Stasiun Surabaya Gubeng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Surabaya Gubeng

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun SGU.png
Montage SGU 2020.jpg
Tampak depan Stasiun Surabaya Gubeng baru (atas) dan lama (bawah), 2020
Lokasi
Koordinat7°15′56″S 112°45′08″E / 7.265452°S 112.7521033°E / -7.265452; 112.7521033Koordinat: 7°15′56″S 112°45′08″E / 7.265452°S 112.7521033°E / -7.265452; 112.7521033
Ketinggian+5 m
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Letak dari pangkal
Jumlah peron7 (dua peron sisi yang tinggi, tiga peron pulau yang cukup tinggi, dan dua peron pulau yang agak tinggi)
Jumlah jalur6:
  • jalur 1: sepur lurus arah hilir (dari Surabaya Kota/Semut)
  • jalur 2: sepur lurus arah hulu (ke Surabaya Kota/Semut)
  • jalur 5: sepur lurus dari dan ke arah Sidotopo-Benteng
Konstruksi
Gaya arsitekturIndische Empire (bangunan lama)
Modern 1990 (bangunan baru)
Informasi lain
Kode stasiun
  • SGU
  • 4520
KlasifikasiBesar tipe A[2]
Sejarah
Dibuka1878
Dibangun kembali1905, 1928, 1996
Nama sebelumnyaStation Goebeng Soerabaja
Perusahaan awalStaatsspoorwegen Oosterlijnen
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Surabaya Kota
Terminus
Komuter
Surabaya Kota–Sidoarjo, p.p.
Wonokromo
ke arah Sidoarjo
Surabaya Pasarturi
Terminus
Komuter
Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, p.p.
Surabaya Kota
Terminus
Komuter
Surabaya Kota–Bangil, p.p.
Wonokromo
ke arah Bangil
Surabaya Pasarturi
ke arah Indro
Komuter
Indro–Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, p.p.
Wonokromo
ke arah Sidoarjo
Surabaya Kota
Terminus
Komuter
Surabaya Kota–Pasuruan, p.p.
Wonokromo
ke arah Pasuruan
Jenggala
Surabaya Kota–Mojokerto, p.p.
Wonokromo
ke arah Mojokerto
Dhoho
Surabaya Kota–Kertosono–Blitar, p.p.
Wonokromo
ke arah Blitar
Ekonomi Lokal
Surabaya Kota–Kertosono, p.p.
Wonokromo
ke arah Kertosono
Penataran
Surabaya Kota–Malang–Blitar, p.p.
Wonokromo
ke arah Blitar
Tumapel
Surabaya Kota–Malang, p.p.
Wonokromo
ke arah Malang
Surabaya Pasarturi
ke arah Bojonegoro
Ekonomi Lokal
Bojonegoro–Surabaya Pasarturi–Sidoarjo, p.p.
Wonokromo
ke arah Sidoarjo
Surabaya Kota
Terminus
Ekonomi Lokal
Surabaya Kota–Sidoarjo, p.p.
Layanan
Argo Wilis, Bima, Turangga, Arjuno Ekspres, Gaya Baru Malam Selatan, Jayabaya, Ranggajati, Wijayakusuma, Mutiara Selatan, Sancaka, Mutiara Timur, Logawa, Jayakarta, Pasundan, Sri Tanjung, Probowangi, Dhoho, Penataran, Tumapel, Ekonomi Lokal, Jenggala, dan Komuter
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalanElektrik tipe Siemens NX MIS801[3]
Pemesanan tiketSistem tiket daring; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Tersedia fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Lokasi pada peta
Stasiun Surabaya Gubeng berlokasi di Indonesia
Stasiun Surabaya Gubeng
Stasiun Surabaya Gubeng
Lokasi di Indonesia

Stasiun Surabaya Gubeng (SGU), lebih populer dengan nama Stasiun Gubeng, adalah stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya; pada ketinggian +5 meter. Meskipun bernama "Gubeng", stasiun ini secara administratif berada di sebelah utara Kecamatan Gubeng. Stasiun ini merupakan stasiun utama di Surabaya dan Jawa Timur; berada dalam pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi VIII Surabaya.

