FC Barcelona

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
FC Barcelona
FC Barcelona (crest).svg
Nama lengkapFutbol Club Barcelona
JulukanBarça or Blaugrana (tim)
Culés atau Barcelonistas (pendukung)
Blaugranes atau Azulgranas (pendukung)
Nama singkatFCB
Berdiri29 November 1899 (1899-11-29) (121 tahun lalu)
dengan nama Foot-Ball Club Barcelona
StadionCamp Nou
(Kapasitas: 99.354[1])
PresidenBendera Spanyol Carles Tusquets (sementara)
Kepala pelatihBendera Belanda Ronald Koeman
LigaLa Liga
2019–20ke-2, La Liga
Situs webSitus web resmi klub
Kostum Kandang
Kostum Tandang
Kostum Ketiga
Soccerball current event.svg Musim ini

Fútbol Club Barcelona, juga dikenal sebagai Barcelona atau Barça, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Barcelona, Catalunya, Spanyol.

Didirikan pada tahun 1899 oleh sekelompok pemain Swiss, Inggris, Jerman dan Katalan yang dipimpin oleh Joan Gamper, klub telah menjadi simbol budaya Catalan dan Catalanisme, yang mempunyai motto "Més que un club" (Lebih dari sebuah klub). Tidak seperti banyak klub sepak bola lainnya, para pendukung memiliki dan mengoperasikan Barcelona. Ia adalah klub sepak bola kedua terkaya di dunia dalam hal pendapatan, dengan omzet tahunan sebesar €560,8 juta dan kedua yang paling berharga, senilai $3,56 miliar.[2][3] Lagu kebangsaan resmi Barcelona adalah "Cant del Barça", yang ditulis oleh Jaume Picas dan Josep Maria Espinas.[4]

Klub ini masuk menjadi peserta Primera División (Divisi Utama) sejak tahun 1928, dan bersama-sama Real Madrid dan Athletic Bilbao menjadi tim yang tak pernah terdegradasi ke Segunda División (Divisi Dua). Klub ini juga menjadi klub yang menjuarai liga Spanyol pertama kali. Dengan persembahan 23 gelar Liga Spanyol, 25 gelar Copa del Rey, 10 gelar Piala Super Spanyol, 5 gelar Liga Champions Eropa, 4 gelar Piala UEFA, 4 gelar Piala Super Eropa, FC Barcelona menjadi salah satu tim tersukses di Spanyol, Eropa, dan dunia. Bukti paling nyata ketika pada tahun 2009 FC Barcelona berhasil menjadi klub Spanyol pertama yang berhasil meraih gelar treble (juara La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions). Dilanjutkan dengan raihan gelar Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub FIFA untuk melengkapi raihan gelarnya menjadi Sextuples. Barcelona merupakan klub sepak bola pertama di dunia yang melakukan raihan ini. Penggemar Barca juga sering disebut Culés.

Barcelona adalah salah satu tim yang paling didukung di dunia, dan memiliki media sosial terbesar di antara tim olahraga lainnya.[5][6][7] Pemain Barca telah memenangkan catatan jumlah penghargaan Ballon d'Or (11), serta catatan jumlah penghargaan FIFA World Player of the Year (7). Pada tahun 2010, klub membuat sejarah ketika tiga pemain yang datang melalui akademinya (Messi, Iniesta & Xavi) terpilih sebagai tiga pemain terbaik di dunia, setelah mengantongi tempat teratas di FIFA Ballon d'Or, prestasi belum pernah terjadi sebelumnya untuk pemain dari sekolah sepak bola yang sama.

Sejarah

Periode awal (1899–1922)

Walter Wild mendapat kehormatan menjadi presiden pertama FC Barcelona (1899–1901).
Joan Gamper bertekad membangkitkan klub dari krisis dengan mengajukan diri menjadi presiden pada 1908.

