Persekat Kab. Tegal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Persekat Tegal)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Persekat Kab. Tegal
Logo Persekat Kab. Tegal
Nama lengkapPerserikatan Sepak Bola Kabupaten Tegal
JulukanLaskar Ki Gede Sebayu
Kota/KabupatenKabupaten Tegal
Berdiri16 Agustus 1962
StadionStadion Tri Sanja
(Kapasitas: 5.000)
PemilikPT. Persekat Ki Gede Sebayu
ManajerHaron Bagas Prakosa
PelatihNazal Mustofa
Kostum Kandang
Kostum Tandang

Persekat Kab. Tegal (singkatan dari Perserikatan Sepak Bola Kabupaten Tegal) adalah sebuah klub sepak bola profesional Indonesia yang berbasis di Kabupaten Tegal. Persekat saat ini berlaga di Liga 2 2020 [1].

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Asosiasi PSSI Kabupaten Tegal mengundang sesepuh dan tokoh persepakbolaan di tanah Slawi. Di antaranya yang hadir, yakni Parjono dan Tarmuji. Pada kesempatan itu, sidang menyepakati, berdasarkan memori kolektif dan dicocokan dengan data-data yang ada, kelahiran Persekat ditetapkan pada tanggal 16 Agustus tahun 1962 berdasarkan kesaksian pak Suatmo (wasit PSSI pertama). Sebelumnya, publik mengambil tahun 1986 sebagai kemungkinan bayi Persekat dilahirkan.

Parjono dan Tarmuji menuturkan, cikal Persekat pertama kali merumput di Lapangan Sepak Bola Dukuh Kemanglen, Kelurahan Pakembaran, Slawi, Kabupaten Tegal. Lapangan ini, semula adalah Pabrik Gula yang sempat eksis di jaman Belanda, pada tahun 1870-an.

Maklum, Stadion Tri Sanja yang kini menjadi home base, baru didirikan pada tahun 1980-an. Karena satu dan lain hal, Persekat diketahui pernah bolak-balik merumput ke Kota Tegal.

Singkat kata, Persegal Tegal ketika itu, kemudian menjadi lebih hidup dibandingkan Persekat. Ketika Persekat mati suri, di Kabupaten Tegal muncul perkumpulan-perkumpulan sepak bola. Salah satu yang diceritakan, Tim Kere-Kere Kumpul atau Kerepul. Konon, tim ini dihuni oleh pemain-pemain yang kere (susah).

Kendati demikian, prestasi Tim Kerepul tidak main-main. Mereka ikut kompetisi dengan menggunakan bendera Persekat. Pemain-pemain Persegal, saat itu juga tidak sedikit yang kemudian bermigrasi membela Persekat.

Jika dulu Persegal diduga sebagai cikal bakal Persekat, sekarang sesepuh telah mengabarkan sebaliknya: Persekat adalah cikal bakal Persegal, karena Persekat lebih dulu dilahirkan.[2]

Julukan[sunting | sunting sumber]

Laskar Ki Gede Sebayu Julukan ini diambil dari tokoh masyarakat pendiri Kabupaten Tegal, Ki Gede Sebayu.

Rekor musim ke musim[sunting | sunting sumber]

2009/2010[sunting | sunting sumber]

Divisi III 2009/2010

  • Putaran I (Tingkat Provinsi Jawa Tengah) Persekat lolos ke Putaran Kedua
  • Putaran II (Tingkat Regional Jawa) Grup XII

(Persekat dan Perseba Lolos Putaran III)

  • Putaran III (Tingkat Nasional) Grup E

PSID Jombang dan Surabaya Muda F.C. lolos ke babak 16 Besar sekaligus promosi ke Divisi II sebagai juara dan runner up grup. Persekat gagal promosi karena hanya berada di peringkat 4[3].