Stasiun ini merupakan stasiun keberangkatan dan kedatangan utama kereta api dari Kota Surabaya, terutama yang melalui jalur selatan dan timur Pulau Jawa. Untuk kereta api yang melalui jalur utara, seperti kereta jurusan Jakarta melalui Semarang, sebagian besar keberangkatan dan kedatangannya dilayani di Stasiun Surabaya Pasarturi.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tampak depan perspektif (fotografer menghadap ke arah timur laut) dari Stasiun Gubeng dengan kereta kuda di depan

Stasiun Surabaya Gubeng merupakan salah satu stasiun kereta api milik Staatsspoorwegen yang diresmikan pada 16 Mei 1878 sebagai bagian dari proyek pembangunan jalur kereta api Surabaya–Pasuruan.[4] Stasiun ini pertama kali dibangun di sisi barat rel kereta api.

Pada awalnya, stasiun ini menggunakan sistem persinyalan mekanik, lalu mengalami perubahan sistem persinyalan menjadi elektrik pada dasawarsa 1970–1980-an. Pada 7 Juni 1996, bangunan baru stasiun seluas 13.671 meter persegi telah selesai dibangun di sisi timur rel kereta api dengan arsitektur yang lebih modern dan lebih luas—pembangunannya ditaksir menelan biaya sebesar Rp1,5 miliar.[5]

Bangunan lama stasiun juga telah dilakukan renovasi beberapa kali, antara lain renovasi terhadap kanopi peron pada 1905 dan lobi bangunan utama pada 1928. Ciri arsitektur bangunan stasiun ini adalah khas dari SS, yaitu bergaya Indische, yang dicirikan dengan tembok tinggi kukuh yang pada gunungan atapnya diberi ornamen sulur-suluran dari besi tempa, serta jendela besar dengan jalusi besi.[6] Bangunan stasiun yang lama ini akhirnya ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Surabaya.[7]

Pascakemerdekaan[sunting | sunting sumber]

Pada masa perang kemerdekaan, daerah sekitar stasiun ini menjadi markas bagi puluhan anggota Angkatan Muda Kereta Api (AMKA) yang dipersenjatai. Kekuatan mereka sekitar 30 orang yang dipimpin oleh Moh. Ali. Masing-masing dari mereka dipersenjatai sepucuk mitralyur.[8]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Bangunan pertama Stasiun Surabaya Gubeng yang bergaya Neoklasik
Bangunan lama Stasiun Surabaya Gubeng peninggalan Staatsspoorwegen
Bangunan kedua Stasiun Surabaya Gubeng bergaya Modern 1990
Bangunan baru Stasiun Surabaya Gubeng yang mulai digunakan sejak 1996

Stasiun Surabaya Gubeng dahulu memiliki banyak jalur kereta api, tetapi sejak bangunan stasiun yang baru tersebut resmi digunakan, jumlah jalurnya berkurang menjadi enam. Jalur 1 (paling barat) merupakan sepur lurus arah hilir yang biasanya digunakan untuk keberangkatan kereta api ekonomi lokal/jarak dekat ke arah selatan; jalur 2 merupakan sepur lurus arah hulu untuk kedatangan KA ekonomi jarak dekat dari arah selatan; jalur 3 dan 4 biasanya untuk tempat singgah kereta api ekonomi selama proses langsiran lokomotif, parkir lokomotif ataupun kereta/gerbong, dan sebagai jalur berjalan langsung untuk kereta api barang; jalur 5 merupakan sepur lurus dari dan ke Sidotopo-Benteng untuk kedatangan dan keberangkatan kereta api apabila di jalur 6 ada kereta api yang berhenti dan juga sebagai jalur berjalan langsung untuk kereta api barang; serta jalur 6 (paling timur) untuk pemberangkatan dan kedatangan kereta api jarak jauh kelas eksekutif, bisnis, ekonomi, dan campurannya. Di sebelah utara jalur 6 ada jalur yang bercabang menuju Balai Yasa (BY)/bengkel kereta api Surabaya Gubeng.

