertingkat sehingga kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line memiliki jalurnya sendiri-sendiri. Diharapkan stasiun ini akan menjadi stasiun pusat bagi KRL Commuter Line dan juga terminus untuk KRL Bandara Soekarno-Hatta.[6]

Terkait dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Perkeretaapian mulai merenovasi stasiun ini pada tahun 2017 dengan menambahkan bangunan baru dengan arsitektur modern minimalis futuristik menjadi sebanyak tiga lantai. Perinciannya, lantai 1 stasiun merupakan emplasemen KRL Commuter Line dan KRL bandara, lantai 2 merupakan tempat penyediaan fasilitas penumpang dan kios (area komersial), dan lantai 3 digunakan untuk pemberhentian KRL Commuter Line dan juga kereta api non-KRL.[7][8] Bangunan lama stasiun ini yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen akan tetap dipertahankan karena berstatus sebagai cagar budaya. Dengan selesainya proyek Stasiun Manggarai sebagai "stasiun sentral" ini nantinya, direncanakan semua kereta penumpang jarak jauh dan menengah yang terminusnya di Stasiun Gambir akan dipindahkan ke Stasiun Manggarai.[9][10]

Untuk mengakomodasi pelayanan KRL Bandara Railink, rute perjalanannya yang semula hanya melayani Sudirman Baru/BNI City–Bandara Soekarno-Hatta pp diperpanjang menjadi Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta pp, setelah sebelumnya sempat diperpanjang menjadi Bekasi–Bandara Soekarno-Hatta pp selama beberapa bulan. Dengan selesainya bangunan KA Bandara, Stasiun Manggarai sudah resmi melayani penumpang KRL Bandara tersebut sejak 5 Oktober 2019.[11]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Pintu Masuk Stasiun Manggarai, 2019

Stasiun Manggarai juga berfungsi sebagai dipo penyimpanan kereta-kereta besar. Banyak kereta kelas eksekutif, bisnis dan ekonomi diparkir di stasiun ini yang selanjutnya akan menuju ke Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.

Bersebelahan dengan dipo dan Stasiun Manggarai ini terdapat Balai Yasa Manggarai, yang merupakan bengkel untuk melakukan perawatan rutin dan mereparasi kereta-kereta penumpang. Kemudian, tidak jauh di selatan stasiun ini terletak dipo KRL Bukit Duri, tempat penyimpanan dan perawatan harian aneka kereta rel listrik. Awalnya dipo ini juga menyimpan lokomotif diesel, namun semuanya dipindahkan ke dipo di Jatinegara dan Tanah Abang.

Sejak pengoperasian Commuter Line stasiun ini menjadi semakin padat, jumlah penumpang naik dan turun yang banyak membuat perusahaan restoran dan pertokoan waralaba internasional membuka cabang di sini.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

KRL bandara[sunting | sunting sumber]

ARS Bandara Soekarno-Hatta, tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan tujuan Sudirman Baru

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Manggarai per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019). Harap diingat, jadwal kereta api ini hanya membahas perjalanan KRL non-KCI.

ARS Bandara Soekarno-Hatta (tersedia setiap 30 menit sekali)

  • tujuan Bandara Soekarno-Hatta (BST), keberangkatan awal jam 04.40 (KA 601/602) hingga terakhir jam 21.40 (KA 731/732)
  • dari Bandara Soekarno-Hatta (BST), kedatangan awal jam 06.47 (KA 609/610) hingga terakhir jam 23.47 (KA 739/740)

