Kereta api Bogowonto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kereta api Bogowonto
Papan Nama KA Bogowonto khas Daop 6.jpg
KA Bogowonto melintas langsung Stasiun Cikampek.jpg
Kereta api Bogowonto saat akan melintas langsung Stasiun Cikampek
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi3 September 2010
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1.440 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalLempuyangan
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Waktu tempuh reratarata-rata 8-9 jam
Frekuensi perjalananSekali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEksekutif dan ekonomi plus
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi plus)
    kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan peredaran angin (tidak setiap kursi)
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, palu pemecah kaca, rem darurat, pendingin udara
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201, CC203, CC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal141-142
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Kutoarjo-Jakarta
Untuk Kereta api: Mulai 1 Desember 2019
Ke Surabaya
Solo Balapan
Purwosari
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
Yogyakarta
Jembatan Kali Progo
Wates
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Jenar
Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Bekasi Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - Soekarno Hatta Airport Train Line Icon.png
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk5.png Roundeltjk10.png Roundeltjk11.png
Ke Gambir
Pasar Senen Jakarta - KRL Commuter Cikarang Line Icon.png Jakarta - KRL Commuter Loop Line Icon.png Roundeltjk2.png Roundeltjk5.png
Ke Jakarta Kota
Keterangan:

Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Fajar/Senja Utama Solo, KA Mataram dan KA Prameks
  • Purwosari: KA Bengawan, KA Jaka Tingkir dan KA Purwosari
  • Lempuyangan: Bogowonto, Gajahwong dan Progo
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Sidomukti
  • Kutoarjo: KA Sawunggalih dan KA Kutojaya Utara

Kereta api Bogowonto (bahasa Jawa: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦧꦒꦮꦤ꧀ꦠ, translit. Sepur Bagawanta) merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi plus yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi VI Yogyakarta untuk melayani lintas LempuyanganPasar Senen dan sebaliknya. Perjalanan kereta api ini menuju Jakarta dilakukan pada siang hari, sedangkan perjalanan menuju Yogyakarta dilakukan pada malam hari—berkebalikan dengan jadwal perjalanan yang ditawarkan oleh kereta api Gajahwong.

Asal usul nama[sunting | sunting sumber]

Nama "Bogowonto" diambil dari salah satu sungai di Jawa Tengah, Sungai Bogowonto, yang melintasi wilayah Wonosobo, Magelang, dan Purworejo.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Bogowonto beroperasi pertama kali di lintas KutoarjoPasar Senen pada 3 September 2010.[1] Kereta api ini merupakan kereta api dengan rangkaian kereta kelas ekonomi pertama yang dibuat di PT. INKA yang dilengkapi dengan pendingin udara[1].

Setelah dilakukan penyederhanaan rangkaian kereta dan pengaturan waktu perjalanan, waktu keberangkatan kereta api Bogowonto diubah menjadi siang hari serta lintas pelayanannya diperpanjang hingga Stasiun Lempuyangan mulai 1 Maret 2012.[2]

Data teknis[sunting | sunting sumber]

Lintas pelayanan LempuyanganPasar Senen pp.
Lokomotif CC201, CC203, CC206
Susunan rangkaian kereta 2 kereta eksekutif (K1 YK) + 1 kereta makan (M1 YK) + 7 kereta ekonomi plus (K3 YK) + 1 kereta pembangkit (P YK)

Catatan : Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp135.000,00–Rp320.000,00 untuk kelas ekonomi plus dan Rp300.000,00–Rp400.000,00 untuk kelas eksekutif tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut :

  • YogyakartaKutoarjo maupun sebaliknya: Rp25.000,00 (ekonomi plus) dan Rp45.000,00 (eksekutif)
  • YogyakartaPurwokerto maupun sebaliknya: Rp65.000,00 (ekonomi plus) dan Rp110.000,00 (eksekutif)
  • CirebonJakarta maupun sebaliknya: Rp105.000,00 (ekonomi plus) dan Rp165.000,00 (eksekutif)

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Bogowonto per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

KA 141 Bogowonto
(Lempuyangan–Pasar Senen)
KA 142 Bogowonto
(Pasar Senen–Lempuyangan)
Stasiun Tiba Berangkat Stasiun Tiba Berangkat
Lempuyangan - 09.45 Pasar Senen - 21.45
Yogyakarta 09.49 09.54 Cirebon Prujakan 00.44 00.51
Wates 10.21 10.23 Ciledug 01.14 01.16
Jenar 10.42 10.44 Purwokerto 02.47 03.01
Kutoarjo 10.57 11.00 Kroya 03.31 03.34
Karanganyar 11.36 11.42 Gombong 03.59 04.08
Gombong 11.50 11.56 Kebumen 04.28 04.32
Kroya 12.21 12.31 Kutoarjo 04.56 04.59
Purwokerto 12.57 13.15 Jenar 05.12 05.14
Ciledug 14.46 14.48 Wates 05.31 05.33
Cirebon Prujakan 15.14 15.22 Yogyakarta 06.00 06.03
Haurgeulis 16.25 16.27 Lempuyangan 06.07 -
Jatinegara 18.12 18.14
Pasar Senen 18.24 -

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada 4 Mei 2014, kereta api Bogowonto beserta kereta pembangkitnya ("P 0 08 01") yang ditarik dengan lokomotif CC206 13 69 YK terguling setelah menabrak truk kontainer di Cirebon, Jawa Barat. Tidak ada korban jiwa, namun masinis dan beberapa penumpang terluka. Kejadian ini menyebabkan jadwal kereta terhambat serta evakuasi berjalan sulit karena beban CC206 yang berat.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Republika OL: Kereta Api Ramah Lingkungan Diresmikan, berita Senin, 13/9/2010
  2. ^ Suara Merdeka OL: KA Bogowonto Dioperasikan Siang Hari, berita tgl 20/02/2012
  3. ^ Majalah KA Edisi Juni 2014: Lagi-lagi CC206 Jungkel

Pranala luar[sunting | sunting sumber]