Pada tahun 1898, Hans Gamper, yang kemudian dikenal sebagai Joan Gamper, tiba di Barcelona untuk alasan profesional. Dia bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di lapangan di Bonanova, yang kemudian menjadi markas pertama Barcelona, pada waktu senggangnya.

Pada 22 Oktober 1899, Gamper memasang sebuah iklan di majalah Los Deportes untuk menemukan para pemain yang tertarik untuk membentuk sebuah tim sepak bola. Hasilnya, pada 29 November, Gamper dan sebelas pemain lainnya (Otto Kunzle dan Walter Wild dari Swiss; John Parsons dan William Parsons dari Inggris; Otto Maier dari Jerman; Lluís d’Ossó, Bartomeu Terradas, Enric Ducal, Pere Cabot, Carles Pujol dan Josep Llobet dari Katalan) berkumpul di Solé Gymnasium untuk mendirikan Futbol Club Barcelona.[8] Walter Wild kemudian ditunjuk sebagai presiden pertama klub.[9]

FC Barcelona memiliki awal yang sukses di kompetisi regional maupun nasional, dengan berpartisipasi di Campionat de Catalunya dan Copa del Rey. Pada tahun 1902, Barcelona memenangkan piala pertamanya dengan menjuarai Copa Macaya dan juga berpartisipasi di Copa del Rey pertama, namun kemudian kalah 1–2 dari Bizcaya di babak final.[10]

Pada tahun 1908, Joan Gamper menjadi presiden klub karena tergerak untuk menyelamatkan Barcelona dari krisis yang dialami klub pada saat itu sejak gagal memenangkan kompetisi apapun setelah menang Campionat de Catalunya pada tahun 1905. Gamper membangun kembali klub, sehingga pada musim 1908–1909 Barcelona kembali menjadi juara Campionat de Catalunya dengan rekor tanpa kekalahan di sepanjang kompetisi.[11]

Pada 14 Maret 1909, Camp de la Indústria diresmikan sebagai stadion pertama Barcelona. Kemudian pada tahun 1910, klub mengadakan kontes membuat lambang yang diikuti anggota-anggota klub. Kontes itu dimenangkan Carles Comamala, dan desainnya menjadi lambang yang dipakai klub hingga saat ini, dengan beberapa perubahan kecil.[12] Pada tahun 1916, dibangun tribun dua tingkat pertama di Spanyol pada Camp de la Indústria, sehingga menambah kapasitas stadion tersebut menjadi 6.000 penonton.[13]

Barcelona meraih tiga kali gelar Copa del Rey dalam empat musim antara tahun 1909 hingga 1913. Pada periode yang sama, Barcelona juga menjuarai empat kali Pyrenees Club yang merupakan kompetisi internasional pertama yang diikuti klub. Peserta Pyrenees Club terdiri atas tim-tim dari Katalan, Basque dan Prancis Selatan.[14]

Pada musim 1911–1912, Paulino Alcántara, pesepak bola kelahiran Filipina, menjalani debutnya pada umur 15 tahun. Ia dianggap sebagai pemain bintang pertama Barcelona dan menjadi pencetak gol terbanyak sebelum kedatangan Lionel Messi. Alcántara mencetak 369 gol dalam 357 pertandingan sepanjang kariernya di Barcelona. Sejak itu, Barcelona terus kedatangan pemain yang menjadi idola penggemar, seperti Samitier, Zamora, Sagi, Piera dan Sancho.[13]

Pada 7 Juli 1917, Jack Greenwell menjadi pelatih resmi pertama Barcelona. Sebelumnya, ia menjadi pemain sejak 1912 setelah pindah dari Crook Town. Sebagai pelatih, ia memenangkan 2 Copa del Rey dan 5 Campionat de Catalunya.[15]

Pada 20 Mei 1922, Barcelona berpindah markas ke Les Corts yang dirancang Santiago Mestres dan Josep Alemany dengan kapasitas 22.000. Stadion ini dibangun dengan biaya 991.984,05 peseta.[16]

