Indra Sjafri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Indra Sjafri
Informasi pribadi
Nama lengkap Indra Sjafri
Tanggal lahir 2 Februari 1963 (umur 54)
Tempat lahir Lubuk Nyiur, Batang Kapas,
Pesisir Selatan, Sumatera Barat
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Indonesia U-19 (pelatih)
Karier junior
1981-1986 PSP Padang Junior
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1986-1991 PSP Padang (?)
Kepelatihan
2011  Indonesia
2013-2014  Indonesia
2015-2016 Bali United F.C.
2017-sekarang  Indonesia
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.

Indra Sjafri (lahir di Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963; umur 54 tahun)[1] adalah seorang mantan pemain sepak bola yang kemudian menjadi pelatih sepak bola Indonesia.[2] Ia dipercaya menjadi pelatih Timnas Junior Indonesia (PSSI), seperti Timnas U-12, U-17 dan U-19 yang dijuluki Garuda Jaya.[3] Saat ini ia melatih klub Bali United.

Riwayat[sunting | sunting sumber]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Indra Sjafri lahir di Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, pada 2 Februari 1963. Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Temi Indrayani dan telah dikaruniai dua orang anak, masing-masing bernama Aryandra Andaru dan Diandra Aryandari. Sebelum memutuskan untuk mengabdikan diri di dunia kepelatihan sepak bola. Indra Sjafri pernah menjadi karyawan di PT Pos Indonesia Padang. [4]

Karier[sunting | sunting sumber]

Indra merupakan mantan pemain sepak bola yang pernah membela PSP Padang pada tahun 1980-an, dan juga pernah menangani klub sepak bola dari ibukota provinsi Sumatera Barat itu sebagai pelatih. Ia juga pernah bekerja sebagai pegawai kantor pos. Kariernya dimulai saat ia duduk di bangku kelas 2 SMA Negeri 2 Padang, dimana PSP Padang melihat bakatnya dan merekrutnya menjadi anggota tim PSP Junior [5]. Sebelum namanya populer seperti sekarang ini, Indra Sjafri juga berhasil membawa timnas junior merebut trofi juara pada turnamen sepak bola tingkat Asia, yaitu pada HKFA U-17 dan HKFA U-19 di Hongkong. Sebelum menjadi pelatih timnas junior, Indra bertugas sebagai instruktur dan pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009.[6]

Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013[sunting | sunting sumber]

Pada 22 September 2013, Indra Sjafri sukses membawa tim asuhannya, Timnas Indonesia U-19 menjuarai Turnamen Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 setelah di final mengalahkan tim kuat Vietnam dalam pertandingan dramatis yang berujung adu penalti, di mana tim Indonesia menang dengan skor 7-6 setelah bermain imbang 0-0 hingga perpanjangan waktu. Gelar juara ini merupakan gelar pertama Indonesia sejak 22 tahun terakhir dimana Indonesia tak pernah meraih satupun gelar juara baik di level Asia Tenggara maupun level yang lebih tinggi.[7] Kemenangan Timnas U-19 ini membuat nama Indra Sjafri mulai dikenal secara luas di dunia sepak bola tanah air.

Kualifikasi Kejuaraan U-19 AFC 2014[sunting | sunting sumber]

Pada pertandingan terakhir Grup G Kualifikasi Kejuaraan U-19 AFC 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada tanggal 12 Oktober 2013, anak asuh Indra Sjafri mengalahkan juara 12 kali Piala Asia U-19, Korea Selatan dengan skor akhir 3-2, sehingga meloloskan tim tersebut lolos ke putaran final Kejuaraan U-19 AFC 2014 yang akan digelar di Myanmar pada Oktober 2014.[8] Kesuksesan demi kesuksesan yang diraih oleh Timnas U-19 tak lepas dari kontribusi Indra Sjafri.

Setelah putaran final Kejuaraan U-19 AFC 2014[sunting | sunting sumber]

Setelah menukangi timnas di beberapa kelompok umur, pada 2 November 2014, Indra Sjafri resmi diberhentikan oleh PSSI. Itu menyusul kegagalan timnas U-19 yang berada di bawah asuhannya menembus target melaju ke Piala Dunia U-20 FIFA 2015 di New Zealand. Akibat keputusan tersebut, PSSI mendapatkan banyak kritikan dari masyarakat Indonesia.

Bali United[sunting | sunting sumber]

Kembali menjadi pelatih timnas U-19[sunting | sunting sumber]

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Simon (23 September 2013). "Indra Syafri, Sang Arsitek Timnas U-19 Asal Lubuk Nyiur". SumbarOnline.com. Diakses tanggal 25 Desember 2013. 
  2. ^ "Profil Singkat Indra Syafri". Bola.net. Diakses tanggal 25 Desember 2013. 
  3. ^ Arie Firdaus (29 April 2013). "BTN Pastikan Indra Syafri Latih Timnas U-19". Sepak bola. Tempo.Co. Diakses tanggal 25 Desember 2013. 
  4. ^ "Indra Sjafri" Okezone.com, 02-12-2014. Diakses 08-01-2015.
  5. ^ F.X. Rudy Gunawan (2014). "Indra Sjafri: Menolak Menyerah: Official Biography". Penerbit Bentang. 
  6. ^ Rizal Marajo (9 Februari 2012). "FOKUS: Angin Segar Dari Pelatih Muda Padang". GOAL.com. Diakses tanggal 25 Desember 2013. 
  7. ^ "Setelah 22 Tahun, Indonesia Akhirnya Bisa Juara Lagi". Tribunnews. 23 September 2013. Diakses tanggal 25 Desember 2013. 
  8. ^ Mercy Raya (12 Oktober 2013). bola/read/2013/10/12/221008/2385445/76/garuda-muda-luar-biasa-indonesia-lolos-ke-putaran-final-piala-asia-u-19 ""Garuda Muda" Luar Biasa, Indonesia Lolos ke Putaran Final Piala Asia U-19". Sport.detik.com. Diakses tanggal 25 Desember 2013. 
  9. ^ Fernan Rahadi (18 Desember 2013). bola/liga-indonesia/13/12/18/mxzy4u-indra-sjafri-raih-penghargaan-antara-achievement-award "Indra Sjafri Raih Penghargaan Antara Achievement Award". Sepak bola. Republika Online. Diakses tanggal 25 Desember 2013. 
  10. ^ Ary Wibowo (7 Maret 2014). "Indra Sjafri: Banyak Pelatih Senior yang Lebih Bagus". Bola. Kompas.com. Diakses tanggal 9 Maret 2014. 
  11. ^ bola/liga-indonesia/14/04/21/n4d220-indra-sjafri-tokoh-perubahan-republika "Indra Sjafri, Tokoh Perubahan Republika". Republika. 21 April 2014. Diakses tanggal 4 Juni 2014. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]