Stasiun ini kini juga telah dilengkapi papan penunjuk arah untuk menuju ruang/nomor jalur/fasilitas tertentu, penunjuk arah jalur disertai jarak tempuhnya, dan layar monitor informasi keberangkatan maupun kedatangan kereta api secara waktu nyata yang wujudnya terlihat seperti di bandara. Per 2020, desain papan penunjuk arah jalur telah disesuaikan dengan standar ISO 7001:2007 sehubungan dengan angkutan Natal dan Tahun Baru 2021.[9]

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Stasiun Surabaya Gubeng memiliki ciri khas berupa bel bersuara lagu instrumental "Rek Ayo Rek" yang sering diputarkan setiap kali ada kedatangan KA penumpang. Pada awalnya, lagu yang digunakan adalah "Surabaya Oh Surabaya" (bersama Stasiun Surabaya Pasarturi) hingga 2018.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Antarkota[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]
Kelas campuran[sunting | sunting sumber]
Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Jayakarta, dari dan tujuan Jakarta via Madiun-Yogyakarta-Purwokerto

Kelas ekonomi[sunting | sunting sumber]

Lokal[sunting | sunting sumber]

  1. tujuan Sidoarjo dan tujuan Surabaya Kota
  2. tujuan Sidoarjo dan tujuan Surabaya Pasarturi bersambung Bojonegoro
  3. tujuan Kertosono dan tujuan Surabaya Kota
  1. tujuan Surabaya Kota dan tujuan Bangil
  2. tujuan Sidoarjo dan tujuan Surabaya Kota bersambung Indro
  3. tujuan Sidoarjo dan tujuan Surabaya (Kota atau Pasarturi)
  4. tujuan Surabaya Kota dan tujuan Pasuruan
  5. Jenggala, tujuan Surabaya Kota dan tujuan Mojokerto

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Fasilitas cetak tiket mandiri di Stasiun Surabaya Gubeng

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Surabaya Gubeng per 26 Maret 2021 (sesuai Gapeka 2021).

  • Kereta api antarkota
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
286 Pasundan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi 00.06 -
104 Gaya Baru Malam Selatan Eksekutif & Ekonomi Plus 00.40
180/181 Mutiara Timur Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi Premium 00.53 01.20
106/107 Jayabaya Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi Plus 04.05 04.18
76 Bima Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif 04.36 -
80 Turangga 05.09
317 Probowangi* Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi - 05.30
285 Pasundan Bandung Kiaracondong (KAC)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Lempuyangan (LPN)-Tasikmalaya (TSM)

05.50
91F Arjuno Ekspres* Malang Kotabaru (ML) Eksekutif 06.00
254 Jayakarta Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi Premium 06.37 -
5 Argo Wilis Bandung Hall (BD)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Tugu (YK)-Tasikmalaya (TSM)

Eksekutif - 07.00
94F Arjuno Ekspres* Surabaya Gubeng (SGU) 07.41 -
132 Mutiara Selatan Eksekutif & Ekonomi Premium 08.30
114/111 Ranggajati Cirebon Kejaksan (CN)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Tugu (YK)-Purwokerto (PWT)

Eksekutif & Bisnis 08.52 09.22
175 Sancaka Yogyakarta Tugu (YK) Eksekutif & Ekonomi Premium - 09.00
250/247 Logawa Purwokerto (PWT) Bisnis & Ekonomi 09.57 10.36
178F Sancaka Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi Premium 10.45 -
103 Gaya Baru Malam Selatan Jakarta Pasar Senen (PSE)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Lempuyangan (LPN)-Purwokerto (PWT)

