Kereta api Bogowonto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kereta api Bogowonto
Papan Nama Kereta api Bogowonto.png
Bogowonto BKS.jpg
Kereta api Bogowonto sedang berhenti di Stasiun Bekasi
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Mulai beroperasi3 September 2010
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang1000 penumpang per hari (rata-rata)
Lintas pelayanan
Stasiun awalLempuyangan
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh513 km
Waktu tempuh rerata8 jam 25 menit
Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan
KelasEkonomi
Pengaturan tempat duduk106 tempat duduk disusun 3-2 (kelas ekonomi)
kursi saling berhadapan dan tidak bisa direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan peredaran angin (tidak setiap kursi)
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, palu pemecah kaca, rem darurat, pendingin udara
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional65.5 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal137-138
Peta rute
Lintas KA Solo-Yogyakarta-Kutoarjo-Jakarta
Untuk Kereta api: Mulai 1 Oktober 2021
Ke Surabaya
Solo Balapan
Y AS  K2S   K4S   K6S   S1  Terminal Tirtonadi
Ke Wonogiri
Purwosari
BK  K2S 
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Lempuyangan
 4B   10 
Yogyakarta
Y P YA  1A   1B   2A   3A   3B   8   10   K2J 
Jembatan Kali Progo
Wates
ke YIA Bandara Internasional Yogyakarta
DI Yogyakarta
Jawa Tengah
Jembatan Kali Bogowonto
Kutoarjo
P  P1  Terminal Kutoarjo
Kebumen
Karanganyar
Gombong
Terowongan Ijo
Sumpiuh
Kroya
Ke Cilacap, Bandung
Terowongan Kebasen
Jembatan Kali Serayu
Terowongan Notog
Purwokerto
 K1BM   K3BM   B1  Terminal Pasar Pon
Jembatan Sakalimolas
Bumiayu
Ke Tegal
Ketanggungan
Jawa Tengah
Jawa Barat
Ciledug
Ke Semarang
Cirebon Prujakan
Cirebon
Jatibarang
Haurgeulis
Ke Bandung
Cikampek
Cikarang
Bekasi
C  TP1   TP2   TP3 
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jatinegara
Ke Gambir
Pasar Senen
Jakarta Kota
Keterangan:

1. Stasiun terminus kereta api Stasiun terminus kereta api

  • Solo Balapan: KA Fajar/Senja Utama Solo, KA Mataram
  • Purwosari: KA Bengawan, KA Jaka Tingkir dan KA Purwosari
  • Lempuyangan: Bogowonto, Gajahwong dan Progo
  • Yogyakarta: KA Fajar/Senja Utama Yogya
  • Kutoarjo: KA Sawunggalih dan KA Kutojaya Utara

2. Stasiun pemberhentian

  • Sebagian besar KA arah Jakarta berhenti di Bekasi, kecuali KA Fajar Utama Yogya dan Bogowonto
  • KA Fajar/Senja Utama Yogya dan Senja Utama Solo berhenti di Cirebon, sedangkan lainnya berhenti di Cirebon Prujakan
  • Hanya KA Jaka Tingkir arah Lempuyangan saja yang berhenti di Cikampek
  • Hanya KA Bogowonto arah Lempuyangan, Gajahwong arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Haurgeulis
  • Hanya KA Bengawan arah Purwosari, Jaka Tingkir arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya yang berhenti di Jatibarang
  • Hanya KA Bengawan arah Jakarta, Bogowonto, dan Gajahwong yang berhenti di Ciledug
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya arah Jakarta dan Gajahwong arah Lempuyangan saja yang berhenti di Ketanggungan
  • Hanya KA Fajar Utama Yogya, KA Jaka Tingkir, dan KA Gajahwong yang berhenti di Bumiayu
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kroya, kecuali KA Senja Utama Solo arah Solo, Jaka Tingkir arah Lempuyangan,
    Bengawan arah Purwosari, Progo arah Lempuyangan, dan Fajar Utama Yogya arah Jakarta
  • Hanya sebagian kecil KA arah Jakarta saja yang berhenti di Sumpiuh (KA Bengawan dan Mataram)
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Gombong, kecuali KA Senja Utama Yogya arah Yogyakarta,
    Jaka Tingkir arah Lempuyangan, Fajar Utama Yogya, dan Mataram
  • Hanya KA Gajah Wong arah Jakarta dan Fajar Utama Yogya arah Yogyakarta saja yang berhenti di Karanganyar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Kebumen, kecuali KA Senja Utama Solo arah Jakarta, Jaka Tingkir arah Jakarta,
    Progo arah Jakarta, dan Fajar Utama Yogya
  • Hanya KA Bogowonto saja yang berhenti di Jenar
  • Hampir semua KA di atas berhenti di Yogyakarta, kecuali KA Mataram arah Lempuyangan, Jaka Tingkir,
    Bengawan, dan Progo
  • Hanya KA Senja Utama Solo saja yang melintas langsung di Wates, Lempuyangan, dan Purwosari
  • Hanya KA Senja Utama Solo dan Bengawan yang berhenti di Klaten
  • Hanya KA Bengawan yang berhenti di Cikarang

3. Keterangan

  • Nama kereta api dicoret menandakan berhenti operasi sementara waktu akibat pandemi COVID-19.

