Evan Dimas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Evan Dimas
Evan Dimas (right) and Andik Vermansah (left).jpg
Evan Dimas (kiri) bersama Andik Vermansah di Kejuaraan AFF 2018
Informasi pribadi
Nama lengkap Evan Dimas Darmono
Tanggal lahir 13 Maret 1995 (umur 27)
Tempat lahir Surabaya, Indonesia
Tinggi 166 m (544 ft 7 in)[1]
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Arema
Nomor 6
Karier junior
2005–2007 SSB Sasana Bhakti
2007–2010 SSB Mitra Surabaya
2010–2013 Persebaya Surabaya
2012Surabaya Muda (pinjaman)
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2014–2017 Bhayangkara 41 (6)
2018 Selangor 20 (2)
2019 Barito Putera 20 (2)
2020–2021 Persija Jakarta 2 (2)
2021–2022 Bhayangkara 22 (0)
2022– Arema 3 (0)
Tim nasional
2010–2012 Indonesia U-16 2 (2)
2013–2014 Indonesia U-19 30 (12)
2015–2019 Indonesia U-23 32 (8)
2014– Indonesia 43 (9)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 5 Agustus 2022
‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 27 Januari 2022

Evan Dimas Darmono (lahir 13 Maret 1995) adalah pemain sepak bola profesional Indonesia yang bermain untuk Arema dan tim nasional Indonesia pada posisi gelandang.[2]

Biografi[sunting | sunting sumber]

Evan Dimas lahir di kota Surabaya, Jawa Timur, dari keluarga berpenghasilan rendah yang dulunya bergantung pada pekerjaan ayahnya, Condro Darmono yang bekerja sebagai satpam. Sebagai salah satu pesepakbola Indonesia dengan bayaran tertinggi, Evan kini menjadi tulang punggung keluarga besarnya.[3][4] Dia adalah seorang Muslim yang taat yang merayakan setiap gol dengan melakukan sujud.[5] Ia terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Dr. Soetomo, jurusan administrasi publik.[6]

Pemain favorit dan inspirasinya adalah mantan gelandang FC Barcelona, Andrés Iniesta, yang menunjukkan bahwa pemain kecil juga bisa berprestasi di tingkat dunia.[7] Dia mengidolakan Persebaya Surabaya semasa kecil. Dia menandatangani kontrak profesional petamanya pada tahun 2014, ketika sepak bola Indonesia mengalami dualisme pada beberapa klub, termasuk fraksi yang ada di Persebaya yang kemudian menjadi Bhayangkara FC.[8]

Karier klub[sunting | sunting sumber]

Muda[sunting | sunting sumber]

Evan Dimas berlatih di sekolah sepak bola Surabaya sampai ia masuk tim remaja Persebaya pada tahun 2010 pada usia 15 tahun.[9] Saat di Persebaya, Evan menjadi pemain andalan Indonesia di berbagai tingkat usia. Ia pernah berlatih di Spanyol setelah terpilih dengan pemain muda Indonesia lainnya untuk mengunjungi fasilitas latihan FC Barcelona. Pada 2012, ia mengituki Nike Academy, sebuah program yang dijalankan oleh Nike, yang mengumpulkan pesepakbola muda dari seluruh dunia.[6]

Persebaya ISL (Bhayangkara)[sunting | sunting sumber]

Setelah bertahun-tahun berlatih dibawah Persebaya, Evan Dimas masuk ke tim senior. Namun, ketika bintang muda itu memutuskan untuk menjadi pemain profesional, Persebaya mengalami perpecahan internal yang berasal dari dualisme sepakbola Indonesia 2011-2014. Beberapa klub papan atas pada waktu itu terpecah menjadi dua faksi dengan satu mengikuti Liga Super Indonesia (ISL) sementara yang lain bergabung dengan Liga Premier Indonesia (LPI) yang berumur pendek. Evan bersama enam pemain muda lainnya memilih untuk bergabung dengan Persebaya ISL pada November 2014. Setelah upaya unifikasi pada 2014-2016 dan serangkaian sengketan hukum tentang penggunaan nama Persebaya, tim Persebaya ISL dirubah menjadi Bhayangkara FC pada tahun 2016 dengan dukungan keuangan dari Polri.[10]

