Gunung Wilis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gunung Wilis
Wilis.jpg
Kompleks Gunung Liman-Wilis dilihat dari arah barat
Titik tertinggi
Ketinggian2.563 m (8.409 ft)[1]
Koordinat7°48′50″S 111°45′36″E / 7.813817°S 111.760136°E / -7.813817; 111.760136
Geografi
LetakJawa Timur, Indonesia
Geologi
Usia batuanBasalt andesite
Jenis gunungPegunungan
Letusan terakhirTidak diketahui
Hutan Pegunungan Wilis pada sisi Kediri, tepatnya di daerah Air Terjun Dholo, Desa Besuki, Kecamatan Jugo. Hutan dengan banyak aliran air, berhawa dingin dan tingkat kelembaban rendah.

Gunung Wilis adalah sebuah gunung berapi (non-aktif) yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Pegunungan Wilis memiliki puncak yang bernama puncak Trogati dengan ketinggian 2.563 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan termasuk dalam wilayah enam kabupaten dan satu wilayah Kota yaitu Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Trenggalek.

Gunung Wilis mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Daerah lereng pegunungan Wilis pernah dilalui oleh Jenderal Sudirman, sebelum melakukan Serangan Umum 1 Maret 1949 ke Yogyakarta dimulai dari pudak wetan-seran-jeladri-pulosari-pangangonan-gedang klutuk-ngliman-bajulan.

Letusan[sunting | sunting sumber]

Catatan mengenai erupsi Gunung Wilis tidak dapat diketahui secara pasti. Namun, terdapat laporan yang menyatakan bahwa adanya erupsi pada tahun 1641; pada tahun yang sama, Gunung Kelud mengalami erupsi besar.[1]

Pendakian[sunting | sunting sumber]

Pendakian Gunung Wilis dari arah timur dapat dimulai melalui Kabupaten Kediri tepatnya Kecamatan Mojo. Jalan menuju ke puncak gunung Wilis sudah dibangun memadai melalui Mojo. Selain pendakian melalui Kecamatan Mojo, menuju ke puncak juga bisa melalui Kecamatan Semen. Jalan alternatif baru yang dibangun oleh pihak pemerintah Kediri sangat memadai, dengan luas jalan yang bisa dilalui oleh 2 mobil. Sementara itu dari arah selatan Gunung Wilis dapat didaki dari Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung. Apabila ingin mencapai Gunung Wilis puncak limas dari arah utara, pendakian dapat dimulai dari bajulan roro kuning dan jontani Kabupaten Nganjuk, sementara jika ingin menuju puncak liman (puncak tertinggi wilis 2563 mdpl) bisa ditempuh melalui pudak wetan Kabupaten Ponorogo , air terjun sedudo ngliman sawahan nganjuk dan dari seweru, kare Kabupaten Madiun.

Pegunungan Wilis[sunting | sunting sumber]

Menurut Peta AMS 1 (tahun 1942) Gunung Wilis (2.563 meter) terletak satu rangkaian dalam Pegunungan Wilis. Puncak tertinggi dari pegunungan Wilis adalah puncak Liman atau yang biasa disebut Puncak Trogati yang terletak 2.563 meter dari permukaan laut. Pada puncak gunung inilah secara de facto merupakan perbatasan dari dua (2) kabupaten: Nganjuk dan Ponorogo

