Stasiun Semarang Tawang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Stasiun Semarang Tawang
Semarang Tawang station outside.jpg
Stasiun Semarang Tawang
Letak
Provinsi Jawa Tengah
Kota Semarang
Kecamatan Semarang Utara
Kelurahan Tanjung Mas
Kode pos 50174
Sejarah
Dibuka 1868
Nama sebelumnya Stasiun Tawang NIS
Informasi lain
Operator Daerah Operasi IV Semarang
Kelas stasiun Besar tipe A
Singkatan stasiun SMT
Nomor stasiun 2530
Ketinggian +2 m
Letak km 0+000
Layanan Lihatlah di bawah.
Fasilitas
Jumlah peron 3
Jumlah jalur 8 (6 aktif, 2 buntu/badug)
Fasilitas parkir Ya
Tata letak stasiun
Unknown route-map component "CONTfa" Continuation backward
Ke SM. Poncol
Unknown route-map component "ABZg2" Unknown route-map component "STR+c3"
Unknown route-map component "STR+c1" Unknown route-map component "ABZg+4"
Unknown route-map component "STR+c2" Unknown route-map component "ABZg3"
Unknown route-map component "ABZg+1" Unknown route-map component "STR+c4"
Unknown route-map component "RP2q" Unknown route-map component "SKRZ-G2BUE" Unknown route-map component "SKRZ-G2BUE" Unknown route-map component "RP2q"
Unknown route-map component "VIADUKT1-R" Unknown route-map component "VIADUKT1-L"
Unknown route-map component "STRc2" Unknown route-map component "ABZg3" Straight track
Unknown route-map component "SPLa+1"
Unknown route-map component "ABZg2" + Unknown route-map component "ÜWc4"
Unknown route-map component "STR2+c3" Unknown route-map component "STRc3"
Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "STR+c1" Unknown route-map component "STR2+4+c1" Unknown route-map component "STR2+4+c3" Unknown route-map component "STRc3"
Unknown route-map component "vSTR" Straight track Unknown route-map component "STRc1"
Unknown route-map component "vSTR+4-" + Unknown route-map component "ÜWc1"
Unknown route-map component "STR+4"
Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "ENDEf" Unknown route-map component "STRc2"
Unknown route-map component "vSTR-" + Unknown route-map component "vSTR3-"
Unknown route-map component "ABZg2" Unknown route-map component "STRc3" Unknown route-map component "vENDEa"
Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "BS"
Unknown route-map component "STR+1" + Unknown route-map component "BSr"
Unknown route-map component "vSTR-" + Unknown route-map component "ÜWc4"
Unknown route-map component "STR+c1" Unknown route-map component "STR+4" Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "ENDEg"
Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "STR+BSr" Unknown route-map component "vSTR-BS" Unknown route-map component "STR+BSr" Straight track Unknown route-map component "vSTR" Straight track
Unknown route-map component "BS" + Unknown route-map component "num1m"
Unknown route-map component "vSTR"
Unknown route-map component "BS" + Unknown route-map component "num2m" + Unknown route-map component "num3l"
Unknown route-map component "STR+BSr"
Unknown route-map component "vSTR-BS" + Unknown route-map component "num4l"
Unknown route-map component "STR+BSr" + Unknown route-map component "num5r"
Straight track
Unknown route-map component "v-SHI2g+r" + Unknown route-map component "ÜWc2"
Unknown route-map component "ABZg3"
Unknown route-map component "BS" + Unknown route-map component "BUILDING"
Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "STR+BSr" Unknown route-map component "vSTR-BS" Unknown route-map component "STR+BSr" Unknown route-map component "ABZg2"
