Stasiun Cepu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Cepu
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun CU.png
  • Singkatan: CU
  • Nomor: 2720
Stasiun Cepu 2020.jpg
Tampak depan Stasiun Cepu, 2020
AlamatJalan Diponegoro 87
Balun, Cepu, Blora
Jawa Tengah
Koordinat7°09′16″S 111°35′27″E / 7.154445°S 111.590751°E / -7.154445; 111.590751Koordinat: 7°09′16″S 111°35′27″E / 7.154445°S 111.590751°E / -7.154445; 111.590751
Ketinggian+28 m
Letak
OperatorDaerah Operasi IV Semarang
Konstruksi
Jumlah jalur7 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron4 (satu peron sisi yang rendah dan tiga peron pulau yang cukup tinggi)
Fasilitas
  • Parkir
  • Area komersial
  • Layanan pelanggan
  • Area merokok
  • Toilet
  • Boarding pass
  • Galeri ATM
  • Musala
  • Pos kesehatan
  • Ruang ibu menyusui
Informasi lain
Kelas stasiunBesar tipe C[2]
Tipe persinyalan
Pemesanan tiketSistem tiket online; melayani pemesanan langsung dan pengubahan/pembatalan keberangkatan di loket. Terdapat fasilitas ala bandara berupa check-in mandiri untuk pencetakan boarding pass khusus keberangkatan KA jarak jauh/menengah.
Layanan
Sembrani (reguler, fakultatif, & tambahan), Jayabaya, Harina, Gumarang, Dharmawangsa, Sancaka Utara, Kertajaya (reguler & tambahan), Maharani, Ambarawa Ekspres, Blora Jaya, Parcel ONS, angkutan peti kemas/kontainer, dan angkutan Semen Tiga Roda
Operasi
Stasiun sebelumnya Layanan lokal/komuter Stasiun berikutnya
Wadu Blora Jaya
Semarang Poncol–Cepu, p.p.
Terminus
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Cepu (CU) (bahasa Jawa: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦕꦼꦥꦸ, translit. Sêtasiyun Cepu) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe C yang terletak di Balun, Cepu, Blora, tepatnya di depan Lapangan Ronggolawe. Stasiun ini merupakan stasiun KA aktif yang letaknya paling timur di Daerah Operasi IV Semarang, Blora, dan Jawa Tengah bagian utara. Angka ketinggian stasiun ini menurut papan di ujung peron serta bagian dalam dan depan stasiun adalah +28 m (ketinggian yang sebenarnya), sedangkan pada tulisan pada papan yang dipampang di kedua tritisan overcapping stasiun tertulis +15 m. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api terbesar dan teramai di Kabupaten Blora.

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Tobo, terdapat Halte Padangan yang dinonaktifkan karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Cepu.

Satu-satunya kereta api penumpang yang melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini adalah KA Argo Bromo Anggrek.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bangunan Stasiun Cepu lama yang terbuat dari kayu dan diresmikan oleh NIS pada tahun 1902

Pada tanggal 1 September 1897, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) mendapat konsesi izin pembangunan jalur kereta api baru. Jalur ini akan menghubungan Stasiun Gundih yang sudah ada sebelumnya dengan calon stasiun baru NIS di Surabaya (kini Stasiun Pasarturi).[3] Dengan berbekal konsesi tersebut, NIS mulai membangun jalurnya dengan sepur sempit 1.067 mm. Mengingat terbatasnya dana dan biaya, semua stasiun dan perhentian yang berada di lintas tersebut sangat sederhana dan terbuat dari kayu, termasuk Stasiun Cepu. Stasiun ini diresmikan 1 Maret 1902, dan pada 1 Februari 1903, jalur kereta api Gundih–Surabaya telah selesai dibangun.[4]

Bangunan Stasiun Cepu kemudian diperbesar dengan mengganti kanopi kecil dengan overcapping pelana yang bentuknya mirip dengan Stasiun Lempuyangan, Stasiun Bojonegoro, dan Stasiun Pasarturi, serta mengubah bangunan yang tadinya semipermanen menjadi permanen sepenuhnya.[per kapan?]

Bangunan dan tata letak[sunting | sunting sumber]

Peron di Stasiun Cepu. Tampak kereta api Maharani di sisi kanan. (2016)

Stasiun Cepu memiliki tujuh jalur kereta api. Awalnya, jalur 2 merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda segmen Wadu-Tobo resmi dioperasikan mulai akhir Maret 2014[5][6], jalur 2 dijadikan sebagai sepur lurus untuk arah Semarang saja, sedangkan jalur 3 dijadikan sebagai sepur lurus hanya untuk arah Surabaya. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik buatan PT Len Industri (Persero). Stasiun ini juga memiliki dipo lokomotif yang terhubung langsung dengan jalur 1 di sebelah barat.

