Divisi Utama Liga Indonesia 2007

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Divisi Utama Liga Indonesia 2007 adalah musim ketiga belas Liga Indonesia. Ada 36 tim dalam kompetisi musim ini, yang berarti penambahan 8 tim dibandingkan dengan musim sebelumnya (28 tim). Penambahan tim terjadi akibat dihapusnya degradasi pada musim lalu dan dipromosikannya semua tim divisi satu yang lolos ke delapan besar. Pertandingan pertama dan pembukaan dilaksanakan pada 10 Februari 2007.

Kompetisi ini berakhir pada 10 Februari 2008 karena lamanya jeda kompetisi pada musim ini. Jeda pertama berlangsung dari 31 Maret hingga 1 Agustus, sementara jeda kedua berlangsung dari 14 September hingga 14 Oktober. Jeda pertama diisi masa pelatnas bagi tim nasional sepak bola Indonesia (1 April-30 Juni) dan Piala Asia (1-31 Juli). Jeda kedua merupakan masa puasa.

Sriwijaya FC menjadi juara kompetisi ini setelah mengalahkan PSMS Medan 3-1 pada final di Kabupaten Bandung.

Sistem kompetisi[sunting | sunting sumber]

36 tim (sebagai peserta kompetisi) dibagi dalam dua grup, yaitu Wilayah Satu/Wilayah Barat dan Wilayah Dua/Wilayah Timur dan setiap grup terbagi menjadi 18 klub. Empat tim dari tiap wilayah akan terdegradasi pada akhir musim sementara sembilan klub teratas tiap wilayah akan naik ke Super Liga dan peringkat 1-4 tiap wilayah akan masuk ke babak 8 besar untuk menentukan juara Liga Indonesia yang nantinya akan menjadi wakil Indonesia di Liga Champions Asia. Super Liga sendiri akan direncanakan mulai pada tahun 2008 serta akan memiliki maksimal *18 klub di dalamnya.

Tim peserta[sunting | sunting sumber]

Wilayah Satu[sunting | sunting sumber]

Wilayah Dua[sunting | sunting sumber]

Hasil[sunting | sunting sumber]

Babak reguler[sunting | sunting sumber]

Wilayah Barat

Mn = Main; Mg = Menang; S = Seri; K = Kalah; GM = Gol masuk; GK = Gol kemasukan; SG = Selisih gol; N = Nilai

Pos
Klub
Mn
Mg
S
K
GM
GK
SG
Nilai
Catatan
1
Sriwijaya FC
34
20
6
8
59
31
+28
66
Zona Babak 8 Besar
dan
Zona Superliga
2
Persija
34
18
7
9
55
40
+15
61
3
PSMS
34
17
7
10
44
28
+16
58
4
Persik
34
17
5
12
61
51
+10
56
5
Persib
34
15
9
10
45
29
+16
54
Zona Superliga
6
Persela
34
15
9
10
45
29
+16
54
7
Persitara
34
15
8
11
40
33
+7
53
8
Pelita Jaya
34
15
7
12
42
30
+12
52
9
Persita
34
13
11
10
33
36
-3
50
10
PSIS
34
13
10
11
44
33
+11
49
11
Persikabo
34
12
12
10
26
29
-3
48
12
PSS
34
12
10
12
42
43
-1
46
13
Persema
34
12
9
13
35
46
-11
45
14
PSDS
34
12
8
14
39
40
-1
44
15
Persikota
34
6
12
16
26
41
-15
30
16
Semen Padang
34
7
6
21
21
44
-23
27
17
Persiraja
34
6
8
20
18
59
-41
26
18
PSSB
34
6
6
22
26
61
-35
25
Wilayah Timur
Pos
Klub
Mn
Mg
S
K
GM
GK
SG
Nilai
Catatan
1
Persipura
34
19
7
8
54
24
+30
64
Zona Babak 8 Besar
dan
Zona Superliga
2
Persiwa
34
18
5
11
56
30
+26
59
3
Deltras
34
17
8
9
47
30
+17
59
4
Arema
34
15
12
7
45
28
+17
57
5
PSM
34
16
7
11
43
33
+10
57
Zona Superliga
6
Persiter
34
17
6
11
33
28
+15
57
7
Persiba
34
16
7
11
48
35
+13
55
8
Persmin
34
14
11
9
43
34
+9
53
9
Persijap
34
15
7
12
38
36
+2
52
10
Persibom
34
13
7
14
41
47
-6
46
11
Persis
34
12
7
15
43
43
0
43
12
Persma
34
10
11
13
32
50
-18
41
13
Bontang PKT
34
10
9
15
32
41
-9
39
14
Persebaya
34
11
6
17
36
50
-14
39
15
PSIM
34
8
8
18
30
45
-15
32
16
Persekabpas
34
8
8
18
34
52
-18
32
17
Perseman
34
8
8
18
28
55
-27
32
18
Persegi
34
6
11
17
24
46
-22
29

