Liga 1 (Indonesia)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Liga 1
BRI Liga 1.png
Badan yang mengaturPT. Liga Indonesia Baru
Negara Indonesia
KonfederasiAFC
Dibentuk2008, sebagai Liga Super Indonesia (LSI)
2011, sebagai Liga Prima Indonesia (IPL)
2016, "sebagai Indonesia Soccer Champhionship A (ISC A)"
2017, sebagai Liga 1
Musim perdana2008-2009
Jumlah tim18
Tingkat pada piramida1
Degradasi keLiga 2
Piala internasional
Juara bertahanBali United FC (gelar ke-1)
Klub tersuksesPersipura Jayapura (5 gelar)
Pencetak gol terbanyakCristian Gonzáles
(276 gol)[1]
Stasiun televisi
penyiar
Situs webligaindonesiabaru.com
2021-2022

Liga 1 adalah liga sepak bola profesional level tertinggi dalam Sistem liga sepak bola di Indonesia. 18 klub bersaing untuk menjadi juara dengan sistem kompetisi promosi dan degradasi.

PT. Liga Indonesia Baru adalah operator resmi Liga 1 dengan masing-masing 18 klub peserta sebagai pemegang saham utamanya. Liga berlangsung dalam satu tahun (kalender) penuh sejak Maret sampai dengan November. Total 34 pertandingan untuk setiap peserta liga yang dimainkan secara kandang dan tandang (home and away).

Namun, khusus Kompetisi Liga 1 Musim 2021-2022 mengingat kompetisi berjalan masih di tengah pandemi Covid-19, ada beberapa terobosan yang harus dilakukan supaya kompetisi tersebut berjalan dengan aman. Sistem kompetisi tersebut menggunakan sistem gelembung, atau bubble to bubble menjadi pilihan yaitu dimana setiap kontestan liga 1 berkumpul terpusat di pulau jawa dan semua tim liga 1 tidak ada yang bermain di kandangnya sendiri, sistem kompetisi yang baru tersebut agar nantinya tidak menjadi klaster baru penyebaran virus Covid-19.

Kompetisi Liga 1 ini dibentuk pertama kali oleh PSSI pada tahun 2008 dengan nama Liga Super Indonesia. Dibentuk sebagai perwujudan kompetisi profesional sepak bola pertama di Indonesia yang sebelumnya hanya berkompetisi secara amatir dengan masih mengandalkan APBD sebagai modal berkompetisi menjadi kompetisi sepak bola yang berbasis industri dan profesional.[butuh rujukan]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asal[sunting | sunting sumber]

Ide dari pelaksanaan sistem liga ini telah dikemukakan sejak tahun 2007 sebagai upaya mewujudkan profesionalisme dalam persepak-bolaan nasional. Alasan lainnya adalah karena format Liga Indonesia pada tahun 2007 yang kurang adil, berlangsung secara sistem setengah kompetisi. Sistem ini menyebabkan tingginya tingkat ketegangan pertandingan dan sangat berpotensi memicu kerusuhan. Alasan terakhir adalah karena terlalu banyak tim peserta (36 tim).

Pembentukan[sunting | sunting sumber]

Liga Super Indonesia pertama kali diselenggarakan pada tahun 2008. Kompetisi ini dilaksanakan untuk mengikuti persyaratan FIFA yang menyatakan bahwa liga teratas dari suatu negara harus diikuti oleh paling sedikit 18 klub dan setiap klub diharapkan merupakan klub profesional tanpa dibantu dana subsidi Pemerintah APBD.

Tahun 2017, kompetisi sepak bola profesional tertinggi di Indonesia ini berganti nama menjadi Liga 1 di bawah kepemimpinan ketua PSSI yang baru, Edy Rahmayadi.

Sejak tahun 2018, perusahaan Traveloka tidak lagi menjadi sponsor Liga 1, tepatnya sehari sebelum kick off di mulai. Namun sebagai gantinya, Bukalapak akhirnya menjadi sponsor Liga 1 bersama GO-JEK menggantikan Traveloka.

Sejak tahun 2019, GO-JEK tidak lagi menjadi sponsor Liga 1. Sebagai gantinya, Shopee menjadi sponsor menggantikan GO-JEK.[2]

Sejak tahun 2021, Shopee tidak lagi menjadi sponsor Liga 1. Sebagai gantinya, BRI menjadi sponsor menggantikan Shopee.

Format kompetisi[sunting | sunting sumber]

Format kompetisi menggunakan format satu wilayah dimana sebelumnya (terakhir 2007) menggunakan format dua wilayah. Pemenang akan ditentukan dari jumlah poin paling banyak selama 34 pertandingan. Gelar juara ditentukan oleh tim dengan poin tertinggi selama satu musim kompetisi, jika poin sama maka juara akan ditentukan dengan selisih gol. Juara akan mewakili Indonesia di play-off Liga Champions Asia. Sedangkan peringkat ke-2 dan ke-3 (jika peringkat ke-1 lolos play-off Liga Champions Asia) akan mewakili Indonesia di Piala AFC. Tiga tim penghuni terbawah klasemen akan langsung terdegradasi dan digantikan oleh tiga tim terbaik dari Liga 2 yang promosi.