Eksekutif & Ekonomi Plus - 12.00
92F Arjuno Ekspres* Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif 12.15 -
93F Malang Kotabaru (ML) - 13.00
288/289 Sri Tanjung Banyuwangi Ketapang (KTG) Ekonomi 13.33 13.40
108/105 Jayabaya Surabaya Pasarturi (SBI) bersambung Jakarta Pasar Senen (PSE)

via Bojonegoro (BJ)-Cepu (CU)-Semarang Poncol (SMC)

Eksekutif & Ekonomi Plus 13.50 13.56
248/249 Logawa Jember (JR) Bisnis & Ekonomi 14.00 14.38
290/287 Sri Tanjung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi 14.04 14.08
253 Jayakarta Jakarta Pasar Senen (PSE)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Lempuyangan (LPN)-Purwokerto (PWT)

Ekonomi Premium - 14.30
112/113 Ranggajati Jember (JR) Eksekutif & Bisnis 15.57 16.22
75 Bima Jakarta Gambir (GMR)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Tugu (YK)-Purwokerto (PWT)

Eksekutif - 17.10
118/115 Wijayakusuma Cilacap (CP) Eksekutif & Ekonomi Premium 17.32 18.12
177F Sancaka Yogyakarta Tugu (YK) - 17.55
79 Turangga Bandung Hall (BD)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Tugu (YK)-Tasikmalaya (TSM)

Eksekutif 18.45
6 Argo Wilis Surabaya Gubeng (SGU) 18.53 -
131 Mutiara Selatan Bandung Hall (BD)

via Madiun (MN)-Yogyakarta Tugu (YK)-Tasikmalaya (TSM)

Eksekutif & Ekonomi Premium - 19.45
176 Sancaka Surabaya Gubeng (SGU) 21.14 -
318 Probowangi* Ekonomi 21.36
116/117 Wijayakusuma Banyuwangi Ketapang (KTG) Eksekutif & Ekonomi Premium 22.50 23.35
182/179 Mutiara Timur Yogyakarta Tugu (YK) 23.43 00.10

Keterangan: nama kereta api yang bertanda bintang (*) termasuk kereta api aglomerasi.

No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Kereta api Dhoho
Tujuan Kertosono-

Blitar via Kediri

Tujuan Surabaya Kota
359/352 05.08 05.12 351/360 09.31 09.34
361/354 09.29 09.32 353/362 15.19 15.23
363/356 12.08 12.12 355/364 18.27 18.36
365/358 18.18 18.21 357/366 21.27 21.31
Kereta api Penataran
Tujuan Blitar via Malang Tujuan Surabaya

(Gubeng atau Kota)

367 04.23 04.28 370 09.19 09.23
369 07.18 07.21 372 16.06 16.10
371 11.18 11.21 374 20.13 -
373 17.38 17.42 376 22.21 22.25
Kereta api Tumapel
Tujuan Malang Tujuan Surabaya Kota
375 - 20.45 368 07.04 07.08
Kereta api Ekonomi Lokal
Tujuan Kertosono Tujuan Surabaya Kota
401 20.58 21.01 402 07.15 07.20
Tujuan Sidoarjo Tujuan Surabaya Kota
403 08.08 08.11 408 19.55 19.58
Tujuan Sidoarjo Tujuan Surabaya Pasarturi-

Bojonegoro

406/407 17.40 17.42 404/405 10.15 10.18
Kereta api Komuter
No. KA Tiba Berangkat No. KA Tiba Berangkat
Tujuan Bangil Tujuan Surabaya Kota
621 - 03.32 622 06.45 06.48
629 17.53 18.03 630 21.09 21.12
Tujuan Sidoarjo Tujuan Surabaya Kota
627 14.18 14.21 628 16.32 16.34
Tujuan Sidoarjo Tujuan Surabaya Pasarturi
675 08.31 08.34 676 17.06 17.14
Tujuan Sidoarjo Tujuan Surabaya Pasarturi-

