Stasiun Cikampek

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Stasiun Cikampek
Kereta Api Indonesia
LW08

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun CKP.png
Arya.cikampek.station.2019.06.jpg
Tampak luar kanopi, dan papan nama stasiun di latar depan, 2019
LokasiJalan Stasiun Cikampek
Cikampek Kota, Cikampek, Karawang, Jawa Barat 41373
Indonesia
Ketinggian+46 m
PengelolaKereta Api Indonesia
Daerah Operasi I Jakarta
KAI Commuter
KAI Logistik
Letak dari pangkalkm 84+007 lintas JakartaJatinegara–Cikampek[1]
Jumlah peronLima peron pulau yang rendah. Bangunan utama berada di antara jalur 3 dan 4.
Jumlah jalur8 (jalur 3 dan 4: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • CKP
  • 0530
[2]
KlasifikasiBesar tipe B[2]
Sejarah
Dibuka27 Desember 1902
Nama sebelumnyaStation Tjikampek
Operasi layanan
Taksaka Tambahan (jadwal malam arah Jakarta), Singasari, Jayabaya, Harina, Ciremai, Baturraden Ekspres, Jayakarta (arah Jakarta), Fajar Utama YK (arah Yogyakarta), Serayu (kecuali jadwal pagi arah Jakarta), Cikuray, Tegal Bahari, Airlangga, Jatiluhur/Lokal Cikampek, Walahar Ekspres/Lokal Purwakarta, serta Parcel Utara dan Tengah
Stasiun sebelumnya Logo KAI Commuter.svg Stasiun berikutnya
Dawuan
ke arah Cikarang
Walahar Ekspres/Lokal Purwakarta
Cikarang-Purwakarta, p.p.
Cibungur
ke arah Purwakarta
Jatiluhur/Lokal Cikampek
Cikarang-Cikampek, p.p.
Terminus
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Cetak tiket mandiri 
Lokasi pada peta

Stasiun Cikampek (CKP) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Cikampek Kota, Cikampek, Karawang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +46 meter ini merupakan stasiun yang lokasinya paling timur di Daerah Operasi 1 Jakarta dan Kabupaten Karawang, serta merupakan stasiun kereta api terbesar di kabupaten tersebut.

Stasiun ini menjadi salah satu stasiun penghubung utama antara jalur kereta api lintas utara dan selatan Pulau Jawa di daerah Purwasuka. Di sebelah timur stasiun, jalur bercabang menjadi dua arah. Jalur yang sebelah utara menuju ke arah Cirebon, sedangkan jalur yang sebelah selatan menuju ke arah Bandung melalui jalur percabangan dari lintas selatan Jawa. Dahulu, sebelum beroperasinya jalur ganda pada petak Cikampek-Cirebon, hampir semua KA yang berangkat dari Jakarta berhenti di stasiun ini. Tujuannya ialah untuk memastikan petak jalur di depannya sudah aman untuk dilewati KA-KA berikutnya serta sering kali untuk menunggu persilangan KA yang datang dari arah Cirebon, terutama pada pagi & sore hari.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bangunan Stasiun Cikampek yang sempat dihancurkan pada masa perang kemerdekaan, 23 Juli 1947.

Setelah Staatsspoorwegen (SS) membeli jalur kereta api BataviaKarawang dari Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (BOS) pada 1898, jalur pun tersebut kemudian dikembangkan, salah satunya adalah dengan melakukan perpanjangan jalur dari Kedunggedeh menuju ke Cikampek.[3] Perpanjangan jalur menuju ke Stasiun Cikampek ini pun diresmikan pada 27 Desember 1902.[4]

Pada saat itu, SS telah merencanakan akan membangun jalur kereta api baru pada petak Cikampek–Padalarang sebagai alternatif rute JakartaBandung. Keinginan SS pada saat itu dikarenakan tingginya permintaan kereta api yang lebih cepat sampai ke tujuan. Jalurnya sendiri berhasil dibuka pada 2 Mei 1906. Dari Stasiun Cikampek, pembangunan juga diarahkan menuju ke Cirebon, yang dibuka pada 3 Juni 1912.[4]