2010/2011[sunting | sunting sumber]

Untuk Divisi II 2010/2011 PSSI menetapkan penambahan jumlah peserta dan karena Persekat masuk ke PUTARAN III (Tingkat Nasional) Divisi III di musim sebelumnya Persekat berhak mengikuti Play Off untuk memperoleh tiket tambahan promosi ke Divisi II 2010/2011.

  • Babak Play Off Divisi II

PS Protaba Bantul promosi ke Divisi II 2010/2011. Persekat gagal promosi dan tetap berada di Divisi III. Gagal play off untuk promosi, pengurus memutuskan tidak mengikuti kompetisi Divisi III 2010/2011[3].


2011/2012[sunting | sunting sumber]

Pengurus memutuskan Persekat tidak mengikuti kompetisi Divisi III musim 2011/2012[3].


2012/2013[sunting | sunting sumber]

  • Putaran I (Tingkat Provinsi Jawa Tengah) Grup A

(Persekat dan PSIP Lolos Putaran II)

  • Putaran II (Tingkat Regional Jawa) Grup IV

(Persekat dan Cilegon United Lolos Putaran III)

  • Putaran III (Tingkat Nasional) Grup Jawa II

UNI Bandung dan Cilegon United F.C. lolos ke babak 16 Besar sekaligus promosi ke Divisi II sebagai juara dan runner up grup. Persekat gagal promosi karena hanya berada di peringkat 3[3].


2014[sunting | sunting sumber]

Pengurus memutuskan Persekat tidak mengikuti kompetisi Liga Nusantara 2014 karena ketiadaan dana [4].


2015[sunting | sunting sumber]

Tahun 2015 dapat dikatakan sebagai awal kebangkitan Persekat. Setelah vakum beberapa tahun karena ketiadaan dana, di tahun 2015 Persekat “dihidupkan kembali” yang ditandai dengan pemisahan kepengurusan dari Askab PSSI Tegal dan penetapan logo baru. Dengan semangat baru Persekat memberanikan diri mengikuti Liga Nusantara dengan berbekal pasukan-pasukan senior yang membuat Persekat tercatat sebagai klub dengan rata-rata umur pemain tertua di Zona Jateng di tahun itu. Hasilnya jauh dari memuaskan, Persekat hanya meraih satu kali kemenangan dan menjadi juru kunci pada kompetisi yang akhirnya dihentikan saat baru berputar setengah jalan akibat pembekuan PSSI oleh Menpora[5].

Klasemen Liga Nusantara Jawa Tengah 2015 Putaran Pertama

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persebi Boyolali (A) 4 2 1 1 6 3 +3 7 Lolos Ke Babak 6 Besar
2 Persibara Banjarnegara (A) 4 2 1 1 5 4 +1 7
3 Persiwi Wonogiri (E) 4 2 1 1 5 5 0 7
4 Persiharjo Sukoharjo (E) 4 1 1 2 3 4 −1 4
5 Persekat Kab. Tegal (E) 4 1 0 3 3 6 −3 3
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 17 April 2015. Sumber: PSSI
(A) Lolos ke babak berikutnya; (E) Tereliminasi.

2016[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2016, kondisi tidak jauh berbeda dengan tahun 2015. Masih tanpa dukungan Pemkab Tegal, Persekat berganti manajemen dan dihandle perkongsian bos tarkam Kabupaten Tegal. Permasalahan pun masih sama, keterbatasan dana menyebabkan Persekat tidak leluasa bergerak. Saat seleksi misalnya, pemain dari luar Tegal walaupun skillnya mumpuni tidak akan diterima karena tidak ada anggaran untuk penginapan mereka. Pemain pun dibayar seadanya tanpa sistem kontrak dan kadang telat dibayar. Paling mengenaskan adalah ketika harus melakoni laga tandang ke Boyolali. Tanpa anggaran untuk menginap, skuad Laskar Ki Gede Sebayu melaju sejauh 254 km dari Slawi pada Hari H pertandingan dan baru sampai di lokasi pertandingan 3 jam sebelum kick off. Ajaibnya pada saat itu hanya kalah 0-2 dari tuan rumah Persebi Boyolali. Catatan bagus pada musim ini diantaranya ialah keberanian pelatih menurunkan pemain-pemain muda eks Persekat U-18 2015 dan Persekat tidak menjadi juru kunci, walau hanya satu strip di atas[5].

