PS Barito Putera

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
PS Barito Putera
Barito Putera logo.png
Nama lengkap Persatuan Sepak Bola Barito Putera
Julukan Bekantan Hamuk
Laskar Antasari
Didirikan 21 April 1988
Stadion Stadion 17 Mei
Banjarmasin, Kalimantan Selatan
(Kapasitas: 12.000 penonton)
Ketua Umum Bendera Indonesia Zainal Hadi
Manajer Bendera Indonesia Hasnuryadi Sulaiman
Pelatih Bendera Brasil Jacksen Tiago
Dokter Tim Bendera Indonesia dr. Rey Adi Wirawan [1]
Liga Liga Super Indonesia
Situs web Situs web resmi klub
Kelompok suporter Barito Mania
Kostum kandang
Kostum tandang
Kostum ketiga
Soccerball current event.svg Musim ini

PS Barito Putera (singkatan dari: Persatuan Sepak Bola Barito Putera) adalah klub sepak bola Indonesia berbasis di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. yang bermain di Liga 1 sejak musim 2013 . Pada Divisi Utama Liga Indonesia musim 2011/2012 berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Persita Tanggerang 2-1 di Stadion Manahan Solo. Barito Putera didirikan pada tahun 1988 dan bermarkas di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Klub sekota Barito Putera adalah Perseban Banjarmasin Yang berlaga Di Divisi III PSSI dan kota tetangga Martapura Fc yang berlaga di Liga 2.

Pertandingan semifinal lawan Persib di Divisi Utama Liga Indonesia 1994/1995 itu merupakan pertandingan yang tak terlupakan tidak hanya bagi seluruh pemain, tetapi juga bagi seluruh warga Kalimantan Selatan dan Tengah. Meski akhirnya kalah 0-1 oleh gol sundulan kepala Kekey Zakaria, kekalahan yang disebut oleh media-media nasional sebagai keberhasilan yang dirampok, karena kekalahan tersebut disinyalir sudah diskenariokan. Namun Barito Putera pulang disambut bak pahlawan. Manusia menyemut sepanjang 30 km mulai dari Bandara Syamsuddin Noor hingga ke tengah kota Banjarmasin.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Masa Awal[sunting | sunting sumber]

Skuat Barito Putera 2011/2012

Barito Putera dibentuk dengan harapan memajukan sepak bola Kalimantan Selatan. Lahir dari inisiatif H. Abdussamad Sulaiman HB, yang saat itu sedang mempertaruhkan nyawa di RS Pondok Indah Jakarta karena dihadapkan pada operasi besar. Beberapa pemainnya berasal dari PON Kalimantan Selatan tahun 1988 seperti, Radiani, Tarmizi (Barabai), Masransyah (Rantau), Abdillah, Sultan (Martapura), dua bersaudara M.Yusuf dan M.Riduan, Sear Yusuf Huwae, Enong Noordiansyah, dan Marjono (Banjarmasin). Karena ingin berbicara banyak di Kompetisi Galatama Barito Putera mendatangkan pemain dari Ujung Pandang seperti Agus Salim, Muchtar, Abunawas yang saat ini melatih Martapura FC, kemudian dari Bandung didatangkan M.Yunus, Nadir Salasa dari Surabaya, Sugiarto dari Malang dan Priyo Haryadi dari Jakarta. Awal berdirinya langsung mengikuti Galatama, dengan manajer M Hatta dan Arsitek Andi Lala[2]. Pada Kompetisi Galatama 1988 tersebut Barito hanya dapat bertengger di urutan 18. Barito kalah bersaing dengan tim - tim besar yang sudah matang sebelumnya semacam Kramayudha Tiga Berlian yang saat itu diperkuat Herri Kiswanto, Kemudian Pelita Jaya yang saat itu keluar sebagai juara dan diperkuat oleh I Made Pasek Wijaya, Bambang Nurdiansyah (Banjarmasin), Alexander Saununu, Noah Meriam. Lalu ada Makassar Utama, Niac Mitra dan Arema Malang[2].

