Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Pengibaran Bendera Merah Putih, Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.jpg
Upacara pengibaran bendera untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI
Nama resmiHari Kemerdekaan Republik Indonesia
Nama lainTujuhbelasan
Dirayakan olehWarga Negara Indonesia
JenisNasional
MaknaMemperingati kemerdekaan Republik Indonesia
Tanggal17 Agustus
Frekuensitahunan

Hari Kemerdekaan (lengkap: Hari Kemerdekaan RI[i], bahasa sehari-hari: Tujuhbelasan) adalah hari libur nasional di Indonesia untuk memperingati Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.[1]

Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan ini dengan meriah. Mulai dari lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk, sampai upacara militer di Istana Merdeka, seluruh bagian dari masyarakat ikut berpartisipasi dengan cara masing-masing.

Kewajiban mengibarkan bendera[sunting | sunting sumber]

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan pasal 7 ayat 3 mengatur tentang kewajiban mengibarkan bendera Merah Putih bagi setiap warga negara yang memiliki hak penggunaan rumah, gedung kantor, satuan pendidikan, transportasi publik dan transportasi pribadi di wilayah NKRI, serta kantor perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri pada tanggal 17 Agustus.[2]

Peringatan detik-detik proklamasi[sunting | sunting sumber]

Peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka dipimpin oleh Presiden RI selaku Inspektur Upacara. Upacara dimulai sekitar pukul 10.00 WIB untuk memperingati awal upacara Proklamasi tahun '45. Seremoni peringatan biasanya disiarkan secara langsung oleh seluruh stasiun televisi nasional Indonesia (kecuali ANTV). Acara-acara pada pagi hari termasuk: penembakan meriam dan sirene, pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih (Bendera Indonesia), pembacaan naskah Proklamasi, dll. Pada sore hari terdapat acara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih.

Lomba-lomba tradisional[sunting | sunting sumber]

Lomba Panjat Pinang dalam rangka memperingati tujuhbelasan

Perlombaan yang seringkali menghiasi dan meramaikan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI diadakan di kampung-kampung/ pedesaan yang umumnya diikuti oleh anak-anak dan remaja dan dikoordinir oleh pengurus kampung (RT/RW) / organisasi pemuda setempat (karang taruna).

Tema[sunting | sunting sumber]

Tahun Edisi Tema
2015 ke-70 Ayo Kerja[3]
2016 ke-71 Indonesia Kerja Nyata[3]
2017 ke-72 Indonesia Kerja Bersama[3]
2018 ke-73 Kerja Kita Prestasi Bangsa[3]
2019 ke-74 SDM Unggul, Indonesia Maju[4]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ RI adalah singkatan Republik Indonesia.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Independence Day 2019 and 2020". PublicHolidays.co.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-04-04. 
  2. ^ Merah Putih Wajib Dikibarkan di Setiap Rumah pada Hari Kemerdekaan
  3. ^ a b c d Media, Kompas Cyber. "Infografik: Logo Peringatan HUT RI di Era Pemerintahan Jokowi". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2019-04-05. 
  4. ^ Katriana (24 July 2019). "Tema HUT Ke-74 RI terinspirasi visi Presiden". Antara. Diakses tanggal 3 August 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]