Persiba Bantul

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Persiba Bantul
Logo persiba
Nama lengkap Persatuan Sepak Bola Indonesia Bantul
Julukan Laskar Sultan Agung
Didirikan 1967
Stadion Stadion Sultan Agung,
Bantul, Indonesia
(Kapasitas: 35,000)
Ketua Umum Drs. H.M. Idham Samawi
Sekretaris Paryanto
Bendahara Rofiq Ismanto
Manajer Endro Sulastomo
Pelatih Purwanto Suwondo
Asisten Pelatih Sambudiana
Liga Indonesia Soccer Championship B
2014 ke-11, Wilayah Timur
Kostum kandang
Kostum tandang
Soccerball current event.svg Musim ini

Persatuan Sepak bola Indonesia Bantul (biasa disingkat Persiba) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berasal dari Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tim yang bermarkas di Stadion Sultan Agung ini memiliki 3 kelompok suporter bernama Paserbumi (Pasukan Suporter Bantul Militan), Curva Nord Famiglia (CNF X 1967), Republik Ultras Fundamental (Ultras 3).

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Persiba Bantul berdiri pada tanggal 21 September 1967, dengan tujuan pokok sesuai dengan AD/ART adalah proses kelanjutan gerakan sepak bola nasional yang diawali dengan berdirinya PSSI 19 April 1930 di Yogyakarta. Sepak bola merupakan olahraga yang sangat dikenal, digemari dan telah merakyat di Indonesia, yang berupakan sarana untuk menunjang pembangunan Bangsa Indonesia khususnya dalam meningkatkan sumber daya manusia yang memiliki jasmani yang sehat dan kuat dalam rangka membawa nama baik nama bangsa Indonesia dalam percaturan bidang olaharaga nasional.

Tahun 2004 merupakan tonggak sejarah sepak bola di Kabupaten Bantul, setelah menunggu selama 37 tahun akhir dapat juga masuk ke Divisi Satu Liga Indonesia. Sosok Drs. H.M. Idham Samawi berperan besar dalam keberhasilan ini.

Tahun 2005 Persiba mendapat kepercayaan dari PSSI untuk melanjutkan pembinaan pemain masa depan Indonesia, Tim Nas U-20 dititipkan di Bantul untuk dibina dan diikutsertakan dalam Kompetisi PSSI Liga Indonesia Tahun 2005, padahal ada beberapa klub yang telah meminangnya.

Tahun 2006 yang lalu kembali Persiba berlaga di tingkat Divisi Satu Liga Indonesia dengan materi dan persiapan yang lebih matang. Namun di tengah mengikuti kompetisi, pada tanggal 27 Mei 2006 Yogyakarta diguncang bencana alam gempa tektonik sehingga dengan dengan terpaksa Persiba mengundurkan diri. Begitupun dengan roda kompetisi Pengcab PSSI Kabupaten Bantul dengan terpaksa juga dihentikan.

Promosi ke Divisi Utama[sunting | sunting sumber]

Tahun 2007, Persiba mempersiapkan diri untuk kembali berlaga di Kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia. Sejumlah pemain telah direkrut dengan target Promosi. Akhirnya, dengan dukungan rakyat Bantul Persiba Bantul mampu lolos ke Divisi Utama.

Promosi ke Liga Prima Indonesia[sunting | sunting sumber]

Setelah mencapai final Divisi Utama Liga Indonesia 2010-2011 dan mengalahkan Persiraja dengan skor 1-0,Persiba lolos ke Liga Super Indonesia bersama Persiraja dan Mitra Kutai Kartanegara. sementara peringkat 4 divisi utama yaitu Persidafon Dafonsoro play off melawan peringkat terakhir ISL yaitu Bontang FC.Persidafon Dafonsoro menang dengan skortipis 3-2.

Awal 2011, Liga Super Indonesia (LSI) dirombak total oleh PSSI akibat liga ini tidak profesional sesuai standar AFC. Tahun 2008, LSI telah diberi kesempatan oleh AFC selama 3 tahun untuk menjadi Liga Profesional namun hal ini tidak berjalan dengan baik sehingga AFC perlu memberi deadline kepada PSSI untuk membuat Liga profesional yang baru. Jika tidak, dipastikan Indonesia akan dibanned dikompetisi ASIA selama minimal 3 tahun. Dan kemudian, lahirlah liga profesional pertama di Indonesia yang bernama Indonesian Premier League atau Liga Prima Indonesia.

