Divisi Utama Liga Indonesia 2001

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Liga Bank Mandiri
Logo Liga Bank Mandiri 2002.png
Musim2001
JuaraPersija Jakarta
Promosi
Degradasi
Pemain terbaikBendera Indonesia Bambang Pamungkas
(Persija Jakarta)
Pencetak gol
terbanyak
Bendera Kamerun Sadissou Bako (22)
(Barito Putra)
2002

Divisi Utama Liga Indonesia 2001 adalah musim ketujuh Liga Indonesia. Kompetisi ini dimulai pada tanggal 14 Januari 2001. Persija Jakarta menjuarai kompetisi tersebut setelah mengalahkan PSM Makassar pada babak final dengan skor 3–2 (Minggu, 7 Oktober 2001).

Peserta[sunting | sunting sumber]

Terdapat 28 tim yang dibagi menjadi 14 tim di wilayah barat dan 14 tim di wilayah timur. Dari 14 tim di masing-masing wilayah, dua tim dari divisi satu berhasil promosi ke Divisi Utama sejak musim lalu (1999/2000).

Promosi[sunting | sunting sumber]

  1. Persita Tangerang
  2. Persikabo Kabupaten Bogor
  3. PSS Sleman
  4. Persijap Jepara

Degradasi[sunting | sunting sumber]

  1. Indocement Cirebon
  2. Medan Jaya
  3. PSIS Semarang
  4. PSIM Yogyakarta

Perubahan nama[sunting | sunting sumber]

  1. Persijatim Jakarta Timur: Jakarta FC
  2. Gelora Putra Dewata: Gelora Delta Putra
  3. Persema Malang: Malang United

Lokasi penyelenggaraan[sunting | sunting sumber]

PSDS Deli Serdang memindahkan markasnya ke Lubuk Pakam. Gelora Putra Dewata memindahkan markasnya dari Denpasar ke Sidoarjo dan berubah nama menjadi Gelora Delta Putra. Babak 8 besar grup 1 digelar di Stadion Teladan, Medan, Sumatra Utara, dan grup 2 digelar di Stadion Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, pada tanggal 26–30 September 2001. Semifinal dan final digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada tanggal 4–7 Oktober 2001.

Perlengkapan[sunting | sunting sumber]

Seluruh tim menggunakan kostum yang diproduksi oleh Nike, Inc. Khusus untuk seragam tandang Persib Bandung diproduksi oleh Diadora.

Perubahan manajerial[sunting | sunting sumber]

Persija Jakarta mengganti kepala pelatih mereka pada pertengahan Februari 2001, Andi Lala digantikan oleh Sofyan Hadi. Hal ini didasari oleh tuntutan The Jakmania lantaran Persija sempat mengalami kekalahan 0–1 dalam salah satu laga tandang mereka ke markas Persita Tangerang pada tanggal 7 Februari 2001.

Babak reguler[sunting | sunting sumber]

Wilayah Barat[sunting | sunting sumber]

Klasemen[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 PSMS Medan 26 16 4 6 38 24 +14 52 Lolos ke babak 8 besar
2 Persija Jakarta 26 15 6 5 47 18 +29 51
3 Persib Bandung 26 15 2 9 23 18 +5 47
4 Persita Tangerang 26 13 3 10 39 28 +11 42
5 Persikota Tangerang 26 11 8 7 37 22 +15 41
6 PSPS Pekanbaru 26 10 10 6 27 24 +3 40
7 Semen Padang 26 9 9 8 35 26 +9 36
8 Jakarta FC 26 9 7 10 30 36 −6 34
9 PSBL Bandarlampung 26 8 8 10 28 30 −2 32
10 PSDS Deli Serdang 26 7 8 11 24 33 −9 29
11 Persikab Kabupaten Bandung 26 7 8 11 26 36 −10 29
12 Persiraja Banda Aceh 26 6 7 13 27 49 −22 25 Degradasi ke Divisi Satu
13 PSP Padang 26 6 4 16 22 36 −14 22
14 Persikabo Kabupaten Bogor 26 5 6 15 22 45 −23 21
Sumber:  

Pertandingan[sunting | sunting sumber]


























































Wilayah Timur[sunting | sunting sumber]

Klasemen[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 PSM Makassar 25 16 6 3 36 12 +24 54 Lolos ke babak 8 besar
2 Persebaya Surabaya 25 15 6 4 44 11 +33 51
3 Arema Malang 25 14 4 7 29 23 +6 46
4 Barito Putra 25 12 7 6 32 22 +10 43
5 Pupuk Kaltim 25 12 2 11 34 29 +5 38
6 Petrokimia Putra 25 8 10 7 34 30 +4 34
7 Malang United 25 8 9 8 23 24 −1 33
8 Persipura Jayapura 25 10 2 13 30 37 −7 32
9 Gelora Delta Putra 25 6 9 10 26 35 −9 27
10 PSS Sleman 25 8 3 14 22 40 −18 27
11 Pelita Solo 25 7 4 14 33 35 −2 25
12 Persijap Jepara 25 6 5 14 27 46 −19 23 Degradasi ke Divisi Satu
13 Persma Manado 25 6 5 14 21 39 −18 23
14 Putra Samarinda 13 4 2 7 13 21 −8 14
Sumber:  

Pertandingan[sunting | sunting sumber]


























































Catatan: Putra Samarinda mengundurkan diri, sehingga sisa pertandingan yang akan melibatkan Putra Samarinda dibatalkan













Babak 8 besar[sunting | sunting sumber]

Grup 1[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 PSMS Medan (H) 3 3 0 0 5 2 +3 9 Lolos ke babak gugur
2 Persebaya Surabaya 3 2 0 1 3 2 +1 6
3 Persib Bandung 3 1 0 2 2 3 −1 3
4 Barito Putra 3 0 0 3 2 5 −3 0
Sumber:  
(H) Tuan rumah.


Grup 2[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persija Jakarta 3 2 1 0 5 3 +2 7 Lolos ke babak gugur
2 PSM Makassar (H) 3 2 0 1 4 1 +3 6
3 Persita Tangerang 3 1 1 1 6 4 +2 4
4 Arema Malang 3 0 0 3 2 9 −7 0
Sumber:  
(H) Tuan rumah.


Babak gugur[sunting | sunting sumber]

Semifinal[sunting | sunting sumber]

4 Oktober 2001
16:30
Persija Jakarta 2–1 Persebaya Surabaya

4 Oktober 2001
19.00
PSM Makassar 2–2 (p.w.) PSMS Medan
  Adu penalti  
3–2

Final[sunting | sunting sumber]

7 Oktober 2001
16:30
Persija Jakarta 3–2 PSM Makassar
Stadion Senayan, Jakarta
Penonton: 60.000
Wasit: Aris Munandar

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pemain Terbaik Pencetak Gol Terbanyak
Bendera Indonesia Bambang Pamungkas
(Persija Jakarta)
Bendera Kamerun Mohammad Bako Sadissau
(Barito Putra)
(22 gol)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]