Klub[sunting | sunting sumber]

Daftar klub Liga 1 musim 2021[sunting | sunting sumber]

  1. Arema FC
  2. Bali United FC
  3. Barito Putera
  4. Persebaya Surabaya
  5. Persela Lamongan
  6. Persib Bandung
  7. Persija Jakarta
  8. Persik Kediri
  9. Persipura Jayapura
  10. Persita Tangerang
  11. PSIS Semarang
  12. PSM Makassar
  13. PSS Sleman
  14. Persiraja Banda Aceh
  15. Persikabo 1973
  16. Borneo FC
  17. Bhayangkara FC
  18. Madura United

Riwayat Kompetisi[sunting | sunting sumber]

Juara dari Musim ke Musim[sunting | sunting sumber]

Musim Juara Runner-up
2008–09 Persipura Persiwa
2009–10 Arema Indonesia Persipura
2010–11 Persipura Arema Indonesia
IPL 2011-12 Semen Padang Persebaya Surabaya
LSI 11–12*** Sriwijaya Persipura
IPL 2013 Pro Duta Persepar
LSI 2013 Persipura Arema Cronus
2014 Persib Persipura
2015 Kompetisi dihentikan (dibekukan pemerintah/FIFA)
ISC A 2016*** Persipura Arema Cronus
2017 Bhayangkara Bali United
2018 Persija PSM
2019 Bali United Persebaya
2020 Kompetisi dihentikan (pandemi COVID-19)
2021

Catatan: LPI 2011, LSI 2011-2012 & ISC A 2016 bukan kompetisi resmi yang berafiliasi dengan PSSI, AFC & FIFA.

Klub Tersukses[sunting | sunting sumber]

Klub Juara Runner-Up Musim Juara Musim Runner-up
Persipura Jayapura 5 3 2005

2008-2009
2010-2011
LSI 2013
ISC A 2016***

2009-2010
LSI 2011-2012***
2014
Arema Indonesia 1 1 2009-2010 2010-2011
Persebaya Surabaya 1 2 LPI 2011*** IPL 2011-2012
2019
Bali United FC 1 1 2019 2017
Bhayangkara FC 1 0 2017
Pro Duta FC 1 0 IPL 2013
Sriwijaya FC 1 0 LSI 2011-2012***
Semen Padang FC 1 0 IPL 2011-2012
Persib Bandung 1 0 2014
Persija Jakarta 1 0 2018
Arema Cronus 0 2 LSI 2013
ISC A 2016***
Persema Malang 0 1 LPI 2011***
Persiwa Wamena 0 1 2008-2009
Persepar Palangkaraya 0 1 IPL 2013
PSM Makassar 0 1 2018

Catatan: LPI 2011, LSI 2011-2012 & ISC A 2016 bukan kompetisi resmi yang berafiliasi dengan PSSI, AFC & FIFA.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pemain Terbaik[sunting | sunting sumber]

Boaz Solossa adalah pemain yang paling banyak mendapatkan penghargaan pemain terbaik terbanyak, sebanyak 3 kali sejak ISL pertama kali di gelar pada musim 2008.

Musim Pemain Terbaik Klub
2008-2009 Bendera Indonesia Boaz Solossa Persipura Jayapura
2009-2010 Bendera Indonesia Kurnia Meiga Hermansyah Arema Indonesia
2010-2011 Bendera Indonesia Boaz Solossa Persipura Jayapura
IPL 2011-2012 Bendera Indonesia Ferdinand Sinaga Semen Padang FC
LSI 2011-2012*** Bendera Saint Kitts dan Nevis Keith Kayamba Gumbs Sriwijaya FC
LSI 2013 Bendera Indonesia Boaz Solossa Persipura Jayapura
2014 Bendera Indonesia Ferdinand Sinaga Persib Bandung
ISC A 2016*** Bendera Brasil Alberto Gonçalves Da Costa Sriwijaya FC
2017 Bendera Portugal Paulo Sérgio Moreira Gonçalves Bhayangkara FC
2018 Bendera Nepal Rohit Chand Persija Jakarta
2019 Bendera Brasil Renan Silva Borneo FC

Catatan: LSI 2011-2012 & ISC A 2016 bukan kompetisi resmi yang berafiliasi dengan PSSI, AFC & FIFA.

