RCTI

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
RCTI
PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
RCTI tegak.png
Diluncurkan 24 Agustus 1989
Pemilik Bimantara Citra (1989-2003)
Rajawali Corpora (1989-2000)
Media Nusantara Citra (2003-sekarang)
Tokoh penting Peter F. Gontha
Bambang Trihatmodjo
Peter Sondakh
Hary Tanoesoedibjo
Slogan Menghadirkan Pentas Dunia Di Rumah Anda
(1989-1991)
Saluran Hiburan & Informasi
(1991-1993)
Kebanggaan Bersama Milik Bangsa
(1993-sekarang)
RCTI Oke
(1994-sekarang)
RCTI 2000 Oke
(1999-2000, versi menuju tahun 2000)
RCTI Semakin Oke
(2004, versi 15 tahun RCTI)
Moto Kebanggaan Bersama Milik Bangsa
Kantor pusat Jl. Raya Perjuangan No. 1, Kebon Jeruk, Jakarta, Indonesia
Saluran saudara SCTV (1990-1996)
MNCTV (2001-sekarang)
Global TV (2002-sekarang)
iNews TV (2007-sekarang)
Situs web www.rcti.tv
Ketersediaan Nasional
Terestrial
Ambon 12 VHF
Balikpapan 30 UHF
Banda Aceh 28 UHF
Bandar Lampung 32 UHF
Bandung 50 UHF
Banjarmasin 30 UHF
Banyumas 41 UHF
Batam 43 UHF
Batu Sangkar 31 UHF
Bengkulu 30 UHF
Bukittinggi 58 UHF
Cirebon 30 UHF
Denpasar 35 UHF
Garut 34 UHF
Jakarta 43 UHF
Jambi 33 UHF
Jayapura 24 UHF
Jember 58 UHF
Kediri 57 UHF
Kendari 26 UHF
Kotabaru 54 UHF
Kupang 12 UHF
Lhokseumawe 24 UHF
Madiun 42 UHF
Makassar 33 UHF
Malang 40 UHF
Manado 30 UHF
Mataram 10 VHF
Medan 33 UHF
Merauke 11 VHF
Padang 43 UHF
Painan 32 UHF
Palangkaraya 31 UHF
Palembang 24 UHF
Palu 27 UHF
Pangkalpinang 50 UHF
Pekanbaru 22 UHF
Pontianak 9 VHF
Purwokerto 41 UHF
Sabang 11 VHF
Samarinda 43 UHF
Sawahlunto 30 UHF
Semarang 33 UHF
Serang 59 UHF
Surabaya 30 UHF
Surakarta 40 UHF
Tegal 59 UHF
Yogyakarta 32 UHF
Satelit
Indovision 80
TransVision 808

RCTI adalah stasiun televisi swasta Indonesia pertama. Pada awalnya didirikan sebagai perusahaan joint venture dengan kepemilikan saat itu adalah Bimantara Citra (69,82%) dan Rajawali Wirabhakti Utama (30,18%)[1]. RCTI pertama mengudara pada 13 November 1988 dan diresmikan 24 Agustus 1989 dan pada waktu itu, siaran RCTI hanya dapat ditangkap oleh pelanggan yang memiliki dekoder dan membayar iuran setiap bulannya. RCTI melepas dekodernya pada akhir 1989. Pemerintah mengizinkan RCTI melakukan siaran bebas secara nasional sejak tahun 1990 tapi baru terwujud pada akhir 1991 setelah membuat RCTI Bandung pada 1 Mei 1991. Pada 2004 RCTI termasuk stasiun televisi yang besar di Indonesia. Sejak Oktober 2003, RCTI dimiliki oleh Media Nusantara Citra, kelompok perusahaan media yang juga memiliki Global TV dan MNCTV. RCTI telah memiliki hak siar atas ajang sepak bola bergengsi Eropa, Euro 2008 bersama Global TV dan MNCTV.

Pada tahun 2010, RCTI memiliki hak siar dalam ajang sepak bola Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, bersama Global TV.

Sejarah

Izin siaran

RCTI menerima izin siaran pada 1 Januari 1987 di Jakarta dan sekitarnya dengan dekoder. RCTI berdiri pada 21 Agustus 1987 di Jakarta dan dibangun di atas tanah seluas 10 Hektar. Pada 13 November 1988, RCTI melakukan siaran percobaan pertama kali, selama 4 jam sehari dengan dekoder.

