Kabupaten Kediri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kabupaten Kediri
Transkripsi bahasa daerah
 • Hanacarakaꦏꦝꦶꦫꦶ
 • Pegonكاڎيري
 • Alfabet JawaKadhiri
Lambang resmi Kabupaten Kediri
Motto: 
Canda bhirawa
(Jawa Kuno) Diikat dengan rasa persatuan yang suci dan tulus ikhlas
Peta
Kabupaten Kediri di Jawa
Kabupaten Kediri
Kabupaten Kediri
Peta
Kabupaten Kediri di Indonesia
Kabupaten Kediri
Kabupaten Kediri
Kabupaten Kediri (Indonesia)
Koordinat: 7°50′00″S 112°10′00″E / 7.83333°S 112.16667°E / -7.83333; 112.16667
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
Hari jadi25 Maret 804 (umur 1218)
Ibu kotaNgasem
Jumlah satuan pemerintahan
Daftar
  • Kecamatan: 26
  • Kelurahan: 1
  • Desa: 343
Pemerintahan
 • BupatiHanindhito Himawan Pramana
 • Wakil BupatiDewi Mariya Ulfa , ST
 • Sekretaris DaerahDede Sujana
Luas
 • Total1.523,92 km2 (588,39 sq mi)
Populasi
 • Total1.673.158
 • Kepadatan1.097/km2 (2,840/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 92,88%
Kristen 3,71%
- Protestan 2,68%
- Katolik 1,03%
Hindu 2,56%
Budha 0,11%
Konghucu 0,01%
Lainnya 0,73%[2]
 • BahasaBahasa Jawa Mataraman, Indonesia
 • IPMKenaikan 72,56 (2021)
tinggi[3]
Zona waktuUTC+07:00 (WIB)
Kode pos
Kode area telepon+62 354
Pelat kendaraan
Kode Kemendagri35.06 Edit the value on Wikidata
DAURp 1.295.824.270.000,- (2020)[4]
Semboyan daerahKediri Bersinar Terang
(Bersih, Nyaman, Asri, Tertib, Anggun)
Penjenamaan wilayahKediri Lagi
Flora resmiKemiri
Fauna resmiAlap-alap, Bekicot
Situs webwww.kedirikab.go.id

Kabupaten Kediri (bahasa Jawa: Hanacaraka: ꦏꦝꦶꦫꦶ, Pegon: كاڎيري, translit. Kadhiri) adalah sebuah wilayah kabupaten yang berada di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sebelumnya, ibu kotanya berada di Kota Kediri meskipun pemindahan ibu kota ke kecamatan Pare telah lama direncanakan dan hingga saat ini dibatalkan.[5] Sejak masa pemerintahan bupati H. Sutrisno, ibu kota kabupaten Kediri secara de jure berada di Kecamatan Ngasem.

Kabupaten Kediri berbatasan dengan Kabupaten Jombang di Utara, Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar di Timur, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung di Selatan, serta Kabupaten Nganjuk di Barat dan Utara. Kota Kediri menjadi enklave dari Kabupaten Kediri. Kabupaten Kediri memiliki luas wilayah 1.523,97 km²[6] yang terbagi menjadi 26 kecamatan. Pada tahun 2021, penduduk kabupaten ini berjumlah 1.673.157 jiwa dengan kepadatan 1.097 jiwa/km2.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Raden Tumenggung Danoediningrat, bupati Kediri pada tahun 1920-an

Wilayah Kabupaten Kediri pernah menjadi bagian berbagai kerajaan penting di Pulau Jawa sejak perpindahan Kerajaan Medang dari tanah Mataram ke timur, menjelang milenium kedua. Kerajaan Kadiri atau Panjalu, dengan lokasi kraton di Daha kemudian menjadi penerus kerajaan Medang setelah pembagian wilayah sepeninggal Prabu Airlangga. Puncak kejayaann Kediri adalah ketika di bawah pemerintahan Raja Jayabaya, pengaruhnya telah sampai ke Ternate[butuh rujukan].