Kereta api Bogowonto merupakan layanan kereta api penumpang kelas ekonomi yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia untuk melayani rute lintas LempuyanganPasar Senen dan sebaliknya.

Perjalanan kereta api ini menuju Jakarta (Pasar Senen) dilakukan pada pagi hari, sedangkan perjalanan menuju Yogyakarta (Lempuyangan) dilakukan pada malam hari—berkebalikan dengan jadwal perjalanan yang ditawarkan oleh kereta api Gajahwong. Nama Bogowonto berasal dari sungai yang mengalir melalui kecamatan di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dan bermuara di Samudra Hindia.

Tarif[sunting | sunting sumber]

Tarif kereta api ini berkisar antara Rp135.000,00–Rp320.000,00 untuk kelas ekonomi plus dan Rp300.000,00–Rp400.000,00 untuk kelas eksekutif tergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut :

  • YogyakartaKutoarjo maupun sebaliknya: Rp25.000,00 (ekonomi plus) dan Rp45.000,00 (eksekutif)
  • YogyakartaPurwokerto maupun sebaliknya: Rp65.000,00 (ekonomi plus) dan Rp110.000,00 (eksekutif)
  • CirebonJakarta maupun sebaliknya: Rp105.000,00 (ekonomi plus) dan Rp165.000,00 (eksekutif)

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Kereta api Bogowonto beroperasi pertama kali di lintas KutoarjoPasar Senen pada 3 September 2010.[1] Kereta api ini merupakan kereta api dengan rangkaian kereta kelas ekonomi pertama yang dibuat di PT. INKA yang dilengkapi dengan pendingin udara.[1]

Setelah dilakukan penyederhanaan rangkaian kereta dan pengaturan waktu perjalanan, waktu keberangkatan kereta api Bogowonto diubah menjadi siang hari serta lintas pelayanannya diperpanjang hingga Stasiun Lempuyangan mulai 1 Maret 2012.[2]

Data Teknis[sunting | sunting sumber]

  • Rangkaian Asli
Nomor urut Lokomotif CC201, CC203 1 2 3 4 5 6 Kereta makan-pembangkit (MP3) 1 2 3
Keterangan Kereta penumpang kelas ekonomi plus (K3) Kereta penumpang kelas eksekutif (K1)
Depo Yogyakarta (YK)
Cipinang (CPN)
Yogyakarta (YK)
Catatan :
  • Rangkaian ini saling bertukar tempat di kereta eksekutif maupun kereta ekonomi plus pada Kereta api Gajahwong.
  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Kereta ini jarang menggunakan Kereta makan (M1) dan Kereta pembangkit (P)
  • Rangkaian Sementara
Nomor urut Lokomotif CC201, CC203 1 2 3 4 Kereta makan-pembangkit (KMP3) 5 6 7
Keterangan Kereta penumpang kelas ekonomi (K3) Kereta penumpang kelas ekonomi (K3)
Depo Yogyakarta (YK)
Cipinang (CPN)
Bandung (BD) Yogyakarta (YK)
Catatan :
  • Susunan rangkaian kereta dapat berubah sewaktu-waktu.

Insiden[sunting | sunting sumber]

Pada 4 Mei 2014, kereta api Bogowonto tujuan Stasiun Lempuyangan beserta kereta pembangkitnya ("P 0 08 01") yang ditarik dengan lokomotif CC206 13 69 YK terguling setelah menabrak truk kontainer di Cirebon, Jawa Barat. Tidak ada korban jiwa, namun masinis dan beberapa penumpang terluka. Kejadian ini menyebabkan jadwal kereta terhambat serta evakuasi berjalan sulit karena beban CC206 yang berat.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Republika OL: Kereta Api Ramah Lingkungan Diresmikan, berita Senin, 13/9/2010
  2. ^ Suara Merdeka OL: KA Bogowonto Dioperasikan Siang Hari Diarsipkan 2014-03-30 di Wayback Machine., berita tgl 20/02/2012
  3. ^ Majalah KA Edisi Juni 2014: Lagi-lagi CC206 Jungkel

Pranala luar[sunting | sunting sumber]