Barito bangkit[sunting | sunting sumber]

Akhirnya Salahudin sukses membawa Barito Putera naik tahta ke Divisi Utama Liga Indonesia. Ditangan salahudin Barito Putera mampu bertahan di papan tengah Grup 3 Kompetisi Divisi Utama Liga Ti-Phone. Jika tahun ini bisa jadi tim kuat di Liga Ti-Phone, setidaknya tahun depan bisa jadi pelecut untuk menembus Liga Super Indonesia atau ISL. Pada laga terakhir melawan PSS Sleman, Barito Putera takluk 0-1 sehingga finish di urutan ke 6 Divisi Utama Liga indonesia dan gagal lolos ke Piala Indonesia. Namun harapan besar Barito berlaga di Piala Indonesia sangat terbuka. Barito naik peringkat ke 5 setelah PSSI menghukum Persebaya Divisi Utama karena ketahuan memakai pemain yang tidak sah. Tetapi Piala Indonesia batal digelar karena lambat nya Kongres Luar Biasa PSSI dilaksanakan[2].

Coach Salahudin berhasil membawa Barito Putera ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia dan berhasil menjadi Raja di Divisi Utama Liga Indonesia setelah mengalahkan Persita Tangerang 2 - 1 di Stadion Manahan, Solo. Gol Barito Putera diciptakan oleh Sugeng Wahyudi dan Sackie Teah Dou. Saat tiba di Banjarmasin, skuat Barito Putera disambut bak pahlawan dan mengarak trofi juara keliling Banjarmasin dengan diringi ribuan pecinta setianya mencapai kurang lebih 3km[2].

Coach Salahudin berhasil membawa Barito Putera ke papan atas Liga Super Indonesia dengan menduduki peringkat ke 6 Klasemen akhir Liga Super Indonesia 2013 Dan menjadi klub promosi Terbaik Liga Super Indonesia 2013[2].Pada Liga super 2014 barito turun pada posisi 7.

Statistik Klub[sunting | sunting sumber]

Prestasi Musim per Musim[sunting | sunting sumber]