Perjuangan melawan sejarah (1923–1957)

Pada 14 Juni 1925, para penonton di stadion mengolok-olok lagu kebangsaan Spanyol sebelum pertandingan melawan Júpiter yang merupakan pertandingan penghormatan kepada paduan suara Orfeó Català. Akibatnya, pada 10 Juli, Primo de Rivera memaksa Gamper mundur sebagai presiden dan aktivitas klub ditutup selama enam bulan.[11]

FC Barcelona merayakan ulang tahun ke-25 pada 7 dan 8 Desember 1924 dengan mengadakan dua pertandingan melawan Real Unión de Irun di stadion Les Corts. Pada saat itu, Barcelona sudah beranggotakan 12.207 orang.[16]

Pada tahun 1928, Barcelona meraih gelar Copa del Rey setelah mengalahkan Real Sociedad dengan skor 3–1 pada laga final yang diselenggarakan di Santander. Plattkó, yang menjadi kiper pada pertandingan itu, mengalami cedera serius setelah menunjukkan performa heroik di sepanjang pertandingan. Seorang sastrawan Spanyol, Rafael Alberti, kemudian mengenang Plattkó pada sebuah puisi berjudul “Oda a Platko”.[16][17]

Barcelona menjadi juara liga Spanyol pertama yang diselenggarakan mulai 12 Februari 1929 selama empat setengah bulan, dengan raihan 25 poin. Manuel Parera menjadi pencetak gol terbanyak pertama di liga Spanyol. Namun, para pendukung tidak terlalu merayakan gelar ini karena belum dianggap sebagai kompetisi penting.

Joan Gamper bunuh diri pada 30 Juli 1930, diduga akibat kemunduran bisnis yang dialaminya dan paksaan mundur dari klub.[11][18]

Pendukung

Julukan cules untuk pendukung Barcelona berasal dari cul Katalan (bahasa Inggris: ass), sebagai penonton di stadion pertama, Camp de la Industria, duduk dengan culs mereka atas berdiri. di Spanyol, sekitar 25% dari populasi dikatakan Barca simpatisan, kedua di belakang Real Madrid, didukung oleh 32% dari populasi. Sepanjang Eropa, Barcelona adalah favorit klub pilihan kedua . Jumlah keanggotaan klub ini telah melihat peningkatan yang signifikan dari 100.000 pada musim 2003-04 menjadi 170.000 pada bulan September 2009, kenaikan tajam yang disebabkan oleh pengaruh Ronaldinho dan strategi media kemudian presiden Joan Laporta yang berfokus pada Spanyol dan Inggris media online.

Selain keanggotaan, per Juni 2010 ada 1.335 klub penggemar resmi terdaftar, disebut penyes, di seluruh dunia. Klub-klub penggemar mempromosikan Barcelona di wilayah mereka dan menerima penawaran bermanfaat ketika mengunjungi Barcelona. Klub ini telah memiliki banyak orang terkemuka di antara para pendukungnya, termasuk Paus Yohanes Paulus II, yang adalah anggota kehormatan, dan mantan perdana menteri Spanyol José Luis Rodríguez Zapatero. FC Barcelona memiliki kedua rata-rata kehadiran tertinggi klub sepak bola Eropa hanya di belakang Borussia Dortmund.

Rivalitas klub

El Clásico

Pendukung Barcelona menampilkan mosaik bendera Katalan pada El Clásico tahun 2012 di Camp Nou.

Dalam sebuah liga nasional di suatu negara, sering terdapat persaingan sengit antara dua tim terkuat, dan ini terutama terjadi di La Liga, di mana pertandingan antara Real Madrid dan Barcelona dikenal sebagai "Pertemuan Klasik" (El Clásico). Sejak awal kompetisi nasional dimulai, kedua klub sering dipandang sebagai pencerminan/wakil dari dua daerah berbeda di Spanyol: Catalunya dan Castilla, serta dari dua kota. Persaingan ini mencerminkan berbagai hal, termasuk ketegangan politik dan budaya antara Catalunya dan Castilla yang merupakan gambaran umum dari Perang Saudara Spanyol.