Klasemen Liga Nusantara Jawa Tengah 2016 Grup B

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persebi Boyolali (A) 6 5 0 1 11 3 +8 15 Lolos Ke Babak 6 Besar
2 Persik Kendal (A) 6 4 1 1 9 4 +5 13
3 Persekat Kab. Tegal (E) 6 1 1 4 5 11 −6 4
4 Persis Solo Muda GR (E) 6 1 0 5 5 12 −7 3
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 25 Mei 2016. Sumber: PSSI
(A) Lolos ke babak berikutnya; (E) Tereliminasi.

2017[sunting | sunting sumber]

Pada Liga 3 2017 harapan seolah membumbung tinggi. Tokoh Pemkab Tegal yang memutuskan bergabung dalam manajemen membuat anggaran sedikit longgar. Persiapan lebih matang dari tahun-tahun sebelumnya. Tim disiapkan 2 bulan sebelum kompetisi, pemain luar Tegal didatangkan, pemain dikontrak secara resmi, mess pun disediakan. Namun kenyataan jauh dari impian. Dengan kondisi yang jauh lebih baik 2 tahun terakhir, hasil yang dicapai justru berbanding terbalik. Apabila di musim-musim sebelumnya Persekat kalah dengan maksimal margin 2 gol, di tahun 2017 ini kekalahan telak justru menjadi akrab yang menjadikan Persekat tim lumbung gol dengan gol kemasukan terbanyak se-Zona Jateng[5].

Klasemen Liga 3 Jawa Tengah 2017 Grup B

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persekap Pekalongan (A) 8 5 2 1 18 6 +12 17 Lolos Ke Babak 6 Besar
2 PSISra Sragen (A) 8 5 1 2 6 6 0 16
3 PSIP Pemalang (E) 8 4 2 2 14 8 +6 14
4 PSD Demak (E) 8 1 3 4 11 15 −4 6
5 Persekat Kab. Tegal (E) 8 1 0 7 6 20 −14 3
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 20 Mei 2017. Sumber: PSSI
(A) Lolos ke babak berikutnya; (E) Tereliminasi.

2018[sunting | sunting sumber]

Di tahun 2018, Persekat dibesut Nazal Mustofa, pelatih berlisensi A AFC yang berpengalaman melatih klub-klub Liga 2 seperti Persip Pekalongan (2016) dan Persibas Banyumas (2017). Untuk pemain, sedikit berbeda dengan 3 tahun terakhir yang hampir seluruhnya diisi pemain lokal, komposisi tahun ini adalah 50% pemain lokal Tegal dan 50% pemain luar Tegal.

Pemain lokal merupakan pemain hasil seleksi terbuka yang diselenggarakan tim pelatih. Kebijakan manajemen yang selalu menggunakan putra daerah untuk tim Soeratin U-17 membuahkan hasil tersedianya supply untuk tim senior Persekat. Beberapa pemain eks Persekat Soeratin U-17 berhasil lolos seleksi seperti: Sugeng Riyadi, Anggun Riansyah, Adhe Owen (pernah memperkuat Persija Jakarta U-19), Andreas "Londo" Hardiansyah, Agil Rizki, Ahmad Prasetyo dsb.

Terdapat 11 pemain luar merupakan pemain yang diseleksi tertutup berdasarkan undangan tim pelatih dimana 10 diantaranya pernah merasakan atmosfer Liga 2. Diantaranya adalah 7 pemain eks Persik Kediri yaitu Yusuf Meilina Fuad Burhani, Mochamad Listianto Ciputra, Risna Prahalabenta, Eka Sama Adi, Alfian Agung, Ady Eko Jayanto serta striker jangkung yang pernah mengikuti training di Manchester United: Septian Bagaskara. Selain itu ada juga Arsil Kader eks Persibas Banyumas, Bya Narikas Saputra eks PSCS Cilacap dan Aziz Nurdin eks Persewangi Banyuwangi. Terakhir center back tangguh, Dody Alekvan Djin dari klub Liga 3 Provinsi Jawa Timur, Persema Malang.

