Piala Super UEFA

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Piala Super UEFA
UEFA Super Cup 2013.png
Didirikan1972; 46 tahun lalu (1972)
(resmi sejak tahun 1973)
WilayahEropa (UEFA)
Jumlah tim2
Juara bertahanBendera Spanyol Atlético Madrid (gelar ketiga)
Tim tersuksesBendera Italia AC Milan
Bendera Spanyol Barcelona (5 gelar)
WebsiteSitus web resmi
Piala Super UEFA 2019

Piala Super UEFA (bahasa Inggris: UEFA Super Cup) sejak tahun 1972 hingga 1994 bernama Piala Super Eropa (bahasa Inggris: European Super Cup) adalah pertandingan antar klub sepak bola Eropa yang diperebutkan oleh tim yang merupakan juara Liga Champions UEFA dan juara Liga Eropa UEFA. Sebelum musim 1999/2000, Piala Super UEFA selalu mempertemukan antara pemenang Liga Champions dengan pemenang Piala Winners UEFA.

Sejak tahun 1998 hingga 2012, Piala Super UEFA selalu dilaksanakan di Stadion Louis II, Monako sedangkan mulai tahun 2013 akan dilakukan pemilihan stadion penyelenggara oleh UEFA.

Milan dan Barcelona menjadi klub yang terbanyak meraih juara dengan membawa pulang lima gelar juara. Sementara Barcelona juga menjadi klub yang terbanyak mengikuti kejuaraan ini sebanyak delapan kali, namun hanya mampu menang sebanyak empat kali, dengan gelar terakhir diraih pada tahun 2011.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Logo yang digunakan pada tahun 2000 sampai 2005
Logo yang digunakan pada tahun 2006 sampai 2012

Penyelenggaraan kejuaraan ini awalnya diusulkan oleh seorang wartawan "De Telegraf" bernama Anton Witkamp, yang bertujuan untuk menentukan juara terbaik di Eropa dengan memepertemukan pemenang antara juara Piala Champions Eropa dengan Piala Winners Eropa.[1]

Pada tahun 1972, Witkamp mengusulkan ide tersebut ke van Praag yang saat itu menjadi presiden klub Ajax, sebagai juara Piala Champions Eropa pada saat itu. Ide tersebut kemudian dibawa ke UEFA untuk menerima pengakuan resmi, namun usul tersebut ditolak oleh Artemio Franchi, selaku presiden UEFA pada saat itu, karena Rangers sebagai juara Piala Winners Eropa saat itu sedang dalam masa hukuman karena perilaku fansnya.

Pertandingan yang direncanakan tetap dilaksanakan, namun sebagai pertandingan tidak resmi dalam rangka merayakan Centenary of Rangers F.C.. Ajax memenangkan kejuaraan ini dengan mengalahkan Rangers dengan total agragat 6–3 setelah menang 3–1 di Ibrox Stadium dan menang dengan skor 3–2 di Olympisch Stadion. Meskipun tidak diakui secara resmi oleh UEFA, namun pertandingan ini tetap dianggap sebagai penyelenggaraan pertama Piala Super Eropa.

Meskipun penyelenggaraan tahun 1972 tidak diakui UEFA secara resmi namun UEFA melanjutkannya dengan menyelenggarakan pertandingan kedua atau yang pertama secara resmi pada tahun 1973 dengan mempertemukan Ajax dengan Milan yang dimenangkan oleh Ajax dnegan skor agregat 6–1.

Meskipun pertandingan dengan format kandang tandang dilakukan hingga penyelenggaraan tahun 1997, namun pada beberapa pertandingan terpaksa dilaksanakan satu pertandingan karena alasan tertentu yang disepakati kedua klub yang bertanding. Bahkan pada tahun 1974, 1981 dan 1985, Piala Super tidak diselenggarakan sama sekali. Pada musim 1992–1993, Piala Champions Eropa mengubah namanya menjadi Liga Champions UEFA, disusul dengan Piala Winners Eropa yang menjadi Piala Winners UEFA pada musim 1994–1995 dan Piala Super Eropa menjadi Piala Super UEFA pada musim yang sama. Serta Piala UEFA yang menjadi Liga Eropa UEFA pada musim 2009–2010.