Sebagai tim promosi yang berhak naik kasta ke kompetisi tertinggi, akhirnya Persiba Bantul dapat dan lolos seleksi dari AFC untuk berkompetisi di Indonesian Premier League.

Akuisisi Bandung FC[sunting | sunting sumber]

Tepat tanggal 17 Agustus 2011, Persiba Bantul menandatangani MoU atau Nota kesepahaman dengan Bandung FC di Mess Persiba Bantul. Alasan aspek legal dan finansial yang harus dipenuhi sebelum tanggal 22 Agustus 2011, menjadi faktor utama akuisisi. [1]

Promosi ISL 2014[sunting | sunting sumber]

Di penghujung IPL musim 2013 Persiba Bantul didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Play Off peserta ISL 2014 dan alhasil menjadi Peserta ke 22 di ISL 2014. Namun perjalanan di ISL kurang mulus dan hanya finish sebagai juru Kunci Grub timur dan terpaksa terdegradasi kembali Ke Divisi Utama Liga Indonesia pada tahun 2015

Stadion[sunting | sunting sumber]

Stadion Sultan Agung, merupakan kebanggaan warga kabupaten Bantul pada umumnya dan khususnya penggemar olahraga sepak bola. Stadion megah ini dilengkapi dengan sistem dehinrase modern dan rumput standar eropa yang dilengkapi dengan 4 tiang lampu 1200 lux yang terpasang di sudut lapangan sebagai alat penerangan pertandingan di malam hari. Stadion ini memiliki kapasitas hingga 35.000 penonton.

Rekor musim ke musim[sunting | sunting sumber]

Musim Liga Piala IIC Asia Topskor tim
Komp. Main M S K GM GK Poin Pos Nama Gol
2016 ISC B (5) Tidak ikut Tidak ikut
Juara Peringkat kedua Promosi Degradasi

Skuat[sunting | sunting sumber]

Berikut skuat yang diturunkan untuk ajang Indonesia Soccer Championship B.[2]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
1 Bendera Indonesia GK Kuswanto
2 Bendera Indonesia MF Bagus Ramadhani
3 Bendera Indonesia DF Syaiful Lewenusa
5 Bendera Indonesia DF Susatria Nova Pradana
6 Bendera Indonesia DF Nico Chandra Sinurat
7 Bendera Indonesia MF Afdal Orlando
8 Bendera Indonesia MF Johan Manaji
10 Bendera Indonesia MF Saddam Sudarma Hendra
11 Bendera Indonesia FW Afriza Hendra Kusuma
13 Bendera Indonesia MF Bagus Tri Atmojo
14 Bendera Indonesia MF Erdin Pratama
No. Pos. Pemain
15 Bendera Indonesia MF Esa Erviyanto
16 Bendera Indonesia DF Romi Herjanto
17 Bendera Indonesia FW Dharmawan Effendy
18 Bendera Indonesia MF Wahyudi
19 Bendera Indonesia DF Slamet Widodo (kapten)
20 Bendera Indonesia GK Phutut Jati Purnomo
22 Bendera Indonesia MF Sarjono
23 Bendera Indonesia MF Jeni Gilang Sapto Aji
24 Bendera Indonesia DF Muhammad Arif Kurniawan
28 Bendera Indonesia MF Munib Ghulam Mahsun
30 Bendera Indonesia GK Ari Kuswanto

Susunan Perangkat Tim Persiba Bantul[sunting | sunting sumber]

Jabatan Nama
Pelatih Kepala Bendera Indonesia Purwanto Suwondo
Asisten Pelatih Bendera Indonesia Sambudiana
Pelatih Kiper Bendera Indonesia Erry Abdullah
Pelatih Fisik Bendera Indonesia Purwo Wasono
Dokter Tim Bendera Indonesia dr. Agus Tri Widiyantara
Masseur Bendera Indonesia Suroso
Bendera Indonesia Suwarsono

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Liga Indonesia[sunting | sunting sumber]

Piala[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Budiana, Oris Riswan. 2011. Bandung FC Tinggalkan Jawa Barat. Diakses pada: 7 September 2011.
  2. ^ Pemain Persiba

Pranala luar[sunting | sunting sumber]