Dengan materi pemain yang jauh lebih baik dibandingkan musim-musim sebelumnya. Persekat berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke Babak 8 Besar dan tanpa menelan satupun kekalahan. Pada Babak 8 Besar Persekat bertemu dengan tim yang diatas kertas bisa dikalahkan dengan mudah yaitu BR Unika Semarang, namun hasil yang didapat cukup mengecewakan, Persekat kalah agresivitas gol tandang, dan perjalanan di Liga 2 2018 pun berakhir.

Klasemen Liga 3 Jawa Tengah 2018 Grup 1

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persekat Kab. Tegal (A) 8 5 3 0 21 9 +12 18 Lolos Ke Babak 8 Besar
2 Persibara Banjarnegara (A) 8 5 2 1 14 8 +6 17
3 Persiku Kudus (E) 8 4 1 3 20 8 +12 13
4 Persipa Pati (E) 8 3 0 5 7 20 −13 9
5 PSIK Klaten (E) 8 0 0 8 2 19 −17 0
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 29 April 2018. Sumber: PSSI
(A) Lolos ke babak berikutnya; (E) Tereliminasi.

Babak 8 Besar Liga 3 Jawa Tengah 2018

(Persekat Kab. Tegal kalah agresivitas gol tandang 2 - 0 )


2019[sunting | sunting sumber]

Menyambut kompetisi Liga 3 2019, Persekat terhuyung-huyung dan hampir tidak akan mengikuti kompetisi. 7 hari menjelang penutupan pendaftaran Liga 3 2019 Jawa Tengah, belum ada tanda-tanda Persekat akan mendaftarkan diri. Berbagai pertemuanpun dilakukan, bersama Wakil Bupati Tegal, Ketum Persekat, Manajemen Persekat, Skaterz dan penggiat sepakbola Kab. Tegal, hasilnya Persekat resmi mendaftar Liga 3 2019 Jawa Tengah dua hari sebelum penutupan [6]. Ujian Persekat tidak berhenti sampai disini, 7 hari jelang kick-off Liga 3 2019, kelompok suporter Persekat Skaterz, melakukan boikot karena berbagai permasalahan yang terjadi, hasil uji coba yang kurang bagus, belum adanya Pelatih Utama dan minimnya sarana prasarana yang diterima pemain. Aksi boikot yang dilakukan Skaterz mendapat respon positif dari manajemen, seluruh tuntutan terkait sarana prasarana dipenuhi dan Persekat siap mengarungi kompetisi Liga 3 2019[7].

Putaran Pertama Liga 3 2019 Jawa Tengah Grup 1

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persekat Kab. Tegal (A) 8 5 3 0 11 3 +8 18 Lolos ke Babak 8 Besar
2 Persiku Kudus (A) 8 4 3 1 12 5 +7 15
3 PSD Demak 8 2 3 3 8 11 −3 9
4 Berlian Rajawali FC 8 1 3 4 11 15 −4 6
5 Persibangga Purbalingga 8 1 2 5 5 13 −8 5
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 25 Agustus 2019. Sumber: Klasemen Penyisihan
(A) Lolos ke babak berikutnya.

Babak 8 Besar Liga 3 2019 Jawa Tengah Grup 5

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persekat Kab. Tegal (A) 6 4 2 0 7 0 +7 14 Lolos ke Semi Final
2 Persibas Banyumas (A) 6 3 2 1 10 3 +7 11
3 PSIP Pemalang (E) 6 1 3 2 6 8 −2 6
4 PPSM Sakti Magelang (E) 6 0 1 5 4 16 −12 1
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 22 September 2019. Sumber: Klasemen 8 Besar
(A) Lolos ke babak berikutnya; (E) Tereliminasi.

