Kereta api Bogowonto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Bogowonto
Plat nama KA Bogowonto.png
P 20160918 170011.jpg
KA Bogowonto ditarik traksi ganda lokomotif CC 206 13 83 PWT dengan lokomotif baru CC 206 16 03
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
Kereta api ekspres ekonomi
StatusBeroperasi
LokalDaerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi3 September 2010
PemilikPT Kereta Api Indonesia
Penumpang harian1.440 penumpang per hari (rata-rata)
Perjalanan
Relasi perjalananLempuyanganPasar Senen, p.p.
Jumlah perhentian12-15
Waktu tempuh rata-rata8-9 jam (rata-rata)
Frekuensi perjalanan harianSekali pergi pulang sehari
Nomor kereta api161-162
Jenis relRel berat
Pelayanan
Kelas layananEkonomi AC plus non-PSO
Fasilitas difabelTidak
Susunan tempat duduk80 tempat duduk disusun 2-2.
Fasilitas kereta makanAda, penumpang dapat memesan sendiri.
Jenis kaca jendelaKaca dupleks dengan ventilator (tidak setiap kursi)
BagasiAda
Lain-lainToilet, AC
Teknis sarana dan prasarana
LokomotifCC201, CC203, CC204, CC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik prasaranaDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal161-162
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Jakarta
Untuk Kereta api:
Ke Surabaya
Solo Balapan
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Jenar
Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Bekasi KRL Icon Blue.svg  ARS 
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk5.png Roundetjk10.png Roundetjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen KRL Icon Blue.svg KRL Icon Yellow.svg Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Jakarta Kota
Keterangan:

1. Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Senja Utama Solo
  • Purwosari: KA Bengawan
  • Lempuyangan: KA Bogowonto, KA Gajahwong, KA Jaka Tingkir, KA Progo, dan KA Mataram
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya

2. Stasiun pemberhentian

  • Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto
  • KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan
  • Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek
  • Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis
  • Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang
  • Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan,
    Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta
  • Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh (KA Bengawan dan Mataram)
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta,
    Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram
  • Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta,
    Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya
  • Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir,
    Bengawan, dan Progo
  • Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari
  • Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten

Kereta api Bogowonto (Hanacaraka: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦧꦒꦮꦤ꧀ꦠ , Sepur Bagawanta), adalah rangkaian kereta api ekonomi yang melayani relasi Lempuyangan - Jakarta Pasar Senen pergi-pulang. Pertama kali diluncurkan pada Jumat, 3 September 2010[1], KA Bogowonto pada awalnya diberangkatkan malam hari hanya dari Kutoarjo, wilayah Daop 5 Purwokerto[2]. Kereta api ini merupakan KA ekonomi pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara (AC) dan menggunakan rangkaian gerbong buatan PT Inka[1]. Namanya diambil dari nama Sungai Bogowonto yang melintasi wilayah Purworejo, Jawa Tengah.

Untuk kepentingan optimalisasi rangkaian dan pengaturan waktu perjalanan, mulai 1 Maret 2012 KA Bogowonto dijalankan siang hari dan diperpanjang rutenya berangkat dari Stasiun Lempuyangan Yogyakarta[2]. Mulai bulan itu juga, kereta api Bogowonto mengalami kenaikan tarif seperti halnya kereta api Gajah Wong. Tarifnya memang lebih mahal daripada kereta api ekonomi biasa, tetapi okupansi penumpang di KA ini relatif bagus.

Rangkaian kereta ini juga seringkali bertukar dengan rangkaian kereta api Gajah Wong dan Malioboro Ekspres. Sejak 2015, rangkaian Bogowonto yang merupakan buatan tahun 2010 mulai menggunakan livery "kesepakatan", menggantikan livery biru khas ekonomi AC sebelumnya.

Sesuai Gapeka 2015 KA Bogowonto berangkat pada pagi hari pukul 09.00 dari Lempuyangan menuju Jakarta Pasarsenen dan kembali pada malam hari pukul 21.45 dari Jakarta Pasarsenen menuju Lempuyangan.

Interior Kereta api Bogowonto

Rangkaian kereta Bogowonto terdiri atas sebuah lokomotif, 7-8 kereta kelas ekonomi AC plus (K3), sebuah kereta makan dan pembangkit kelas eksekutif atau ekonomi (MP1 atau MP3), serta kereta bagasi.

Pemberhentian[sunting | sunting sumber]

Sepanjang perjalanan, KA Bogowonto berhenti normal di Wates, Jenar, Kutoarjo, Kebumen, Gombong, Kroya, Purwokerto, Notog, Ciledug, Cirebon Prujakan, Haurgeulis, dan Jatinegara pergi-pulang; kecuali keberangkatan dari Pasar Senen tidak singgah di Jatinegara, Ciledug, dan Notog. [3]

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal sesuai Gapeka 2017

KA 151 Bogowonto (Lempuyangan-Pasar Senen)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Lempuyangan - 09.00
Tugu Yogyakarta 09.04 09.07
Wates 09.33 09.35
Jenar 09.55 09.57
Kutoarjo 10.10 10.14
Kebumen 10.39 10.41
Gombong 10.59 11.01
Kroya 11.34 11.37
Purwokerto 12.14 12.25
Ciledug 13.56 13.58
Cirebon Prujakan 14.22 14.32
Haurgeulis 15.35 15.37
Jatinegara 17.17 17.19
Pasar Senen 17.29 -
KA 152 Bogowonto (Pasar Senen-Lempuyangan)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Pasar Senen - 21.45
Cirebon Prujakan 00.37 00.44
Ciledug 01.08 01.10
Purwokerto 02.40 02.49
Kroya 03.18 03.23
Gombong 03.50 03.52
Kebumen 04.12 04.15
Kutoarjo 04.40 04.44
Jenar 04.57 04.59
Wates 05.16 05.18
Tugu Yogyakarta 05.44 05.48
Lempuyangan 05.52 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada tanggal 4 Mei 2014, Kereta api Bogowonto beserta gerbong pembangkit (P 0 08 01) yang ditarik CC206 terguling setelah menabrak truk kontainer di Cirebon, Jawa Barat. Tidak ada korban jiwa, namun masinis dan beberapa penumpang terluka. Kejadian ini menyebabkan jadwal kereta terhambat dan evakuasi berjalan sulit karena bobot CC206 yang berat.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Republika OL: Kereta Api Ramah Lingkungan Diresmikan, berita Senin, 13/9/2010
  2. ^ a b Suara Merdeka OL: KA Bogowonto Dioperasikan Siang Hari, berita tgl 20/02/2012
  3. ^ Jadwal Perjalanan Kereta Api 2015
  4. ^ Majalah KA Edisi Juni 2014: Lagi-lagi CC206 Jungkel

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ALIH Templat:Daftar KA penumpang Indonesia