Segera setelah Evan bergabung pada November 2014, klub A-League, Brisbane Roar menunjukkan minat untuk merekrut gelandang tersebut dengan status pinjaman dari Persebaya. Namun, kesepakatan tidak berjalan lancar.[11] Setelah keributan di sepak bola Indonesia, Evan melakukan debutnya untuk Persebaya pada ISL musim 2015 tanggal 5 April 2015 saat melawan Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya dengan kemenangan 1-0. Masuknya Evan ke sepak bola profesional yang sangat ia dinanti-nantikan dirusak oleh intervensi pemerintah untuk menghentikan ISL pada Mei 2015. Intervensi itu sendiri mendorong FIFA untuk melarang Indonesia melakukan kegiatan sepak bola resmi selama setahun.[12]

Selama masa skorsing FIFA, Persebaya berinisiatif mengirim bintang mudanya ke Spanyol di mana Evan bisa berlatih dan uji coba dengan beberapa klub, seperti UE Llagostera yang bermain di Segunda División dan tim B klub La Liga, RCD Espanyol. Evan Dimas gagal membuat klub-klub tersebut terkesan sehingga ia kembali ke tanah air.[13][14][15][16]

Bhayangkara FC[sunting | sunting sumber]

Ketika Evan Dimas kembali ke Indonesia pada pertengahan tahun 2016, klub Persebaya yang pernah ia bela, kalah dalam sengketa hukum dan akhirnya berganti menjadi Bhayangkara FC dengan dukungan Polri. Evan bergabung dengan Bhayangkara dan mengikuti ISC A 2016.[17] Tahun berikutnya, Evan menjuarai Liga 1 2017, yang merupakan trofi pertamanya sepanjang karir profesional. Pencapain ini memunculkan tawaran dari klub luar negeri.[18]

Selangor FA[sunting | sunting sumber]

Pada 2 Desmeber 2017, Evan menandatangani kontrak satu tahun dengan Selangor yang bermain di Liga Super Malaysia, dengan status bebas transfer, bersama Ilham Udin Armaiyn.[19] Dia melakukan debut di tim sebagai starting line-up pada 4 Februari 2018 saat melawan Kuala Lumpur FA dan memenangkan pertandingan tersebut.[20] Evan mencetak gol liga pertamanya pada saat menang 2-1 atas PKNS di Stadion Kuala Lumpur pada musim 2018.[21]

Dia tercatat bermain 20 kali dan berhasil mencetak 2 gol sebelum ia memutuskan untuk pulang pada akhir kontrak.[22]

Barito Putera[sunting | sunting sumber]

Pada 26 Desember 2018, Evan menandatangani kontrak satu tahun dengan Barito Putera yang saat itu bermain di Liga 1.[23] Evan melakukan debut di Barito Putera pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia 2018–2019 melawan PSS Sleman pada 23 Januari 2019.[24]

Evan tampil di Liga 1 untuk pertama kalinya pada 20 Mei 2019, masuk sebagai starter saat imbang, 1-1, melawan Persija Jakarta di Stadion 17 Mei.[25] Gol pertama di liga untuk Barito dicetak saat kalah melawan Bhayangkara di Stadion Patriot pada Liga 1 2019.[26]

Meski Evan bermain reguler dan mencetak dua gol di Liga 1 musim 2019, ia tidak menunjukkan performa yang menyita perhatian. Barito finis di posisi ke-13 dan gagal mempertahankan Evan.[27]

Persija Jakarta[sunting | sunting sumber]

Setelah berminggu-minggu berspekulasi tentang tim mana yang akan menarik minatnya, Evan menandatangani kontrak dengan salah satu klub terkaya di Indonesia, Persija Jakarta, untuk bermain di Liga 1 2020.[28]

