Kereta api Argo Wilis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Kereta api Argo Wilis
Plat nama KA Argo Wilis.png
KA6 Argo Wilis LS CTH.jpg
Kereta api Argo Wilis persiapan masuk Stasiun Cikudapateuh tujuan akhir Stasiun Bandung
Info
Kelas Eksekutif Argo
Sistem Kereta api ekspres
Status Beroperasi
Lokal Daop 2 Bandung
Stasiun terminus Bandung
Surabaya Gubeng
Jumlah stasiun 11
Rute pelayanan 1
Nomor KA 5-6
Operasional
Dibuka 8 November 1998; 17 tahun lalu (1998-11-08)
Pemilik PT Kereta Api Indonesia
Operator Daerah Operasi II Bandung
Depot Bandung (BD)
Lokomotif CC 203, CC 206
Teknis
Jarak tempuh 699 km
Lebar sepur 1067 mm
Elektrifikasi -
Kecepatan operasi 70 s.d. 100 km/jam
Peta Rute

Peta rute Kereta api Argo Wilis, Mutiara Selatan, Turangga, dan Pasundan

Keterangan:

  • KA Argo Wilis dan Turangga tidak berhenti di Kiaracondong dan Lempuyangan
  • KA Mutiara Selatan tidak berhenti di Lempuyangan
  • KA Pasundan tidak berhenti di Yogyakarta dan Bandung
Surabaya Kota
Head station
Sidotopo
Junction to left Continuation to right
Surabaya Gubeng
Station on track
Wonokromo
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Sidoarjo
Junction to left Continuation to right
Jembatan Mayangkara
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Jalan Surabaya-Mojokerto
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
ke Sidoarjo
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Tarik
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Gempol
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Mojokerto
Unknown route-map component "xpBHF"
Jombang
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Blitar
Unknown route-map component "KRWg+l" Continuation to right
Kertosono
Station on track
Nganjuk
Unknown route-map component "xpBHF"
Madiun
Station on track
Sragen
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Sumber Lawang
Continuation to left Unknown route-map component "KRWgr+r"
Solo Balapan
Station on track
Flyover Dr.Soetomo, Yogya
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Lempuyangan
Station on track
Kali Code, Yogya
Bridge over water
Yogyakarta
Station on track
Kebumen
Unknown route-map component "xpBHF"
Karanganyar
Station on track
Kroya
Unknown route-map component "xpBHF"
ke Purwokerto
Continuation to left Junction to right
Depo Pertamina, Maos
Non-passenger station/depot on track
ke Cilacap
Junction to left Continuation to right
Banjar
Station on track
Tasikmalaya
Station on track
Ciawi
Unknown route-map component "xpBHF"
Jalan Tol Padalarang-Cileunyi
Unknown route-map component "AKRZ-UKu"
Jalan Soekarno-Hatta, Bandung
Unknown route-map component "AKRZ-AUKum"
Kiaracondong
Station on track
Bandung
Station on track
ke Gambir, Jakarta
Continuation forward
Kereta api Argo Wilis melintasi stasiun Geneng.

Kereta api Argo Wilis adalah kereta api kelas Eksekutif Argo yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Pulau Jawa dengan jurusan Bandung (BD) - Surabaya Gubeng (SGU) dan sebaliknya. Kereta api ini diresmikan pada tanggal 8 November 1998. Kereta api ini menggunakan gerbong eksekutif dengan kaca panjang yang dimiliki oleh depot lokomotif Bandung dan KA Argo Parahyangan.

Operasional, fasilitas, dan tarif[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Wilis dioperasikan pertama kalinya pada tanggal 8 November 1998. Perjalanan sejauh 699 km ditempuh dalam waktu kurang lebih 12 jam dan selama dalam perjalanan hanya berhenti di Stasiun Cipeundeuy, Tasikmalaya, Banjar, Kroya, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, dan Jombang.

Kereta api Argo Wilis merupakan satu-satunya kereta api kelas eksekutif Argo yang melayani di jalur di luar Jakarta (Bandung-Surabaya Gubeng dan sebaliknya). Kereta api ini beroperasi di siang hari; untuk perjalanan saat malam hari dilayani kereta api Turangga, yaitu salah satu kereta api kelas Eksekutif Satwa dengan rangkaian (seperti) pesawat yang beroperasi di luar jalur Jakarta.

Kata Argo digunakan sebagai brand image layanan kereta api eksekutif unggulan, sedangkan kata Wilis diambil dari nama Gunung Wilis yang memiliki ketinggian 2.169 m dari permukaan laut dan merupakan tataran pegunungan yang panjang dengan puncak tertingginya berada di kawasan Bajulan, Nganjuk, Jawa Timur.