Musim Liga Piala Indonesia Liga Champions AFC Piala AFC Top skor
Divisi Pld M D K GF GA Pts Pos Nama Gol
1989 Galatama 34 3 8 23 14 47 14 18th  —  —  — N/A N/A
1990 Galatama 34 8 10 16 30 47 26 16th  —  —  — N/A N/A
1991 Galatama 37 13 6 8 37 25 42 7th  —  —  — N/A N/A
1992 Galatama 32 17 6 9 36 21 40 3rd  —  —  — N/A N/A
1993 Galatama (Divisi Timur) 28 8 11 9 26 35 27 11th  —  —  — N/A N/A
1994–95 Divisi Utama (Divisi Timur) 32 17 5 10 51 31 56 4th  —  —  — N/A N/A
Divisi Utama (2S Group A) 3 1 2 0 3 2 5 2nd
Divisi Utama (KO)1 2 1 0 0 1 3 2 3rd
1995–96 Divisi Utama (Divisi Timur) 30 9 5 16 22 42 29 15th  —  —  — N/A N/A
1996–97 Divisi Utama (Divisi Tengah) 20 8 5 7 23 24 29 4th  —  —  — N/A N/A
Divisi Utama (2S Group B) 3 0 1 2 2 5 1 4th
1997–98 Divisi Utama (Divisi Tengah) 17 6 6 5 17 16 24 4th  —  —  — N/A N/A
1998–99 Divisi Utama (Divisi Timur Grup 5) 8 3 1 4 8 10 10 3th  —  —  — N/A N/A
1999–2000 Divisi Utama (Divisi Timur) 26 9 5 12 22 35 32 9th  —  —  — N/A N/A
2001 Divisi Utama (Divisi Timur) 25 12 7 6 32 22 43 4th  —  —  — Bendera Kamerun Bako Saddisau 22
Divisi Utama (2S Group B) 3 0 0 3 2 5 0 4th
2002 Divisi Utama (Divisi Timur) 22 11 6 5 30 25 39 2nd  —  —  — Bendera Kamerun Bako Saddisau 16
Divisi Utama (2S Group B) 3 0 0 3 2 6 0 4th
2003 Divisi Utama 38 9 11 18 30 52 38 20th  —  —  — Bendera Perancis Yao Eloi 7
2004 Divisi 1 (Wilayah Timur) 22 6 4 12 21 32 22 11th  —  —  — Bendera Indonesia Iswadi Syukur 6
20052 Tidak Berpartisipasi
2006 Divisi Dua (Grup III A) 8 2 2 3 6 10 9 3rd Babak Kualifikasi  —  — Bendera Indonesia Sutrisno 2
2007 Divisi Dua (Grup I A) 10 4 2 4 14 9 16 4th tidak berpartisipasi  —  — Bendera Indonesia Syaifullah Nazar 3
2008–09 Divisi Dua (Grup VI B) 6 4 1 1 10 6 13 1st Tidak berpartisipasi  —  — Bendera Indonesia Syaifullah Nazar 13
Divisi Dua (Babak 16 besar) 2 2 0 0 9 2 6 1st
Divisi Dua (KO)3 2 2 0 0 4 1 1st
2009–10 Divisi Satu (Grup VIII) 6 6 0 0 16 1 18 1st Tidak berpartisipasi  —  — Bendera Indonesia Sartibi Darwis 18
Divisi Satu (Babak 24 Besar F) 2 2 0 0 8 2 6 1st
Divisi Satu (Babak 16 Besar Grup K) 3 2 1 0 6 1 7 1st
Divisi Satu (Babak 8 Besar Grup N) 3 0 2 1 6 7 2 4th
2010–11 Divisi Utama(Grup 3) 24 11 2 11 30 23 35 4th  —  —  — Bendera Indonesia Syaifullah Nazar 5
2011-12 Divisi Utama (1R Grup 2) 20 13 4 3 41 15 43 1st  —  —  — Bendera Liberia Sackie Teah Doe 18
Divisi Utama (2R Group B) 3 1 1 1 6 3 4 2nd
Divisi Utama (KO)4 2 2 0 0 4 0 1st
2013 Liga Super 34 15 9 10 55 40 54 5th  —  —  — Bendera Mali Djibril Coulibaly 21
2014 Liga Super (West Region) 20 6 4 10 23 31 22 7th  —  —  — Bendera Liberia James Koko Lomell 9
2015 Liga Super 3 1 0 2 2 2 3 DNF  —  —  — Bendera Indonesia Rizky Pora 2
2016 Soccer Championship A5 34 8 9 17 40 50 33 16th  —  —  — Bendera Brasil Luiz Júnior 7
2017 Liga 1 34 15 8 11 48 44 53 7th  —  —  — Bendera Indonesia Rizky Pora 15
2018 Liga 1 34 12 11 11 52 55 47    —  — Bendera Indonesia Samsul Arif 14

      Champion       Runners-up       3rd place       Promoted       Relegated

Note:
^1Juara 3 bersama Pupuk Kaltim. Putaran Knockout hanya statistik, tidak menghitung poinnya.
kevakuman.
^2 PS Barito Putera tidak ikut liga yang dilaksanakan PSSI dan tim melalui kevakuman.
^3 Putaran Knockout hanya statistik, tidak menghitung poinnya.
^4 Putaran Knockout hanya statistik, tidak menghitung poinnya.
^5 Indonesia Soccer Championship A merupakan kompetisi tidak resmi menggantikan Indonesia Super League yang sempat ditangguhkan.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

  • Juara (1): 2008-09

Ranking Klub Asia[sunting | sunting sumber]

Per 11 November 2018..[3]
Rank Club Points
179 Bendera Jepang Matsumoto Yamaga F.C. 1277
180 Bendera Uzbekistan FK Buxoro 1275
181 Bendera Indonesia PS Barito Putera 1275
182 Bendera Thailand Sisaket FC 1274
183 Bendera Iran Soleyman FC 1273

Skuat[sunting | sunting sumber]

Tim Utama[sunting | sunting sumber]

