Persiraja Banda Aceh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Persiraja Banda Aceh
Logo Persiraja
Nama lengkap Persatuan Sepak bola Indonesia Kutaraja
Julukan Harimau Banda
Laskar Rencong
Didirikan 28 Juli 1957
Stadion Stadion H. Dimurthala Lampineung
Banda Aceh
(Kapasitas: 15.000)
CEO Bendera Indonesia Tidak diketahui
Ketua Umum Bendera Indonesia Tidak diketahui
Pelatih kepala Bendera Indonesia Akhyar Ilyas
Liga ISC B
2016 -
Kostum kandang
Kostum tandang

Persatuan Sepak bola Indonesia Kutaraja Banda Aceh, atau sering disingkat Persiraja Banda Aceh adalah sebuah klub sepak bola Indonesia asal Kota Banda Aceh, ibukota Provinsi Aceh. Kutaraja merupakan nama lama Kota Banda Aceh. Klub ini didirikan pada tanggal 28 Juli 1957.

Pada musim 2010/2011 Persiraja bermain di Divisi Utama Liga Indonesia sukses Promosi Ke Level Tertinggi Sepak Bola Indonesia. Karena Terjadinya Dualisme Kompetisi di Indonesia, Persiraja Banda Aceh Memutuskan Mengikuti Kompetisi Resmi dari PSSI yaitu Indonesian Premier League pada Musim 2011/2012.

Persiraja terkenal dengan permainan taktis dan PEPEPAnya, terutama saat bermain di kandangnya yang terkenal angker bagi tim-tim lawan yang bermain di Banda Aceh.

Salah satu yang membuat Persiraja sulit dikalahkan di kandangnya sendiri, adalah dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh para penonton dan suporter mereka, yang dikenal dengan 'Skuller' (julukan untuk anggota organisasi S.K.U.L.L alias Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju). 'Skuller' juga terkenal sebagai suporter yang sangat sportif.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Persiraja Banda Aceh didirikan pada tanggal 28 Juli 1957 dan telah mengikuti berbagai kompetisi sepakbola tanah air. Prestasi terbaik yang dicapai Persiraja yakni tampil sebagai juara perserikatan pada tahun 1980. Di babak final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Persiraja sukses mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 3-1. Kala itu, 2 gol Persiraja berhasil disarangkan oleh Bustamam dan 1 gol lainnya dicetak oleh Rustam Syafari.

Pada musim 2008/2009 Persiraja bermain di Divisi Utama Liga Indonesia. Persiraja terkenal dengan permainan taktis dan kerasnya, terutama saat bermain di kandangnya yang terkenal angker bagi tim-tim lawan yang bermain di Banda Aceh.

Salah satu yang membuat Persiraja sulit dikalahkan di kandangnya sendiri adalah dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh para penonton dan suporter mereka yang dikenal dengan SKULL (Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju).

Persiraja berhasil mengangkat marwah persepakbolaan Aceh yang sebelumnya tenggelam akibat Konflik Aceh dengan menjadi juara 2 Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011 setelah kalah tipis dengan skor 1-0 di partai final oleh tim asal Yogyakarta, Persiba Bantul. Dengan lolosnya Persiraja sebagai runner-up, maka untuk musim 2011/2012 Persiraja bermain di kasta tertinggi kompetisi sepakbola Indonesia yang lebih dikenal Indonesia Super League (ISL).

Namun pada pertengahan tahun 2011, terjadi kisruh di tubuh PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dikarenakan kepengurusan yang saat itu dipegang oleh rezim Nurdin Halid dianggap gagal memajukan prestasi sepakbola Indonesia. Lalu PSSI akhirnya membentuk kepengurusan yang baru dan diketuai oleh Djohar Arifin Husin. Nama kompetisi pun berubah, yang dulunya ISL kemudian diganti nama dengan IPL (Indonesian Premier League).

Dengan terbentuknya kepengurusan PSSI yang baru serta mewajibkan tim-tim sepakbola agar tidak menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) di era industri sepakbola modern, maka pada bulan Agustus tahun 2011 Persiraja melakukan kerjasama merger bersama Aceh United yang merupakan tim peserta Liga Primer Indonesia (LPI) asal Aceh dan berada di bawah naungan PT Aceh Sportinda Mandiri untuk mengarungi kompetisi Indonesian Premier League musim 2011/2012.

Persiraja Banda Aceh bermarkas di Stadion Harapan Bangsa yang beralamat di Jalan Sultan Malikul Saleh No.97 Lhoong Raya - Banda Aceh. Tim ini memiliki julukan Laskar Rencong dengan motto Lantak Laju (Hajar Terus). Persebakbolaan di Banda Aceh menjadi hidup dengan kehadiran Persiraja Banda Aceh dan didukung oleh para tifosi penggemar sepakbola aceh yang terus bertambah.

Tanah rencong memiliki potensi besar karena tersedia bakat-bakat pemain muda dan suporter sepakbola yang aktif. Klub kebanggaan masyarakat aceh ini akan menampung bakat-bakat pemain muda lokal untuk berprestasi, dan menyuguhkan tontonan menghibur kepada para penonton juga suporter.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Era Perserikatan[sunting | sunting sumber]

Era Liga Indonesia[sunting | sunting sumber]

Sejak 1994/95 sampai dengan 2007 Divisi Utama adalah Kasta Tertinggi Sepakbola Indonesia, sebelum pada musim 2008 ISL menjadi kasta tertinggi dan menjadikan Divisi Utama sebagai kasta kedua.

