Stasiun Kebayoran

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Kebayoran
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KBY.png
  • Singkatan: KBY
  • Nomor: 0216
Stasiun Kebayoran Lama Terbaru.JPG
Stasiun Kebayoran, 2017
Lokasi
ProvinsiDKI Jakarta
KotaJakarta Selatan
KecamatanKebayoran Lama
KelurahanKebayoran Lama Utara
AlamatJalan Masjid Al-Huda 12
Kode pos12220
Sejarah
Tahun direnovasi2016
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi I Jakarta
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+4,2 m
Letak[2]km 13+853 lintas AngkeTanahabangRangkasbitungMerak
LayananKRL Commuter Line
Pemesanan tiketHanya melayani kartu single trip/multi trip Commuter Line.
Operasi
Stasiun sebelumnya   Logo kcj baru.png   Stasiun berikutnya
Serpong–Tanahabang
menuju Serpong
Parungpanjang–Tanahabang
Maja–Tanahabang
menuju Maja
Rangkasbitung–Tanahabang
  Layanan penghubung  
Stasiun sebelumnya   Transjakarta   Stasiun berikutnya
Koridor 8
Bersambung di: Pasar Kebayoran Lama
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur3 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Jumlah peron3 (dua peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama tinggi)

Stasiun Kebayoran (KBY), awam biasa menyebutnya sebagai Stasiun Kebayoran Lama, adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di areal dekat Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +4,2 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta dan hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 dan 2 sebagai sepur lurus serta jalur 3 untuk persilangan atau penyusulan antarkereta api.

Sebelum fungsi sebagai stasiun pemberhentian KA komuter, stasiun ini melayani perjalanan KRL dan kereta api lokal menuju Stasiun Rangkasbitung dan Merak. Rute KRL Commuter Line yang dilayani adalah Green Line. Stasiun ini juga merupakan stasiun kereta api yang menggunakan bangunan baru di rute Merak-Tanahabang selain Stasiun Maja, Stasiun Parungpanjang, dan Stasiun Palmerah.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Agar mobilitas penumpang dari Batavia menuju Rangkasbitung hingga kawasan Banten semakin lancar, maka pada tahun 1890-an, Staatsspoorwegen membangun jalur kereta api yang menghubungkan Duri dengan Rangkasbitung, melewati Tanahabang. Proyek ini selesai pada tahun 1899, dan langsung dijalanakan kereta api yang melayani rute tersebut.[3][4]

Pada tahun 1992, jalur dan stasiun ini kemudian dielektrifikasi untuk mendukung perjalanan KRL Serpong Ekspres, yang disebut-sebut sebagai cikal bakal dari KRL Green Line.[butuh rujukan] Untuk meningkatkan okupansi penumpang KRL Green Line, pada tahun 2014-2016, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mulai merenovasi stasiun Parungpanjang, Maja, dan Kebayoran menjadi dua tingkat dengan arsitektur yang modern serta fasilitas yang sangat lengkap. Pada tanggal 11 Mei 2016, ketiga stasiun itu diresmikan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko bersama dengan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, di Stasiun Maja.[5]

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

KRL Commuter Line[sunting | sunting sumber]

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Angkot Kota Tangerang C01 CBD Ciledug – Pasar Kebayoran Lama
Angkot Tangerang Selatan[6]
C05 Pasar Ceger – Pasar Kebayoran Lama
D01 Pasar Ciputat – Pasar Kebayoran Lama
Kopaja[7] 86 Stasiun Jakarta Kota - Terminal Lebak Bulus
609 Terminal Blok M - Srengseng
MetroMini[7] 70 Terminal Blok M - Joglo
71 Terminal Blok M - Pesanggrahan
74 Terminal Blok M - Rempoa
Mikrolet[8] M09 Stasiun Tanah Abang - Pasar Kebayoran Lama
M09A
Koperasi Wahana Kalpika (KWK)[8] S03 Pasar Pondok Labu - Pasar Kebayoran Lama
S06 Pesanggrahan - Pasar Mayestik
S10 Pasar Kebayoran Lama - TPU Tanah Kusir
Transjakarta Roundetjk8.png Lebak Bulus – Harmoni Sentral
8C Gandaria City - Stasiun Tanah Abang
8D Blok M - Joglo
8F Pasar Kebayoran Lama – Stasiun BNI City
9E Pasar Kebayoran Lama – Grogol 2
Roundetjk13.png CBD Ciledug–Pierre Tendean (turun di Kebayoran Lama)
JAK 11 Pasar Kebayoran Lama-Stasiun Tanah Abang (via Rawa Belong)
JAK 12 Pasar Kebayoran Lama-Stasiun Tanah Abang (via Pos Pengumben)

Insiden[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Haltestempels Nederlands Indië: SS-WL". Studiegroep Zuid-West Pacific. Diakses tanggal 15 Oktober 2017. 
  4. ^ Oegema, J.J.G. (1982). De Stoomtractie op Java en Sumatra. Antwerpen: Kluwer Technische Boeken B.V. 
  5. ^ "Stasiun Baru Kebayoran, Parung Panjang, dan Maja Diresmikan". Tempo. Diakses tanggal 2017-10-16. 
  6. ^ "Rute Angkot di Tangerang". e-transportasi. Diakses tanggal 2018-07-01. 
  7. ^ a b "Rute Metro Mini dan Kopaja di Jakarta". e-transportasi. Diakses tanggal 2018-06-27. 
  8. ^ a b "Mikrolet – TransportUmum – Jakarta". www.transportumum.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-27. 
  9. ^ "Kecelakaan KA Paling Tragis, Lebih Seratus Orang Tewas". Harian Kompas. 20 Oktober 1987. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Merak
Merak–Tanahabang
menuju Tanahabang

Koordinat: 6°14′14″S 106°46′57″E / 6.2372276°S 106.7825369°E / -6.2372276; 106.7825369