Piala Indonesia
| Penyelenggara | PSSI |
|---|---|
| Mulai digelar | 1985 (sebagai Piala Liga) 2005 (sebagai Copa Indonesia) 2010 (sebagai Piala Indonesia) |
| Wilayah | |
| Jumlah tim | 38 |
| Kualifikasi untuk | Liga Champions Dua AFC |
| Juara bertahan | PSM Makassar (gelar ke-1) |
| Tim tersukses | Krama Yudha Tiga Berlian Sriwijaya FC (3 gelar) |
| Situs web | Situs web resmi |
Piala Indonesia adalah kompetisi resmi piala domestik untuk klub-klub sepak bola di Indonesia. Pertama kali digelar pada tahun 1985 sebagai Piala Liga, yang berjalan hingga tahun 1993 di bawah kompetisi Galatama.
Setelah unifikasi kompetisi di musim 1994-95, Piala Indonesia sempat vakum dan kemudian Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali menghidupkan kompetisi ini dengan nama Copa Indonesia pada tahun 2005. Secara tradisi, kompetisi ini melibatkan klub-klub dari seluruh lapisan kompetisi sepak bola Indonesia.[1]
Melalui kompetisi Piala Indonesia, klub-klub dari luar Liga Super memiliki kesempatan untuk menghadapi klub-klub besar yang selalu menghuni Liga Super. Bagi klub-klub divisi terendah, merupakan kebanggaan dapat mengukur kemampuan melawan klub-klub besar bahkan menjadi motivasi tersendiri untuk menjadi pembunuh raksasa jika mampu mengalahkan klub-klub dari divisi di atasnya.
Juara Piala Indonesia berhak lolos ke AFC Champions League Two untuk musim berikutnya. Sejak pertama kali digelar, Krama Yudha Tiga Berlian dan Sriwijaya FC menjadi klub paling sukses dalam kompetisi ini dengan raihan tiga gelar juara.[2] [sumber tepercaya?][1][3]
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Piala Indonesia digelar untuk pertama kalinya pada tahun 1985 dan disponsori Milo, sehingga ajang tersebut dikenal dengan nama Piala Liga Milo I 1985. Edisi pertama hanya diikuti oleh 9 tim peserta yang selurunya berasal dari Galatama. [1]

Setelah era unifikasi liga di musim 1994/1995, Piala Indonesia sempat vakum cukup lama dan kemudian dihidupkan kembali dengan nama Copa Indonesia, dimana PT HM Sampoerna melalui produk Dji Sam Soe menjadi sponsor utama, sehinnga kompetisi dikenal dengan nama Copa Dji Sam Soe Indonesia 2005. Kompetisi Copa Indonesia 2005 melibatkan 62 tim yang terdiri dari 28 klub Divisi Utama, 27 klub Divisi Satu dan 7 klub Divisi Dua.[4]
Juara
[sunting | sunting sumber]Final satu leg
[sunting | sunting sumber]Final dua leg
[sunting | sunting sumber]| Musim | Nama Kompetisi | Tim Kandang | Skor | Tim Tandang | Lokasi | Referensi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 2018–19 | Kratingdaeng Piala Indonesia | Persija (Liga 1) |
1–0 | PSM (Liga 1) |
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta | [18] |
| PSM (Liga 1) |
2–0 (Agg.: 2–1) |
Persija (Liga 1) |
Stadion Andi Mattalata, Makassar | [19][20] |
Distribusi
[sunting | sunting sumber]| Urut | Tim | Juara | Tempat kedua |
|---|---|---|---|
| 1 | Krama Yudha Tiga Berlian | 3 (1987, 1988, 1989) | |
| Sriwijaya FC | 3 (2007, 2008–09, 2010) | ||
| 3 | Arema FC | 2 (2005, 2006) | 2 (1992, 2010) |
| 4 | Semen Padang FC | 1 (1992) | 1 (2012) |
| 5 | Arseto | 1 (1985) | |
| Makassar Utama | 1 (1986) | ||
| Gelora Dewata | 1 (1993) | ||
| Persibo | 1 (2012) | ||
| PSM | 1 (2018–19) | ||
| 10 | Pelita Jaya | 3 (1987, 1988, 1989) | |
| Persipura | 3 (2006, 2007, 2008–09) | ||
| 12 | Mitra Surabaya | 2 (1993, 1986) | |
| Persija | 2 (2005, 2018–19) | ||
| 13 | Mercu Buana | 1 (1985) |
Penghargaan
[sunting | sunting sumber]Klub yang mampu menjuarai turnamen ini berhak mewakili Indonesia di ajang Liga Challenge AFC. Ada beberapa penghargaan di turnamen Piala Indonesia, selain dari piala bergilir.
