Persis Solo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Persis Surakarta
ꦥꦼꦂꦱꦶꦱ꧀​ꦱꦸꦫꦏꦂꦠ
Logo Persis Surakarta
Nama lengkapPersatuan Sepak Bola Indonesia Surakarta
JulukanAlap-Alap[1]
Laskar Samber Nyawa
Berdiri8 November 1923
StadionStadion Manahan
(Kapasitas: 20.000)
PelatihAgus Yuwono
Asisten PelatihHaryadi
LigaLiga 2
Liga 2 2018Peringkat 5 wilayah barat
Kelompok suporterPasoepati
Kostum Kandang
Kostum Tandang

Persatuan Sepak bola Indonesia Surakarta (disingkat Persis Surakarta) (bahasa Jawa: ꦥꦼꦂꦱꦠꦸꦮꦤ꧀​ꦱꦼꦥꦏ꧀​ꦧꦺꦴꦭ​ꦆꦤ꧀ꦢꦺꦴꦤꦺꦱꦶꦪ​ꦱꦸꦫꦏꦂꦠ, translit. Persatuan Sepak Bola Indonésia Surakarta) adalah salah satu klub sepak bola di Indonesia. Pendiriannya diadakan 8 November 1923 di Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia oleh Sastrosaksono (tokoh dari Klub Mars serta R. Ng. Reksodiprojo dan Sutarman dari Klub Romeo, di bawah nama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB). Pada tahun 1928, di bawah kepemimpinan Soemokartiko, Vorstenlandsche Voetbal Bond resmi berganti nama menjadi Persatuan Sepak bola Indonesia Solo, disingkat Persis.

Saat ini Persis bermarkas di Stadion Manahan, Surakarta, yang memiliki kapasitas 20.000 penonton. Pendukung Persis dijuluki sebagai "Laskar Samber Nyawa". Persis memiliki suporter fanatik dan atraktif yang disebut Pasoepati (Pasukan Soeporter Solo paling Sejati).

Persis pernah meraih juara kompetisi perserikatan PSSI sebanyak 7 kali.

Persis kembali hadir di kancah sepak bola nasional sejak tahun 2006, setelah sebelumnya bertahun-tahun lamanya Persis mengendap di kompetisi amatir.

Musim kompetisi 2006/2007 menjadi puncak prestasi bagi Persis modern karena di musim itu Persis berhasil lolos promosi ke kompetisi liga kasta tertinggi Indonesia yakni level Divisi Utama.

Sayang, raihan positif itu tidak dibarengi dengan gelar juara Liga Divisi 1 karena Persis kalah dari Persebaya Surabaya di pertandingan final yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri.

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Perserikatan PSSI[sunting | sunting sumber]

  • 1935 – Juara
  • 1936 – Juara
  • 1939 – Juara
  • 1940 – Juara
  • 1941 – Juara
  • 1942 – Juara

Liga Indonesia[sunting | sunting sumber]

  • 1994 – [Divisi II] Juara
  • 2006 – [Divisi I] Juara II

Rekor musim ke musim[sunting | sunting sumber]

Musim Liga Piala IIC Asia Topskor tim
Komp. Main M S K GM GK Poin Pos Nama Gol
2016 ISC B (3) Tidak ikut Tidak ikut
Juara Peringkat kedua Promosi Degradasi


Skuat[sunting | sunting sumber]

Berikut skuat yang diturunkan untuk ajang Liga 2.

Players[sunting | sunting sumber]

No Position Player Nation
1 Kiper Sukasto Efendi      Indonesia
30 Kiper Aji Bayu Putra      Indonesia
98 Kiper Andri Prabowo      Indonesia

Templat:Fs break

4 Bek Mochammad Zaenuri      Indonesia
5 Bek Jodi Kustiawan      Indonesia
11 Bek Fajar Muttaqin      Indonesia
13 Bek Susanto      Indonesia
14 Bek Dedi Tri Maulana      Indonesia
17 Bek Herudin      Indonesia
41 Bek Crah Eka Angger      Indonesia
78 Bek Andre Oriza      Indonesia

Templat:Fs break

5 Gelandang Oky Derry Andryan      Indonesia
6 Gelandang Riki Nata      Indonesia
8 Gelandang Tegar Pangestu      Indonesia
18 Gelandang Fadly Dwi Permana      Indonesia
26 Gelandang Dwi Cahyono      Indonesia
31 Gelandang Iman Budi Hernandi      Indonesia
87 Gelandang Ilhamul Irhaz      Indonesia

Templat:Fs break

10 Penyerang Ugik Sugiyanto      Indonesia
9 Penyerang Agi Pratama      Indonesia
11 Penyerang Hapidin      Indonesia
21 Penyerang Dimas Galih Gumilang      Indonesia
24 Penyerang Nanang Asripin      Indonesia
25 Penyerang Muhammad Isa     Templat:Country data 4

Stadion[sunting | sunting sumber]

Persis Solo memiliki dua homebase stadion, yakni Stadion Sriwedari dan Stadion Internasional Manahan. Selama hampir sepanjang sejarah Persis hampir selalu menggunakan stadion Sriwedari sebagai homebase. Pada pertengahan 2006 ketika Persis promosi ke divisi utama, mereka memindahkan homebase menuju stadion Manahan untuk mengakomodir antusiasme penonton yang semakin membesar seiring kesuksesan Persis kembali ke divisi utama. Melalui langkah tersebut, Persis Solo bisa membawa lebih banyak suporter untuk mendukung tim kesayangan mereka.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]