Stasiun Binjai

From Wikipedia
Jump to navigation Jump to search
Stasiun Binjai
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BIJ.png
  • Singkatan: BIJ
  • Nomor: 8815
Stasiun Binjai front.jpg
Stasiun Binjai
Lokasi
ProvinsiSumatra Utara
KotaBinjai
KecamatanBinjai Timur
KelurahanTanah Tinggi
AlamatJalan Ikan Paus
Sejarah
Nama sebelumnyaStation Timbang Langkat
Informasi lain
OperatorDivisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh
Kelas stasiunII[1]
Ketinggian+29,52 m
Letak[2]
LayananSri Lelawangsa
Pemesanan tiketHanya melayani penjualan langsung
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur3 (jalur 1: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang agak rendah)
Gaya arsitekturIndische Empire DSM
Stasiun Binjai di tahun 1920, waktu namanya Timbang Langkat.

Stasiun Binjai (BIJ)—dahulunya bernama Stasiun Timbang Langkat—adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Binjai Timur, Binjai terletak di Jalan Ikan Paus dekat Terminal Kota Binjai. Stasiun yang terletak pada ketinggian +29,52 m ini termasuk dalam Divisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh. Tidak seperti kebanyakan stasiun lain di Sumatra Utara yang sudah berganti arsitektur, Stasiun Binjai masih mempertahankan gaya bangunan kolonial semenjak masa pembangunannya dulu.

Stasiun Binjai saat ini sudah tidak melayani perjalanan KA menuju Besitang karena jalur ke Besitang sendiri saat ini dinonaktifkan. Selain itu, stasiun ini juga tidak lagi melayani angkutan barang. Pada masa lalu, terdapat empat stasiun antara Medan-Binjai, yakni Sikambing, Sunggal, Sungai Semayang, dan Diski. Jalur ini sedang dalam progres reaktivasi sebagai bagian dari proyek pembangunan jalur kereta api Trans-Sumatra yang nantinya akan menghubungkan Aceh dengan Sumatra Utara.[3][4]

Dahulu, Stasiun Binjai merupakan persimpangan jalur ke Besitang dan jalur ke Kuala, tetapi saat ini jalur kereta api ke Kuala sudah mati dan yang tersisa hanyalah bekas-bekasnya saja. Jalur kereta api menuju Kuala dan Besitang terdapat di sebelah utara stasiun Binjai.

Stasiun Binjai dahulu memiliki enam jalur kereta api, tetapi sekarang hanya tersisa tiga saja. Jalur 1 merupakan sepur lurus. Di ujung utara stasiun ini juga masih terdapat sisa menara air dan sumurnya, serta corong air untuk lokomotif uap di ujung utara dan selatan emplasemen stasiun ini. Lebih dahulu lagi, stasiun ini memiliki dipo lokomotif yang kini sudah dirobohkan.

Hanya satu layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini, yaitu kereta api Sri Lelawangsa.

Layanan kereta api[edit | edit source]

Sri Lelawangsa, dari dan tujuan Medan (komuter ekonomi)

Jadwal kereta api[edit | edit source]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Binjai per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

Sri Lelawangsa (Medan–Binjai pp)
No. KA Tiba No. KA Berangkat
U72 05.27 U71 05.40
U74 06.57 U73 07.10
U76 08.32 U75 08.45
U78 10.02 U77 10.15
U80 11.32 U79 11.45
U82 13.02 U81 13.15
U84 14.32 U83 14.45
U86 16.02 U85 16.30
U88 17.47 U87 18.00
U90 19.17 U89 19.30
U92 20.47 U91 21.00
U94 22.17 U93 22.30

Galeri[edit | edit source]

Referensi[edit | edit source]

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Kereta Api Trans Sumatra Selesai 2019, Sedang Pengerjaan Binjai-Besitang - Tribun Medan". Tribun Medan. 2017-09-25. Diakses tanggal 2018-06-12. 
  4. ^ "Jalur KA Sigli-Bireuen & Lhokseumawe-Langsa-Besitang Lintasi 8 Kabupaten - Berita Trans". Berita Trans. 2017-04-21. Diakses tanggal 2018-06-12. 
Stasiun sebelumnya   Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
Kebun Lada
menuju Besitang
Besitang–Medan
Terminus
Terminus Binjai–Kuala
Tanjung Jati
menuju Kuala

Koordinat: 3°36′35″N 98°29′52″E / 3.609612°N 98.4978014°E / 3.609612; 98.4978014