Unknown route-map component "v-STR" + Unknown route-map component "ÜWc3" + Unknown route-map component "v-STR+1"
Unknown route-map component "STR+c4"
Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "STR+BSr" Unknown route-map component "vSTR-ENDEa" Straight track
Unknown route-map component "STR+c1" + Unknown route-map component "num6r"
Unknown route-map component "v-STR" + Unknown route-map component "v-STR+4"
Straight track
Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "STR+BSr" Unknown route-map component "vSTR" Straight track Straight track Unknown route-map component "v-STR" Straight track
Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "vSTR" Unknown route-map component "BS" Unknown route-map component "STR+BSr" Unknown route-map component "vSTR" Straight track Straight track Unknown route-map component "v-STR" Straight track
Unknown route-map component "vENDEa"
Unknown route-map component "vSTR-" + Unknown route-map component "v-STR2"
Unknown route-map component "STRc3" Unknown route-map component "STR+c2"
Unknown route-map component "SPLe3" + Unknown route-map component "ÜWc2"
Unknown route-map component "STR3+c2" Unknown route-map component "STR3+c2" Unknown route-map component "v-STR3" Straight track
Unknown route-map component "SPLe2"
Unknown route-map component "vSTR-" + Unknown route-map component "ÜWc3" + Unknown route-map component "ÜWc1"
Unknown route-map component "ABZ4+2f"
Unknown route-map component "ABZg+1" + Unknown route-map component "ÜWc3"
Unknown route-map component "STR+1+c4" Unknown route-map component "STR+1+c4" Unknown route-map component "STR+1+c4" Unknown route-map component "STRc4" Unknown route-map component "ENDEe"
Unknown route-map component "STRc1"
Unknown route-map component "STR2+4" + Unknown route-map component "vSTR2-"
Unknown route-map component "ENDEf" + Unknown route-map component "ÜWc3" + Unknown route-map component "ÜWc1"
Unknown route-map component "ABZg+4" Straight track Straight track Straight track
Unknown route-map component "STRc1" Unknown route-map component "STR2+4" Unknown route-map component "STR+c3" Straight track Straight track Straight track
Unknown route-map component "STRc1" Unknown route-map component "ABZg+4" Straight track Straight track Straight track
Straight track Unknown route-map component "STR+c2"
Unknown route-map component "ABZg3" + Unknown route-map component "ÜWc2"
Unknown route-map component "ABZg3"
Straight track Unknown route-map component "ABZg+1"
Unknown route-map component "ABZg+1" + Unknown route-map component "ÜWc4"
Unknown route-map component "STR+c4"
Straight track Straight track Unknown route-map component "ENDEf" Unknown route-map component "ENDEf"
Straight track Straight track
Unknown route-map component "RP2q" Unknown route-map component "SKRZ-G2BUE" Unknown route-map component "SKRZ-G2BUE" Unknown route-map component "RP2q"
Straight track Straight track
Unknown route-map component "STR+c2" Unknown route-map component "ABZg3"
Unknown route-map component "ABZg+1" Unknown route-map component "STR+c4"
Unknown route-map component "ABZg2" Unknown route-map component "STR+c3"
Unknown route-map component "STR+c1" Unknown route-map component "ABZg+4"
Continuation forward Unknown route-map component "CONTge"
Ke Alastua
Peron Stasiun Semarang Tawang tempo doeloe
Kereta api Argo Muria persiapan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang. 2006