Setelah terjadinya penggabungan Piala Winners ke Piala UEFA pada tahun 1999, maka Piala Super UEFA 1999 menjadi penyelenggaraan terakhir yang mempertemukan antara juara Liga Champions dengan Piala Winners Eropa. Kemudian tahun 2000 menjadi pertemuan pertama antara juara Liga Champions UEFA dengan juara Piala UEFA.

Pada musim 2009–10, Piala UEFA diubah namanya menjadi UEFA Europa League dan pemenang kompetisi ini akan terus menghadapi pemenang Liga Champions di UEFA Super Cup.

Chelsea adalah klub pertama yang memperebutkan Piala Super sebagai pemegang ketiga penghargaan klub UEFA, setelah masuk sebagai pemegang Piala Winners 'Cup (1998), Liga Champions (2012), dan Liga Eropa (2013). Manchester United berbagi kehormatan ini di tahun 2017 setelah kemenangan mereka di Liga Eropa, yang memenuhi syarat sebagai pemegang Piala Winners pada tahun 1991.

Setelah 15 tahun berturut turut diselenggarakan di Stade Louis II, Monaco sejak tahun 1998 hingga 2012, UEFA memutuskan sejak Piala Super UEFA 2013 akan diselenggarakan di tempat yang berbeda-beda (seperti penyelenggaraan final Liga Champions UEFA dan Liga Eropa UEFA).[2]

Acara[sunting | sunting sumber]

Kompetisi ini awalnya dimainkan dengan dua leg, satu di setiap stadion klub yang berpartisipasi, kecuali dalam keadaan luar biasa; misalnya pada tahun 1991 ketika Red Star Belgrade tidak diizinkan untuk memainkan leg di Yugoslavia karena perang yang sedang terjadi pada saat itu, jadi hanya kandang Manchester United saja yang dimainkan. Sejak 1998, Piala Super dimainkan sebagai pertandingan tunggal di tempat netral.[3] Antara 1998 dan 2012, Piala Super dimainkan di Stade Louis II di Monako. Sejak 2013 berbagai stadion telah digunakan.

Daftar tempat sejak 1998[sunting | sunting sumber]

Trofi[sunting | sunting sumber]

Trofi Piala Super UEFA akan disimpan oleh UEFA selamanya. Sementara klub yang menjadi pemenang akan membawa pulang sebuah replika yang berukuran sama dengan yang asli. Tiga puluh medali emas disediakan untuk klub pemenang dan tiga puluh medali perak untuk klub runner up.[10]

Trofi Piala Super UEFA telah mengalami beberapa perubahan dalam sejarahnya, trofi pertama yang diterima Ajax berukuran besar, bahkan lebih besar dari trofi Piala Champions Eropa saat itu. Kemudian diganti dengan sebuah plakat dengan sebuah emblem UEFA yang terbuat dari emas. Setelah itu dibuat kembali trofi yang lebih kecil dan ringan dibandingkan dengan trofi dari semua kompetisi eropa yang ada, dengan berat 5 kg dan tinggi 42,5 cm (Trofi Piala Champions Erpoa memiliki berat 8 kg dan Piala UEFA 15 kg). Untuk Model terbaru yang ada saat ini memiliki berat 12 kg dengan tinggi 58 cm.[11]

Sebuah klub yang mampu menjadi pemenang tiga kali berturut-turut atau lima kali secara keseluruhan, akan menerima trofi yang sama dengan yang asli dengan diberi catatan khusus. Hingga kini hanya Milan saja yang mampu meraih total 5 kemenangan di kejuaraan ini.[12]

[sunting | sunting sumber]

Sponsor Piala Super UEFA adalah sama dengan sponsor untuk Liga Champions UEFA. Sponsor utama turnamen saat ini adalah[13]

Adidas adalah sponsor sekunder dan perlengkapan pertandingan resmi bola dan seragam wasit, seperti yang mereka lakukan untuk semua kompetisi lainnya UEFA. Konami Pro Evolution Soccer juga sponsor sekunder sebagai Piala Super UEFA untuk video game resmi.