Selama era kediktatoran Miguel Primo de Rivera dan terutama Francisco Franco (1939—1975), semua budaya regional ditekan. Semua bahasa daerah yang dipakai di wilayah Spanyol, kecuali bahasa Spanyol (Castilla), secara resmi dilarang. Simbolisasi keinginan rakyat untuk kebebasan Catalunya membuat Barcelona menjadi "lebih dari sekadar klub sepak bola" (més que un club) untuk masyarakat Catalan. Menurut Manuel Vázquez Montalbán, cara terbaik untuk orang Catalan untuk menunjukkan identitas mereka adalah dengan bergabung dengan Barcelona. Hal ini lebih kecil risikonya daripada bergabung dengan gerakan anti-Franco, dan memungkinkan mereka untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka.

Di sisi lain, Real Madrid secara luas dilihat sebagai perwujudan dari sentralisme berdaulat dan rezim fasis di tingkat manajemen dan di bawahnya. Santiago Bernabeu yang menjadi presiden klub merupakan seorang pejuang untuk los nacionales. Namun, selama Perang Saudara Spanyol, anggota kedua klub seperti Josep Sunyol (Barcelona) dan Rafael Sánchez Guerra (Real Madrid) menyerah di tangan para pendukung Franco.

Selama tahun 1950, persaingan tersebut memburuk saat ada kontroversi seputar transfer Alfredo Di Stéfano, yang akhirnya bermain untuk Real Madrid dan merupakan kunci kesuksesan mereka berikutnya. Pada era 1960-an, kedua klub kemudian bertemu pada Piala Champions lebih dari dua kali dan pada tahun 2002, pertemuan antara klub Eropa dijuluki sebagai "Pertandingan Abad Ini" oleh media Spanyol, dan disaksikan oleh lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia.

El derbi Barceloní

Saingan lokal Barca selalu Espanyol. Blanc -i- Blaus, menjadi salah satu klub yang diberikan patronase kerajaan, didirikan secara eksklusif oleh penggemar sepak bola Spanyol, tidak seperti sifat multinasional papan utama Barca. Pesan pendiri klub itu jelas anti-Barcelona, dan mereka tidak setuju melihat FC Barcelona sebagai tim asing. Persaingan itu diperkuat dengan apa yang Catalonians melihat sebagai wakil provokatif Madrid. Tanah asli mereka di distrik makmur Sarrià.

Secara tradisional, terutama selama rezim Franco, Espanyol terlihat oleh sebagian besar warga Barcelona sebagai klub yang dibudidayakan semacam kepatuhan kepada otoritas pusat, kontras dengan semangat revolusioner Barca . Pada tahun 1918 Espanyol memulai kontra - petisi terhadap otonomi, yang pada saat itu telah menjadi masalah yang bersangkutan. Kemudian, sebuah kelompok pendukung Espanyol akan bergabung dengan Falangis dalam perang sipil Spanyol, berpihak kepada fasis. Meskipun perbedaan-perbedaan dalam ideologi, DerbERBI selalu menjadi lebih relevan bagi para pendukung Espanyol dibandingkan Barcelona karena perbedaan dalam tujuan . Dalam beberapa tahun terakhir persaingan menjadi kurang politik, Espanyol diterjemahkan sebagai nama resmi dan lagu dari Spanyol ke Bahasa Katalan.