Semi Final

(Persekat Kab. Tegal menang agresivitas gol tandang 1 - 0 )


Final

Persiku Kudus Logo Persiku Kudus 2.PNG 2 - 1 Logo persekat kabupaten tegal 2015ok.png Persekat Kab. Tegal
  • Muhammad Irman Gol 62'
  • Wirdan Jaka Septian Gol 98'
Laporan Sahrudin IrwanGol 90+2'
Stadion Wijayakusuma, Cilacap
Wasit: Arif Nur Wahyudhi


Persekat Kabupaten Tegal gagal Juara Liga 3 2019 Jawa Tengah setelah kalah dramatis lewat perpanjangan waktu di laga final. Persekat kalah 1-2 dari Persiku Kudus pada final Liga 3 2019 Jawa Tengah di Stadion Wijayakusuma Cilacap, Kamis ( 24/10/2019) sore [8]. Setelah kekalahan di laga final, perjuangan Persekat berlanjut pada Putaran Regional Liga 3 2019 melawan Persebi Boyolali. Persekat berhasil memenangi laga melalui adu pinalti setelah pada pertandingan pertama dan kedua berakhir imbang 1 - 1[9].


Liga 3 2019 Regional Jawa

(Persekat Kab. Tegal menang adu pinalti 5 - 3 )


Putaran Pertama Liga 3 Nasional 2019 Grup C

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persekat (A) 3 2 0 1 5 2 +3 6[a] Lolos Ke Babak 16 Besar
2 PSKC (H, A) 3 2 0 1 9 4 +5 6[a]
3 Persibas (E) 3 2 0 1 2 2 0 6[a]
4 Persitas (E) 3 0 0 3 2 10 −8 0
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 16 Desember 2019. Sumber: PSSI
(A) Lolos ke babak berikutnya; (E) Tereliminasi; (H) Tuan rumah.
Catatan:
  1. ^ a b c Head-to-head results: PSKC 2–1 Persekat, Persibas 1–0 PSKC, Persekat 2–0 Persibas. Head-to-head standings:
    • Persekat: 3 pts, +1 SG
    • PSKC: 3 pts, 0 SG
    • Persibas: 3 pts, -1 SG

Babak 16 Besar Liga 3 Nasional 2019

Persekat 1 - 0 (p.w.) Sleman United
Ferdian Abi Aliyil Farmadi Okka Madjid Gol 118' Laporan
Stadion Siliwangi, Bandung
Wasit: Heru Sugianto

Babak 8 Besar Liga 3 Nasional 2019

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 PSKC (H, P) 3 2 1 0 7 2 +5 7 Lolos Ke Babak Final
2 KS Tiga Naga (P) 3 2 0 1 5 7 −2 6 Lolos Ke Liga 2 2020
3 Persekat (P) 3 1 0 2 3 4 −1 3
4 Persidi 3 0 1 2 3 5 −2 1
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 26 Desember 2019. Sumber: PSSI
(H) Tuan rumah; (P) Promosi.

Persekat menorehkan sejarah baru di kancah sepak bola Nasional. Tim yang berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu berhasil lolos ke Liga 2 2020. Perjuangan Persekat untuk menuju lolos Liga 2 2020 tidaklah mudah. Laskar Ki Gede Sebayu mengalami banyak rintangan. Dari kalah di final Liga 3 2019 Jawa Tengah oleh Persiku Kudus dan pindah homebase ke Stadion Yos Sudarso Kota Tegal dikarenakan Stadion Tri Sanja Kabupaten Tegal Tidak layak untuk homebase dalam liga 3 Nasional.

Perjuangan sepak bola Kabupaten Tegal sangat luar biasa. Rentetan cobaan dalam mengikuti Liga 3 2019 Jawa Tengah dan Liga 3 Nasional 2019 pun dilaluinya dan menjadi cerita sejarah persepakbolaan Kabupaten Tegal[10].