| Edisi | Pencetak gol terbanyak | Gol | Pemain Terbaik | Pemain Muda Terbaik | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2005 | Javier Roca[21] (Persegi) | 11 | Firman Utina (Arema) | Tidak diberikan | [22] |
| 2006 | Emaleu Serge (Arema) | 9 | Aris Budi Prasetyo (Arema) |
[22] | |
| 2007 | Alberto Goncalves da Costa (Persipura) | 6 | Bambang Pamungkas (Persija) |
[22] | |
| 2008-09 | 8 | Anoure Obiora (Sriwijaya FC) |
[22] | ||
| 2010 | Cristian Gonzalez (Persib) | 10 | Keith Kayamba Gumbs (Sriwijaya FC) |
[22][23] | |
| 2012 | Javier Roca (Persis Surakarta) | 5 | Dian Irawan (Persibo) |
[24][25] | |
| 2018-19 | 10 | Zulham Zamrun (PSM) |
Asnawi Mangkualam (PSM) |
[26] |
Kontroversi
[sunting | sunting sumber]Final Piala Indonesia 2008-09 diwarnai dengan tindakan Persipura yang menyatakan walkover pada menit ke-60 saat kedudukan 1–0 untuk keunggulan Sriwijaya FC. Hal ini menyebabkan Sriwijaya FC dinyatakan menang 4–0. Setelah kasus ini, muncul isu bahwa Persipura akan mengalami penurunan kasta atau mengundurkan diri dari Liga Indonesia dan bergabung dengan A-League (Liga Australia), tetapi kemudian pada edisi selanjutnya mereka tetap bermain dalam kompetisi lokal Indonesia.
Setelah vakum lebih dari 5 tahun, final Piala Indonesia 2018-19 dilaksanakan dengan sistem kandang-tandang, di mana sebelumnya menggunakan sistem satu pertandingan. Pertandingan kedua sempat ditunda setelah terjadi penyerangan pada bus pemain Persija saat akan melakukan sesi latihan.[27]
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 "Piala Indonesia". Arsip Sepakbola Indonesia. Diakses tanggal 2026-05-22.
- ↑ "Piala Indonesia". Transfermarkt. Diakses tanggal 2026-05-22.
- ↑ Mariatna, Sandy (2020-05-18). "DAFTAR JUARA Piala Indonesia (2005–2019)". goal.com.
- ↑ "Copa Indonesia 2005". Arsip Sepakbola Indonesia. 2005.
- ↑ "Piala Liga 1985". Arsip Sepakbola Indonesia. April 1985. Diakses tanggal 2025-08-19.
- ↑ "Piala Liga 1986". Arsip Sepakbola Indonesia. April 1986. Diakses tanggal 2025-08-19.
- ↑ "Piala Liga 1987". Arsip Sepakbola Indonesia. March 1987. Diakses tanggal 2025-08-19.
- ↑ "Piala Liga 1988". Arsip Sepakbola Indonesia. September 1988. Diakses tanggal 2025-08-19.
- ↑ "Piala Liga 1989". Arsip Sepakbola Indonesia. December 1989. Diakses tanggal 2025-08-19.
- ↑ "Piala Galatama 1992". Arsip Sepakbola Indonesia. June 1992. Diakses tanggal 2025-08-20.
- ↑ "Piala Galatama 1993". Arsip Sepakbola Indonesia. October 1993. Diakses tanggal 2025-08-20.
- ↑ "Dramatis, Arema Juara!".
- ↑ "Arema Juarai Copa Indonesia 2006".
- ↑ "Sriwijaya Juarai Copa Dji Sam Soe 2007".
- ↑ "Persipura Mogok, Sriwijaya FC Juara Copa".
- ↑ "Sriwijaya FC Hat-Trick Juara Piala Indonesia".
- ↑ "Tekuk Semen Padang, Persibo Juara Piala Indonesia".
- ↑ "PSM Vs Persija: Unggul Satu Gol, Macan Kemayoran Janji Tetap Menyerang".
- ↑ "Kalahkan Persija 2-0, PSM Raih Juara Piala Indonesia".
- ↑ Hukmana, Siti Yona (2019-07-19). "12.359 Personel Jaga Laga Persija vs PSM Makassar". Medcom.id. Diakses tanggal 2020-07-26.
- ↑ https://www.bolasport.com/read/311346699/bikin-bangga-ini-kabar-terbaru-legenda-persija-jakarta-javier-roca
- 1 2 3 4 5 https://www.jpnn.com/news/lagi-sriwijaya-fc-juaranya
- ↑ "Gonzales Top Skorer, Kayamba Terbaik".
- ↑ https://www.indosport.com/sepakbola/20190606/apa-kabar-javier-roca-eks-gelandang-subur-persija-jakarta-era-2000-an
- ↑ https://www.indosport.com/sepakbola/20190721/meratapi-final-piala-indonesia-2012-prestasi-langka-persibo-bojonegoro
- ↑ https://sport.detik.com/sepakbola/foto-sepakbola/d-4655130/para-peraih-penghargaan-di-piala-indonesia
- ↑ "Bus Persija Diserang di Makassar, Ferry Paulus: Mental Pemain Terganggu".
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) Situs web resmi