Keterangan: Liga Indonesia musim 2007 tidak ada zona degradasi di kedua wilayah (Wilayah Barat dan Wilayah Timur), sesuai dengan keputusan PSSI terkait dengan adanya Superliga.

Babak 8 besar[sunting | sunting sumber]

Babak 8 besar mempertemukan 8 tim yang dibagi menjadi 2 grup, yaitu grup A dan grup B.

Grup A[sunting | sunting sumber]

Seluruh pertandingan diselenggarakan di Stadion Brawijaya, Kediri dan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo sebagai venue kedua. Namun, karena terjadi kerusuhan yang menghancurkan stadion Brawijaya, maka pertandingan yang direncanakan dilaksanakan di Kediri dipindah ke Sidoarjo dan Stadion Gelora 10 November, Surabaya

Tim yang bermain di Grup A :

  • Sriwijaya FC Palembang - Urutan Pertama dari Kompetesi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Barat
  • Persiwa Wamena - Urutan Kedua dari Kompetisi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Timur
  • PSMS Medan - Urutan Ketiga dari Kompetisi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Barat
  • Arema Malang - Urutan Keempat dari Kompetisi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Timur
Tim Main M S K GM GK SG Poin
Sriwijaya FC Palembang 3 1 2 0 4 2 +2 5
PSMS Medan 3 1 2 1 4 4 0 4
Arema Malang 3 1 1 1 3 4 –1 4
Persiwa Wamena 3 0 2 1 3 4 –1 0






Grup B[sunting | sunting sumber]

Seluruh pertandingan diselenggarakan di Stadion Manahan, Solo dan Stadion Gelora Delta sebagai venue kedua

Tim yang bermain di Grup B :

  • Persipura Jayapura - Urutan Pertama dari Kompetesi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Timur
  • Persija Jakarta - Urutan Kedua dari Kompetisi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Barat
  • Deltras Sidoarjo - Urutan Ketiga dari Kompetisi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Timur
  • Persik Kediri - Urutan Keempat dari Kompetisi Reguler Divisi Utama Liga Indonesia 2007 ~ Wilayah Barat
Tim Main M S K GM GK SG Poin
Persipura Jayapura 3 2 1 0 8 1 +7 7
Persija Jakarta 3 1 2 0 3 2 +1 5
Persik Kediri 3 1 1 1 4 7 –3 4
Deltras Sidoarjo 3 0 0 3 0 6 –6 0






Babak gugur[sunting | sunting sumber]

Semifinal[sunting | sunting sumber]

    Adu penalti  
V. Igbonevo Masuk
I. Wangggai Masuk
Ian Kabes Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan Markus Horison)
Bachtiar Masuk
Ernest Jeremiah Masuk
David da Rocha Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan Markus Horison)
4–5 Masuk Legimin R.
Masuk James Koko L.
Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan Jendri Pitoy) Masperi Kasim
Masuk Supardi
Masuk Rommy D. P
Masuk Saktiawan Sinaga
 


Final[sunting | sunting sumber]


Masalah Kompetisi[sunting | sunting sumber]

Namun karena kompetisi ini masih berjalan dan belum ditentukan juaranya, maka PSSI terpaksa tidak bisa mengirim wakil-wakil mereka ke ajang Liga Champions Asia dan mengulang kejadian musim lalu. PSSI sempat menawarkan juara grup sementara di dua wilayah, yaitu Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura, hal ini seperti kejadian pada kompetisi musim 1996 yang saat itu juga belum selesai. Bandung Raya dan PSM Ujung Pandang ditunjuk PSSI untuk mewakili Indonesia di Liga Champions Asia (selaku sebagai juara grup sementara di masing-masing wilayah) dan AFC saat itu masih berbaik hati menerima usulan PSSI tersebut.

Namun, sekarang AFC tidak lagi ada toleransi lagi kepada PSSI dan jatahnya diberikan ke runner-up Liga Thailand, Krung Thai Bank FC dan Juara Piala Nasional Vietnam, Nam Định F.C.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]