Ke arah timur dari jalur 1 stasiun ini, terdapat percabangan rel kereta api yang berakhir di Rembang, tetapi jalur kereta api tersebut sudah nonaktif dan wesel yang menuju jalur cabang tersebut sudah dicabut. Jalur cabang ini mulanya dibangun oleh Samarang-Joana Stoomtram Maatschappij (SJS) untuk menghubungkan Stasiun Cepu NIS dengan Stasiun Cepu SJS yang dibuka pada 1 Februari 1903. Lalu, pada 1 Januari 1914 Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) membuka jalur cabang dengan wesel yang berada di jalur pintas antara Stasiun Cepu SJS dengan Stasiun Cepu NIS. Jalur kereta api ini berakhir di Ngareng (sekarang menjadi kompleks PPSDM Cepu). Sebelum itu, terdapat wesel yang terhubung dengan jaringan lori kehutanan yang ditujukan untuk mengangkut kayu jati.[7]

Ciri khas[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini memiliki ciri khas berupa bel bersuara dengan lagu berjudul "Suwe Ora Jamu" untuk menandai kereta yang akan datang.

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Sembrani (reguler, fakultatif, & tambahan), tujuan Jakarta dan tujuan Surabaya

Kelas campuran[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi premium[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi plus[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Cepu per 1 Agustus 2020 (revisi Gapeka 2019).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
134 Gumarang Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 00.40 00.48
135 Dharmawangsa Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi 00.42 00.50
114/115 Jayabaya Surabaya Pasarturi (SBI) bersambung Malang Kotabaru (ML) Eksekutif & Ekonomi Plus 01.46 01.55
82 Sembrani Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif 03.11 03.16
281 Blora Jaya Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Plus - 05.00
131/130 Harina Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi Premium 07.24 07.30
265 Maharani Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Premium 08.11 08.18
165/168/169 Sancaka Utara Gambringan (GBN) bersambung Solo Balapan (SLO)-Kutoarjo (KTA) Eksekutif & Bisnis 09.11 09.17
268 Ambarawa Ekspres Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi Plus 10.17 10.22
266 Maharani Ekonomi Premium 14.08 14.14
267 Ambarawa Ekspres Semarang Poncol (SMC) Ekonomi Plus 15.22 15.27
116/113 Jayabaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi Plus 16.37 16.44
136 Dharmawangsa Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Ekonomi 17.18 17.24
133 Gumarang Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Bisnis 17.44 17.52
129/132 Harina Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Ekonomi Premium 18.57 19.04
81 Sembrani Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 19.32 19.40
282 Blora Jaya Cepu (CU) Ekonomi Plus 21.26 -
170/167/166 Sancaka Utara Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 22.19 22.25
256A Kertajaya Ekonomi Premium 23.07 23.14
255A Jakarta Pasar Senen (PSE) 23.16 23.24
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7013 Kertajaya Tambahan Jakarta Pasar Senen (PSE) Bisnis & Ekonomi Plus 00.02 00.10
93F Sembrani Fakultatif Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 11.07 11.12
7014 Kertajaya Tambahan Surabaya Pasarturi (SBI) Bisnis & Ekonomi Plus 14.53 15.00
7007 Sembrani Tambahan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif 20.52 20.59
94F Sembrani Fakultatif Surabaya Pasarturi (SBI) 23.20 23.30

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Handinoto. (1996). Perkembangan kota dan arsitektur kolonial Belanda di Surabaya, 1870-1940 (edisi ke-Ed. 1., cet. 1). Yogyakarta: Diterbitkan atas kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Kristen PETRA Surabaya dan Penerbit ANDI Yogyakarta. ISBN 9795333739. OCLC 38898570. 
  4. ^ Archiv Für Eisenbahnwesen. 58. 1935. 
  5. ^ Kementerian Perhubungan, Biro Komunikasi dan Informasi Publik (2014-03-27). "Jalur Ganda KA Jakarta-Bojonegoro Sudah Bisa Beroperasi Penuh". Kementerian Perhubungan. Diakses tanggal 2020-04-10. 
  6. ^ "Switchover Terakhir di Jalur Ganda KA Pantura". Berita Trans. 2014-02-26. Diakses tanggal 2020-04-10. 
  7. ^ Subarkah, Iman (1992). Sekilas 125 Tahun Kereta Api Kita 1867-1992. Bandung: Yayasan Pusat Kesejahteraan Karyawan Kereta Api (Yayasan Pustaka). hlm. 30. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya DJKA Kemenhub Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kapuan
ke arah Gambringan
Gambringan–Surabaya Pasarturi Padangan
Cepu Kota
ke arah Blora
Blora–Cepu Terminus