Meskipun itu adalah yang paling dimainkan derby lokal dalam sejarah La Liga, juga yang paling tidak seimbang, dengan Barcelona sangat dominan. Dalam tabel liga, Espanyol hanya berhasil untuk mengakhiri di atas Barca tiga kali dalam hampir 70 tahun dan hanya semua - Katalan final Copa del Rey dimenangkan oleh Barca pada tahun 1957. Espanyol memiliki penghiburan mencapai margin terbesar menang dengan 6-0 pada tahun 1951. Espanyol mencapai menang 2-1 melawan Barca selama musim 2008-09, menjadi tim pertama yang mengalahkan Barcelona di Camp Nou pada musim treble - kemenangan mereka.

Prestasi

Barcelona merayakan kemenangan Piala Dunia Antarklub FIFA melawan Santos FC.

Hingga Mei 2016, Barcelona telah memenangkan 26 La Liga, 30 Copa del Rey, 13 Supercopa de España, 3 Copa Eva Duarte dan 2 piala Copa de la Liga, serta menjadi pemegang rekor untuk empat kompetisi terakhir. Juga mereka telah memenangkan 5 Liga Champions, rekor 4 Piala Winners UEFA, 5 Piala Super UEFA dan tiga rekor Piala Dunia Antarklub FIFA. Mereka juga memenangkan rekor 3 Piala Inter-Cities Fairs, dianggap pendahulu ke Piala UEFA/Liga Eropa.

Barcelona adalah satu-satunya klub Eropa telah memainkan sepak bola kontinental setiap musim sejak 1955, dan salah satu dari tiga klub tidak pernah terdegradasi dari La Liga, bersama dengan Athletic Bilbao dan Real Madrid. Pada tahun 2009, Barcelona menjadi klub pertama di Spanyol untuk memenangkan treble terdiri dari La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Pada tahun yang sama, juga menjadi klub sepak bola pertama yang memenangkan enam dari enam kompetisi dalam satu tahun, Malthus menyelesaikan sextuple itu, Terdiri treble tersebut dan Piala Super Spanyol, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

Tipe Kompetisi Gelar Musim
Domestik La Liga 26 1929, 1944–45, 1947–48, 1948–49, 1951–52, 1952–53, 1958–59, 1959–60, 1973–74, 1984–85, 1990–91, 1991–92, 1992–93, 1993–94, 1997–98, 1998–99, 2004–05, 2005–06, 2008–09, 2009–10, 2010–11, 2012–13, 2014–15, 2015–16, 2017–18, 2018–19
Piala Raja Spanyol 30 1909–10, 1911–12, 1912–13, 1919–20, 1921–22, 1924–25, 1925–26, 1927–28, 1941–42, 1950–51, 1951–52, 1952–53, 1956–57, 1958–59, 1962–63, 1967–68, 1970–71, 1977–78, 1980–81, 1982–83, 1987–88, 1989–90, 1996–97, 1997–98, 2008–09, 2011–12, 2014–15, 2015–16, 2016–17, 2017–18
Piala Super Spanyol 13 1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010, 2011, 2013, 2016, 2018
Copa Eva Duarte 3 1948, 1952, 1953
Copa de la Liga 2 1983, 1986
Eropa Liga Champions UEFA 5 1991–92, 2005–06, 2008–09, 2010–11, 2014–15
Piala Winners UEFA 4 1978–79, 1981–82, 1988–89, 1996–97
Piala Super UEFA 5S 1992, 1997, 2009, 2011, 2015
Piala Inter-Cities Fairs 3 1955–58, 1958–60, 1965–66
Dunia Piala Dunia Antarklub FIFA 3 2009, 2011, 2015
  •   Rekor
  • S Rekor bersama