Rekor dan statistik[sunting | sunting sumber]

Pemenang[sunting | sunting sumber]

Penampilan di Piala Super UEFA menurut klub
Klub Juara Peringkat kedua Tahun juara [A] Tahun peringkat kedua
Bendera Spanyol Barcelona 5 4 1992, 1997, 2009, 2011, 2015 1979, 1982, 1989, 2006
Bendera Italia Milan 5 2 1989, 1990, 1994, 2003, 2007 1973, 1993
Bendera Spanyol Real Madrid 4 3 2002, 2014, 2016, 2017 1998, 2000, 2018
Bendera Inggris Liverpool 3 2 1977, 2001, 2005 1978, 1984
Bendera Spanyol Atlético Madrid 3 0 2010, 2012, 2018
Bendera Belanda Ajax [B] 2 1 1973, 1995 1987
Bendera Belgia Anderlecht 2 0 1976, 1978
Bendera Spanyol Valencia 2 0 1980, 2004
Bendera Italia Juventus 2 0 1984, 1996
Bendera Spanyol Sevilla 1 4 2006 2007, 2014, 2015, 2016
Bendera Portugal Porto 1 3 1987 2003, 2004, 2011
Bendera Inggris Manchester United 1 3 1991 1999, 2008, 2017
Bendera Jerman Bayern Munich 1 3 2013 1975, 1976, 2001
Bendera Inggris Chelsea 1 2 1998 2012, 2013
Bendera Uni Soviet Dynamo Kyiv 1 1 1975 1986
Bendera Inggris Nottingham Forest 1 1 1979 1980
Bendera Inggris Aston Villa 1 0 1982
Bendera Skotlandia Aberdeen 1 0 1983
Bendera Rumania Steaua București 1 0 1986
Bendera Belgia Mechelen 1 0 1988
Bendera Italia Parma 1 0 1993
Bendera Italia Lazio 1 0 1999
Bendera Turki Galatasaray 1 0 2000
Bendera Rusia Zenit Saint Petersburg 1 0 2008
Bendera Jerman Hamburg 0 2 1977, 1983
Bendera Belanda PSV Eindhoven 0 1 1988
Bendera Italia Sampdoria 0 1 1990
Bendera Yugoslavia Red Star Belgrade 0 1 1991
Bendera Jerman Werder Bremen 0 1 1992
Bendera Inggris Arsenal 0 1 1994
Bendera Spanyol Real Zaragoza 0 1 1995
Bendera Prancis Paris Saint-Germain 0 1 1996
Bendera Jerman Borussia Dortmund 0 1 1997
Bendera Belanda Feyenoord 0 1 2002
Bendera Rusia CSKA Moscow 0 1 2005
Bendera Ukraina Shakhtar Donetsk 0 1 2009
Bendera Italia Internazionale 0 1 2010

Menurut negara[sunting | sunting sumber]

Penampilan menurut negara
Negara Juara Peringkat kedua Total
 Spanyol 15 12 27
 Italia 9 4 13
 Inggris 7 9 16
 Belgia 3 0 3
 Belanda [B] 2 3 5
 Jerman [C] 1 7 8
 Portugal 1 3 4
 Rusia 1 1 2
 Uni Soviet [D] 1 1 2
 Romania 1 0 1
 Skotlandia [B] 1 0 1
 Turki 1 0 1
 Prancis 0 1 1
 Ukraina 0 1 1
 Yugoslavia 0 1 1
Total 43 43 86
Catatan
  • A. ^ Tidak ada kompetisi yang diadakan pada tahun 1974, 1981, dan 1985.[1][22]
  • B. ^ Tidak termasuk kompetisi pertama, 1972, tidak diorganisir atau diakui oleh UEFA sebagai gelar resmi.[1]
  • C. ^ Termasuk klub Jerman Barat. Tidak ada klub dari Jerman Timur yang tampil di final.
  • D. ^ Kedua penampilan final Soviet adalah oleh klub SSR Ukraina.

