Persebaya 1927

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bendera Indonesia Persebaya 1927
Logo Persebaya 1927
Nama lengkap Persatuan Sepak bola Surabaya 1927
Julukan Bajul Ijo
Green Force
Didirikan 18 Juni 1927
Stadion Stadion Gelora 10 November / Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
(Kapasitas: 30.000 / 55.000)
Ketua Umum Bendera Indonesia Saleh Ismail Mukadar
Kelompok suporter Bonek 1927, Bonek
Kostum kandang
Kostum tandang
Soccerball current event.svg [[Bendera Indonesia Liga Primer Indonesia 2011-2012|Musim ini]]

Persebaya 1927 [1] adalah sebuah tim sepak bola Indonesia yang berbasis di Surabaya. Klub ini dulu bermain di Liga Primer Indonesia 2013. Klub ini terakhir dilatih oleh Ibnu Grahan. Persebaya 1927 memakai 2 stadion yaitu Stadion Gelora 10 November dan Stadion Gelora Bung Tomo.

Dalam perjalanannya di musim 2013, Persebaya 1927 dihapus secara paksa oleh PSSI.

Pelatih[sunting | sunting sumber]


Skuat[sunting | sunting sumber]

Per 1 Februari 2014..[2]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.

No. Pos. Nama
1 Bendera Indonesia GK Endra Prasetya Captain
2 Bendera Republik Makedonia DF Goran Gancev
5 Bendera Indonesia DF Nur Fasta
3 Bendera Indonesia DF Mat Halil
23 Bendera Indonesia DF Erol Iba
15 Bendera Indonesia MF Rendi Irawan
22 Bendera Indonesia MF Jusmadi
8 Bendera Indonesia MF M.Taufiq
7 Bendera Indonesia FW Andik Vermansyah
29 Bendera Australia MF Mario Karlovic
10 Bendera Argentina FW Fernando Soler
13 Bendera Indonesia MF Akbar Rasyid
18 Bendera Indonesia MF Firmansyah Aprilianto
No. Pos. Nama
20 Bendera Indonesia MF Novri Setiawan
21 Bendera Indonesia FW Ari Supriatna
22 Bendera Indonesia FW Fandi Utomo
23 Bendera Indonesia DF Leo Saputra
25 Bendera Indonesia MF Manahati Lestusen
26 Bendera Indonesia MF Alfin Tuasalamony
29 Bendera Indonesia DF Ambrizal
30 Bendera Kamerun MF Patrice Nzekou
32 Bendera Singapura FW Agu Casmir
44 Bendera Nigeria DF Onorionde Kughegbe
55 Bendera Kamerun FW Emmanuel Kenmogne
59 Bendera Indonesia DF Hasyim Kipuw
81 Bendera Indonesia MF Muhammad Ilham
Bendera Indonesia FW Febri Hamzah

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Persebaya didirikan oleh Paijo dan M. Pamoedji pada 18 Juni 1927. Pada awal berdirinya, Persebaya bernama Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB). Pada saat itu di Surabaya juga ada klub bernama Sorabaiasche Voebal Bond (SVB), bonden (klub) ini berdiri pada tahun 1910 dan pemainnya adalah orang-orang Belanda yang ada di Surabaya.

Pada tanggal 19 April 1930, SIVB bersama dengan VIJ Jakarta, BIVB Bandung (sekarang Persib Bandung), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. SIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh M. Pamoedji. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. SIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1938 meski kalah dari VIJ Jakarta.

Ketika Belanda kalah dari Jepang pada 1942, prestasi SIVB yang hampir semua pemainnya adalah pemain pribumi dan sebagian kecil keturunan Tionghoa melejit dan kembali mencapai final sebelum dikalahkan oleh Persis Solo. Akhirnya pada tahun 1943 SIVB berganti nama menjadi Persibaja (Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja). Pada era ini Persibaja diketuai oleh Dr. Soewandi. Kala itu, Persibaja berhasil meraih gelar juara pada tahun 1950, 1951 dan 1952.

Tahun 1960, nama Persibaja diubah menjadi Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya). Pada era perserikatan ini, prestasi Persebaya juga istimewa. Persebaya adalah salah satu raksasa perserikatan selain PSMS Medan, PSM Makassar, Persib Bandung maupun Persija Jakarta. Dua kali Persebaya menjadi kampiun pada tahun 1978 dan 1988, dan tujuh kali menduduki peringkat kedua pada tahun 1965, 1967, 1971, 1973, 1977, 1987, dan 1990.

Prestasi gemilang terus terjaga ketika PSSI menyatukan klub Perserikatan dan Galatama dalam kompetisi bertajuk Liga Indonesia sejak 1994. Persebaya merebut gelar juara Liga Indonesia pada tahun 1997. Bahkan Persebaya berhasil mencetak sejarah sebagai tim pertama yang dua kali menjadi juara Liga Indonesia ketika pada tahun 2005 Green Force kembali merebut gelar juara. Kendati berpredikat sebagai tim klasik sarat gelar juara, Green Force juga sempat merasakan pahitnya terdegradasi pada tahun 2002 lalu. Pil pahit yang langsung ditebus dengan gelar gelar juara Divisi I dan Divisi Utama pada dua musim selanjutnya.

Sayang, pada tahun 2010 ditengah konflik Persebaya degradasi ke Divisi Utama. Ini yang membuat pengurus Persebaya ketika itu tidak terima dan bersama-sama pengusaha Arifin Panigoro mendirikan kompetisi tandingan Liga Primer Indonesia (LPI). Nama Persebaya ditambah menjadi Persebaya 1927. Tidak ingin nama Persebaya hilang dari Liga Super Indonesia , para mafia kemudian membuat tim dengan mencomot pemain Persikubar Kutai Barat dan mengubah nama tim dengan Persebaya dan kemudian mengikuti kompetisi Divisi Utama. Sedangkan Persebaya 1927 mengikuti Liga Primer Indonesia dan menjadi juara paro musim. Hingga kemudian pada 2013, setelah KLB PSSI , Persebaya 1927 dihapus secara paksa dari liga Indonesia dan sejarah dan digantikan Persikubar Surabaya di Liga Super Indonesia .  

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Persebaya Ganti Nama Menjadi Persebaya 1927
  2. ^ "Squad List". liga-indonesia.co.id. Diakses tanggal 2012-04-27. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]