Evan mencatatkan debut di Persija pada saat menang, 3-2, melawan Borneo pada 1 Maret 2020 sebagai pengganti Sandi Sute di menit ke-19. Di pertandingan itu juga, ia mencetak gol pertamanya untuk Persija di menit 86.[29] Kemudian, musim tersebut berakhir setelah hanya tiga pertandingan karena pandemi COVID-19. Evan hanya bermain dalam dua pertandingan dan berhasil mencetak dua gol, yang jumlahnya sama dengan 20 penampilannya di Selangor dan Barito. Harapan Evan akhirnya terwujud dengan menemukan tim besar seperti Persija untuk menunjukkan bakatnya.[30]

Kembali ke Bhayangkara FC[sunting | sunting sumber]

Persija gagal mempertahankan Evan Dimas. Pada awal tahun 2021,Evan memutuskan kembali bergabung dengan Bhayangkara, dengan menandatangani kontrak satu tahun.[31] Evan melakukan debutnya saat menang 2-1 atas Persiraja Banda Aceh pada 29 Agustus 2021 sebagai pengganti Wahyu Subo Seto pada menit ke-76.[32]

Arema[sunting | sunting sumber]

Pada 5 April 2022, Evan menandatangani kontrak dengan Arema.[33] Evan melakukan debut pada 24 Juli 2022, bermain 90 menit penuh saat kalah 0–3 dari Borneo Samarinda di Stadion Segiri.[34]

Karier internasional[sunting | sunting sumber]

Sejak 2010, Evan Dimas dikenal sebagai talenta yang menonjol di Indonesia. Gelandang tim nasional negara di berbagai jenjang usia itu, sejak usia 15 tahun menjadi kapten Indonesia U-17 dan Indonesia U-19 yang memenangkan International Youth Invitation HKFA 2012, International Youth Invitation HKFA 2013, dan Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013.[35][36][37][38] Ia mencetak lima gol di AFF U-19 2013 dan menjadi pencetak gol terbanyak untuk Indonesia di turnamen ini.[39][40] Dia mencetak dua gol pada International Youth Invitation HKFA 2013.[41][42]

Pada Oktober 2013, ia menjadi kapten tim Indonesia U-19 untuk lolos ke Kejuaraan U-19 AFC 2014, kompetisi kualifikasi untuk masuk Piala Dunia U-20 FIFA 2015, Indonesia memuncaki Grup G di kualifikasi dengan tiga kemenangan dalam tiga pertandingan, termasuk kemenangan 3-2 atas juara bertahan Korea Selatan. Dia mencetak empat gol di kualifikasi, termasuk hattrick melawan Korea Selatan.[43] Sebagai persiapan untuk Kejuaraan AFC U-19 2014, ia bermain di dua belas pertandingan tidak resmi, termasuk Piala Hassanal Bolkiah 2014, dan satu pertandingan resmi FIFA dengan tim nasional U-19, di mana ia bermain di semua pertandingan itu.[44][45][46][47][48][49][50][51] Sayangnya, ia gagal mengamankan tempat di Piala Dunia U-20 2015, setelah kalah dalam tiga pertandingan di Kejuaraan AFC U-19 2014.[52][53][54] Meskipun demikian, penampilannya yang luar biasa di tim muda Garuda menyebabkan namanya diperbincangkan menjelang keputusannya untuk memasuki sepak bola profesional.