Situs Tondowongso, yang ditemukan pada awal tahun 2007 dan berlokasi sekitar 15 km ke timur dari pusat Kota Kediri sekarang, memberikan indikasi merupakan kompleks permukiman penting.[7]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Daftar Bupati[sunting | sunting sumber]

No Bupati Mulai Jabatan Akhir Jabatan Prd. Ket. Wakil Bupati
1 No image available.svg Pangeran Slamet Poerbonegoro 1800 1825 1
2 No image available.svg Tjakraningrat Teposono 1825 1850 2
3 No image available.svg Djojonegoro 1850 1860 3
4 No image available.svg Soemodirdjo 1860 1880 4
5 No image available.svg Tedjo Koesoemo 1880 1890 5
6 No image available.svg Djojo Koesoemo

1890

1910 6
7 No image available.svg Tondo Adit Tjokro 1910 1912 7
8 No image available.svg Moestajab Koesoemo Adi Winoto 1912 1928 8
9 No image available.svg R.A.A. Danoediningrat 1
(Soebari Danoedipoera)
1928 1929 9
10 No image available.svg R.A.A. Danoediningrat 2
(Moeladi)
1930 1943 10
11 No image available.svg R. Moestadjab 1943 1945 11
12 No image available.svg R. Darmadi 1945 1945 12
13 No image available.svg R. Samadikoen 1945 1947 13
14 No image available.svg R. Moch Machin 1948 1960 14
15 No image available.svg R.M. Imam Koesoebagijo 1960 1963 15
16 No image available.svg AKBP
Achmad Soebari
1963 1965 16
17 No image available.svg M. Iswadi Wirosepoetro 1965 1970 17
18 No image available.svg Letkol. Inf.
Siswoharjoko
1970 1975 18
19 No image available.svg Drs.
Usrie Sastradiredja
1975 1980 19
1980 1985 20
20 No image available.svg Letkol.
Asmono
1985 1990 21
21 No image available.svg Kol.
Ruspanji
1990 1995 22
22 No image available.svg Kol.
Suparyadi
1995 2000 23
23 No image available.svg Ir.
Soetrisno
2000 2005 24
2005 2010 25 Sulaiman Lubis
24 No image available.svg dr. Hj.
Haryanti Sutrisno
19 Agustus 2010 19 Agustus 2015 26 Masykuri Ikhsan
- No image available.svg Dr.
Idrus
19 Agustus 2015 17 Februari 2016 - [Ket. 1][8]
(24) No image available.svg dr. Hj.
Haryanti Sutrisno
17 Februari 2016 26 Februari 2021 27 Masykuri Ikhsan
25 Hanindhito Himawan Pramana.jpg Hanindhito Himawan Pramana 26 Februari 2021 Petahana 28 Dewi Mariya Ulfa
Catatan
  1. ^ Penjabat Bupati Kediri
  Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)

Perwakilan[sunting | sunting sumber]

Komposisi anggota DPRD Kabupaten Kediri selama 2 periode adalah sebagai berikut:[9]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 9 Steady 9
  Gerindra 6 Penurunan 5
  PDI-P 12 Kenaikan 15
  Golkar 5 Kenaikan 6
  NasDem 5 Penurunan 4
  PKS 1 Steady 1
  PPP 1 Kenaikan 2
  PAN 6 Penurunan 5
  Demokrat 4 Penurunan 3
  PBB 1 Penurunan 0
Jumlah Anggota 50 Steady 50
Jumlah Partai 10 Penurunan 9

Kecamatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kediri terdiri dari 26 kecamatan, 1 kelurahan, dan 343 desa (dari total 666 kecamatan, 777 kelurahan, dan 7.724 desa di Jawa Timur). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 1.571.555 jiwa dengan luas wilayah 1.386,05 km² dan sebaran penduduk 1.133 jiwa/km².[10][11]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kediri, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah
Desa
Status Daftar
Desa/Kelurahan
35.06.26 Badas 8 Desa
35.06.22 Banyakan 9 Desa
35.06.12 Gampengrejo 11 Desa
35.06.13 Grogol 9 Desa
35.06.10 Gurah 21 Desa
35.06.19 Kandangan 12 Desa
35.06.05 Kandat 12 Desa
35.06.24 Kayen Kidul 12 Desa
35.06.18 Kepung 10 Desa
35.06.03 Kras 16 Desa
35.06.21 Kunjang 12 Desa
35.06.02 Mojo 20 Desa
35.06.04 Ngadiluwih 16 Desa
35.06.07 Ngancar 10 Desa
35.06.25 Ngasem 12 Desa
35.06.11 Pagu 13 Desa
35.06.14 Papar 17 Desa
35.06.17 Pare 1 8 Desa
Kelurahan
35.06.16 Plemahan 17 Desa
35.06.09 Plosoklaten 15 Desa
35.06.08 Puncu 8 Desa
35.06.15 Purwoasri 23 Desa
35.06.23 Ringinrejo 11 Desa
35.06.01 Semen 12 Desa
35.06.20 Tarokan 10 Desa
35.06.06 Wates 18 Desa
TOTAL 1 343

