Divisi Utama Liga Indonesia 2007

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Liga Djarum Indonesia
Logoligadjarum05.jpg
Musim2007
JuaraSriwijaya FC
Pemain terbaikZah Rahan Krangar
Pencetak gol
terbanyak
Cristian Gonzales (32 Goal)
2006

Divisi Utama Liga Indonesia 2007 adalah musim ketiga belas Liga Indonesia. Ada 36 tim dalam kompetisi musim ini, yang berarti penambahan 8 tim dibandingkan dengan musim sebelumnya (28 tim). Penambahan tim terjadi akibat dihapusnya degradasi pada musim lalu dan dipromosikannya semua tim divisi satu yang lolos ke delapan besar. Pertandingan pertama dan pembukaan dilaksanakan pada 10 Februari 2007.

Kompetisi ini berakhir pada 10 Februari 2008 karena lamanya jeda kompetisi pada musim ini. Jeda pertama berlangsung dari 31 Maret hingga 1 Agustus, sementara jeda kedua berlangsung dari 14 September hingga 14 Oktober. Jeda pertama diisi masa pelatnas bagi tim nasional sepak bola Indonesia (1 April-30 Juni) dan Piala Asia (1-31 Juli). Jeda kedua merupakan masa puasa.

Sriwijaya FC menjadi juara kompetisi ini setelah mengalahkan PSMS Medan 3-1 pada final di Kabupaten Bandung.

Sistem kompetisi[sunting | sunting sumber]

36 tim (sebagai peserta kompetisi) dibagi dalam dua grup, yaitu Wilayah Satu/Wilayah Barat dan Wilayah Dua/Wilayah Timur dan setiap grup terbagi menjadi 18 klub. Empat tim dari tiap wilayah akan terdegradasi pada akhir musim sementara sembilan klub teratas tiap wilayah akan naik ke Super Liga dan peringkat 1-4 tiap wilayah akan masuk ke babak 8 besar untuk menentukan juara Liga Indonesia yang nantinya akan menjadi wakil Indonesia di Liga Champions Asia. Super Liga sendiri akan direncanakan mulai pada tahun 2008 serta akan memiliki maksimal *18 klub di dalamnya.

Tim peserta[sunting | sunting sumber]

Wilayah Satu[sunting | sunting sumber]

Wilayah Dua[sunting | sunting sumber]


Babak reguler[sunting | sunting sumber]

Liga Indonesia musim 2007 tidak menggunakan sistem degradasi di kedua wilayah (Wilayah Barat dan Wilayah Timur), sesuai dengan keputusan PSSI terkait dengan adanya Liga Super.

Wilayah Barat[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Sriwijaya F.C. (Q) 34 20 6 8 59 31 +28 66 Lolos ke babak 8 besar
dan Liga Super Indonesia 2008–2009
2 Persija Jakarta (Q) 34 18 7 9 55 40 +15 61
3 PSMS Medan (Q) 34 17 7 10 44 28 +16 58
4 Persik Kediri (Q) 34 17 5 12 61 51 +10 56
5 Persib Bandung (Q) 34 15 9 10 45 29 +16 54 Lolos ke Liga Super Indonesia 2008–2009
6 Persela Lamongan (Q) 34 15 9 10 41 34 +7 54
7 Persitara Jakarta Utara (Q) 34 15 8 11 39 33 +6 53
8 Pelita Jaya (Q) 34 15 7 12 43 30 +13 52
9 Persita Tangerang (Q) 34 13 11 10 33 36 −3 50
10 PSIS Semarang 34 13 10 11 44 34 +10 49
11 Persikabo Bogor 34 12 12 10 46 38 +8 48
12 PSS Sleman 34 12 10 12 42 43 −1 46
13 Persema Malang 34 12 9 13 35 46 −11 45
14 PSDS Deli Serdang 34 12 8 14 39 40 −1 44
15 Persikota Tangerang 34 6 12 16 26 41 −15 30
16 PS Semen Padang 34 7 6 21 21 44 −23 27
17 Persiraja Banda Aceh 34 6 8 20 18 59 −41 26
18 PSSB Bireun 34 6 6 22 26 60 −34 24
Sumber:  
(Q) Lolos ke Liga Super Indonesia 2008–2009.