Evan melakukan debut seniornya bersama tim nasional Indonesia pada 11 November 2014 saat ia berusia 19 tahun dalam pertandingan persahabatan tidak resmi melawan Timor Leste, di mana ia juga mencetak gol pertamanya untuk tim nasional senior. Dia melakukan debut internasional resminya pada 28 November 2014, melawan Laos, mencetak gol internasional pertamanya dan membuat satu assist dalam pertandingan Kejuaraan AFF 2014. Ia menjadi kapten tim senior pada Mei 2021.[55][56] Meski sudah memulai debutnya untuk tim nasional senior, ia masih dipanggil ke tim Indonesia U-23 dan bermain imbang 1-1 melawan Suriah U-23 pada 10 Februari 2015.[57] Ia kemudian terus bermain empat kali dengan tim Indonesia U-23 pada tahun 2015, untuk persiapan mereka untuk Kualifikasi Kejuaraan U-23 AFC 2016 dan Pesta Olahraga Asia Tenggara 2015.[58][59][60][61] Dia bermain di kualifikasi Kejuaraan AFC U-23 2016, bermain tiga kali dan mencetak satu gol. Dia bermain di Pesta Olahraga Asia Tenggara 2015 sebanyak lima kali, mencetak empat gol.[62] Dia adalah bagian dari tim Indonesia yang meraih perunggu di Pesta Olahraga Asia Tenggara 2017.

Statistik[sunting | sunting sumber]

Tim Nasional[sunting | sunting sumber]

Per 27 Januari 2022.
Tim nasional Indonesia[63]
Tahun Penampilan Gol
2014 1 1
2016 8 0
2017 3 0
2018 8 1
2019 6 2
2021 15 5
2022 2 0
Total 43 9

Gol Internasional[sunting | sunting sumber]

Gol Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Laga
1. 28 November 2014 Stadion Hàng Đẫy, Hanoi, Vietnam  Laos 1–0 5–1 Piala Suzuki AFF 2014
2. 11 September 2018 Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Indonesia  Mauritius 1–0 1–0 Pertandingan persahabatan
3. 15 Juni 2019 Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Vanuatu 2–0
6–0
4. 6–0
5. 29 Mei 2021 Stadion The Sevens, Dubai, United Arab Emirates  Oman 1–1 1–3
6. 3 Juni 2021 Stadion Al Maktoum, Dubai, United Arab Emirates  Thailand 2–2 2–2 Kualifikasi Piala Dunia 2022 (AFC)
7. 7 Oktober 2021 Stadion Chang Arena, Buriram, Thailand  Tionghoa Taipei 2-0 2-1 Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023
8. 9 Desember 2021 Stadion Bishan, Bishan, Singapura  Kamboja 2-0 4-2 Piala Suzuki AFF 2020
9. 12 Desember 2021  Laos 1-5 1-5

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Klub[sunting | sunting sumber]

Bhayangkara FC

Internasional[sunting | sunting sumber]

