Kereta api Harina

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Harina
Papan Nama KA Harina Khas Daop 2.png
Harina 97.jpg
Kereta api Harina saat membawa rangkaian kereta dengan tiga layanan kelas
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi II Bandung
PendahuluMahesa
Lintas Semarang-Bandung
Rajawali
Lintas Surabaya-Semarang
Mulai beroperasi20 Mei 2003
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpangrata-rata 700-800 penumpang per hari
Rute
Stasiun awalBandung
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirSurabaya Pasarturi
Jarak tempuh870 km
Waktu tempuh reratarata-rata 12 jam
Frekuensi perjalanansatu kali dalam satu perjalanan pulang pergi
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi premium
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 32 kursi ke arah depan dan 32 ke arah belakang (kelas ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC206
Lebar sepur1.067 mm
Elektrifikasi-
Kecepatan operasional60 s.d 105 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal129-132
Peta rute
Surabaya Pasar Turi - Semarang - Bandung
Untuk KA Ciremai Ekspres dan Harina
Left arrow Surabaya Kota – Sidotopo Right arrow
Surabaya Pasar Turi
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Lamongan
ke Tuban
ke Jombang
ke Jatirogo
Bojonegoro
Jembatan Bengawan Solo Cepu
Jawa Timur
Jawa Tengah
ke Blora
Cepu
ke Gundih
Ngrombo
ke Solo
Tanjung Mas
Semarang Tawang
Semarang Poncol
Pekalongan
Tegal
Ke Margasari
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ke Ketanggungan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Purwakarta
Ke Jakarta
Cikampek
Ke Cirebon
Purwakarta
Jembatan Cisomang
Terowongan Sasaksaat
Jembatan Cikubang
ke Bogor
Cimahi
Bandung
Ke Kroya, Yogyakarta
Keterangan:
  • Ciremai berterminus di Stasiun Semarang Tawang
  • Ciremai juga berhenti di stasiun bertanda bolong
  • Hanya Ciremai yang berhenti di Stasiun Semarang Poncol (arah Bandung)
  • Kereta memutar di Stasiun Cikampek

Kereta api Harina merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi II Bandung untuk melayani lintas Bandung-Semarang-Surabaya Pasarturi melalui Cirebon.

Asal usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama "Harina" diambil dari bahasa Sanskerta, hāriṇa (aksara Dewanagari: हारिण), yang berarti "antelop india betina".[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Harina mulai beroperasi tanggal 20 Mei 2003 melayani lintas Bandung-Semarang menggunakan rangkaian kereta dari PT INKA keluaran tahun 2002 ("K1 025xx"/"K1 0 02 xx") yang dioperasikan oleh Daerah Operasi IV Semarang. Kereta api ini saat itu memiliki jumlah perjalanan sebanyak dua kali (pagi dan malam) dalam satu perjalanan pulang pergi mulai tanggal 12 Februari 2011.

Kereta api ini merupakan penerus dari kereta api yang pernah melayani lintas Bandung-Semarang, Kereta api Mahesa, namun ia melewati Tasikmalaya, Banjar, dan Kroya dengan layanan kelas yang sama. Namun, kereta api Mahesa diberhentikan perngoperasiannya karena jarak tempuh yang terlalu panjang—dalam hal ini, kereta api ini melewati lintasan yang terkesan memutar jauh—dan tanggapan dari penumpang yang tidak terlalu menggembirakan.

Mulai tanggal 1 Maret 2013, lintasan kereta api ini diperpanjang hingga Stasiun Surabaya Pasarturi, setelah Kereta api Rajawali dihentikan pengoperasiannya serta diubah kepemilikan menjadi milik Daerah Operasi II Bandung.

Mulai tanggal 1 Agustus 2018, rangkaian kereta ini diganti dengan rangkaian baru berbahan baja nirkarat dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium.

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintasan perjalanan Bandung - Surabaya Pasarturi melalui Cikampek - Semarang Tawang
Lokomotif CC206
Rangkaian 1 kereta bagasi (B) + 3 kereta kelas ekonomi premium (K3 2018/2019 BD) + 1 kereta makan (M1 2018/2019 BD) + 5 kereta kelas eksekutif (K1 2018/2019 BD) + 1 kereta pembangkit (P 2018/2019 BD)


Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Jumlah tempat duduk 490 tempat duduk

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini adalah antara Rp230.000,00-Rp430.000,00 untuk kelas ekonomi premium dan Rp375.000,00-Rp 500.000,00 untuk kelas eksekutif tergantung pada jarak yang ditempuh penumpang, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan pada stasiun-stasiun yang berada di dalam rute berikut.

  • Surabaya - Cepu maupun sebaliknya Rp110.000,00 (eksekutif) dan Rp65.000,00 (ekonomi premium)
  • Surabaya - Semarang maupun sebaliknya Rp210.000,00 (eksekutif) dan Rp105.000,00 (ekonomi premium)
  • Cikampek - Bandung maupun sebaliknya Rp65.000,00 (eksekutif) dan Rp45.000,00 (ekonomi premium).
  • Purwakarta - Bandung maupun sebaliknya Rp55.000,00 (eksekutif) dan Rp35.000,00 (ekonomi premium)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api Harina per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

KA 129/132 Harina (Surabaya Pasar Turi - Cikampek - Bandung)
Stasiun Datang Berangkat
Surabaya Pasarturi - 16.50
Lamongan 17.25 17.28
Babat 17.51 17.54
Bojonegoro 18.24 18.27
Cepu 18.57 19.04
Ngrombo 20.07 20.10
Semarang Tawang 20.58 21.12
Pekalongan 22.24 22.28
Tegal 23.15 23.22
Cirebon 00.23 00.33
Cikampek 02.13 02.35
Purwakarta 02.55 02.57
Cimahi 04.18 04.20
Bandung 04.31 -
KA 131/130 Harina (Bandung - Cikampek - Surabaya Pasar Turi)
Stasiun Datang Berangkat
Bandung - 21.40
Cimahi 21.51 21.53
Purwakarta 23.14 23.19
Cikampek 23.38 00.10
Cirebon 01.51 02.00
Tegal 02.58 03.07
Pekalongan 03.53 03.58
Semarang Tawang 05.13 05.28
Ngrombo 06.17 06.20
Cepu 07.24 07.30
Bojonegoro 07.59 08.02
Babat 08.31 08.34
Lamongan 08.56 08.59
Surabaya Pasarturi 09.37 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada tanggal 21 Oktober 2010, kereta api Harina menerjang longsor di Jatiluhur, Purwakarta, pukul 05.00. Tidak ada korban jiwa, tetapi perjalanan kereta terhambat karena posisi lokomotif dan kereta yang melintang terhadap rel.[2]
  • Pada tanggal 1 September 2011, kereta api Harina menabrak angkot di Cibogohilir, Plered, Purwakarta yang menyebabkan satu orang tewas dalam kejadian tersebut.[3]
  • Pada tanggal 4 Maret 2013, kereta api Harina menabrak tiga orang saat mengendarai sepeda motor di perlintasan Banjaran, Baureno, Bojonegoro yang menyebabkan semua korban tertabrak tewas.[4]
  • Pada tanggal 6 April 2014, kereta api Harina menabrak mobil saat membawa rombongan pengantin di Jatigede, Sumberejo, Bojonegoro yang menyebabkan dua orang tewas saat kejadian tersebut.[5]
  • Pada tanggal 11 April 2015, kereta api Harina menabrak truk bermuatan kayu saat mogok di perlintasan. Tiada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi truk terlempar sejauh 100 meter.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]