Halte Ujung Baru

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halte Ujung Baru
Halte Bus
16 Tampak Depan Area Parkir Angkutan Umum Halte Ujung Baru.jpg
Area Parkir Angkutan Umum Halte Ujung Baru
Nama lainTerminal/Pangkalan Bus Tanjung Perak
LokasiJalan Kalimas Baru Nomor 194 A, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kodepos 60165
Kawasan Utara Surabaya
 Indonesia
Koordinat7°11′55″S 112°44′04″E / 7.198532°S 112.734435°E / -7.198532; 112.734435Koordinat: 7°11′55″S 112°44′04″E / 7.198532°S 112.734435°E / -7.198532; 112.734435
PemilikPelindo III logo.pngPT Pelindo III (Persero)
OperatorLogo ASDP.svg PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
Rute bus • Bungurasih
 • Pulau Madura
Operator bus • Perum DAMRI
 • PO Akas Group
Penghubung antarmoda • Angkutan Kota (Bemo)
 • bus Bandara
 • Bus Kota
 • Bus Antarkota
 • Angkutan Penyeberangan
Lokasi pada peta
Halte Ujung Baru is located in Kota Surabaya
Halte Ujung Baru
Halte Ujung Baru
Halte Ujung Baru (Kota Surabaya)
Halte Ujung Baru is located in Provinsi Jawa Timur
Halte Ujung Baru
Halte Ujung Baru
Halte Ujung Baru (Provinsi Jawa Timur)
Halte Ujung Baru is located in Indonesia
Halte Ujung Baru
Halte Ujung Baru
Halte Ujung Baru (Indonesia)

Halte Ujung Baru merupakan tempat pemberhentian angkutan umum non terminal yang terletak di kompleks Pelabuhan Ujung dan Pelabuhan Tanjung Perak. Lokasi halte ini berada di kawasan pesisir utara Kota Surabaya, tepatnya di muara Kali Mas, Perak Utara. Lokasi halte ini berdiri di atas tanah milik PT Pelindo III yang dikelola oleh PT ASDP Indonesia. Halte ini berfungsi tempat transit moda transportasi laut dengan moda transportasi darat seperti angguna, angkutan kota (bemo), bus bandara, bus kota dan bus antarkota.

Rute Angkutan Kota[sunting | sunting sumber]

Moda transportasi angkutan kota (bemo) menghubungkan Pelabuhan Ujung dan Pelabuhan Tanjung Perak dengan beberapa kawasan di dalam Kota Surabaya seperti Halte Jembatan Merah (JMP), Makam Sunan Ampel (Pegirian) dan RSUD BDH Sememi (Benowo). Per tahun 2017, terdapat empat trayek angkutan kota yang mempunyai izin trayek dari halte ini, namun trayek Kode Trayek Bemo Surabaya Ujung UBK.png tidak aktif beroperasi. Angkutan kota ini dilayani oleh armada kendaraan bermerk Suzuki Carry (station) berpintu samping dengan livery berwarna berbeda pada setiap trayek. Berikut adalah trayek angkutan kota yang beroperasi di Halte Ujung Baru.[1][2][3]

  1. Kode Trayek Bemo Surabaya Kalimas Barat K.png Ujung Baru - Jembatan Merah - Pasar Turi - Koblen Kidul
  2. Kode Trayek Bemo Surabaya Ujung UBK.png Ujung Baru - Bulak Banteng - Suramadu - Kenjeran
  3. Kode Trayek Bemo Surabaya Ujung USP.png Ujung Baru - Kalimas Baru - Sidodadi - Karang Menjangan
  4. Kode Trayek Bemo Surabaya Benowo Z1.png Ujung Baru - Kalianak - Margomulyo - BDH Sememi

Rute Bus Kota[sunting | sunting sumber]

Moda transportasi bus kota menghubungkan Pelabuhan Ujung dan Pelabuhan Tanjung Perak dengan Terminal Purabaya. Satu-satunya trayek yang aktif beroperasi hingga tahun 2021 adalah trayek Kode Trayek Bus Kota PAC4.png rute Pelabuhan Tanjung Perak - Terminal Purabaya via Tol. Perum DAMRI Cabang Surabaya adalah operator perusahaan otobus tunggal yang melayani pada trayek tersebut. Armada yang digunakan berupa bigbus berkapasitas hingga 60 penumpang dan berfasilitas kelas patas AC.