Indonesia U-19

Indonesia U-23

Individu[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Evan Dimas". www.pssi.org. Diakses tanggal 30 September 2020. 
  2. ^ Situs resmi PSSI: Evan Dimas[pranala nonaktif permanen]
  3. ^ "Evan Dimas Bercerita Soal Karier, Pendidikan, dan Keluarga". Diakses tanggal 29 November 2014. 
  4. ^ "Evan Dimas Bercerita Soal Karier, Pendidikan, dan Keluarga". Diakses tanggal 29 November 2014. 
  5. ^ "Muslim Indonesian national team players called to perform homage in gratitude when scoring Goals". Bola.republika.co.id. 17 November 2014. Diakses tanggal 28 November 2014. 
  6. ^ a b "Evan Dimas Bercerita Soal Karier, Pendidikan, dan Keluarga". Sport.detik.com. Diakses tanggal 29 November 2014. 
  7. ^ "Iniesta, Inspirator Si Kapten Timnas Evan Dimas". Republika.co.id. 13 Oktober 2013. Diakses tanggal 8 Desember 2014. 
  8. ^ "Evan Dimas Senang Gabung Persebaya". Bola.net. Diakses tanggal 11 December 2014. 
  9. ^ "Evan Dimas Bercerita Soal Karier, Pendidikan, dan Keluarga". Diakses tanggal 29 November 2014. 
  10. ^ "Tujuh Pemain Timnas U-19 Dikontrak Persebaya 4 Tahun". Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Desember 2014. Diakses tanggal 28 November 2014. 
  11. ^ "Klub Australia Tertarik Pinjam Evan Dimas". Diakses tanggal 29 November 2014. 
  12. ^ Afroni, Donny. "Laporan Pertandingan: Persebaya Surabaya 1-0 Mitra Kukar". Goal.com. Diakses tanggal 5 April 2015. 
  13. ^ Septi, Amalia Dwi. "Evan Dimas Belum Tahu Akan Trial di Klub Mana". Detik.com. Diakses tanggal 31 July 2015. 
  14. ^ Adnan, Muhamad Rais. "RESMI: Evan Dimas Trial Di UE Llagostera". Goal.com. Diakses tanggal 10 June 2015. 
  15. ^ "Mengapa Espanyol B Pilih Evan Dimas? Ini Jawabannya". Soccer.sindonews.com. 
  16. ^ "Evan Dimas returns home after Spain trial but should look abroad". Espnfcasia.com. 
  17. ^ "Evan Dimas ingin Bayangkara Surabaya juara". Antaranews.com. Diakses tanggal 29 Mei 2016. 
  18. ^ "Bhayangkara FC Juara Liga 1, Evan Dimas Pun Pergi". Bola.bisnis.com. 13 November 2017. 
  19. ^ Zainal, Zulhilmi (2 Desember 2017). "Selangor sign Indonesian duo as FAM confirms their AFC Cup chances". Diakses tanggal 2 Desember 2017. 
  20. ^ "Evan Dimas Debut, Selangor FA Bungkam Kuala Lumpur". Liputan6.com. 4 Februari 2018. Diakses tanggal 5 Februari 2018. 
  21. ^ "Evan Dimas Cetak Gol Berkelas, Selangor Tekuk Klub yang Diperkuat Safee Sali". Bola.com. 
  22. ^ "Evan Dimas' departure from Selangor FA confirmed". Goal.com. Diakses tanggal 7 Desember 2021. 
  23. ^ "Evan Dimas Resmi Gabung ke Barito Putera". Bola.kompas.com. 26 Desember 2018. 
  24. ^ "Debut Pahit Evan Dimas Bersama Barito Putera, Kalah dari PSS Sleman". Bola.kompas.com. 
  25. ^ "Barito Putera vs Persija Jakarta". Soccerway.com. 
  26. ^ "Hasil Pertandingan Bhayangkara FC vs Barito Putera: 4-2". M.bola.net. 
  27. ^ "Hengkang dari Barito Putera, Evan Dimas Beri Komentar soal Diisukan ke Persija". Bolaskor.com. 29 Desember 2019. 
  28. ^ "Alasan Utama Evan Dimas Gabung Persija". M.bola.com. Diakses tanggal 11 Januari 2020. 
  29. ^ "Pelatih Persija Puji Debut Evan Dimas". M.liputan6.com. Diakses tanggal 1 Maret 2020. 
  30. ^ "Evan Dimas Resmi Gabung Persija". liputan6.com. 11 Januari 2020. 
  31. ^ "Berita Transfer - Resmi Tinggalkan Persija, Evan Dimas Gabung Skuad Mentereng Bhayangkara FC". bolanas.bolasport.com. 8 Maret 2021. 
  32. ^ "Bhayangkara 2–1 Persiraja". Id.soccerway.com. Diakses tanggal 29 Agustus 2021. 
  33. ^ "Arema FC Pastikan Dapatkan Evan Dimas, Adam Alis, Gian Zola dan Andik Rendika Rama". aremafc.com. Diakses tanggal 5 April 2022. 
  34. ^ "Hasil Borneo FC Vs Arema FC 3-0: Diwarnai 2 Kartu Merah, Pesut Etam Tuntaskan Dendam". detik.com. Diakses tanggal 24 Juli 2022. 