Pencetak Gol Terbanyak Persekat 2019

Per pertandingan yang dimainkan sampai 26 Desember 2019.[11][12]

Pos Pemain Event Gol
1 Gatot Wahyudi [a] Liga 3 2019 Jawa Tengah & Liga 3 Nasional 2019 7
2 Sahrudin Irwan Liga 3 2019 Jawa Tengah & Putaran Regional Liga 3 2019 6
3 Akbar Fajir U Selang Liga 3 2019 Jawa Tengah 4
Abdul Gani Lukman Liga 3 2019 Jawa Tengah & Putaran Regional Liga 3 2019
5 Fikron Afriyanto [b] Liga 3 2019 Jawa Tengah & Liga 3 Nasional 2019 3
Ferdian Abi Aliyil Farmadi Okka Madjid Liga 3 2019 Jawa Tengah & Liga 3 Nasional 2019
7 Ajis Yamin Liga 3 2019 Jawa Tengah 2
Hamdi A. Sula Liga 3 2019 Jawa Tengah
Didiwanto Ismail Liga 3 2019 Jawa Tengah
Akhmad Prasetyo Wiguno [c] Liga 3 2019 Jawa Tengah & Liga 3 Nasional 2019
11 Fahmi Hi Iskhak Liga 3 2019 Jawa Tengah 1

Catatan:

  1. ^ 3 Gol Gatot Wahyudi bersama Persebi Boyolali
  2. ^ 1 Gol Fikron Afriyanto bersama PSIP Pemalang
  3. ^ 1 Gol Akhmad Prasetyo Wiguno bersama Persegal Tegal

Skuad[sunting | sunting sumber]

Berikut skuad yang diturunkan untuk ajang Liga 3 2019 Nasional [13]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
1 Bendera Indonesia GK Rudi Nurdin Rajak
30 Bendera Indonesia GK Anggun Riansyah
20 Bendera Indonesia GK M. Sugeng Riyadi
22 Bendera Indonesia DF Didi Wanto IsmailKapten
3 Bendera Indonesia DF Syahrul Lasinari
28 Bendera Indonesia DF Fahmi Hi Iskhak
12 Bendera Indonesia DF Katno Saputro
32 Bendera Indonesia DF Dian Susanto
16 Bendera Indonesia DF Andreas Herdiyansyah
27 Bendera Indonesia DF Fikron Afriyanto
5 Bendera Indonesia MF Rusdiawan Damin
21 Bendera Indonesia MF Ega Arya Kanda
4 Bendera Indonesia MF Rizal Indra Prasetyo
8 Bendera Indonesia MF Ahmad Ibnu Yahya
No. Pos. Pemain
11 Bendera Indonesia MF Ajis Yamin
19 Bendera Indonesia MF Ibrahim Musa Kosepa
6 Bendera Indonesia MF Ajay Maulana
23 Bendera Indonesia MF Agil Rizki Marguby
13 Bendera Indonesia MF Aji Eko Sulistiono
9 Bendera Indonesia MF Sahrudin Irwan
17 Bendera Indonesia MF Ugi Anggoro Pamungkas
36 Bendera Indonesia MF Diky Wicaksono
24 Bendera Indonesia MF Akhmad Prasetyo Wiguno
79 Bendera Indonesia FW Hamdi A. Sula
7 Bendera Indonesia FW Akbar Fajir U Selang
99 Bendera Indonesia FW Ferdian Abi Aliyil Farmadi Okka Madjid
10 Bendera Indonesia FW Abdul Gani Lukman
98 Bendera Indonesia FW Gatot Wahyudi

Official[sunting | sunting sumber]

Official Persekat Kab. Tegal pada ajang Liga 2 2020[14]

  • Manager Tim : Haron Bagas Prakosa
  • Assisten Manager : Mohammad Ersal Aburizal
  • Sekretaris : Ilham Marsyanto
  • Bendahara : Achmad Komarudin
  • Organisasi : Untung Basuki
  • Pelatih Kepala : Nazal Mustofa
  • Assisten Pelatih : Dwi Priyo Utomo
  • Pelatih Fisik : Lukman Afif
  • Pelatih Kiper : Firmansyah
  • Kit Man : Ajang Widyaningtyas, Baros Sapari

Supporter[sunting | sunting sumber]

Persekat Kab. Tegal memiliki dua kelompok suporter fanatik yang saling berdampingan.

