Stasiun Delanggu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Delanggu
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun DL.png
  • Singkatan: DL
  • Nomor: 3114
Stasiun Delanggu 2019.jpg
Stasiun Delanggu, 2019
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenKlaten
KecamatanDelanggu
DesaGatak
AlamatJalan Stasiun Delanggu
Kode pos57471
Sejarah
Dibuka1873
Nama sebelumnyaDelangoe
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+133 m
Letak[2]km 122+933 lintas Semarang Tawang-Brumbung-Gundih-Solo Balapan-Yogyakarta
LayananHanya untuk persusulan antarkereta api
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02

Stasiun Delanggu (DL) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦢꦼꦭꦁꦒꦸ, translit. Sêtasiyun Dêlanggu) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Gatak, Delanggu, Klaten. Stasiun yang terletak pada ketinggian +133 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan merupakan stasiun yang letaknya paling timur di Kabupaten Klaten.

Awalnya stasiun ini kemungkinan memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.[3] Sejak pengoperasian jalur ganda parsial Yogyakarta–Solo sebagai segmen Srowot–Ketandan per 2001 dan selesai sebagai segmen Brambanan–Delanggu pada tanggal 15 Desember 2003, jalur 2 stasiun ini dijadikan sebagai sepur lurus arah Yogyakarta. Per 2005–2006, jalur 3 stasiun ini sudah sepenuhnya menjadi sepur lurus arah Solo saja.[4][5] Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

Pada masa penjajahan Belanda, stasiun ini dipergunakan untuk mengangkut karung goni untuk mensuplai pabrik-pabrik gula di sekitar Karesidenan Surakarta, dalam hal ini Pabrik Gula Delanggu (kini menjadi pabrik karung goni)[6] dan dipergunakan juga sebagai sarana angkutan antara Surakarta dan Yogyakarta.

Untuk mendukung operasional jalur ganda, sistem persinyalan mekanik di stasiun ini diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri (Persero) yang sudah dipasang sejak tahun 2013 dan kemudian mulai dioperasikan pada bulan Desember 2015.[7][8]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api 2004
  4. ^ "Uji Coba Rel Ganda Yogya-Solo Bikin Bikers Senewen". detiknews. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  5. ^ "Rel Ganda Yogyakarta-Solo Diresmikan". Tempo (dalam bahasa Inggris). 2003-12-15. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  6. ^ "Galeri foto Tropenmuseum mengenai Pabrik Karung Goni Delanggu (dahulunya Pabrik Gula Delanggu)". Diakses tanggal 21 Oktober 2017. 
  7. ^ Mohamad, Ardyan (21 Juni 2013). "Kalahkan Siemens, BUMN Elektronik Raup Pendapatan Rp23 Triliun". Merdeka.com. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. Saat ini, masih ada pesanan proyek dari Kemenhub untuk menggarap persinyalan kereta di jalur Jogja-Solo, Duri-Tangerang, dan Parung-Maja. 
  8. ^ "Len Tandatangani Dua Kontrak dengan Nilai Total Rp 464 Milyar | PT Len Industri (Persero)" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-12. 
Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Kutoarjo
Kutoarjo–Purwosari

Koordinat: 7°37′20″S 110°42′24″E / 7.6223396°S 110.7065839°E / -7.6223396; 110.7065839