Pencetak Gol Terbanyak[sunting | sunting sumber]

Tahun Pemain Klub Gol
2008-2009 Bendera Indonesia Boaz Solossa
Bendera Indonesia Cristian Gonzáles
Persipura Jayapura
Persik Kediri dan Persib Bandung
28
2009-2010 Bendera Paraguay Francisco Aldo Barreto Miranda Bontang FC 19
2010-2011 Bendera Indonesia Boaz Solossa Persipura Jayapura 22
LPI 2011*** Bendera Argentina Juan Manuel Cortes Batavia Union 13
IPL 2011-2012 Bendera Indonesia Ferdinand Sinaga Semen Padang FC 15
LSI 2011-2012*** Bendera Brasil Alberto Goncalves Da Costa Persipura Jayapura 25
IPL 2013 Bendera Liberia Edward Wilson Junior Semen Padang FC 17
LSI 2013 Bendera Indonesia Boaz Solossa Persipura Jayapura 25
2014 Bendera Kamerun Emmanuel Kenmogne Persebaya (ISL) 25
2015 Kompetisi dihentikan (dibekukan pemerintah/FIFA)
ISC A 2016*** Bendera Brasil Alberto Gonçalves Da Costa Sriwijaya FC 25
2017 Bendera Belanda Sylvano Comvalius Bali United FC 37
2018 Bendera Serbia Aleksandar Rakic PS TIRA 21
2019 Bendera Kroasia Marko Simic Persija Jakarta 28
2020 Kompetisi dihentikan (pandemi COVID-19)

Catatan: LPI 2011, LSI 2011-2012 & ISC A 2016 bukan kompetisi resmi yang berafiliasi dengan PSSI, AFC & FIFA.

Kiper Terbaik[sunting | sunting sumber]

Tahun Pemain Klub
LSI 2013 Bendera Korea Selatan Yoo Jae-hoon Persipura Jayapura
2017 Bendera Indonesia Andritany Ardhiyasa Persija Jakarta

Pemain Muda Terbaik[sunting | sunting sumber]

Tahun Pemain Klub
LSI 2013 Bendera Indonesia Syakir Sulaiman Persiba Balikpapan
2017 Bendera Indonesia Rezaldi Hehanusa Persija Jakarta
2018 Bendera Indonesia Osvaldo Haay Persebaya Surabaya
2019 Bendera Indonesia Todd Rivaldo Ferre Persipura Jayapura

Pelatih Terbaik[sunting | sunting sumber]

Tahun Pelatih/Manager Klub
LSI 2013 Bendera Brasil Jacksen F. Tiago Persipura Jayapura
2018 Bendera Brasil Stefano Cugura Persija Jakarta
2019 Bendera Brasil Stefano Cugurra Bali United FC

Penghargaan Fair Play[sunting | sunting sumber]

Tahun Klub
2017 Perseru Serui
2018 PS Barito Putera
2019 PS TIRA Persikabo

[sunting | sunting sumber]

Periode Sponsor Nama Titel
2008/2009-2009/2010 Djarum Djarum ISL
2011/2012-2013
2011
2010/2011-2014
Tidak ada sponsor Liga Prima Indonesia
Liga Primer Indonesia
Liga Super Indonesia
2015 Bank QNB Indonesia Liga QNB
2016 Torabika Torabika Soccer Champhionship
2017 GO-JEK dan Traveloka GO-JEK Traveloka Liga 1
2018 GO-JEK GO-JEK Liga 1
2019-2020 Shopee Shopee Liga 1
2021 Bank Rakyat Indonesia BRI Liga 1

Penyiar[sunting | sunting sumber]

Periode Penyiar
2008-2012 antv
2013 antv, tvOne
2014 antv (Tim Produksi Bersama BV Sports), RCTI, MNCTV, & Global TV (TV Non-Berbayar), K-Vision (TV Berbayar)
2015 RCTI, MNCTV, & Global TV (TV Non-Berbayar), BiG TV & Matrix Garuda (TV Berbayar), Domikado (Platform Streaming)
2016 SCTV, Indosiar, & O Channel (TV Non-Berbayar), Vidio (Platform Streaming), K-Vision (TV Berbayar)
2017 tvOne (TV Non-Berbayar), OrangeTV (TV Berbayar), iflix (Platform Streaming)
2018 Indosiar, O Channel, & tvOne (TV Non-Berbayar), OrangeTV, Matrix Garuda, & UseeTV (TV Berbayar), Vidio (Platform Streaming)
2019 Indosiar & O Channel (TV Non-Berbayar), Vidio (Platform Streaming), Nex Parabola, Matrix Garuda, & UseeTV (TV Berbayar)
2020 Indosiar & O Channel (TV Non-Berbayar), Vidio & Vision+ (Platform Streaming), UseeTV, K-Vision, MNC Vision, & MNC Play (TV Berbayar)
2021 Indosiar & O Channel (TV Non-Berbayar), Vidio & Vision+ (Platform Streaming), Nex Parabola, UseeTV, K-Vision, MNC Vision, & MNC Play (TV Berbayar)

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Top skor sepanjang masa ISL. Liputan6.com. Diakses tanggal 15/11/2019
  2. ^ "Inilah Sponsor Resmi Liga 1 2019". Diakses tanggal 2018-05-10. 

3. https://www.goal.com/id/berita/pssi-jelaskan-format-kompetisi-liga-1-liga-2-di-tengah/bgatxda8edmv17wrtwdx42w60

Pranala luar[sunting | sunting sumber]