PSM Madiun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
PSM Madiun
Logo PSM Madiun.png
Nama lengkapPersatuan Sepak Bola Madiun
JulukanLaskar Banteng Wilis
Berdiri1929 (dengan nama Madioensche Voetbal Bond/MVB)
StadionStadion Wilis
Madiun, Jawa Timur, Indonesia
(Kapasitas: 25.000)
Ketua UmumBendera Indonesia Sulistiono
ManajerHari Radte
PelatihBendera Indonesia Siswanto
Asisten PelatihEdy Subagio
LigaLiga 3 Jawa Timur
Kelompok suporter- MVB (Madioensche Vokoid Brigade ) -The Mad Man
Soccerball current event.svg Musim ini

Persatuan Sepak Bola Madiun (disingkat PSM Madiun) adalah klub sepak bola Indonesia yang berasal dari Kota Madiun, Jawa Timur. Klub ini termasuk salah satu dari 7 klub pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada tanggal 19 April 1930. Klub ini didirikan pada tahun 1929 dengan nama Madioensche Voetbal Bond (MVB).

PSM Madiun pernah menjadi juara tiga Piala Indonesia pada tahun 1997-1998 ia kalah saat lawan Persebaya Surabaya dengan skor 3-2. Pada Tahun 2011 terjadi dualisme di kubu PSM Madiun, sehingga membuat PSM Madiun dibekukan oleh Bambang Irianto (Ketua Pengcab PSSI Madiun) pada saat itu dan membuat PSM Madiun tidak bisa berkompetisi di kancah sepak bola Indonesia sampai saat ini. Pada Desember 2018, status PSM Madiun dipulihkan kembali oleh Askot PSSI Kota Madiun sehingga membuat PSM Madiun bisa berkompetisi kembali di kancah persepakbolaan Indonesia. Mulai tahun 2019, PSM Madiun akan berkompetisi di Liga 3 Regional PSSI Provinsi Jawa Timur.

Stadion[sunting | sunting sumber]

Stadion Wilis adalah stadion yang berada di Kota Madiun. Stadion ini berkapasitas 25.000 penonton. Stadion ini merupakan markas dari PSM Madiun. Stadion ini juga markas dari tim sepak bola Kota Madiun yang lain yaitu: Madiun Putra FC. Nama Wilis sendiri adalah gunung berapi tidak aktif yang terletak di sebelah tenggara Kota Madiun yang merupakan perbatasan atau wilayah 6 Kabupaten yaitu: Kabupaten Madiun, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek.

Pemain Masuk 2009[sunting | sunting sumber]

Deniel dari Persekama Madiun

Kongo dari Perseman Manokwari

Gusti dari Bali Persegi FC

Arif dari Persinga Ngawi


Pembelian Pemain Termahal[sunting | sunting sumber]

Kongo dari Perseman Manokwari dengan harga 320 Juta Rupiah 2009

Aldy dari Persiba Bantul dengan harga 210 Juta Rupiah2003


Penjualan pemain Termahal[sunting | sunting sumber]

Ferry Irawan ke Persik Kediri dengan harga 720 Juta Rupiah 1999

Leantino ke Persinga Ngawi dengan harga 522 Juta Rupiah 2007

Nur Rahman ke Persiba Bantul dengan harga 400 Juta Rupiah 2006

Pemain Keluar 2009[sunting | sunting sumber]

Dio ke Persinga Ngawi

Aldy ke Persikabo Bogor

Ferenco ke Persekama Madiun

Hanif ke Selangor FA

Referensi[sunting | sunting sumber]