Demografi[sunting | sunting sumber]

Agama[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan data Sensus Penduduk Badan Pusat Statistik tahun 2010, persentase agama penduduk Kabupaten Kediri adalah Islam 96,29%, kemudian Kristen Protestan 2,14%, Katolik 0,42%, Hindu 0,39%, kemudian Budha 0,02% dan Konghucu 0,01%.[2]

Agama di Kabupaten Kediri
Agama Persen
Islam
  
96.29%
Protestan
  
2.14%
Katolik
  
0.42%
Hindu
  
0.39%
Buddha
  
0.03%
Konghucu
  
0.01%
Lainnya
  
0.73%

Terdapat sejumlah pondok pesantren (ponpes) besar di Kabupaten Kediri, dan diantaranya yang lebih dikenal adalah:

  • Ponpes Al Falah Ploso, Mojo
  • Ponpes Al Ishlahiyyah Mayan, Kranding, Mojo
  • Ponpes Al Ihsan Jampes Kediri, Gampengrejo
  • Ponpes Bendo
  • Ponpes Darul Falah Pare
  • Ponpes Darul Abidin Pare
  • Ponpes Darussalam Sumbersari Kencong Kepung
  • Ponpes Fathul Ulum Kwagean Krenceng Kepung
  • Ponpes Hidayatus Sholihin Turus Gurah
  • Ponpes Islahiyatul Asroriyah Ringinagung Keling Kepung
  • Pondok Modern Gontor Putra 3 Gurah
  • Pondok Modern Gontor Putri 5 Kandangan
  • Ponpes Mahir Arriyadl Ringinagung Keling Kepung
  • Ponpes Nurul Huda Singgahan Pare
  • Ponpes Nurul Hakim
  • Ponpes Tahfidzil Qur'an Sirojul Ulum Semanding Tertek Pare

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kediri memiliki beberapa sarana kesehatan, yaitu:

  • RSUD Simpang Lima Gumul Kediri, Desa Tugurejo.
  • RS Aura Syifa, Desa Karangrejo.
  • RSUD Kabupaten Kediri, di Desa Pelem
  • RS HVA Tulungrejo, di Desa Tulungrejo
  • RSIA Nur Aini, di Desa Tulungrejo
  • BKIA Siti Fatimah, Pare
  • RS Amelia Jl PK Bangsa
  • RS Muhammadiyah Siti Khodijah, Gurah
  • RS Islam Jimbun, Kandat
  • RS Muhamadiyah, Ngletih Kandat
  • RSU Arga Husada, Ngadiluwih

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SMAN 1 MOJO
  • SMAN 1 Purwoasri
  • SMAN 1 Papar
  • SMAN 1 Pare
  • SMAN 1 PLEMAHAN
  • SMAN 2 Pare
  • SMAN 1 Plosoklaten
  • SMAN 1 Gurah
  • SMAN 1 Grogol
  • SMAN 1 Ngadiluwih
  • SMAN 1 Kandat
  • SMAN 1 Wates
  • SMKN 1 Kras
  • SMKN 1 Semen
  • SMKN 1 Ngasem
  • SMKN 1 Plosoklaten
  • SMKN 1 Grogol
  • MA. Ma'arif NU Kepung
  • MAN 2 KEDIRI Purwoasri
  • MAN 3 KEDIRI Kandangan
  • MAN 4 KEDIRI Badas
  • MAN 5 KEDIRI Kandat
  • SMK Wiyata Mandala Kepung
  • SMA Dharma Wanita 1 Pare
  • SMA Queen Al-Falah Ploso
  • SMK Queen Al-Falah Ploso
  • SMK Canda Bhirawa Pare
  • SMK Pembangunan Kandangan
  • SMK Kartanegara Wates
  • SMK Pawiyatan Daha 3 Kediri Sukorejo (Tepus)

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kediri mempunyai sejumlah tempat wisata, di antaranya adalah:

Wisata Alam[sunting | sunting sumber]

