Stasiun Kranji

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Kranji
KAI Commuter
C20

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun KRI.png
Kranji Station New Building (2019).jpg
Bangunan baru Stasiun Kranji, 2019
LokasiNasional 1 di {{Rute/Kode daerah Jalan I Gusti Ngurah Rai
Kranji, Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat 17135
Indonesia
Ketinggian+18 m
OperatorKAI Commuter
Letak dari pangkalkm 24+032 lintas JakartaJatinegaraCikampek[1]
Jumlah peronSatu peron pulau yang tinggi
Jumlah jalur4
Informasi lain
Kode stasiun
  • KRI
  • 0503
[2]
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
KRL Commuter Line
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Cakung
ke arah Cikarang
Lin Lingkar Cikarang
Full racket
Cikarang-Manggarai-Cikarang via Pasar Senen
Bekasi
ke arah Cikarang
Cakung
ke arah Angke
Lin Lingkar Cikarang
Cakung Lin Lingkar Cikarang
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalan
  • Elektrik tipe Alstom Solid State Interlocking (1994–2017)[3]
  • Elektrik tipe Kyosan K5B (2017—sekarang)[4]
Lokasi pada peta
Foto bersama pasukan Belanda di Stasiun Kranji, 2 Mei 1947

Stasiun Kranji (KRI) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kranji, Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat. Stasiun yang terletak pada ketinggian +18 m ini merupakan stasiun kereta api paling barat di Kota Bekasi dan Jawa Barat untuk lintas Rajawali–Cikampek, sekaligus paling utara di Jawa Barat. Stasiun ini hanya melayani rute KRL Commuter Line jalur Bekasi yang dimulai dari Stasiun Jakarta Kota hingga Stasiun Bekasi.

Ke arah barat dari stasiun ini, sebelum Stasiun Cakung, dahulu terdapat Stasiun Rawabebek yang kini sudah dibongkar karena okupansi yang minim.

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api, sepasang untuk dilayani KRL dan sepasang lagi untuk melintas langsung KA jarak jauh/non-KRL.

Sejak 8 Januari 2019, stasiun ini sudah menggunakan bangunan baru yang terletak di atas bangunan lama stasiun, dengan arsitektur modern minimalis futuristik.[5] Bangunan lama stasiun kini tidak lagi digunakan; tata letak stasiun diubah dari dua jalur diapit peron sisi menjadi dua jalur dengan peron pulau di tengahnya. Uji coba ini dilakukan menyongsong pembangunan jalur dwiganda Manggarai–Cikarang.[6]

PapanKeretaApi 2020.svg

KRL CL icon.svg PapanNamaStasiunKomuter KRI.svg

Lantai 1 Concourse, loket, gerbang tiket
P

Lantai peron

Sepur lurus kereta api jarak jauh arah Jatinegara
Sepur lurus kereta api jarak jauh arah Cikarang
Jalur 2 (Cakung)      Lin Lingkar Cikarang menuju Jatinegara/Angke/Kampung Bandan
Peron pulau
Jalur 1      Lin Lingkar Cikarang menuju Cikarang (Bekasi)

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Komuter[sunting | sunting sumber]

Nama kereta api Tujuan akhir Keterangan
C Lin Lingkar Cikarang (half racket) Angke
Kampung Bandan
Cikarang
C Lin Lingkar Cikarang (Cikarang–Jatinegara–Pasar Senen–Kampung Bandan–Manggarai–Jatinegara–Cikarang) Cikarang Perjalanan berlawanan arah jarum jam
C Lin Lingkar Cikarang (Cikarang–Jatinegara–Manggarai–Kampung Bandan–Kemayoran–Jatinegara–Cikarang) Cikarang Perjalanan searah jarum jam

Antarmoda pendukung[sunting | sunting sumber]

Jenis angkutan umum Trayek Tujuan
Trans Patriot  TP1  Terminal Bekasi-Pasar Modern Harapan Indah
Koperasi Angkutan Bekasi (Koasi) Kota Bekasi[7] K01 Aren Jaya-Terminal Pulo Gadung
K10B Margahayu-Kaliabang Tengah
K25 Sepanjang Jaya-Terminal Pulo Gebang
K30 Stasiun Kranji-Pejuang
K31A Margahayu-Harapan Jaya
Koperasi Angkutan Bekasi (Koasi) Kabupaten Bekasi[7] K10 Bahagia-Terminal Bekasi (via Ujung Harapan Raya)
K10A Bahagia-Terminal Bekasi (via Candrabaga Raya)
Mikrolet[8] M19 Stasiun Kranji-Pusat Grosir Cililitan
Koperasi Wahana Kalpika[8] T20 Stasiun Kranji-Terminal Pulo Gadung

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 2020-02-27. Diakses tanggal 2020-05-09. 
  4. ^ Rahayu, Juwita Trisna. Galiartha, Gilang, ed. "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-02-27. 
  5. ^ Line, Info Commuter (2019-01-07). "#RekanCommuters Mulai 8 Januari 2019 Dilakukan uji coba operasional bangunan baru di Stasiun Kranji. Untuk pelayanan naik/turun penumpang dipindahkan ke bangunan baru. Bagi penumpang yang turun di Stasiun Kranji dari arah Bekasi dilakukan buka pintu sebelah kiri". @CommuterLine (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2019-01-25. 
  6. ^ Azzura, Siti Nur (ed.). "5 Stasiun Kereta Api DDT Jabodetabek Beroperasi Akhir 2018". Merdeka.com. Diakses tanggal 2019-01-25. 
  7. ^ a b "Trayek Angkot di Bekasi". Info Bekasi. Diakses tanggal 27 Juni 2018. 
  8. ^ a b "Daftar Trayek Angkutan Umum DKI Jakarta". Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Diakses tanggal 30 Desember 2017. 
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cakung
ke arah Rajawali
Rajawali–Cikampek Bekasi
ke arah Cikampek


Koordinat: 6°13′27″S 106°58′46″E / 6.224201°S 106.9793218°E / -6.224201; 106.9793218