Stasiun Semarang Tawang (SMT) atau terkadang disebut juga Stasiun Tawang adalah stasiun kelas besar tipe A di Tanjung Mas, Semarang Utara, Kota Semarang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +2 meter ini merupakan stasiun terbesar yang berada di Daerah Operasi IV Semarang sekaligus stasiun terbesar di Kota Semarang dan terbesar kedua di Jawa Tengah. Nama "Tawang" diambil dari nama kampung di dekat stasiun ini, yaitu Tawangsari.

Stasiun ini merupakan stasiun kereta api besar tertua di Indonesia setelah Semarang Gudang dan diresmikan pada tanggal 19 Juli 1868 oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) untuk jalur Semarang Tawang ke Tanggung. Jalur ini menggunakan lebar 1435 mm. Pada tahun 1873 jalur ini diperpanjang hingga Stasiun Solo Balapan dan berlanjut hingga Stasiun Lempuyangan di Yogyakarta. Dulu, selain ada rel ke Stasiun Semarang Gudang, terdapat juga rel menuju Demak yang kini sudah tidak berguna lagi. Rencananya, jalur menuju ke Demak tersebut akan diaktifkan kembali. Di sisi utara stasiun ini, juga akan dibangun terminal peti kemas. Hal ini dilakukan guna mempermudah proses pengangkutan peti kemas menuju ke Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Letak stasiun ini tidak terlalu jauh dari pusat kota, kurang lebih 5 kilometer. Stasiun ini juga tidak jauh dari objek wisata Kota Lama dan Pasar Johar. Di depan stasiun ini terdapat kolam yang berguna untuk menampung air banjir di Kota Semarang bagian bawah yang sering disebut dengan sebutan polder.

Bangunan luar stasiun ini masih utuh menggunakan bangunan buatan Belanda dulu. Stasiun ini memiliki 6 jalur aktif dan 2 jalur buntu. Jalur 1 (paling selatan) berfungsi untuk persinggahan KA jarak jauh atau menengah yang menaikturunkan penumpang di stasiun ini; jalur 2 untuk persinggahan KA apabila di jalur 1 dan 3 ada KA yang berhenti; jalur 3 untuk kedatangan dan keberangkatan KA jarak jauh dan menengah yang berhenti di stasiun ini serta juga untuk parkir serta persiapan untuk keberangkatan KA Argo Muria, Argo Sindoro, Menoreh, dan Kamandaka; jalur 4 sebagai sepur lurus pertama untuk melintas langsungnya KA dari arah timur maupun barat; jalur 5 sebagai sepur lurus kedua khusus untuk kedatangan dan keberangkatan KA komuter; jalur 6 untuk persilangan KA; serta jalur 7 dan 8 (jalur buntu) digunakan sebagai parkir gerbong yang sedang tak terpakai dan tempat untuk pencucian KA.

Stasiun ini merupakan stasiun yang sangat sibuk karena semua kereta penumpang yang melintasi jalur utara, baik kelas eksekutif, bisnis, maupun ekonomi harus berhenti di sini. Hanya KA Jayabaya dan angkutan barang selain parsel ONS yang tidak berhenti di stasiun ini. Dulunya, hanya kereta api kelas eksekutif dan bisnis yang berhenti di stasiun ini, sementara kereta kelas ekonomi dan komuter berhenti di Stasiun Semarang Poncol.

Keunikan[sunting | sunting sumber]

Stasiun ini mempunyai keunikan, yaitu jika saat musim kemarau stasiun ini memiliki ketinggian 2 m, namun tidak saat musim penghujan, yang turun hingga 0 m, karena stasiun ini sering terkena air rob saat musim hujan tiba. Keunikan lainnya yang ada di stasiun ini adalah bel stasiun yang menggunakan nada lagu Gambang Semarang - yang dimainkan dengan piano - untuk menandai kereta akan datang, tidak seperti stasiun kereta lainnya di Indonesia yang memakai nada Westminster Chime sebagai penanda kedatangan kereta.

Stasiun Semarang Tawang pada tahun 1910-an

Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]

Penumpang[sunting | sunting sumber]

Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]

Kelas campuran (eksekutif-bisnis)[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]

Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]

Komuter ekonomi[sunting | sunting sumber]

Barang[sunting | sunting sumber]