  • Wisata Sumber Air Ubalan, di Desa Jarak, kec. Plosoklaten
  • Waduk Siman, di kec. Kepung
  • Gua Jegles, di kec. Kepung
  • Gerojogan Jatuh Cinta di Desa Kepung
  • Bukit Gandrung Tanggulasi, di Desa Medowo, Kandangan
  • Alas Jati Kandangan, di perbatasan kec. Kandangan dan kec. Wonosalam, kab. Jombang
  • Air Terjun Besuki, di Desa Jugo
  • Gunung Kelud, di Desa Sugihwaras
  • Gua Surowono, di Desa Canggu
  • Gua Maria Lourdes Pohsarang, di Desa Semen
  • Arung Jeram Sungai Konto, di Desa Siman
  • Bukit Ongakan, di lereng Gunung Kelud
  • Pemandian Alam Corah, di kec. Pare
  • Alas Simpenan, di kec. Puncu
  • Kampung Anggrek, di Desa Sempu
  • Bukit Dhoho Indah, di Desa Tiron
  • Air Terjun Ngleyangan, di Desa Parang
  • Wisata Petik Durian, di Desa Kanyoran
  • Wisata Petik Durian, di Desa Medowo
  • Warung Pinus, di Desa Jugo, kec. Mojo
  • Pasar Papringan, di Desa Ngadi Kecamatan Mojo
  • Bendung Gerak Waru Turi, di kec. Gampengrejo

Wisata Sejarah[sunting | sunting sumber]

Wisata Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Wisata Keluarga[sunting | sunting sumber]

  • Simpang Lima Gumul (SLG), di Desa Tugu Rejo
  • Argo Wisata Sepawon, di Desa Sepawon
  • Kampung Anggrek di Ngancar
  • Kampung Tebu di Djengkol
  • Taman Hijau SLG
  • Taman Kilisuci di Barat Masjid Agung Pare
  • Alun Alun Taman Ringin Mbah Budho Pare
  • Taman Hutan Kota Pelem-Pare
  • Wisata Air Sumber Sugih Waras Dukuh-Ngadiluwih

Wisata Religi[sunting | sunting sumber]

Kuliner Khas[sunting | sunting sumber]

Masakan[sunting | sunting sumber]

Kediri memiliki beberapa masakan khas, yaitu:

Jajan pasar[sunting | sunting sumber]

Kediri memiliki beberapa jajanan pasar khas, yaitu:

Pusat Oleh-oleh[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kediri memiliki beberapa pusat oleh-oleh, yaitu:

  • Wisata Oleh-oleh Jalan Yos Sudarso Kediri
  • Pusat Oleh-Oleh Shinta Jalan Lawu

Minuman[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kediri memeiliki beberapa minuman khas, yaitu:

Transportasi Umum[sunting | sunting sumber]

Stasiun[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kediri memiliki 6 stasiun yang masih beroperasi, diantaranya:

Selain itu, Kabupaten Kediri memiliki 10 stasiun di Jalur kereta api Jombang–Kediri yang berhenti beroperasi, yaitu:

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Kediri memiliki klub sepak bola Persedikab yang berada di Divisi Satu Liga Indonesia. Stadion resmi Persedikab adalah Stadion Canda Birawa yang terletak di seberang Masjid Agung An Nur Pare.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Kabupaten Kediri Dalam Angka 2022" (pdf). www.kedirikab.bps.go.id. hlm. 13, 101, 109. Diakses tanggal 11 Maret 2022. 
  2. ^ a b "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Kediri". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 13 April 2021. 
  3. ^ "Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021". www.bps.go.id. Diakses tanggal 2 Maret 2022. 
  4. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 13 April 2021. 
  5. ^ Rencana pemindahan ibu kota secara bertahap ke Pare mendapat protes dari warga di sebagian wilayah Kabupaten Kediri, terutama dari daerah Selatan (seperti Kecamatan Kras, Ngadiluwih, Kandat dan Ringinrejo) dan di daerah Barat sungai Brantas (seperti Tarokan, Grogrol, Banyakan, Semen dan Mojo). Sejak masa pemerintahan Bupati H. Sutrisno, diambil kebijakan untuk menempatkan ibu kota di wilayah kecamatan Ngasem, tepatnya di Desa Sukorejo (biasa disebut Katang) dan akan juga dibangun pusat bisnis di wilayah Kota Baru Gumul
  6. ^ Buku Potensi Pariwisata dan Produk Unggulan Jawa Timur.2009
  7. ^ "Hasil Penelitian Situs Tondowongso". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-03-23. Diakses tanggal 2012-06-30. 
  8. ^ Pelantikan Pj Bupati, diakses 29 Desember 2020.
  9. ^ Perolehan Kursi DPRD Kediri 2019-2024
  10. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  11. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]