Garuda 19

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Garuda 19
Garuda 19.jpg
Poster film
Sutradara
Produser
Penulis
Didasarkan
dari
PemeranMathias Muchus
Ibnu Jamil
Yusuf Mahardika
Rendy Ahmad
Gazza Zubizareta
Sumarlin Beta
Reza Aditya
Verdi Solaiman
Puadin Redi
Mandala Shoji
Agri Firdaus
Bilqis Atari
Amanda Khairunnisa
Penata musikNoe
Merlisto
SinematograferRoni Arnold
PenyuntingWawan I. Wibowo
Perusahaan
produksi
Tanggal rilis
9 Oktober 2014
Durasi110 menit
NegaraIndonesia Indonesia
Bahasa

Garuda 19 adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 9 Oktober 2014. Skenario film ditulis oleh Swastika Nohara dan Andibachtiar Yusuf berdasarkan kisah nyata para pemain Tim nasional sepak bola U-19 Indonesia di tahun 2013 dengan dua adaptasi yaitu Semangat Membatu karya FX Rudi Gunawan & Guntur Cahyo Utomo dan Menolak Menyerah karya Guntur Cahyo Utomo.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Gelaran Piala AFF U-19 2013 di Sidoarjo. Garuda 19 berhasil menekuk Vietnam lewat adu penalti (7-6) di partai puncak dan berhak membawa pulang piala resmi pertama yang didapatkan Timnas Indonesia sejak 22 tahun yang lalu.

Terbayang kembali jejak jejak para punggawa Garuda 19, ketika mulai direkrut Indra Sjafri (Mathias Muchus) dan tim pelatih. Ditengah perseteruan dualisme federasi, semuanya serba apa adanya, fasilitas dan dana yang minim. Namun tidak membuat gentar Indra Sjafri dkk. Mereka yakin ada bibit hebat pemain sepak bola tersebar di Nusantara.

Perjalanan ini pun dirasakan oleh seluruh pemain, seperti Yazid (Gazza Zubizareta), (anak muda asal Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara), Sahrul (Rendy Ahmad), (anak Ngawi, Jawa Timur) dan Yabes (Sumarlin Beta), (anak Alor, Nusa Tenggara Timur). Alam seakan membentuk mereka sebagai pemain bola. Yabes selalu berlari setiap habis berlatih bola dari lapangan di kota Alor menuju rumahnya di pegunungan. Yazid yang senang berenang dan bermain bola di pasir pantai. Dan Sahrul yang mengasah talentanya lewat pertandingan antar kampung (Tarkam).

Indra Sjafri dan tim pelatih menjemput mereka menjadi bagian bersama Evan Dimas (Yusuf Mahardika) dan kawan kawan dalam Garuda 19. Mereka sama sama merasakan kepahitan dan kegembiraan selama pemusatan latihan. Coach Indra Sjafri dan tim pelatih lainnya harus menaikan mental dengan menyuntikan semangat membatu. Termasuk bagaimana situasi perang urat saraf ketika melawan Korea Selatan untuk menentukan nasib mengikuti Piala Asia pada Oktober 2014[1]

Pemeran[2][sunting | sunting sumber]

Pemeran Utama[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran Keterangan
Mathias Muchus Indra Sjafri Pelatih kepala Timnas U-19
Yusuf Mahardika Evan Dimas Pemain dan kapten Timnas U-19
Rendy Ahmad Sahrul Kurniawan Pemain Timnas U-19 asal Ngawi
Gazza Zubizareta Yazid Randaula Pemain seleksi Timnas U-19 asal Konawe Selatan
Sumarlin Beta Yabes Roni Pemain Timnas U-19 asal Alor
Ibnu Jamil Guntur Cahyo Utomo Asisten pelatih Timnas U-19
Puadin Redi Jarot Supriadi Pelatih kiper Timnas U-19
Reza Aditya Nursaelan Pelatih fitness Timnas U-19
Mandala Shoji Eko Purjianto Asisten pelatih Timnas U-19
Verdi Solaiman Aditya Kitman Timnas U-19
Agri Firdaus Alvin
Amanda Khairunnisa Mburi Maryam
Bilqis Atari Ana

Pemeran pendukung (pemeran lain)[sunting | sunting sumber]

Berikut daftar pemeran pendukung dalam film ini

Pemeran Peran Keterangan
Hadi Gunawan (suara) diri sendiri Komentator pertandingan bola
Aland Dewa Yasa Ravi Pemain (kiper) Timnas U-19
Suhendra Suripto Hargianto Pemain Timnas U-19
Isandrian Runianto Ilham Pemain Timnas U-19
Teuku Zulqaini Khaiqal Zulfiandi Pemain Timnas U-19
Tuhfah Fajar Yuliandika Putu Gede Pemain Timnas U-19
Irfan Novianto Dinan Pemain Timnas U-19
Irgi Dwi Rosi Dimas Pemain Timnas U-19
Dwi Cahyo Adi Muchlis Pemain Timnas U-19
M. Tarmidzi Satria Wibawa Paulo Pemain Timnas U-19
Abdurrohman Febri
Genta Waspada Bagas
Ade Muftin Pak Ismail
Femmy Zamri Bu Nurhaliza
Franky Jerry Kandars Mathias
Fandy Armayasa Jono
M. Nur Tupong Nur Tupong
Sekar Ayu Wulandari Rani
Zainal Abidin Panara Pak Arifin Pelatih Perssap Alor (klub Yabes)
Farid Zamri Zinedine
Nining M. Panara Mama Yabes Roni
Amiruddin Daeng Amir
Brisman Ayah Sahrul Kurniawan Ayah dari Sahrul Kurniawan Kurniawan (pemain Timnas U-19 asal Ngawi)
Nani Yudi Ibu Sahrul Kurniawan Ibu dari Sahrul Kurniawan Kurniawan (pemain Timnas U-19 asal Ngawi)
Fitri Lapenangga Nona
Iwan Ramadhan Pacar Rani
Suhirman Panara Pak Samson
Mahar Pak Burhanuddin
Ace Pak sopir bis Sopir bis Timnas U-19

Penghargaan dan Nominasi[sunting | sunting sumber]

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil
2014 Piala Maya Lagu Tema Terpilih "Hati Garuda" dibawakan oleh LettoGaruda 19 Nominasi
2015 Indonesian Movie Awards Pendatang Baru Terbaik Sumarlin Beta Nominasi
Pendatang Baru Terfavorit Menang

Referensi[sunting | sunting sumber]