Stadion Sultan Agung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stadion Sultan Agung
ꦱ꧀ꦠꦢꦶꦪꦺꦴꦤ꧀​ꦱꦸꦭ꧀ꦠꦤ꧀​ꦄꦒꦸꦁ
Informasi stadion
PemilikPemkab Bantul - Kantor Pemuda dan Olahraga
Lokasi
LokasiBantul, Yogyakarta, Indonesia
KoordinatKoordinat: 2°58′39″S 104°44′38″E / 2.977617°S 104.743808°E / -2.977617; 104.743808
Konstruksi
Dibuat2004
Dibuka2007
Direnovasi2011
Data teknik
PermukaanRumput, Lampu, tribun,
Kapasitas35.000
Pemakai
Persiba Bantul

Stadion Sultan Agung (SSA) (Hanacaraka:ꦱ꧀ꦠꦢꦶꦪꦺꦴꦤ꧀​ꦱꦸꦭ꧀ꦠꦤ꧀​ꦄꦒꦸꦁ) adalah sebuah stadion multifungsi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagian orang juga menyebutnya Stadion Pacar karena terletak di wilayah Pacar, Sewon, Bantul. Stadion yang memiliki kapasitas sebanyak 35.000 penonton ini merupakan markas klub sepak bola Persiba Bantul.

Stadion Sultan Agung diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X bertepatan saat acara pembukaan PORDA DIY IX-Bantul tanggal 24 Juni 2007. Meskipun baru diresmikan pada tahun 2007, stadion ini sudah digunakan untuk menggelar pertandingan sepak bola, baik lokal Bantul maupun pertandingan Kompetisi Liga Indonesia sejak tahun 2005.

Pembangunan Stadion Sultan Agung dilakukan secara bertahap, pada tahun 2004 telah diselesaikan pembangunan lapangan dengan rumput berkualitas tinggi serta sebagian tribun terbuka sebelah timur.

Menjelang Kompetisi Divisi Utama, tahun 2008 pada bulan Juni telah diselesaikan pembangunan tribun terbuka yang melingkari 70% lapangan (utara, timur, selatan). Sementara, tribun sebelah barat lapangan belum direalisasikan pembangunannya.

Tribun barat Stadion Sultan Agung berikut fasilitas penunjang, mulai beroperasi bulan November 2010. Jumlah penonton di tribun barat mencapai 5.000 orang. Meski belum semua area tribun tertutup atap, tetapi sudah ada area tamu VVIP. Merupakan salah satu stadion yang mempunyai rumput kualitas Eropa. Mulai Desember Stadion Sultan Agung mulai sudah dipasangi lampu di 4 titik. Dengan daya 1200 Luxs, penerangan di Stadion Sultan Agung sudah memenuhi syarat AFC. Hanya saja, loket stadion ini banyak mengalami kerusakan akibat ulah vandalisme dan tembok stadion dipenuhi oleh coretan cat semprot

Lihat pula[sunting | sunting sumber]