Rekor individu[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Club competition winners do battle". UEFA. Diakses tanggal 2018-05-03. 
  2. ^ Prague celebrates 2013 Super Cup honour
  3. ^ "UEFA Super Cup: Competition format". UEFA. 31 Agustus 2007. Diakses tanggal 8 Desember 2008. 
  4. ^ "Wembley, Amsterdam ArenA, Prague get 2013 finals". UEFA.org. 16 Juni 2011. 
  5. ^ a b "UEFA EURO 2020, UEFA Super Cup decisions". UEFA.org. Union of European Football Associations. 30 Juni 2012. 
  6. ^ "Georgia's Dinamo Arena embraces UEFA Super Cup 2015". Agenda.ge. 5 Maret 2014. 
  7. ^ "Milan to host 2016 UEFA Champions League final". UEFA.org. 18 September 2014. 
  8. ^ "FYR Macedonia to host 2017 UEFA Super Cup". UEFA.com. 30 Juni 2015. 
  9. ^ Tallinn to stage 2018 UEFA Super Cup
  10. ^ "Regulations of the UEFA Super Cup" (PDF). UEFA. March 2008. Diakses tanggal 12 December 2008. 
  11. ^ "The trophy". UEFA. Diakses tanggal 2 August 2009. 
  12. ^ "Regulations of the UEFA Super Cup 2009, Page 3, III Trophies and Medals, Article 4, Trophy" (PDF). UEFA. Diakses tanggal 2 August 2009. 
  13. ^ "UEFA Champions League - UEFA.com". UEFA.com. Diakses tanggal 2 Juli 2015. 
  14. ^ "Banco Santander to become UEFA Champions League Partner". UEFA.com. Diakses tanggal 12 Februari 2018. 
  15. ^ https://www.uefa.com/insideuefa/about-uefa/administration/marketing/news/newsid=2537210.html
  16. ^ "HEINEKEN extends UEFA club competition sponsorship". UEFA.com. Diakses tanggal 12 Februari 2018. 
  17. ^ Carp, Sam. "Uefa cashes in Mastercard renewal". SportsPro. Diakses tanggal 12 Februari 2018. 
  18. ^ "Nissan renews UEFA Champions League Partnership". UEFA.com. Diakses tanggal 12 Februari 2018. 
  19. ^ "PepsiCo renews UEFA Champions League Partnership". UEFA.com. UEFA. Diakses tanggal 12 Februari 2018. 
  20. ^ "PlayStation® extends UEFA Champions League Partnership". UEFA.com. UEFA. Diakses tanggal 29 Mei 2018. 
  21. ^ "Uefa Champions League checks in with Expedia". SportsPro. Diakses tanggal 15 Agustus 2018. 
  22. ^ Woods, Tom (2015-11-14). "Everton FC: The forgotten game of the 1985/86 UEFA Super Cup". Liverpool Echo. Diakses tanggal 2018-05-04. 
  23. ^ UEFA.com. "Messi, Alves among Super Cup record-breakers". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-14. 
  24. ^ UEFA.com. "Messi, Alves among Super Cup record-breakers". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-14. 
  25. ^ UEFA.com. "Messi, Alves among Super Cup record-breakers". UEFA.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-14. 
  26. ^ "Sir Alex Ferguson's UEFA Super Cup regret". manutd.com. 8 August 2017. Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  27. ^ "European Cups - Performances by Coach". rsssf.com. 10 August 2017. Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  28. ^ "Messi, Alves among Super Cup record-breakers". uefa.com. 11 August 2015. Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  29. ^ "UEFA-Supercup » All-time Topscorers » rank 1 - 50". worldfootball.net. Diakses tanggal 14 Agustus 2017. 
  30. ^ FIFA.com (2012-09-05). "Prolific predators, droughts and a drubbing". FIFA.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-10-14. 
  31. ^ "Radamel Falcao 21 things you should know". telegraph.co.uk. 
  32. ^ "Costa sets UEFA Super Cup record with first minute goal against Real Madrid". Goal.com. 15 Agustus 2018. Diakses tanggal 16 Agustus 2018. 
  33. ^ "Barcelona 1-0 Shakhtar Donetsk". RTE.ie (dalam bahasa Inggris). 2009-08-28. Diakses tanggal 2017-10-19. 
  34. ^ "Barcelona 5-4 Sevilla (aet)". BBC Sport (dalam bahasa Inggris). 2015-08-11. Diakses tanggal 2017-10-19. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]