Per 11.05, Minggu 9 Desember 2018 (UTC).[4]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
1 Bendera Indonesia GK Muhammad Riyandi
2 Bendera Australia DF Aaron Evans
5 Bendera Indonesia DF Muhammad Rifqi
7 Bendera Argentina MF Matías Córdoba
8 Bendera Brasil FW Marcel Sacramento
9 Bendera Indonesia FW Samsul Arif (Vice-captain)
10 Bendera Brasil MF Douglas Packer
13 Bendera Indonesia DF Roni Beroperay
14 Bendera Indonesia DF Nazar Nurzaidin
15 Bendera Indonesia MF M. Raffi Syarahil
17 Bendera Indonesia MF Paulo Sitanggang
18 Bendera Indonesia MF Gavin Kwan
20 Bendera Indonesia GK Aditya Harlan
No. Pos. Pemain
23 Bendera Indonesia DF Hansamu Yama
24 Bendera Indonesia MF Fajar Handika
26 Bendera Indonesia MF Rizky Pora (Captain)
28 Bendera Indonesia DF Jajang Sukmara
29 Bendera Indonesia FW Talaohu Musafri
33 Bendera Indonesia GK Dian Agus Prasetyo
46 Bendera Indonesia FW Dona Saputra
55 Bendera Indonesia DF Dandi Maulana
73 Bendera Indonesia FW Dimas Ardika
74 Bendera Indonesia DF Firly Apriansyah
91 Bendera Indonesia FW Sandy Ferizal
94 Bendera Indonesia DF Ady Setiawan
96 Bendera Indonesia MF Nazarul Fahmi
97 Bendera Indonesia MF Habel Ronal Rio

Pemain U-19[5][sunting | sunting sumber]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
37 Bendera Indonesia GK Wahyu Pratama
56 Bendera Indonesia GK M. Fikri
99 Bendera Indonesia GK Januarius Toameka
73 Bendera Indonesia DF M. Nico Fadillah
35 Bendera Indonesia DF Griya Andrean Akbar
42 Bendera Indonesia DF Dian Ramadhan
93 Bendera Indonesia DF Yuswanto
54 Bendera Indonesia DF M. Fuad
59 Bendera Indonesia DF M. Helmi
32 Bendera Indonesia DF Rifadh Yusrifar
33 Bendera Indonesia DF Jakaria
37 Bendera Indonesia DF Aldi Ubaidillah
39 Bendera Indonesia DF Asnan Bulgairi
43 Bendera Indonesia DF Moch Ramdan
49 Bendera Indonesia DF Nabil
No. Pos. Pemain
5 Bendera Indonesia MF Ikfi Zidan
22 Bendera Indonesia MF Rian Setyo
17 Bendera Indonesia MF M. Hanafi
45 Bendera Indonesia MF Arief Gunawan
6 Bendera Indonesia MF Fadlan
7 Bendera Indonesia MF Ringgo
81 Bendera Indonesia MF M. Firman
21 Bendera Indonesia MF Rafli Arianto
25 Bendera Indonesia MF Noor Ifansyah
77 Bendera Indonesia MF Ferdiansyah
8 Bendera Indonesia MF Bayu Delan
10 Bendera Indonesia MF Dida Hasnuryadi
69 Bendera Indonesia MF M. Ilham
11 Bendera Indonesia FW Arbain
19 Bendera Indonesia FW Gusti Setiawan

Pemain yang terikat kontrak[sunting | sunting sumber]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
22 Bendera Brasil FW Patrick da Silva
Bendera Indonesia DF Muhammad Yudha Febrian
Bendera Indonesia DF Amiruddin Bagas Kaffa
Bendera Indonesia FW Amiruddin Bagus Kahfi

Pemain dipinjamkan[sunting | sunting sumber]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
Bendera Indonesia DF Faisal Fakhri (on loan to Perserang Serang)
Bendera Indonesia FW Bijahil Chalwa (on loan to Kalteng Putra F.C.)

Tata Kelola[sunting | sunting sumber]

Staff Kepelatihan[sunting | sunting sumber]

Posisi Nama
Manejer Bendera Indonesia Hasnuryadi Sulaiman
Pelatih Kepala Bendera Brasil Jacksen Ferreira Tiago
Direktur Teknik Bendera Indonesia Mundari Karya
Asisten Pelatih Bendera Indonesia Yunan Helmi
Pelatih Kiper Bendera Brasil Felipe Americo
Pelatih Fisik Bendera Brasil Vitor Tinoco
Tim Dokter Bendera Indonesia Rey Adi Wirawan
Fisioterapis Bendera Indonesia Ridha Bekti
Tukang Pijit Bendera Indonesia Umar Marpawai

Kepengurusan[sunting | sunting sumber]