Kasta Tertinggi[sunting | sunting sumber]

Divisi Utama[sunting | sunting sumber]

  • 1994/95 - Peringkat 6 Wilayah Barat
  • 1995/96 - Peringkat 7 Wilayah Barat
  • 1996/97 - Peringkat 3 Wilayah Barat (Peringkat sementara, Liga Suspend)
  • 1997/98 - Liga ditiadakan
  • 1998/99 - Peringkat 6 Grup 1 Wilayah Barat (Jurukunci) (Lolos Playoff)
  • 1999/00 - Peringkat 7 Wilayah Barat
  • 2001 - Peringkat 12 Wilayah Barat (Degradasi DIvisi Satu)
  • 2007 - Peringkat 17 Wilayah Barat (Tidak Lolos Seleksi ISL)

Liga Prima Indonesia[sunting | sunting sumber]

  • 2011/12 - Degradasi Ke Kasta Kedua (Divisi Utama)

Kasta Kedua[sunting | sunting sumber]

Divisi Satu[sunting | sunting sumber]

  • 2002 - Peringkat 3 Grup (Masuk 8 Besar)
  • 2003 - Peringkat 5 Putaran FInal 8 Besar
  • 2004 - Peringkat 8 Wilayah Barat
  • 2005 - Jurukunci (Namun tidak degradasu dispensasi Tsunami Aceh 2004)
  • 2006 - Runnerup (Promosi Divisi Utama)

Divisi Utama[sunting | sunting sumber]

  • 2008/09 - Peringkat 6 Wilayah Barat
  • 2009/10 - Peringkat 7 Grup 1
  • 2010/11 - Peringkat 1 Grup 1 (Runnerup, Promosi ke Kasta Tertinggi)
  • 2012/13 - 8 Besar
  • 2014 - 8 Besar
  • 2015 - Tidak ada kompetisi
  • 2016 - Tidak ada kompetisi

Stadion Harapan Bangsa[sunting | sunting sumber]

Didirikan pada tahun 1998 Stadion Harapan Bangsa terletak di Lhoong Raya, Banda Aceh, Aceh, yang juga merupakan markas klub sepak bola Persiraja Banda Aceh mulai tahun 2011/2012. Stadion ini direnovasi setelah bencana Gempa bumi Samudra Hindia 2004. Stadion Harapan Bangsa memiliki kapasitas 40.000 tempat duduk. Stadion kebanggaan Tanah Rencong ini sempat menjadi salah satu stadion termegah di Indonesia pada rentang tahun 1998-2000 namun akibat kurangnya perawatan di stadion ini dan terjadinya gempa tsunami membuat julukan itu menjadi kenangan.

Daftar Pemain[sunting | sunting sumber]

Berikut daftar skuat yang dirilis untuk kompetisi ISC B 2016. Ada 25 pemain yang masuk dalam daftar:
(Per 29 April 2016)

No. Posisi Pemain Negara
Kiper
1 Kiper Aulia Rahmad      Indonesia
- Kiper Miswar Syahputra      Indonesia
- Kiper Putra Kurniawan      Indonesia
Bek
- Bek Kurniawan      Indonesia
- Bek Ahmad Yani      Indonesia
- Bek Andry Mulyadi      Indonesia
- Bek T Helza      Indonesia
- Bek Ikhwani      Indonesia
- Bek Fani Aulia      Indonesia
- Bek Safrizani      Indonesia
Gelandang
- Gelandang Agus Suhendra (Captain)     Indonesia
- Gelandang Risky Yusuf      Indonesia
- Gelandang Munandar      Indonesia
- Gelandang Faumi Syareza      Indonesia
- Gelandang Fery Sandria      Indonesia
- Gelandang Ade Fernanda      Indonesia
- Gelandang Vivi Asrizal      Indonesia
- Gelandang Zoelfadli (Vice-Captain)     Indonesia
- Gelandang Lutfi Fauzi      Indonesia
- Gelandang Muchlis Nakata      Indonesia
Penyerang
- Penyerang Septi Hariansyah      Indonesia
- Penyerang Angga Parnanada      Indonesia
- Penyerang Fadhil Ibrahim      Indonesia
- Penyerang Fahrizal Dillah      Indonesia
- Penyerang Aulia Hidayat      Indonesia

Jadwal & Hasil Pertandingan[sunting | sunting sumber]

Musim 2016 Indonesia melalui Kemenpora membuat kompetisi Indonesia Soccer Championship B yang pesertanya adalah klub klub divisi utama. Persiraja Banda Aceh ikut serta dalam kompetisi ini, laga pertama Persiraja akan berhadapan dengan PSMS Medan pada tanggal 1 Mei 2016 di Stadion H Di Murthala Banda Aceh.

  • Minggu, 1 Mei 2016 - Persiraja Banda Aceh vs PSMS Medan

Pemain Legendaris Persiraja[sunting | sunting sumber]

Pranala Luar[sunting | sunting sumber]