Antarmoda pendukung[13][sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di DKI Jakarta
Tanjung Priuk KRL Icon Pink.svg Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundeltjk10.png Bus interchange
Ancol
Jakarta Gudang
KRL Icon Red.svg KRL Icon Blue.svg KRL Icon Pink.svg Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk5.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk12.png Jakarta Kota
Kampung Bandan Roundeltjk5.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk10.png
Jayakarta
Rajawali
Mangga Besar
Sawah Besar
Kemayoran
Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk7.png Roundeltjk8A.png Juanda
KRL Icon Yellow.svg Angke
KRL Icon Brown.svg  ARS  Duri
Gambir Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png
Gondangdia
KRL Icon Green.svg Tanah Abang
Cikini
Karet
Pasar Senen Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundeltjk2.png Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk7.png Bus interchange
Roundeltjk1.png Roundeltjk4.png Roundeltjk6.png Roundeltjk6B.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk13.png  M1   ARS  Sudirman
Gang Sentiong
Mampang
Kramat
Roundeltjk4.png Roundeltjk4D.png  ARS  Bus interchange Manggarai
Pondok Jati Roundeltjk5C.png
Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Grogol
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png Roundeltjk8.png Pesing
Palmerah
Roundeltjk2A.png Roundeltjk2D.png Roundeltjk3.png KRL Icon Brown.svg Taman Kota
Kebayoran Roundeltjk8.png Roundeltjk13.png KRL Icon Green.svg
Bojong Indah
ke Serpong/Rangkasbitung/Merak
Rawa Buaya
Jatinegara KRL Icon Yellow.svg Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Roundeltjk5.png Roundeltjk5C.png Roundeltjk5D.png Roundeltjk5E.png Roundeltjk4.png Roundeltjk7.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Kalideres
Cipinang
ke Tangerang
Klender
Dipo Bukit Duri
Buaran KRL Icon Blue.svg Roundeltjk11.png
Tebet
Klender Baru
Roundeltjk4.png Roundeltjk9.png Roundeltjk9A.png Roundeltjk9B.png Roundeltjk9C.png Roundeltjk13.png Cawang
Cakung
Duren Kalibata
ke Bekasi/Cikarang/Cikampek
Pasar Minggu Baru
Pasar Minggu KRL Icon Red.svg KRL Icon Yellow.svg Bus interchange
Tanjung Barat
Lenteng Agung
Univ. Pancasila
ke Depok/Bogor/Nambo
Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Transjakarta Roundeltjk4.png Pulo Gadung 2–Tosari (di halte Manggarai)
Roundeltjk4D.png Pulo Gadung 2-Patra Kuningan (di halte Manggarai)
Roundeltjk4.png (Koridor 4H) Pulo Gadung 2–Ragunan (di halte Manggarai)
4B (MiniTrans) Stasiun Manggarai–Universitas Indonesia
6F Terminal Manggarai–Ragunan
6M (MiniTrans) Terminal Manggarai–Blok M
RoyalTrans Terminal Manggarai–Terminal Bekasi (via Bekasi Timur)
Kopaja 66 Terminal Manggarai–Terminal Blok M
MetroMini 17 Terminal Senen–Terminal Manggarai
49 Terminal Pulo Gadung–Terminal Manggarai
61 Terminal Kampung Melayu–Terminal Manggarai
62 Terminal Pasar Minggu–Terminal Manggarai

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ antaranews.com. "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". Antara News. Diakses tanggal 2019-02-27. 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  4. ^ Mustaqim, Akhmad (20 Maret 2017). "Melihat Underpass Stasiun Manggarai yang Ramai Jadi Perbincangan". Detikcom. Diakses tanggal 3 Agustus 2017. 
  5. ^ a b c Pratiwi, R.; Soviana, N.; Sudarsih, A. (2014). "Manggarai: Stasiun Simpang Tujuh Dilengkapi Bancik Terpanjang". Majalah KA. 97: 19-21. 
  6. ^ Pratama, TB Gemilang (2016-08-13). "PTKCJ Adakan Focus Group Discussion Bersama Pengguna KRL". Railway Enthusiast Digest. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  7. ^ Pablo, Samuel. "Pengumuman! Stasiun Manggarai Bakal Disulap Seperti Ini". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  8. ^ "Stasiun Manggarai Bakal Jadi Tiga Lantai". Warta Kota. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  9. ^ Anwar, Muhammad Choirul. "Meraba Masa Depan Stasiun Gambir & Manggarai, Sekeren Apa Ya?". news. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  10. ^ Hamdani, Trio. "Mengintip Suasana Stasiun Manggarai yang Bakal Gantikan Gambir". detikfinance. Diakses tanggal 2019-10-08. 
  11. ^ Mulai 5 Oktober, Stasiun Manggarai Layani KA Bandara Soekarno-Hatta
  12. ^ "Perjalanan KRL Lintas Bekasi Ditambah Mulai Hari Ini". Republika Online. 2019-12-07. Diakses tanggal 2019-12-07. 
  13. ^ "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KCI dan jadwal KRL tahun 2018

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Terminus Lintas Jakarta
Manggarai–Jatinegara
Matraman
ke arah Jatinegara
Mampang
ke arah Tanahabang
Lintas Jakarta
Tanahabang–Manggarai
Terminus
Cikini
ke arah Jakarta Kota
Lintas Jakarta
Jakarta Kota–Manggarai
Terminus Manggarai–Padalarang Tebet
ke arah Padalarang