Lompat ke isi

Kereta api Wijayakusuma

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kereta api Wijayakusuma
Kereta Api Wijayakusuma persiapan masuk Stasiun Surabaya Gubeng dari Stasiun Ketapang
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi V Purwokerto
Mulai beroperasi26 September 2017
Operator saat iniKereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalCilacap
Jumlah pemberhentianLihatlah pada peta rute di bawah
Stasiun akhirKetapang (via Surabaya Gubeng)
Jarak tempuh788 km
Waktu tempuh rerata14 jam 15 menit
Frekuensi perjalananSatu kali keberangkatan tiap hari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan Ekonomi Premium
Layanan disabilitasAda
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2–2 (eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 64 tempat duduk disusun 2–2. Sebanyak 32 kursi ke arah depan dan 32 ke arah belakang (ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas bagasiAda
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, penyejuk udara, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60-100 km/jam
Pemilik jalurDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Nomor pada jadwal157-160

Kereta api Wijayakusuma merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia untuk melayani relasi CilacapKetapang (Banyuwangi) melalui lintas selatan Jawa (via YogyakartaSurabaya Gubeng).

Pada periode Januari–September 2024, kereta api ini menjadi layanan kereta api komersial dengan okupansi tertinggi di Indonesia mencapai 193%.[1]

Sejarah dan pengoperasian

[sunting | sunting sumber]

Kereta api Wijayakusuma pertama kali beroperasi melayani relasi CilacapSolo Balapan pada 26 September 2017 dua hari sebelum HUT Kereta Api Indonesia ke 72 tahun; diluncurkan untuk menambah layanan kereta api penumpang menuju Stasiun Cilacap yang saat itu masih sangat terbatas.[2][3]

Pada 1 September 2018, rute kereta api ini diperpanjang hingga Stasiun Ketapang dengan penambahan layanan kelas eksekutif.[4]

Rangkaian kereta ini juga dipinjamkan untuk operasional Kereta api Joglosemarkerto jurusan YogyakartaCilacap pp. Perjalanan perdananya dari Stasiun Cilacap menuju Stasiun Yogyakarta mulai tanggal 25 Februari 2022 dan sudah berjalan reguler/setiap hari.

Rangkaian kereta api Wijayakusuma terdiri dari empat hingga lima kereta eksekutif, tiga kereta ekonomi premium, satu kereta makan pembangkit, dan satu kereta bagasi.[1]

Asal-usul penamaan

[sunting | sunting sumber]

Nama Wijayakusuma diambil dari jenis bunga wijayakusuma, dengan nama ilmiah Epiphyllum oxypetalum. Dalam mitologi Jawa, bunga ini dipercaya sebagai bunga sakti yang dapat menghidupkan orang mati.[5] Bunga ini menjadi ciri khas Kabupaten Cilacap yang tertuang pada motto daerah, yaitu "Jala Bhumi Wijayakusuma Çakti" dalam bahasa Sanskerta, yang berarti "Kemampuan membudidayakan bumi, laut, dan air untuk kemakmuran".

Stasiun pemberhentian

[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan grafik perjalanan kereta api 2025 per 1 Februari 2025, kereta api Wijayakusuma melayani pemberhentian penumpang di stasiun-stasiun berikut.[6]

Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun Antarmoda penghubung Status
Jawa Tengah Cilacap Cilacap Kereta api aglomerasi:

JS Joglosemarkerto

Gumilir
Maos Kereta api aglomerasi:
Kroya
Banyumas Sumpiuh Kereta api aglomerasi:

JS Joglosemarkerto

Kebumen Gombong
Karanganyar
Kebumen
Purworejo Kutoarjo Kereta api aglomerasi:

JS Joglosemarkerto

Kereta api lokal (Commuter Line):

P Prambanan Ekspres

Klaten Klaten Kereta api aglomerasi:

JS Joglosemarkerto

Kereta api lokal (Commuter Line):

Y Yogyakarta

Kota Surakarta Solo Balapan Kereta api aglomerasi:

JS Joglosemarkerto

Kereta api bandara:

