Persipa Pati

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Persipa Pati
Persipa Pati.png
Nama lengkapPersatuan Sepak Bola Indonesia Pati
JulukanLembu Mbalelo
Laskar Saridin
Kebo Landoh
Berdiri19 April 1951
StadionStadion Joyo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
(Kapasitas: 10,000)
KetuaH. Saiful Arifin
ManajerHadi Sutrisno
PelatihRudy Eka Priyambada
LigaLiga 3
2018Fase grup Liga 3 Regional Provinsi Jawa Tengah
Kostum Kandang
Kostum Tandang

Persipa (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Pati) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Pati. Persipa Pati didirikan pada tanggal 19 April 1951 dan mempunyai julukan "Laskar Saridin". Saat ini, Persipa berlaga di Liga 3 dan ber-homebase di Stadion Joyo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Sejak hadir di dunia sepakbola nasional, Persipa Pati telah menjadi ikon dari warga Pati. Prestasi tertinggi yang pernah diraih Persipa Pati selama berkompetisi di Indonesia, adalah berlaga di Divisi 1 Liga Indonesia (2014). Kelompok suporter mereka dipanggil Patifosi (Pati Tifosi). sekarang ini pelatih Persipa bernama Rudi Eka Priyambada

Julukan[sunting | sunting sumber]

Lembu Pragola / Kebo Landoh[sunting | sunting sumber]

Lembu Pragola atau disebut juga Kebo Landoh adalah kerbau milik Saridin, dan kerbau tersebut mempunyai kehebatan, yaitu kulitnya tidak mampu ditembus pedang. Oleh karena itu, Persipa Pati diberi julukan Lembu Pragola, dengan harapan Persipa Pati bisa menjadi tim yang tidak mudah dibobol, tetapi mudah membobol gawang lawan.

Laskar Saridin[sunting | sunting sumber]

Saridin adalah tokoh daerah Kabupaten Pati yang sangat disegani, oleh karena itu Persipa Pati diberi julukan Laskar Saridin supaya Persipa Pati disegani oleh orang banyak layaknya Mbah Saridin.

Warna[sunting | sunting sumber]

Persipa Pati mengikuti jejak Persija dan Persema, karena Persija Jakarta dahulunya berjersey warna Merah tetapi karena tidak cocok dengan kebudayaan Betawi maka diganti dengan warna Orange. Begitu juga Persema Malang yang mengubah warna jersey utamanya dari Merah menjadi Biru Muda.

Persipa Pati pun ingin mengganti warna Merah yang tidak cocok dengan kebudayaan Kabupaten Pati yang berjuluk Mina Tani. Oleh karena itu warna "Biru Muda" dipilih untuk menggantikan warna merah pada jersey Persipa Pati karena warna biru melambangkan "air" yang sangat dibutuhkan persawahan Pati sebagai Bumi Mina Tani, juga melambangkan Pati sebagai Kota Pensiunan yang tenang karena sifat air yang sejuk dan tenang.

Namun di tahun 2015, Persipa Pati kembali menggunakan jersey berwarna merah untuk berkompetisi di Liga Nusantara. Sampai sekarang untuk mengarungi kompetisi Liga 3, Persipa Pati masih menggunakan jersey home atau kandang mereka dominan warna merah

Skuad (2008-09)[sunting | sunting sumber]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
1 Bendera Indonesia GK syaiful
2 Bendera Indonesia GK budi
3 Bendera Indonesia DF dede rizaluddin
4 Bendera Indonesia DF kamaluddin
5 Bendera Indonesia DF Lingga ashadi
6 Bendera Indonesia DF didik
7 Bendera Indonesia DF sardi
8 Bendera Indonesia MF tri sapta
9 Bendera Indonesia MF fery haryadi
10 Bendera Indonesia MF gandhi putra
11 Bendera Indonesia MF hendra
No. Pos. Pemain
12 Bendera Indonesia MF satria
13 Bendera Indonesia MF ridwan ruminsir
14 Bendera Indonesia MF ridewan
15 Bendera Indonesia MF mansyur
16 Bendera Indonesia FW dwi Kapten
17 Bendera Indonesia FW nunung
18 Bendera Indonesia FW agus purnomo
19 Bendera Indonesia FW Erpina
19 Bendera Indonesia FW Labiq

Pendukung[sunting | sunting sumber]

Pendukung Persipa Pati sendiri bernama Patifosi atau Pati Tifosi. Berdirinya sekitar tahun 2007, nama pendirinya belum diketahui dan masih simpang siur. Pada tahun 2012 Patifosi dihidupkan kembali oleh beberapa pemuda Pati yang mencintai sepakbola. Untuk saat ini sudah banyak anggotanya, korwilpun sudah mencakup seluruh Kabupaten.

  • Nama: Patifosi (Pati Tifosi)
  • Berdiri: 2007
  • Basecamp: Pendopo Std. Joyokusumo
  • Salam: Satoe Hati Sampe Mati (SaHaSaMa)
  • Korwil:
  1. Poesat: Margorejo, Pati Kota, Tlogowungu, Gabus, Wedarijaksa, Gembong
  2. Brandal [Utara]: Cluwak, Gunung Wungkal, Dukuhseti, Tayu, Trangkil, Margoyoso
  3. Pantura [Timur]: Batangan, Jaken, Jakenan
  4. Brang Qdoel [Selatan]: Winong Kidul dan Pucakwangi
  5. Bocah Pati Selatan Mania (Bopasnia/Bopasnita): Tambakromo, Kayen, Sukolilo
  6. X-Silugonggo Juwana: Juwana dan sekitarnya
  7. Bastrafosi: Trangkil Patifosi

Organisasi Kepengurusan Sementara Patifosi Jilid II

  • Ketua Umum: Sukmo Octa
  • Ketua Harian/Sekjen: Moza Zean
  • Bendahara: 1. Aditya 2. Edy
  • Sekretaris: 1. Erick 2. Amiin
  • Seksi Kreasi: 1. Wisnu 2. Aziz 3. Bayu
  • Korlap: 1. Tempil 2. Adi 3. Vikry
  • Ketua bastra: Hasan Labiqul Aqil

Rival[sunting | sunting sumber]

Persipa Pati memiliki musuh bebuyutan dalam Derby Muria yaitu Persikaba Blora.

Pemasok kostum[sunting | sunting sumber]

  • Vilour (2009-2010)
  • Diadora (2010-2011)
  • Shoot+ (2015-2017)
  • KNIEL (2018-sekarang)

Reference[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]