Hamparan sawah dengan latar belakang gunung manyutan dan gunung mantenan (wilis barat) di Madiun.
  1. Di wilayah Kediri: Pk. G. Cemorokandang 2256 m, pk. G. Malang 1860 m, pk. G. Watubangil 2196 m, pk. G. Obeng-obeng 1993 m, pk. G. Kendil 1887 m, dan pk. G. Argoklono 1772 m.
  2. Di wilayah Nganjuk: Pk. G. Jogopogo 2220 m, pk. G. Wilis Wilboz 2330 m, pk. G. Tapan sewelas 1283 m, pk. G. Mloloseketip 1270 m, pk. G. Lekerasu 1290 m, dan pk. G. Cumpleng 1375 m.
  3. Di wilayah Madiun: Pk. G. Bendo 1170 m, pk. G. Manyutan 1565 m, pk. G. Bulur 852 m, pk. G. Kemamang, 1463 m, pk. G. Seklajar 1295 m, pk. G. Kukusan 1337 m, pk. G. Cemoro 1288 m, pk. G. Margojambangan 1266 m, pk. G. Setompo 1292 m, pk. G. Tangkil 1232 m, pk. G. Bandoeng 1178 m, pk. G. Poerwo 1064 m, pk. G. Hargokalangan 2142 m.
  4. Di wilayah Ponorogo: Pk. G. Dorowati 2207 m, pk. G. Merning 2204 m, pk. G. Argo Tawang 2284 m, pk. G. Tugel 2174 m, pk. G. Argo Kalang 2142 m, pk. G. Wilis Zuid 1850 m, pk. G. Wolan 1780 m, pk. G. Dudha Karim 1894 m, pk. G. Jeding 1612 m, pk. G. Tumpak Candu 1602 m, pk. G. Gayungan 1266 m, pk. G. Beser 1328 m, pk. G. Patuk Banteng 1630 m, pk. G. Wader Gandul 1405 m, pk. G. Banyon 1175 m, pk. G. Picis 1170 m, pk. G. Segogor 1181 m, dan pk. G. Kemlandingan 1379 m, pk. G. Kayurubung 1518 m.
  5. Di wilayah Trenggalek: Pk. Ngrembes 1332 m dan pk. G. Sangku 1890 m.
  6. Di wilayah Tulungagung: Pk. G. Wilis Wilbur 2104 m dan pk. G. Ngesong 1888 m.

Masih banyak nama-nama puncak yang lainnya, namun nama gunung-gunung tersebut oleh masyarakat hanya dipanggil sebagai Gunung Wilis dan Gunung Liman saja.

Monumen alam[sunting | sunting sumber]

Gunung Segogor dan Gunung Picis, merupakan nature monument / cagar alam yang khusus konservasi elang jawa yang berada di kawasan Pegunungan Wilis. Nature monument ini berupa tanaman dan juga hewan yang langka. Pada dataran tinggi Arga Embag/ margombak (berada di antara gunung hargokalangan dan dorowati) terdapat rawa-rawa dengan tanah yang bergoyang. Tumbuhan berupa rumput sangat subur. Di tempat ini terdapat spesies hewan kijang bertandung panjang.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Objek wisata Gunung Wilis yang paling banyak adalah air terjun, namun belum begitu dikembangkan hingga saat ini. Beberapa tempat pariwisata yang kini mulai dikembangkan dan mulai dikenal masyarakat luas adalah Air Terjun Ironggolo, Air Terjun Dholo yang terletak di Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Di kawasan lereng Gunung Wilis juga terdapat bangunan peninggalan belanda dan jepang seperti loji belanda, bunker, lookrab (parit perang), goa jepang, hingga pedotan jepang yang membujur dari madiun hingga kediri.

pemerintah telah mencanangkan program pembukaan jalur kawasan selingkar wilis yang meliputi 6 kabupaten di lereng wilis. jika di nganjuk, kalian akan menjumpai air terjun sedudo,singokromo, dan sri gunting. di madiun, kalian bisa mampir ke air terjun kertoembo, air terjun kedung malem, waturumpuk, selogedong, dan kawasan perkebunan kopi kandangan kare. ponorogo punya pesona telaga ngebel, air panas tirta husada, mloko sewu, dan air terjun selorejo.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Wilis". Global Volcanism Program (dalam bahasa Inggris). Departemen Ilmu Mineral dan Museum Nasional Sejarah Alam Institusi Smithsonian. Diakses tanggal 2022-02-08.