  • Presiden Klub : Zainal Hadi HAS
  • Bidang Umum : Imam Turmudi
  • Ketua Panpel : Drs. H. Djumaderi Masrun, MM
  • Masseur : Syamsurizal, T. Marpawi,
  • Media Officer : Verdy Bagus H.
  • Kitman : Fauzi

Badan Hukum[sunting | sunting sumber]

PT. Putera Barito Berbakti

Posisi Nama
Founder H. Abdussamad Sulaiman HB
Presiden Klub Zainal Hadi HAS
Manager H. Hasnuryadi Sulaiman
Assistant Manager Syarifuddin Ardasa
Sekretaris Surya, SH.MH
Direktur Keuangan Hasnuryani HAS
Manager Marketing dan Development Muhammad Ariffin
Komisaris Utama H Rachmadi HAS
Komisaris Nila Susanti HAS
Wakil Komisaris Utama Djamari Chaniago

Sejarah Kepelatihan & Manejer[sunting | sunting sumber]

Pelatih Kepala Pelatih kepala per tahun (1988–sekarang)

Tahun Pelatih
1988-1989 Bendera Indonesia Andi Lala
1989-1990 Bendera Indonesia Sukma Sejati
1990-1992 Bendera Indonesia Maryoto
1992-1993 Bendera Indonesia Andi Teguh
1993-1994 Bendera Indonesia Gusnul Yakin
1994-1996 Bendera Indonesia Daniel Roekito
1996-1997 Bendera Bulgaria A. Soso
1997 Bendera Indonesia Maryoto (caretaker)
1997-1999 Bendera Indonesia Rudy William Keltjes
1999-2000 Bendera Indonesia Daniel Roekito
2001 Bendera Indonesia Mundari Karya
2002 Bendera Indonesia Tumpak Uli Sihite
2003-2004 Bendera Indonesia Frans Sinatra Huwae
2005 Bendera Indonesia Gusti Gazali
2006 Bendera Indonesia Lulut Kistono
2007-2015 Bendera Indonesia Salahudin
2016 Bendera Indonesia Mundari Karya
2016 Bendera Indonesia Yunan Helmi (caretaker)
2017- Bendera Brasil Jacksen Ferreira Tiago

Manejer Tim Manejer per tahun (1988–sekarang)

Tahun Nama
1988-1990 Bendera Indonesia M. Hatta
1990-1994 Bendera Indonesia Yos Simon
1994-2004 Bendera Indonesia Rahmadi
2004 Bendera Indonesia H. Hasnuryadi Sulaiman
2005 Bendera Indonesia Irwan Cahyadi
2006-2011 Bendera Indonesia Zainal Hadi
2011- Bendera Indonesia H. Hasnuryadi Sulaiman

[sunting | sunting sumber]

Apparel[sunting | sunting sumber]

Kelompok Suporter[sunting | sunting sumber]

Barito Putera mempunyai kelompok-kelompok suporter yang mempunyai nama dan logonya masing-masing. Tercatat ada empat kelompok besar suporter setia Barito Putera:

  • Barito Mania (BARTMAN), kelompok supporter Barito yang dikenal. Bartman menempati tribun tengah. Bartman mempunyai salam yakni SASAH LAKASI (Salam Satu Hati Laskar Antasari). Anggota Bartman yang perempuan disebut Bartgirl. Bartman mempunyai saudara sesama supporter kalimantan yaitu Pusamania (supporter klub Pusamania Borneo FC).

Pada Tengah Desember 2013, Suporter Barito Putera Disatukan, dan Hanya Ada Nama Bartman. Gagasan tersebut disampaikan oleh manajer Barito Putera pada saat buka puasa bersama keluarga besar PS. Barito Putera yg dihadiri oleh managemen, pemain dan perwakilan pengurus suporter, gagasan disambut baik oleh ke-4 komunitas tersebut, maka dibentuklah tim formatur untuk penyatuan tersebut. Tim formatur sendiri terdiri dari 3 orang perwakilan managemen yang ditunjuk langsung oleh manajer Barito Putera dan ketua 4 komunitas suporter Barito Putera, tim formatur sendiri bertugas membahas nama supporter, logo/ lambang, kepengurusan dan AD ART suporter[6]. Pada tahun 2016, NDYB lalu berubah nama menjadi NSF (North Side Firm).