Rute lintasan bus dengan panjang trayek 25 km ini dimulai dari terminal ini menuju RS PHC (Prapat Kurung), Simpang Jalan Jakarta (Perak Timur), Gresik Gadukan (Morokrembangan), Simpang Jalan Demak (Dupak), Pasar Loak (Asemrowo), Jalan Tol Surabaya-Gresik, Bundaran Waru, Halte Medaeng dan mengakhiri perjalanan di Terminal Purabaya (Bungurasih). Jadwal keberangkatan bus tersedia mulai pukul 06.00 s.d. 19.00 WIB, dengan interval antar keberangkatan 30 s/d 60 menit sekali.[2][3][4]

Sebelumnya, Perum DAMRI pernah mengoperasikan bus kota trayek Kode Trayek Bus Kota PAC1.png rute Pelabuhan Tanjung Perak - Terminal Purabaya via Kota. Semenjak Suroboyo Bus resmi beroperasi pada pertengahan tahun 2018, Perum DAMRI perlahan mengurangi jumlah armada yang beroperasi pada trayek tersebut. Hal ini disebabkan lintasan trayek Kode Trayek Bus Kota PAC1.png bersinggungan dengan trayek Suroboyo Bus koridor  R1  dan  R2  rute Terminal Purabaya - Halte Rajawali. Semenjak diberlakukannya PSBB di tahun 2019, trayek Kode Trayek Bus Kota PAC1.png tidak diaktifkan lagi sampai kini (tahun 2021).

Rute Bus Bandara[sunting | sunting sumber]

Moda transportasi bus bandara menghubungkan Pelabuhan Ujung dan Pelabuhan Tanjung Perak dengan Bandar Udara Internasional Juanda. Perum DAMRI Cabang Surabaya adalah perusahaan otobus yang melayani moda transportasi ini. Armada yang digunakan berupa medium bus berkapasitas 27 penumpang dengan fasilitas air conditioner, recleaning seat, televisi, audio dan bagasi dalam. Jadwal pemberangkatan bus tersedia mulai pukul 04.00 s.d. 15.00 WIB dengan interval antar keberangkatan ± 60 menit.[5][6][7][8]

Rute Bus Antarkota[sunting | sunting sumber]

Moda transportasi bus antarkota menghubungkan Pelabuhan Ujung dan Pelabuhan Tanjung Perak dengan kota-kota di Pulau Madura via jalur darat. Satu-satunya trayek bus antarkota yang melintasi Halte Ujung Baru adalah trayek Surabaya - Madura. Armada yang digunakan berupa kendaraan bigbus berkapasitas 60 penumpang dan berfasilitas kelas ekonomi. Rute lintasan bus dimulai dari halte ini menuju Jembatan Suramadu, Sampang, Pamekasan dan mengakhiri perjalanan di Terminal Arya Wiraraja (Sumenep) atau Pelabuhan Kalianget. Jadwal keberangkatan bus dari halte ini tersedia mulai pukul 04.00 s.d. 16.00 WIB, dengan interval antar keberangkatan sekitar 20 - 40 menit sekali. Berikut merupakan beberapa perusahaan otobus (PO) penyedia layanan trayek Surabaya - Madura di Halte Ujung Baru (tahun 2021).[9]

  1. Perum DAMRI (Cabang Malang)
  2. PO Akas Green
  3. PO Akas Asri
  4. PO Akas IV
  5. PO Akas N1
  6. PO Akas NR
  7. PO Akas Asri