  • Skaterz (Persekat Supporterz)

Merupakan basis suporter terbesar yang menempati tribun timur Stadion Tri Sanja, mulai berdiri sejak 11 November 2011 dan memiliki warna kebesaran merah, sama seperti warna kebesaran klub.[15]

  • Red Brigade

Merupakan suporter fanatik Persekat beraliran Ultras yang berdiri pada tahun 2014, dengan warna kebesaran hitam yang menempati tribun barat Stadion Tri Sanja

Apparel[sunting | sunting sumber]

[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Persekat Tegal Lolos Liga 2 Tahun 2020". Jatengpost.com. Diakses tanggal 27 Desember 2019. 
  2. ^ "SEJARAH PERSEKAT". Persekat. Diakses tanggal 21 Januari 2020. 
  3. ^ a b c d "Persekat Kabupaten Tegal on Facebook: "REKAPAN PERJALANAN PERSEKAT KAB. TEGAL MUSIM 2009/2010 s.d 2012/2013"". Facebook. Diakses tanggal 1 Januari 2020. 
  4. ^ "Persekat Kabupaten Tegal on Facebook: "CAPAIAN 6 TAHUN TERAKHIR DI LIGA NUSANTARA & LIGA 3"". Facebook. Diakses tanggal 1 Januari 2020. 
  5. ^ a b c "Persekat, Sebuah Catatan Akhir Musim". Info Tegal. 28 Desember 2019. 
  6. ^ "Resmi Ikut Mendaftar Liga 3 Jawa Tengah, Persekat Persiapkan Diri". Pantura Post. 28 Desember 2018. 
  7. ^ "Skaterz Turut Berpartisipasi Aktif Membantu Persekat di Luar Stadion". Pantura Post. 28 Desember 2018. 
  8. ^ "Gagal Menang, Persekat Tetap Juara di Hati Skaterz". Pantura Post. 28 Desember 2018. 
  9. ^ "Laskar Ki Gede Sebayu Berhasil Maju ke Tingkat Nasional". Pantura Post. 28 Desember 2018. 
  10. ^ "Lolos ke Liga 2 Tahun 2020, Persekat Naik Kasta". Pantura Post. 28 Desember 2018. 
  11. ^ "Top Skorer Liga 3 2019 Jawa Tengah". PSSI. Diakses tanggal 1 Januari 2020. 
  12. ^ "Top Skorer Liga 3 Nasional 2019". PSSI. Diakses tanggal 1 Januari 2020. 
  13. ^ "Skuad Persekat Kabupaten Tegal". PSSI. Diakses tanggal 12 Desember 2019. 
  14. ^ "Persekat Kabupaten Tegal on Instagram: "Tim pelatih telah ditetapkan"". Instagram. Diakses tanggal 20 Januari 2020. 
  15. ^ "Kebangkitan dan Pergerakan Suporter Persekat". Pandit Football. Diakses tanggal 25 Juli 2019. 
  16. ^ "Persekat Kabupaten Tegal Teken Kontrak dengan Aparel Asal Wonosobo". Tribun Jateng. Diakses tanggal 25 Juli 2019. 
  17. ^ "Persekat Kabupaten Tegal on Instagram: "Melanjutkan kerja sama di Liga 3 2019, untuk Liga 2 2020 Persekat kembali bekerja sama dengan @grande_apparel dalam penyedian jersey"". Instagram. Diakses tanggal 19 Januari 2020. 
  18. ^ "Bank TGR Launching Jersey dan Tim Persekat". BPR-TGR. Diakses tanggal 25 Juli 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]