Kereta ini juga mendapatkan rangkaian terbaru dari INKA sejak peluncurannya tahun 1998. Rangkaian KA Argo Wilis terdiri dari 6-7 kereta penumpang kelas Eksekutif Argo (K1), 1 kereta makan kelas 1 (M1), dan 1 kereta pembangkit listrik (P). Dengan jumlah kereta yang dibawa, dalam satu kali perjalanan Argo Wilis mengangkut sekitar 200 sampai 300 penumpang.

Lokomotif penarik kereta api ini awalnya adalah CC203, namun karena kereta ini terlalu pendek, akhirnya CC203 dialokasikan untuk kereta api Lodaya dan CC201 akhirnya menjadi penarik Argo Wilis, meskipun terkadang CC203 yang menarik. Saat CC204 dan CC206 silih berganti datang, CC203 menjadi andalan Argo Wilis sampai saat ini, meskipun terkadang CC204 (2003-2013) dan CC206 (2013-sekarang) menjadi lokomotif penarik.

Tarif kereta api ini adalah antara Rp 210.000,00 - Rp 500.000,00, bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun mulai dua jam sebelum keberangkatan kereta api ini pada stasiun yang berada dalam rute berikut.

Menuju Pulau Bali[sunting | sunting sumber]

Argo Wilis juga dipakai sebagai moda transportasi penghubung dari Bandung ke objek wisata yang ada di Pulau Bali dan sebaliknya. Setiba di Surabaya, penumpang transit di ruang VIP Stasiun Surabaya Gubeng untuk kemudian meneruskan perjalalan ke Banyuwangi dengan Mutiara Timur Malam dan sampai di Banyuwangi pada pagi hari. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan bus kerja sama PT Kereta Api Indonesia dengan Damri menuju Denpasar, Bali. Demikian juga sebaliknya, berangkat dari Banyuwangi dengan menggunakan KA Mutiara Timur Malam untuk sampai di Surabaya Gubeng, kemudian transit di ruang VIP Stasiun Surabaya Gubeng dan meneruskan perjalanan menuju Jombang, Kertosono, Madiun, Solo Balapan, Yogyakarta, Kutoarjo, Kroya, Banjar, Tasikmalaya, maupun Bandung dengan menggunakan KA Argo Wilis.

Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]

Jadwal sesuai Gapeka 2015

KA 5 Argo Wilis Surabaya Gubeng - Bandung

Stasiun Datang Berangkat
Surabaya Gubeng - 07.00
Jombang 07.53 07.56
Madiun 09.05 09.10
Solo Balapan 10.22 10.29
Yogyakarta 11.15 11.25
Kutoarjo 12.17 12.25
Kroya 13.30 13.45
Banjar 15.11 15.20
Tasikmalaya 16.11 16.21
Cipeundeuy 17.11 17.21
Bandung 19.06 -

KA 6 Argo Wilis Bandung - Surabaya Gubeng

Stasiun Datang Berangkat
Bandung - 08.30
Cipeundeuy 10.15 10.24
Tasikmalaya 11.14 11.19
Banjar 12.10 12.15
Kroya 13.41 13.56
Kutoarjo 15.01 15.05
Yogyakarta 15.56 16.02
Solo Balapan 16.47 16.52
Madiun 18.05 18.10
Jombang 19.22 19.25
Surabaya Gubeng 20.19 -

Pada budaya populer[sunting | sunting sumber]

Kereta api Argo Wilis bersama kereta api kelas Argo lainnya diangkat menjadi lagu campur sari karya Cak Diqin, "Sepur Argo Lawu".[1] Pada lagu tersebut disebutkan nama Argo Lawu, Argo Dwipangga, Argo Wilis, Argo Muria, Argo Bromo Anggrek, dan Sri Tanjung.

Insiden[sunting | sunting sumber]

  • Pada tanggal 4 Februari 2013, kereta api Argo Wilis yang ditarik CC201 14 menabrak mobil Toyota Avanza, di daerah Manonjaya, Warung Sumedang, Tasikmalaya, Jawa Barat. Satu orang selamat, sedangkan lima orang luka parah.[2]
  • Pada tanggal 20 Desember 2013, terjadi kerusakan rel di km 393+8//9 antara Maos-Sikampuh. Seorang warga bernama Ahmad Suryadi berhasil menghentikan kereta api Argo Wilis yang melaju kencang sehingga dapat berhenti sebelum melewati rel yang rusak tersebut.[3]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]