Wilayah Timur[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persipura Jayapura (Q) 34 19 7 8 54 24 +30 64 Lolos ke babak 8 besar
dan Liga Super Indonesia 2008–2009
2 Persiwa Wamena (Q) 34 18 5 11 56 30 +26 59
3 Deltras Sidoarjo (Q) 34 17 8 9 47 30 +17 59
4 Arema Malang (Q) 34 15 12 7 45 28 +17 57
5 PSM Makassar (Q) 34 17 6 11 43 33 +10 57 Lolos ke Liga Super Indonesia 2008–2009
6 Persiter Ternate (Q) 34 17 6 11 33 28 +5 57
7 Persiba Balikpapan (Q) 34 16 7 11 48 35 +13 55
8 Persmin Minahasa (Q) 34 14 11 9 43 34 +9 53
9 Persijap Jepara (Q) 34 15 7 12 38 36 +2 52
10 Persibom Bolaang Mongondow 34 13 7 14 41 47 −6 46
11 Persis Solo 34 12 7 15 43 43 0 43
12 Persma Manado 34 10 11 13 32 50 −18 41
13 Bontang PKT 34 10 9 15 33 42 −9 39
14 Persebaya Surabaya 34 11 6 17 36 50 −14 39
15 PSIM Yogyakarta 34 8 8 18 30 45 −15 32
16 Persekabpas Pasuruan 34 8 8 18 34 52 −18 32
17 Perseman Manokwari 34 8 8 18 28 55 −27 32
18 Bali Persegi FC 34 6 11 17 24 46 −22 29
Sumber:  
(Q) Terkualifikasi ke babak dimaksud.

Babak 8 besar[sunting | sunting sumber]

Babak 8 besar mempertemukan 8 tim yang dibagi menjadi 2 grup, yaitu grup A dan grup B.

Pembagian[sunting | sunting sumber]

Grup A Grup B
Wilayah Pos. Tim Wilayah Pos. Tim
Barat 1 Sriwijaya FC Palembang Timur 1 Persipura Jayapura
Timur 2 Persiwa Wamena Barat 2 Persija Jakarta
Barat 3 PSMS Medan Timur 3 Deltras Sidoarjo
Timur 4 Arema Malang Barat 4 Persik Kediri

Grup A[sunting | sunting sumber]

Pertandingan direncanakan untuk digelar di Stadion Brawijaya, Kediri dengan dibantu Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada hari pertandingan terakhir. Terkait dengan kerusuhan yang membuat kerusakan parah di Stadion Brawijaya, lokasi pertandingan dipindahkan ke Sidoarjo dengan dibantu Stadion Gelora 10 November, Surabaya.

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Sriwijaya FC Palembang 3 1 2 0 4 2 +2 5 Lolos ke babak gugur
2 PSMS Medan 3 1 1 1 4 4 0 4
3 Arema Malang 3 1 1 1 3 4 −1 4
4 Persiwa Wamena 3 0 2 1 3 4 −1 2
Sumber:  

16 Januari 2008
19.00 UTC+7
Lanjutan: 21 Januari 2008
15.30 UTC+7

Persiwa Wamena 2–2 Arema Malang
Edison Pieter Romaropen link = 28'65' (Laporan) Emile Mbamba link = 67'81'


Grup B[sunting | sunting sumber]

Pertandingan digelar di Stadion Manahan, Solo dengan dibantu Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada hari pertandingan terakhir.

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi
1 Persipura Jayapura 3 2 1 0 8 1 +7 7 Lolos ke babak gugur
2 Persija Jakarta 3 1 2 0 3 2 +1 5
3 Persik Kediri 3 1 1 1 4 7 −3 4
4 Deltras Sidoarjo 3 0 0 3 0 6 −6 0
Sumber:  


Babak gugur[sunting | sunting sumber]

Semifinal[sunting | sunting sumber]


Final[sunting | sunting sumber]

Masalah Kompetisi[sunting | sunting sumber]

Namun karena kompetisi ini masih berjalan dan belum ditentukan juaranya, maka PSSI terpaksa tidak bisa mengirim wakil-wakil mereka ke ajang Liga Champions Asia dan mengulang kejadian musim lalu. PSSI sempat menawarkan juara grup sementara di dua wilayah, yaitu Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura, hal ini seperti kejadian pada kompetisi musim 1996 yang saat itu juga belum selesai. Bandung Raya dan PSM Ujung Pandang ditunjuk PSSI untuk mewakili Indonesia di Liga Champions Asia (selaku sebagai juara grup sementara di masing-masing wilayah) dan AFC saat itu masih berbaik hati menerima usulan PSSI tersebut.

Namun, sekarang AFC tidak lagi ada toleransi lagi kepada PSSI dan jatahnya diberikan ke runner-up Liga Thailand, Krung Thai Bank FC dan Juara Piala Nasional Vietnam, Nam Định F.C.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]