Indro

680/677 13.44 13.52 678/679 10.56 11.00
Tujuan Pasuruan Tujuan Surabaya Kota
681 - 03.10 682 07.24 07.30
683 11.38 11.41 684 17.41 17.44
685 18.49 18.54 686 23.10 23.13
Kereta api Jenggala
Tujuan Mojokerto Tujuan Surabaya Kota
623 07.28 07.33 626 13.24 13.26

Antarmoda pendukung[10][sunting | sunting sumber]

Stasiun kereta api di Kota Surabaya
Pelabuhan Tanjung Perak
Depo Pertamina Bandaran
Kalimas/
Depo Jln. Jakarta/Jln. Teluk Kumai
Benteng
Stasiun Sidotopo
Depot lok. SDT
Surabaya Kota/Semut
Jembatan KA Kali Mas
viaduk dekat SB & shortcut SGU-SBI
Surabaya Ps. Turi
Tugu Pahlawan
Tandes
Kandangan
Benowo
ke Semarang
Jln. Prof. Dr. Mustopo
Surabaya Gubeng
Viaduk Kertajaya
Ngagel
Kali Jagir Wonokromo
Wonokromo
Solo/Yogyakarta
melalui Krian
Sepanjang
Margorejo
Jemursari
Kertomenanggal
Jalan Tol Juanda
Batas wilayah Kota Surabaya
Waru
Sawotratap
Jalan akses Bandara Juanda
ke Bangil/Malang/Banyuwangi
Jenis angkutan umum Trayek (lyn) Tujuan
Sisi barat
Bus kota A2 Purabaya–Ngagel–Stasiun Semut
Bemo F Joyoboyo–Ngagel–Endrosono
N Jembatan Merah Plaza–Menur–Bratang
W Dukuh Kupang–Karang Menjangan
Sisi timur
Bemo C Sedayu–Demak–Blauran–Karang Menjangan
T2 Joyoboyo–Karang Menjangan–Pangkalan Wisma Permai (via Mulyosari maupun kampus C Unair)
Joyoboyo–Karang Menjangan–Kenjeran
W Karang Menjangan–Dukuh Kupang
WB Pasar Bulak Banteng–Wonosari Lor–Karang Menjangan–Bratang

Galeri[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  4. ^ Staatsspoorwegen (1932). Staatsspoorwegen in Nederlandsch-Indië: Jaarstatistieken over de jaren 1931 en 1932. Burgerlijke Openbare Werken. 
  5. ^ Direktorat Publikasi, Deppen RI (1996). "Stasiun KA Gubeng, Terbesar Kedua di Indonesia". Warta Laporan Daerah: Berkala Bulanan. Jakarta: Departemen Penerangan Republik Indonesia. 
  6. ^ "Stasiun Kereta Api Gubeng Surabaya". Informasi Situs Budaya Indonesia. 2017-10-27. Diakses tanggal 2018-02-23. 
  7. ^ SK Wali Kota No188.45/251/402.1.04/1996
  8. ^ Sejarah Brigade Ronggolawe., Panitia Penyusunan; IKAPI, Anggota (1985). Pengabdian Selama Perang Kemerdekaan Bersama Brigade Ronggolawe (edisi ke-Cet. 1). Aries Lima. hlm. 179. 
  9. ^ "Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Ubah Signager dan Hadirkan Ornamen Tambahan". beritatrans.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-12-11. 
  10. ^ "Transportasi". www.surabaya.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-06-26. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Surabaya Pasarturi
lewat viaduk
Terminus
Lintas Surabaya
Shortcut SBI–SGU
Terminus
Ngagel
ke arah Wonokromo
Lintas Surabaya
Wonokromo–Surabaya Kota
Surabaya Kota
Terminus
Terminus Lintas Surabaya
Surabaya Gubeng–Benteng
Sidotopo
ke arah Benteng