Skuat

Tim utama

Per 6 Oktober 2020.[19]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
1 Bendera Jerman GK Marc-André ter Stegen
2 Bendera Amerika Serikat DF Sergiño Dest
3 Bendera Spanyol DF Gerard Piqué (kapten ketiga)
4 Bendera Uruguay DF Ronald Araújo
5 Bendera Spanyol MF Sergio Busquets (wakil kapten)
6 Bendera Spanyol MF Carles Aleñá
7 Bendera Prancis FW Antoine Griezmann
8 Bendera Bosnia dan Herzegovina MF Miralem Pjanić
9 Bendera Denmark FW Martin Braithwaite
10 Bendera Argentina FW Lionel Messi (kapten)
11 Bendera Prancis FW Ousmane Dembélé
12 Bendera Spanyol MF Riqui Puig
No. Pos. Pemain
13 Bendera Brasil GK Neto
14 Bendera Brasil MF Philippe Coutinho
15 Bendera Prancis DF Clément Lenglet
16 Bendera Spanyol MF Pedri
17 Bendera Portugal FW Francisco Trincão
18 Bendera Spanyol DF Jordi Alba
19 Bendera Brasil MF Matheus Fernandes
20 Bendera Spanyol MF Sergi Roberto (kapten keempat)
21 Bendera Belanda MF Frenkie de Jong
22 Bendera Spanyol FW Ansu Fati
23 Bendera Prancis DF Samuel Umtiti
24 Bendera Spanyol DF Junior Firpo

Tim Barcelona B

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
26 Bendera Spanyol GK Iñaki Peña
27 Bendera Spanyol MF Ilaix Moriba
28 Bendera Spanyol DF Óscar Mingueza
No. Pos. Pemain
29 Bendera Amerika Serikat FW Konrad de la Fuente
32 Bendera Argentina DF Santiago Ramos Mingo
36 Bendera Spanyol GK Arnau Tenas

Sedang dipinjamkan

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Pemain
Bendera Spanyol GK Álex Ruiz (di L'Hospitalet hingga 30 Juni 2021)
Bendera Spanyol DF Sergio Akieme (di Almería hingga 30 Juni 2021)
Bendera Spanyol DF Juan Miranda (di Real Betis hingga 30 Juni 2021)
Bendera Prancis DF Jean-Clair Todibo (di Benfica hingga 30 Juni 2022)
Bendera Brasil DF Emerson (di Real Betis hingga 30 Juni 2021)
No. Pos. Pemain
Bendera Spanyol DF Josep Jaume (di Badalona hingga 30 Juni 2021)
Bendera Senegal DF Moussa Wagué (di PAOK hingga 30 Juni 2021)
Bendera Spanyol MF Monchu (di Girona hingga 30 Juni 2021)
Bendera Belanda MF Ludovit Reis (di VfL Osnabrück hingga 30 Juni 2021)

Staf teknis

Ronald Koeman adalah pelatih Barcelona saat ini.
Posisi Staf
Pelatih utama Bendera Belanda Ronald Koeman
Asisten pelatih Bendera Belanda Alfred Schreuder
Asisten pelatih kedua Bendera Swedia Henrik Larsson
Pelatih kiper Bendera Spanyol José Ramón de la Fuente
Pelatih kebugaran Bendera Spanyol Albert Roca
Bendera Spanyol Daniel Romero
Bendera Spanyol Jaume Bartrés
Fisioterapis Bendera Spanyol Juanjo Brau
Bendera Spanyol Xavi Linde
Bendera Spanyol Xavi López
Bendera Spanyol Xavier Elain
Bendera Spanyol Jordi Mesalles
Bendera Spanyol Sebas Salas
Bendera Spanyol Daniel Benito
Dokter klub Bendera Spanyol Ricard Pruna
Bendera Spanyol Xavier Yanguas
Bendera Spanyol Daniel Florit
Delegasi Bendera Spanyol Carles Naval
Sekretaris teknis Bendera Spanyol Ramon Planes
Sekretaris teknis tim B Bendera Spanyol José Mari Bakero
Pelatih tim B Bendera Spanyol Xavi Garcia Pimienta
Direktur akademi Bendera Belanda Patrick Kluivert
Sekretaris teknis akademi Bendera Spanyol Jordi Roura
Pelatih Juvenil (U19) A Bendera Spanyol Franc Artiga
Pelatih Juvenil B Bendera Spanyol Òscar López
Direktur komunikasi dan keolahragaan Bendera Spanyol Guillermo Amor
Koordinator kiper Bendera Spanyol Ricard Segarra
Direktur perekrutan Bendera Spanyol Àlex García