  35. ^ "Fakta tentang Evan Dimas, Kapten Timnas U-19". Republika.co.id. 17 September 2013. Diakses tanggal 29 November 2014. 
  36. ^ "Tak Terkalahkan, Timnas U-17 Juara HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012". Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 December 2014. Diakses tanggal 29 November 2014. 
  37. ^ "Indonesia Kampiun Piala AFF U-19". Gola.com. Diakses tanggal 29 November 2014. 
  38. ^ "Timnas Indonesia U19 Juara Turnamen HKFA 2013". Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 December 2014. Diakses tanggal 29 November 2014. 
  39. ^ "AFF U-19 Championship 2013" (PDF). aseanfootball.org. Diakses tanggal 5 Desember 2014. 
  40. ^ "AFF U-19 Championship 2013" (PDF). aseanfootball.org. Diakses tanggal 5 Desember 2014. 
  41. ^ "Garuda Muda U-19 Hajar Hongkong U-19 di HKFA Cup". Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 December 2014. Diakses tanggal 14 December 2014. 
  42. ^ "hasil pertandingan timnas u-19 hkfa". Kombecks.com. Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  43. ^ Farabi Firdausy (12 Oktober 2013). "Usai tekuk korsel indonesia pastikan diri ke myanmar". Goal.com. Diakses tanggal 5 Desember 2014. 
  44. ^ "Laporan Pertandingan: Indonesia U-19 1-2 Myanmar U-19". Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  45. ^ "Laporan Pertandingan: Indonesia U-19 3-0 Yaman U-19". Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  46. ^ "Laporan Pertandingan: Indonesia U-19 0-0 Lebanon U-19". Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  47. ^ "Laporan Pertandingan: Oman U-19 1-2 Indonesia U-19". Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  48. ^ "Laporan Pertandingan: Uni Emirat Arab U-19 1-4 Indonesia U-19". Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  49. ^ "Laporan Pertandingan:Uni Emirat Arab U-19 1-2 Indonesia U-19". Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  50. ^ "Penalti Gagal, Timnas U-19 kalah 1-2 dari Oman". Bolanews.com. Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  51. ^ "Timnas U-19 Ditahan Myanmar di SUGBK". Bolanews.com. Diakses tanggal 14 Desember 2014. 
  52. ^ "2014 AFC U-19 Championship". the AFC.com. 10 Oktober 2014. Diakses tanggal 5 December 2014. 
  53. ^ "2014 AFC U-19 Championship". the AFC.com. 12 Oktober 2014. Diakses tanggal 5 December 2014. 
  54. ^ "AFC U 19 Championship 2014". the AFC.com. 14 Oktober 2014. Diakses tanggal 5 December 2014. 
  55. ^ "Indonesia 5 Laos 1". AFF Suzuki Cup. 28 November 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Desember 2014. Diakses tanggal 5 December 2014. 
  56. ^ "Gol Indah Evan Dimas Buka Kemenangan Telak Indonesia 5-1 Atas Laos". Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Desember 2014. Diakses tanggal 28 November 2014. 
  57. ^ "Hasil Ujicoba Internasional: Timnas Indonesia U-23 vs Suriah U-23 Skor 1-1 Hari Ini". Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 February 2015. Diakses tanggal 12 February 2015. 
  58. ^ "Suriah U-23 Bungkam Indonesia U-22 Dengan Skor Meyakinkan". Diakses tanggal 9 Juni 2015. 
  59. ^ "Indonesia U-22 Bungkam Malaysia U-22 Dengan Skor Tipis". Diakses tanggal 9 Juni 2015. 
  60. ^ "imnas Indonesia U-22 Dibungkam Vietnam U-22". Diakses tanggal 9 Juni 2015. 
  61. ^ "10 Pemain, Indonesia U-23 Menang Tipis Atas Malaysia U-23". Diakses tanggal 9 Juni 2015. 
  62. ^ Farabi Firdausy (18 Juni 2015). "Evan Dimas Jadi Salah Satu Atlet Paling Memukau Di SEA Games 2015". Goal.com. Diakses tanggal 9 Agustus 2015. 
  63. ^ Profil dan statistik Evan Dimas di situs web Soccerway.com
  64. ^ "Arema FC Juara Piala Presiden 2022". CNN Indonesia. Diakses tanggal 17 Juli 2022.