LRT Palembang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Untuk kegunaan lain dari LRT, lihat LRT (disambiguasi).
Light rail transit Palembang
Palembang LRT, June 2017 (3).jpg
Info
Pemilik Direktorat Jenderal Perkeretaapian
Pemerintah Kota Palembang
Wilayah Palembang, Indonesia
Jenis Angkutan cepat, Transportasi umum
Jumlah jalur 1 dalam kota
Jumlah stasiun 13 (+1 depo)
Penumpang harian -
Kantor pusat -
Operasi
Dimulai

Juli 2018 (rencana)

April 2018 (uji coba)
Operator PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Palembang
Waktu antara -
Teknis
Panjang sistem 24,5 km (rencana)
Lebar sepur 1067 mm
Listrik 750 V DC rel ketiga
Peta Jaringan LRT Palembang

Palembang LRT Map 1.1.png

Proyek light rail transit Palembang (disingkat: LRT Palembang) adalah sebuah sistem angkutan cepat dengan kereta api ringan (LRT) yang sedang dibangun di Palembang, Indonesia dan menghubungkan Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dengan Kompleks Olahraga Jakabaring.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

LRT Palembang
Unknown route-map component "uexhKBHFa"
S01 Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Airport interchange
Unknown route-map component "uexhBHF"
S02 Asrama Haji (PDK)
Unknown route-map component "uexhBHF"
S03 Kominfo (Dolog)
Unknown route-map component "uexhBHF"
S04 Telkom
Unknown route-map component "uexhBHF"
S05 RSUD (Pasar KM 5)
Unknown route-map component "uexhBHF"
S06 Polda
Unknown route-map component "uexhBHF"
S07 Demang Lebar Daun (Angkatan 45)
Unknown route-map component "uexhBHF"
S08 Palembang Icon (Palembang Square)
Unknown route-map component "uexhBHF"
S09 Pasar Cinde
Unknown route-map component "uexhBHF"
S10 Ampera ferry/water interchange
Unknown route-map component "uexhSTR" + Unknown route-map component "uexWBRÜCKE"
Jembatan Ampera
Unknown route-map component "uexhBHF"
S11 Polresta
Unknown route-map component "uexhBHF"
S12 Jakabaring
Unknown route-map component "uexhBHF"
S13 Ogan Permata Indah
Unknown route-map component "uexhSTRe@f"
Unknown route-map component "uexKDSTe"
Depo

Pada awalnya Palembang merencanakan membangun Monorel dari Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II ke Kompleks Olahraga Jakabaring sebagai alternatif transportasi umum karena berdasar penelitian yang ada, kota Palembang akan mengalami macet total pada 2019 mendatang.[1]

Dalam rangka menyambut Asian Games 2018 di Palembang, rencana pembangunan Monorel tersebut kemudian dibatalkan karena kesulitan mencari investor yang dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu serta proyek dianggap kurang menguntungkan. Monorel kemudian diganti dengan LRT yang dianggap lebih efektif. Proyek senilai 7,2 trilyun rupiah ini diminta dibiayai oleh Pemerintah Pusat melalui APBN dan penugasan konstruksi pada BUMN.[2][3]

Presiden Joko Widodo kemudian menandatangani Perpres Nomor 116 Tahun 2015 tentang percepatan penyelenggaraan kereta api ringan di Sumatera Selatan tanggal 20 Oktober 2015. Menurut Perpres, pemerintah menugaskan kepada PT Waskita Karya Tbk untuk membangun prasarana LRT meliputi jalur termasuk konstruksi jalur layang, stasiun dan fasilitas operasi. Pendanaan proyek di 2016 akan dibiayai PT Waskita Karya. Selanjutnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan mengalokasikan anggaran pembiayaan proyek tersebut pada APBN 2017 dan 2018.[4][5]

Stasiun[sunting | sunting sumber]

Ada 13 stasiun pada jalur LRT ini dan 1 depot

Stasiun Keterangan
Bandara SMB II
Asrama Haji
Telkom
RSUD
Polda
Demang Lebar Daun
Palembang Icon
Dishub Kominfo
Pasar Cinde
Ampera
Gubernur Bastari
Jakabaring
OPI Mall
Depo LRT

Referensi[sunting | sunting sumber]