Bhayangkara FC

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bhayangkara FC
Logo Bhayangkara FC.png
Nama lengkapBhayangkara Football Club
JulukanThe Guardians
Berdiri2010 sebagai Persebaya DU
22 Agustus 2015, sebagai Persebaya United[1]
26 Sept 2015, sebagai Bonek FC[2]
28 Okt 2015, sebagai Surabaya United[3]
13 April 2016, sebagai Bhayangkara Surabaya United[4]
8 Sept 2016, sebagai Bhayangkara F.C.[5]
27 November 2020, sebagai Bhayangkara F.C.
StadionStadion Wibawa Mukti, Bekasi
(Kapasitas: 20.000[6])
PemilikBadan usaha Korlantas Polri[7]
CEOIndonesia Irjen. Pol. Istiono
ManajerIndonesia AKBP I Nyoman Yogi
PelatihIndonesia Widodo Cahyono Putro
LigaLiga 1
2021-22Peringkat 3 dari 18
Situs webSitus web resmi klub
Kelompok suporterBhara Mania
Kostum Kandang
Kostum Tandang
Kostum Ketiga
Soccerball current event.svg Musim ini

Bhayangkara Football Club adalah sebuah tim sepak bola Indonesia yang dimiliki oleh Polri. Klub ini bermain di Liga 1. Klub ini juga memegang rekor sebagai klub dengan pergantian nama terbanyak di Indonesia, semuanya karena dualisme yang pernah terjadi antara klub ini dengan klub Persebaya Surabaya pada rentang waktu 2010 sampai 2016.[8]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Cikal bakal klub ini berawal dari Dualisme Persebaya Surabaya yang beralih ke Liga Primer Indonesia dan mengubah namanya menjadi Persebaya 1927 di bawah PT Persebaya Indonesia. Pada saat itu, tim yang dulu bernama Persikubar Kutai Barat diboyong ke Surabaya dan diubah namanya menjadi Persebaya Surabaya oleh Wisnu Wardhana di bawah PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB)[9] agar Surabaya memiliki wakil di liga resmi PSSI. Pada tahun 2015 mereka tidak boleh mengikuti turnamen arahan Mahaka Sports & Entertainment yang bertajuk Piala Presiden 2015. Karena ingin mengikutinya, mereka menambahkan kata United di tim ini. Sejak lolos ke babak 8 besar, BOPI mengisyaratkan untuk menanggalkan nama Persebaya, karena hak paten logo dan nama ada di tangan Persebaya 1927 bawahan PT Persebaya Indonesia.[10] Oleh karena itu, mereka mengubah nama menjadi Bonek FC. Di turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015, mereka mengubah nama klubnya menjadi Surabaya United dikarenakan Bonek 1927 mengecam nama Bonek sebagai klub sepak bola yang aslinya merupakan nama suporter. Pada tanggal 12 April 2016, Surabaya United melakukan merger dengan tim yang mengikuti Piala Bhayangkara 2016, PS Polri dan mengubah namanya menjadi Bhayangkara FC. Klub ini akan mengikuti kompetisi Indonesia Soccer Championship A 2016.

[sunting | sunting sumber]

Stadion[sunting | sunting sumber]

Bhayangkara Surabaya United menggunakan Stadion Gelora Delta di Sidoarjo sebagai laga kandang mereka. Pada tanggal 24 April 2016, Bhayangkara SU mengadakan launching tim di ajang pertandingan Trofeo Kapolda Jatim dengan mengundang Madura United FC dan Deltras Sidoarjo untuk memeriahkannya.[11] Pada saat itu, Bhayangkara SU menjadi juara trofeo setelah mengalahkan Deltras Sidoarjo 4-0. Selain di Stadion Gelora Delta, Bhayangkara Surabaya United juga menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya sebagai stadion alternatif. Mungkin, sebagai tempat apabila Stadion Gelora Delta dipakai Deltras Sidoarjo, maka Bhayangkara SU menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo.