Overnight Services (ONS), tujuan Surabaya dan tujuan Jakarta

Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah jadwal kereta api di Stasiun Semarang Tawang per 18 November 2016 (revisi Gapeka 2015).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
150 Majapahit Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC Plus 00.38 00.53
177 Kertajaya Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 01.17 01.42
48 Sembrani Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Satwa 01.21 01.35
171 Matarmaja Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 02.27 02.50
4 Argo Bromo Anggrek Malam Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Argo 02.58 03.04
149 Majapahit Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus 03.14 03.33
158L Menoreh Semarang Tawang (SMT) 03.30 -
235/234 Kamandaka Purwokerto (PWT) Ekonomi AC - 05.00
75/74 Harina Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 05.10 05.35
11 Argo Sindoro Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 06.00
268 Kedungsepur Ngrombo (NBO) Komuter Ekonomi 06.22 06.25
11002 Ambarawa Ekspres Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC Plus 07.07 07.12
263 Blora Jaya Semarang Poncol (SMC) Komuter Ekonomi 07.45 07.48
157 Menoreh Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus - 08.00
218/215 Kalijaga Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC 08.05 08.08
216/217 Solo Purwosari (PWS) 08.52 08.55
267 Kedungsepur Semarang Poncol (SMC) Komuter Ekonomi 09.20 09.26
229/232 Kamandaka Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC 09.45 -
213 Maharani Semarang Poncol (SMC) 10.30 10.38
231/230 Kamandaka Purwokerto (PWT) - 11.00
1 Argo Bromo Anggrek Pagi Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo 11.23 11.30
214 Maharani Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC 11.47 11.55
14 Argo Muria Semarang Tawang (SMT) Eksekutif Argo 13.00 -
160 Menoreh*) Ekonomi AC Plus 13.43 -
10735/10812 Ciremai Ekspres Eksekutif & Bisnis 14.04 -
2 Argo Bromo Anggrek Pagi Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif Argo 14.59 15.06
233/236 Kamandaka Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC 15.49 -
13 Argo Muria Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo - 16.00
266 Kedungsepur Ngrombo (NBO) Komuter Ekonomi 16.17 16.21
239L/238L Kamandaka Purwokerto (PWT) Ekonomi AC - 17.10
264A Blora Jaya Cepu (CU) Komuter Ekonomi 17.17 17.20
10743/10746 Ciremai Ekspres Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) Eksekutif & Bisnis - 17.35
10941 Ambarawa Ekspres Semarang Poncol (SMC) Ekonomi AC Plus 17:38 17:46
175 Brantas Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC 19.12 19.28
265 Kedungsepur Semarang Poncol (SMC) Komuter Ekonomi 19.36 19.38
77 Gumarang Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Bisnis 19.50 20.05
73/76 Harina Cikampek (CKP) bersambung Bandung Hall (BD) 20.33 20.43
178 Kertajaya Surabaya Pasarturi (SBI) Ekonomi AC 20.47 21.05
159 Menoreh*) Jakarta Pasar Senen (PSE) Ekonomi AC Plus - 21.00
56L Bangunkarta Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif Satwa 21.21 21.47
47 Sembrani Jakarta Gambir (GMR) 21.45 22.05
172 Matarmaja Malang Kotabaru (ML) Ekonomi AC 21.50 22.25
55L Bangunkarta Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Satwa 22.11 22.30
12 Argo Sindoro Semarang Tawang (SMT) Eksekutif Argo 22.15 -
78 Gumarang Surabaya Pasarturi (SBI) Eksekutif & Bisnis 22.43 23.00
237/240 Kamandaka Semarang Tawang (SMT) Ekonomi AC 22.52 -
176 Brantas Kediri (KD) 23.04 23.27
3 Argo Bromo Anggrek Malam Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif Argo 23.24 23.31

Keterangan: *): Bersifat tambahan, hanya dijalankan bila diperlukan saja. Biasanya dijalankan di akhir pekan tertentu atau hari libur nasional.

Transportasi penghubung[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jalur KA Tegal-Brumbung
Stasiun sebelumnya:
Stasiun Semarang Poncol
Stasiun berikutnya:
Stasiun Alastuwa
Jalur KA Semarang Tawang-Semarang Pelabuhan
Stasiun sebelumnya:
-
Stasiun berikutnya:
Stasiun Semarang Gudang
Jalur kereta api Semarang Tawang-Demak
Stasiun sebelumnya:
-
Stasiun berikutnya:
Stasiun Ngablak

Koordinat: 6°57′52″LS 110°25′40″BT / 6,9643838°LS 110,4278219°BT / -6.9643838; 110.4278219