Bangunan stasiun ini sempat dihancurkan pada masa Agresi Militer Belanda I pada 1947. Hanya atap stasiun saja yang masih asli ruangan-ruangannya sudah direnovasi saat era Djawatan Kereta Api (DKA) pada tahun 1950-an.[5]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Bagian emplasemen stasiun Cikampek.

Bangunan Stasiun Cikampek merupakan stasiun pulau, dengan total 8 jalur. Jalur 3 merupakan sepur lurus yang biasanya digunakan untuk KA yang berjalan langsung ke arah Jakarta, sedangkan jalur 4 merupakan sepur lurus untuk KA yang berjalan langsung ke arah Cirebon dan jalur 6 merupakan sepur lurus arah Purwakarta.

Di sebelah selatan stasiun, terdapat sebuah pemutar rel (turntable) yang difungsikan untuk membalik arah lokomotif.

Pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek pun juga menjadi tempat unspoor/ditanahkannya mantan lokomotif-lokomotif diesel hidraulik milik depo lokomotif Tanah Abang & Stasiun Manggarai, seperti Lokomotif C300, Lokomotif BB304, Lokomotif BB306, serta Lokomotif BB300.[6]

Lokomotif C300 di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.
Lokomotif BB304 di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.
Lokomotif BB306 & BB300 di pekarangan emplasemen Stasiun Cikampek.

Sejak Maret 2022, sistem persinyalan elektrik yang lama di stasiun ini telah diganti dengan yang baru produksi PT Len Industri. Emplasemen stasiun ini pun diperpanjang ke arah barat, agar dapat memuat kereta api angkutan barang (khususnya peti kemas) rangkaian panjang yang bersilang ataupun disusul oleh kereta api lain di stasiun ini.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Antarkota[sunting | sunting sumber]

Jalur lintas utara Jawa[sunting | sunting sumber]
Kelas campuran[sunting | sunting sumber]
Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]
Jalur lintas tengah Jawa[sunting | sunting sumber]
Kelas campuran eksekutif-ekonomi[sunting | sunting sumber]

Jayabaya, tujuan Jakarta Pasar Senen dan Malang via Surabaya Pasarturi

Jalur lintas selatan Jawa[sunting | sunting sumber]
Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Taksaka Tambahan (jadwal malam), tujuan Jakarta Gambir

Kelas campuran eksekutif-ekonomi[sunting | sunting sumber]
Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Lokal[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Angkutan logistik Overnight Services (ONS):

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020. 
  3. ^ Reitsma, Steven Anne (1920). Indische Spoorweg-Politik. Landsdrukkerij. 
  4. ^ a b Staatsspoorwegen (1921–1932). Verslag der Staatsspoor-en-Tramwegen in Nederlandsch-Indië 1921-1932. Batavia: Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Sejarah perkeretaapian Indonesia. Tim Telaga Bakti Nusantara., Asosiasi Perkeretaapian Indonesia. (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. 1997-. ISBN 979-665-168-8. OCLC 38139980. 
  6. ^ Unit Pusat Pelestarian dan Desain Arsitektur: Pemindahan Lokomotif C300 dari Tanah Abang ke Cikampek

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Dawuan
ke arah Rajawali
Rajawali–Cikampek Terminus
Terminus Cikampek–Cirebon Prujakan Tanjungrasa
Cikampek–Padalarang Cibungur
ke arah Padalarang
Cikampek Trem
ke arah Karawang
Karawang–Cikampek
Jalur trem dengan gauge 600 mm
Terminus

Koordinat: 6°24′26″S 107°27′24″E / 6.407212°S 107.45671°E / -6.407212; 107.45671