Televisi berlangganan

Bermula dari Jl. Raya Pejuangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, RCTI memulai siarannya secara komersial pada 24 Agustus 1989 yang mencakup wilayah Jabodetabek, di mana pada saat itu siaran RCTI diterima secara terbatas untuk pelanggan yang memiliki dekoder di wilayah Jabodetabek. Meskipun bersiaran lokal di Jakarta, namun ternyata status RCTI pada saat itu adalah televisi berlangganan, bukan televisi lokal. Meski pada saat itu RCTI masih berstatus televisi berlangganan di Jakarta, RCTI sempat menayangkan iklan-iklan bermerek. Satu tahun kemudian, tepatnya tanggal 24 Agustus 1990, RCTI melakukan siaran terestrial ke seluruh Indonesia. Pada saat awal siaran, RCTI hanya menayangkan acara-acara luar negeri karena modalnya lebih murah jika dibandingkan dengan memproduksi sendiri yang biayanya jauh lebih mahal.

Televisi terestrial

Karena setiap hari pelanggan dekoder RCTI semakin bertambah di wilayah Jabodetabek, maka pada 1 Agustus 1990, RCTI melakukan pelepasan dekoder. Lalu bertepatan dengan ulang tahun RCTI ke-1, tepatnya tanggal 24 Agustus 1990, pemerintah akhirnya mengizinkan RCTI beroperasi secara terestrial sebagai siaran gratis dan pada saat itu pula, PT Bimantara Citra Tbk mendirikan SCTV sebagai stasiun televisi swasta kedua di Indonesia yang pada saat itu berstatus televisi lokal di Surabaya untuk merelay acara-acara RCTI di Surabaya. Baru pada tahun 1991, RCTI merealisasikan hal itu setelah RCTI meluaskan siarannya ke Bandung pada 1 Mei 1991.

Bertepatan dengan ulang tahun ke-4, tepatnya tanggal 24 Agustus 1993, RCTI melakukan siarannya secara nasional. Menginjak usia ke-11, tepatnya tanggal 24 Agustus 2000, RCTI resmi berganti logo baru yang menggambarkan penampilan dan semangat baru. Hingga awal tahun 2001, RCTI memiliki 47 stasiun transmisi di seluruh Indonesia. Sejak 1 Januari 2003, RCTI mengudara selama 24 jam nonstop.

Galeri logo khusus

Penyiar

Acara

Mengenai Tayangan Adzan Maghrib

Sejak 2000an, tayangan Adzan Maghrib di RCTI hanya dapat disaksikan melalui antena UHF di beberapa kota menurut waktu sholat di wilayah setempat/daerah stasiun relay yang bersangkutan (khususnya di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang) seperti halnya yang terjadi di MNCTV dan Global TV. Tayangan Adzan Maghrib di RCTI juga dapat disaksikan melalui TV berlangganan Indovision, Top TV, Okevision, dan MNC Play Media serta melalui live streaming di situs Okezone.com. Namun untuk tayangan RCTI melalui satelit Palapa D, tayangan Adzan Maghrib tidak dapat disaksikan/diacak dan ditutup dengan iklan komersial.

Di Bali, RCTI tidak menyiarkan Adzan Maghrib sama sekali, namun RCTI menyiarkan tayangan Puja Tri Sandya bersama MNCTV dan Global TV.

Direksi dan Komisaris

Daftar direktur utama

No. Nama Masa jabatan
1
Peter F. Gontha
1989–1990
2
J. P. Soebandono
1990–1991
3
M. S. Rallie Siregar
1991–1999
4
Harry Kuntoro
1999–2001
5
Wisnu Hadi
2001–2003
6
Hary Tanoesoedibjo
2003–2008
7
Sutanto Hartono
2008–2010
8
Hary Tanoesoedibjo
2010–

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Anak Perusahaan PT. Bimantara Citra
  2. ^ "Dewan Direksi RCTI". Rajawali Citra Televisi Indonesia. PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia. 2012. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  3. ^ "Dewan Komisaris RCTI". Rajawali Citra Televisi Indonesia. PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia. 2012. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 

Pranala luar