Update terakhir: 19 Agustus 2020
Sumber: FC Barcelona

Manajemen

Jabatan Nama
Presiden sementara Bendera Spanyol Carles Tusquets (pimpinan komisi manajemen)
Wakil presiden Bendera Spanyol Joan Ramon Ramos
Bendahara Bendera Spanyol Joan Lluís García Jobal
Sekretaris Bendera Spanyol Josep Maria Mir Padulles
Anggota Bendera Spanyol Miquel Lladó Casadevall
Anggota Bendera Spanyol Josep Maria Xercavins Lluch
Anggota Bendera Spanyol Àlex Tintoré
Anggota Bendera Spanyol Sònia Cano

Update terakhir: 30 Oktober 2020
Sumber: FC Barcelona

Periode Pemasok kostum Sponsor utama Sponsor sekunder
1899–1982 Tidak ada Tidak ada Tidak ada
1982–1992 Meyba
1992–1998 Kappa
1998–2006 Nike
2006–2011 UNICEF
2011–2013 Qatar Foundation UNICEF
2013–2014 Qatar Airways
2014–2017 Beko & UNICEF
2017– Rakuten

Referensi

  1. ^ Camp Nou – FC Barcelona Official Page
  2. ^ "The 20 Most Valuable Soccer Teams Of 2016, Visualized". Forbes. 11 Mei 2016. 
  3. ^ "Deloitte Football Money League 2016" (PDF). Deloitte UK. Diakses tanggal 21 Januari 2016. 
  4. ^ "Himne FC Barcelona". FC Barcelona. 
  5. ^ "Barça, the most loved club in the world". Marca. Diakses 15 Desember 2014
  6. ^ Ozanian, Mike. "Barcelona becomes first sports team to have 50 million Facebook fans". Forbes.com. 
  7. ^ "Barcelona wins Social Star Award for 'Most Popular Sports Team'". Straits Times. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 November 2013. 
  8. ^ "1899 -1909. Foundation and survival". www.fcbarcelona.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-19. 
  9. ^ "Walter Wild (1899-1901)". www.fcbarcelona.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-19. 
  10. ^ Carnicero, José Vicente Tejedor (2 April 2020). "Spain - List of Cup Finals". Rec.Sport.Soccer Statistics Foundation. Diakses tanggal 19 Agustus 2020. 
  11. ^ a b c "Joan Gamper (1908-1909 / / 1910-1913 / / 1917-1919 / / 1921-1923 / / 1924-1925)". www.fcbarcelona.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-19. 
  12. ^ "The crest | FCBarcelona.cat". archive.vn. 2012-05-30. Diakses tanggal 2020-08-19. 
  13. ^ a b "1909-19. Consolidation at Carrer Indústria". www.fcbarcelona.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-23. 
  14. ^ "Challenge International du Sud de la France". www.rsssf.com. Diakses tanggal 2020-08-23. 
  15. ^ "Jack Greenwell (1917-24,1931-33) | FCBarcelona.cat". wayback.archive-it.org. Diakses tanggal 2020-08-23. 
  16. ^ a b c "1919-30. A golden age". www.fcbarcelona.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-23. 
  17. ^ Joaquín, Roy (2001). "Football, European Integration, National Identity: The Case of FC Barcelona". European Community Studies Association (ECSA): 4. 
  18. ^ "1930-39. Struggling against history". www.fcbarcelona.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-24. 
  19. ^ "Players". FC Barcelona. Diakses tanggal 6 Oktober 2020. 

Pranala luar