Pemain Terkenal[sunting | sunting sumber]

Semanjak berdiri Barito Putera banyak mendatangkan dan mencetak pemain, baik pemain dalam negeri maupun luar negeri. Tidak sedikit juga yang menjadi langganan tim Nasional. Nama yang tercetak tebal masih memperkuat Barito Putera.

Negara Periode. Posisi Pemain
Bendera Indonesia 1988 - 1994 FW Frans Sinatra Huwae
Bendera Indonesia 1988 - 1995 DF Salahudin
Bendera Indonesia 1992 - 1996 MF Fahmi Amiruddin
Bendera Indonesia 1992 - 1997 FW Joko Hariyanto
Bendera Indonesia 1993 - 2000 FW Buyung Ismu
Bendera Indonesia 1994 - 1997 MF Fecky Lasut
Bendera Indonesia 1998 - 2000 DF Isnan Ali
Bendera Indonesia 1998 - 2003 DF Sunar Sulaiman
Bendera Indonesia 2001 - 2002 MF Amir Yusuf Pohan
Bendera Kamerun 2001 - 2002 FW Sadissou Bako
Bendera Indonesia 2008 - 2014 GK Husin Mugni
Bendera Indonesia 2010 - 2015 DF Guntur Ariyadi
Bendera Indonesia 2011 - 2012 DF Agustiar Batubara
Bendera Kamerun 2010 - 2012 FW Bienvenue Nnengue
Bendera Liberia 2010 - 2013 FW Sackie Teah Doe
Bendera Turkmenistan 2012 - 2015 MF Mekan Nasyrow
Bendera Mali 2012 - 2013 FW Djibril Coulibaly
Bendera Indonesia 2012 - 2017 MF Dedi Hartono
Bendera Korea Selatan 2013 - 2015 DF Dae-Won Ha
Bendera Indonesia 2013 - MF Rizky Pora
Bendera Indonesia 2014 - DF Hansamu Yama Pranata
Bendera Indonesia 2014 - MF Paulo Oktavianus Sitanggang
Bendera Brasil 2016 - 2017 FW Luiz Júnior
Bendera Indonesia 2016 - 2017 MF Adam Alis

Legenda[sunting | sunting sumber]

Bendera Indonesia Salahudin[sunting | sunting sumber]

Salahudin bergabung dengan Barito Putera pada tahun 1989 sebagai pemain hingga tahun 2000. Pada tahun 2007, Salahudin dipanggil untuk menjadi pelatih hingga tahun 2015. Salahudin berhasil membawa Barito Putera promosi ke Liga Super Indonesia pada tahun 2013, setelah berhasil menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia edisi 2011/2012.[7]

Bendera Indonesia Frans Sinatra Huwae[sunting | sunting sumber]

Frans Sinatra Huwae bergabung dengan Barito Putera pada tahun 1989 sebagai pemain hingga tahun 2000. Setelah pensiun sebagai pemain, Frans Sinatra diberikan tugas baru untuk menjadi Pelatih pada tahun 2002 hingga tahun 2003. Frans Sinatra Huwae terasa spesial bagi suporter Barito Putera karena dia merupakan putra asli daerah yang dapat beprestasi di Persepakbolaan Nasional.[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ https://www.sepakbolaliga1.com/ps-barito-putera/
  2. ^ a b c d e History, baritomania.com. Diakses 2 Januari 2014.
  3. ^ "AFC Club Ranking 2018". Footballdatabase.com. 11 November 2018. 
  4. ^ "Daftar Pemain Barito Putera Liga 1". Diakses tanggal 5 April 2018. 
  5. ^ "Daftar Pemain Barito U-19". Diakses tanggal July 2018. 
  6. ^ Suporter Barito Putera Disatukan, Hanya Ada Nama BARTMAN, baritomania.com. Diakses 3 Januari 2014.
  7. ^ Templat:Https://m.youtube.com/watch?v=ZLAp2amCBic
  8. ^ http://tbonk88.blogspot.com/2014/03/ultah-sang-legenda-franskaisinatra-huwae_1413.html?m=1

Pranala luar[sunting | sunting sumber]