Tahun 2010, Dishub LLAJ Jawa Timur mengumpulkan seluruh pengusaha bus yang punya trayek ke Madura dan Organda angkutan kota Surabaya untuk membahas penataan bus jurusan Surabaya - Madura pasca beroperasinya Jembatan Suramadu. Pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan. Pertama, bus antarkota diperbolehkan melintasi Jembatan Suramadu, namun diwajibkan melintasi Pelabuhan Ujung terlebih dahulu. Kedua, lintasan bus antarkota dimulai dari Tol Surabaya - Perak menuju Pelabuhan Ujung, Halte Barunawati, Petekan, Sidorame, Rangkah, Kedinding, Jembatan Suramadu, Tangkel dan seterusnya. Ketiga, bus antarkota dilarang mengangkut penumpang jarak pendek dalam kota. Keempat, bus antarkota diperbolehkan mengangkut penumpang jarak jauh hanya dari Halte Ujung Baru dan Kedinding Lor.[10][11][12][13]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Pemkot Surabaya (2011). "Keputusan Walikota Nomor 188.45/332/436.1.2/2011 Tahun 2011 Tentang Trayek Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum di Kota Surabaya". JDIH Surabaya. Diakses tanggal 2021-05-23. 
  2. ^ a b Admin (2015). "Transportasi Kota Surabaya". Website Pemkot Surabaya. Diakses tanggal 2021-05-20. 
  3. ^ a b Dishub Surabaya (2017). "Data Jumlah Mikrolet di Kota Surabaya Tahun 2017" (PDF). DPM PTSP. Diakses tanggal 2021-05-20. 
  4. ^ Yasin, Adriansyah (2018). "Peta Jaringan Transportasi Umum Massal Metropolitan Surabaya". Transport For Jakarta. Diakses tanggal 2021-05-21. 
  5. ^ Admin (2016). "Transportasi Publik Bus DAMRI Bandara Juanda". Juanda Airport. Diakses tanggal 2021-06-01. 
  6. ^ Sesper (2018). "DAMRI Menjadi yang Terbaik di Bandara Internasional Juanda Surabaya". Website DAMRI. Diakses tanggal 2021-06-01. 
  7. ^ Admin (2019). "Bab 8 Transportasi & Pariwisata Kota Surabaya" (PDF). Website Pemkot Surabaya. Diakses tanggal 2021-06-01. 
  8. ^ Admin (2019). "Damri Surabaya : Bandara Juanda, Jam Operasional & Harga Tiket". Busdamri. Diakses tanggal 2021-06-01. 
  9. ^ Pemprov Jawa Timur (2016). "Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Timur Nomor 27 Tahun 2016 Tentang Tarif Dasar, Tarif Jarak Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Dalam Provinsi Kelas Ekonomi Menggunakan Mobil Bis Umum di Provinsi Jawa Timur". JDIH BPK RI. Diakses tanggal 2021-05-05. 
  10. ^ Redaksi (2009). "Trayek Bus Suramadu Diubah, Langsung Lewat Jembatan". Tribun News. Diakses tanggal 2021-06-01. 
  11. ^ Taufiq, Rohman (2010). "Bus Penumpang Tidak Dilarang Melewati Jembatan Suramadu". Tempo. Diakses tanggal 2021-06-01. 
  12. ^ Puji, Siwi Tri (2010). "Bus AKDP Diizinkan Lewat Jembatan Suramadu". Republika. Diakses tanggal 2021-06-01. 
  13. ^ Faiza Opticruise (2021). "Rute Gak Masuk Akal, Mampir Pelabuhan dan Ngetime Di Tengah Jalan, Trip Bus Akas Ekonomi". Youtube. Diakses tanggal 2021-06-01. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. Website Resmi PT ASDP Indonesia Ferry
  2. Website Resmi Dinas Perhubungan Kota Surabaya
  3. Akun Instagram Resmi Dinas Perhubungan Kota Surabaya
  4. Akun Instagram Resmi Seksi Pengelolaan Terminal Bidang Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Kota Surabaya