Stasiun Gawok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Gawok
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun GW.png
  • Singkatan: GW
  • Nomor: 3117
Stasiun Gawok 2019.jpg
Stasiun Gawok, 2019
Lokasi
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenSukoharjo
KecamatanGatak
DesaLuwang
Sejarah
Dibuka1873
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Kelas stasiun[1]III/kecil
Ketinggian+118 m
Letak[2]km 117+398 lintas Semarang Tawang-Brumbung-Gundih-Solo Balapan-Yogyakarta
LayananHanya untuk persusulan antarkereta api
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Tipe persinyalanElektrik tipe Sinyal Interlocking Len-02

Stasiun Gawok (GW) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦒꦮꦺꦴꦏ꧀ , Sêtasiyun Gawok) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Luwang, Gatak, Sukoharjo. Stasiun yang terletak pada ketinggian +118 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta dan lokasinya tidak jauh dari Pasar Gawok.

Stasiun Gawok pada tahun 1920-an.

Bangunan lama stasiun ini yang sebelumnya berada di sisi timur rel, kini berada di sebelah barat rel. Tidak ada lagi bekas bangunan lama yang merupakan peninggalan DKA tersebut karena dibongkar untuk proyek jalur ganda Kutoarjo-Yogyakarta-Purwosari tahun 2007 dan kini hanya menyisakan fondasinya saja.

Awalnya, stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus.[3] Sejak pengoperasian jalur ganda segmen terakhir, Delanggu–Solo per Januari 2007, dan masih menggunakan persinyalan mekanik, tata letak stasiun ini berubah total, yakni urutan nomor jalurnya dibalik karena posisi bangunan yang berubah. Jalur 2 eksisting stasiun ini dijadikan sebagai jalur 3 sepur lurus arah Yogyakarta, sedangkan jalur 1 stasiun ini dijadikan sebagai jalur 4 sepur lurus arah Solo.[4][5]

Sejak sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri (Persero) dipasang pada tahun 2013[6] yang kemudian baru dioperasikan untuk menggantikan sistem persinyalan mekanik di stasiun ini pada bulan Desember 2015[7], tata letak jalur di stasiun ini diubah, namun tidak mengubah jumlah jalurnya. Jalur 2 yang lama dibongkar dan dibangun satu jalur baru di sisi tenggara stasiun sehingga jalur 3 yang lama kini dijadikan sebagai jalur 2, jalur 4 yang lama kini dijadikan jalur 3, dan jalur baru tersebut dijadikan sebagai pengganti jalur 4 yang lama, Akhirnya, stasiun ini memiliki sepur lurus di jalur 2 dan 3. Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api 2004
  4. ^ "Uji Coba Rel Ganda Yogya-Solo Bikin Bikers Senewen". detiknews. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  5. ^ "Rel Ganda Yogyakarta-Solo Diresmikan". Tempo (dalam bahasa Inggris). 2003-12-15. Diakses tanggal 2019-07-08. 
  6. ^ Mohamad, Ardyan (21 Juni 2013). "Kalahkan Siemens, BUMN Elektronik Raup Pendapatan Rp23 Triliun". Merdeka.com. Diakses tanggal 5 Oktober 2017. Saat ini, masih ada pesanan proyek dari Kemenhub untuk menggarap persinyalan kereta di jalur Jogja-Solo, Duri-Tangerang, dan Parung-Maja. 
  7. ^ "Len Tandatangani Dua Kontrak dengan Nilai Total Rp 464 Milyar | PT Len Industri (Persero)" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-02-12. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Yang Tersisihkan dalam Pekatnya Jalur Solo-Kutoarjo

Stasiun sebelumnya   Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg Lintas Kereta Api Indonesia Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg   Stasiun berikutnya
menuju Kutoarjo
Kutoarjo–Purwosari

Koordinat: 7°35′21″S 110°44′40″E / 7.5892186°S 110.7445157°E / -7.5892186; 110.7445157