AS Bandara Adi Soemarmo

Kereta api lokal (Commuter Line):

Y Yogyakarta

Sragen Sragen Kereta api bandara:

AS Bandara Adi Soemarmo

Daerah Istimewa Yogyakarta Kulon Progo Wates Kereta api aglomerasi:

JS Joglosemarkerto

Kereta api bandara:

YA Bandara Int. Yogyakarta

Kereta api lokal (Commuter Line):

P Prambanan Ekspres

Kota Yogyakarta Yogyakarta Kereta api aglomerasi:

JS Joglosemarkerto

Kereta api bandara:

YA Bandara Int. Yogyakarta

Kereta api lokal (Commuter Line):

Jawa Timur Ngawi Ngawi Kereta api bandara:

AS Bandara Adi Soemarmo

Kota Madiun Madiun
Nganjuk Nganjuk
Kertosono Kereta api lokal (Commuter Line):
Jombang Jombang
Kota Mojokerto Mojokerto Kereta api lokal (Commuter Line):

Trans Jatim:

Kota Surabaya Surabaya Gubeng Kereta api lokal (Commuter Line):

Suroboyo Bus:

Wirawiri Suroboyo:

Wonokromo Kereta api lokal (Commuter Line):

Wirawiri Suroboyo:

Sidoarjo Sidoarjo Kereta api lokal (Commuter Line):

Trans Jatim:

Pasuruan Bangil Kereta api lokal (Commuter Line):
Kota Pasuruan Pasuruan Kereta api lokal (Commuter Line):

SP Supas

Kota Probolinggo Probolinggo
Lumajang Klakah
Jember Tanggul
Rambipuji
Jember Kereta api lokal:

PW Pandanwangi

Banyuwangi Kalibaru
Kalisetail
Rogojampi
Banyuwangi Kota
Ketapang

Legenda

Stasiun ujung/terminus (ditulis tebal)
Berhenti untuk kedua arah
Berhenti hanya untuk arah Cilacap
Berhenti hanya untuk arah Banyuwangi

Pada 5 November 2019 pukul 21.52 WIB, kereta api Wijayakusuma tujuan Cilacap anjlok saat hendak memasuki Stasiun Barat (kini Stasiun Magetan).[7] Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, tetapi sebanyak 13 kereta api berbagai tujuan mengalami keterlambatan di berbagai stasiun akibat proses evakuasi.[8]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 https://www.kai.id/information/full_news/6201-hubungkan-cilacap-banyuwangi-nobatkan-ka-wijayakusuma-sebagai-kereta-api-dengan-okupansi-tertinggi-selama-periode-januari-september-2024
  2. Content, Sponsored. "PT KAI Luncurkan Kereta Api Wijayakusuma, Warga Cilacap Bisa Jalan-Jalan ke Solo/Yogyakarta". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2017-09-29.
  3. Raharjo, Edzan. "PT KAI Luncurkan KA Wijayakusuma Relasi Cilacap-Yogyakarta". Detik. Yogyakarta: Trans Media. Diakses tanggal 2018-09-01.
  4. Hakim, Lukmanul. "Kereta Api Wijaya Kusuma Kini Jangkau Banyuwangi". iNews Media Group. Surabaya: MNC Media. Diakses tanggal 2018-09-01.
  5. "Hasil Pencarian - KBBI Daring". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-10-14.
  6. "Grafik Perjalanan Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Bandung: PT Kereta Api Indonesia. 30 Desember 2024. hlm. 384. Diakses tanggal 1 Februari 2025 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian. ; ;
  7. (), Nofika Dian Nugroho (2019-11-06). Widyastuti, Rr. Ariyani Yakti (ed.). "Kereta Wijayakusuma Anjlok di Magetan, PT KAI Usut Penyebab". Tempo.co. Diakses tanggal 2019-11-06.
  8. Stevani, Louis Rika (2019-11-06). Sinaga, Royke (ed.). "Kereta Wijayakusuma anjlok, perjalanan 13 KA terlambat". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-11-06.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

(Indonesia) Situs web resmi KAI dan jadwal kereta api