Pada kompetisi Liga 1 musim 2017, Bhayangkara FC menggunakan Stadion Patriot, Bekasi sebagai markas bersama Persija Jakarta.[12] Musim 2018, markas mereka lalu berpindah ke Stadion PTIK, Jakarta.[13]

Pada 27 November 2020 Bhayangkara FC berpindah markas ke Stadion Manahan, Solo.

Ii

Skuat[sunting | sunting sumber]

Pemain Utama[sunting | sunting sumber]

Per 25 Desember 2021.[14]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
2 DF Indonesia IDN Putu Gede
4 DF Brasil BRA Anderson Salles
5 DF Indonesia IDN Muhammad Fatchurohman
6 GK Indonesia IDN Muchamad Aqil Savik
7 FW Indonesia IDN Andik Vermansyah
8 MF Indonesia IDN Muhammad Hargianto
10 FW Chad CHA Ezechiel Ndouasel
12 GK Indonesia IDN Awan Setho (Kapten)
13 DF Indonesia IDN Abanda Rahman
14 DF Indonesia IDN Ruben Karel Sanadi
18 MF Indonesia IDN Adam Alis
19 MF Indonesia IDN Teuku Ichsan
20 MF Indonesia IDN Sani Rizki Fauzi
21 FW Indonesia IDN Titan Agung
22 FW Indonesia IDN Dendy Sulistyawan
No. Pos. Negara Pemain
23 MF Indonesia IDN Wahyu Subo Seto
27 DF Indonesia IDN Indra Kahfi (Kapten)
28 DF Indonesia IDN Alsan Sanda ( Kapten Ketiga)
29 MF Indonesia IDN Arthur Bonai
33 DF Indonesia IDN Hansamu Yama Pranata
37 DF Indonesia IDN Jajang Mulyana
38 GK Indonesia IDN Indra Adi Nugraha
42 DF Indonesia IDN Surya Maulana
77 GK Indonesia IDN Panggih Prio
89 MF Korea Selatan KOR Lee Yoo-joon ( Kapten Keempat)
91 MF Indonesia IDN Ichwan Tuharea

Pemain Dipinjamkan[sunting | sunting sumber]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
31 DF Indonesia IDN Arif Setiawan(Dipinjamkan Ke Persik Kediri)
98 MF Indonesia IDN Reksa Maulana

Pemain naturalisasi[sunting | sunting sumber]

Negara Nama
Kamerun Kamerun Herman Dzumafo
Korea Selatan South Korea Lee Yoo-joon

Staff dan Official[sunting | sunting sumber]

Per 29 Juni 2022.[15]
Jabatan Nama
CEO Indonesia Irjen. Pol. Istiono
COO Indonesia Kombes. Pol. Sumardji
Manajer Indonesia AKBP I Nyoman Yogi Hermawan
Direktur Teknik Indonesia Yeyen Tumena
Pelatih Kepala Indonesia Widodo Cahyono Putro
Asisten Pelatih Indonesia Agus Sugeng Riyanto
Asisten Pelatih Indonesia Gendut Doni
Pelatih Fisik Indonesia Muchtar Hendra
Pelatih Kiper Indonesia Hendro Kartiko
Analis Indonesia Regi Yonathan
Dokter Tim Indonesia M. Yusuf Zulfikar
Fisioterapis Indonesia Rian Panji Pangestu
Masseur Indonesia Syefrina Salsabila
Head Media Officer Indonesia Kukuh Setiawan
Kit & Equipment Indonesia Mansyur

Rekor Musim Sebelumnya[sunting | sunting sumber]

Musim Liga Tim Pos Piala Indonesia Kompetisi AFC
2010-11 Divisi Utama 39 5 (Grup 3)
2011-12 Divisi Utama 39 8 Besar
2013 Divisi Utama 38 1
2014 LSI 22 8 Besar
2015 LSI 18 dihentikan
2016 ISC A 18 7
2017 Liga 1 18 1
2018 Liga 1 18 3
2019 Liga 1 18 3 QF
2020 Liga 1 18 dihentikan
2021-22 Liga 1 18 3
2022-23 Liga 1 18 TBC
Key
  • Tim = Jumlah tim
  • Pos = Posisi di Liga
Juara Peringkat kedua Peringkat ketiga Promosi Degradasi

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]