Paulus Waterpauw
Paulus Waterpauw | |
|---|---|
| Penjabat Gubernur Papua Barat | |
| Masa jabatan 12 Mei 2022 – 1 November 2023 | |
| Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP | |
| Masa jabatan 21 Oktober 2021 – 30 November 2023 | |
| Menteri | Tito Karnavian |
| Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri | |
| Masa jabatan 18 Februari 2021 – 21 Oktober 2021 | |
| Kepala Kepolisian Daerah Papua | |
| Masa jabatan 27 September 2019 – 18 Februari 2021 | |
| Masa jabatan 31 Juli 2015 – 18 April 2017 | |
| Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara | |
| Masa jabatan 2 Juni 2017 – 13 Agustus 2018 | |
| Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri | |
| Masa jabatan 18 April 2017 – 2 Juni 2017 | |
| Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat ke-1 | |
| Masa jabatan 19 Desember 2014 – 30 Juli 2015 | |
| Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua | |
| Masa jabatan 19 Oktober 2011 – 19 Desember 2014 | |
| Jabatan pemerintahan lainnya | |
| 2025– | Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 25 Oktober 1963 Karas, Fakfak, Irian Barat, Indonesia |
| Partai politik | Golkar |
| Anak | 3 |
| Almamater | Akademi Kepolisian (1987) |
| Pekerjaan | Politikus |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1987–2021 |
| Pangkat | |
| Satuan | Intel |
| Pertempuran/perang | |
Paulus Waterpauw (lahir 25 Oktober 1963) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi Polri dan politikus Indonesia. Ia merupakan Pejabat Gubernur Papua Barat periode 2022—2023. Sebelumnya, ia merupakan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri. Ia juga sempat menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP periode 2021—2023.
Ia lulusan Akpol tahun 1987 dan jabatan terakhirnya adalah Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.
Ia pernah menjadi komandan upacara pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-61 pada 17 Agustus 2006 di Istana Merdeka saat pangkatnya masih Kombes.[1]
Selain itu juga beliau merupakan putra daerah Papua Barat yang berdarah campuran Lakahia, Teluk Etna, Kaimana dan Kokas, Fakfak.[2]
Riwayat hidup
[sunting | sunting sumber]Ia lahir di Fakfak dari pasangan Ferdinan Waterpauw yang berasal dari Lakahia, Teluk Etna, Kaimana, bersuku Kamoro dan ibunya Yacomina Atiamuna.[3]
Dia menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada tahun 1987. Ia menikah istrinya, Roma Megawanti Pasaribu dan memiliki 3 orang anak. Lulus Sespim, Paulus Waterpauw kembali ke tanah kelahirannya dan dipercaya menjabat sebagai Kapolres Mimika, saat di sana kerap terjadi perang suku. Tak lama setelah bertugas di Mimika, konflik dua warga pun reda. Dua tahun menjabat Kapolres Mimika, kemudian dipercaya menjabat Kapolresta Jayapura. Sesuai Surat Telegram Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian bernomor ST/1408/VI/2017, terhitung mulai 2 Juni 2017 Paulus Waterpauw menjabat sebagai Kepala Polda Sumatera Utara.
Riwayat pendidikan
[sunting | sunting sumber]Paulus adalah lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) atau sekarang Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1987.
Sederet pendidikan kepolisian yang pernah ditempuhnya antara lain adalah PTIK (1996), SESPIM (2002), dan LEMHANNAS (2014).
Riwayat jabatan
[sunting | sunting sumber]Kariernya dimulai sebagai Pamapta Kepolisian Resort Kota Surabaya Timur pada tanggal 8 Desember 1987. Pada tanggal 27 Desember 1988, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Satuan Serse Kepolisian Resort Kota Surabaya Timur, kemudian pada tanggal 12 Desember 1990 menjabat sebagai Kepala Unit Internasional Kriminal Satuan IPP Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya. Tanggal 2 Desember 1992, ia dipercaya sebagai Kepala Satuan Intelijen Pengamanan Kepolisian Resor Mojokerto.
Pada tanggal 27 Desember 1997, ia menjadi Kepala Satuan Operasi Pusat Komando Pengendalian Operasi Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, serta menjabat sebagai Perwira Bantuan Muda Pada Perwira Bantuan IV/Keamanan Asisten Intelijen Kepolisian Republik Indonesia tanggal 21 Desember 1998. Pada tanggal 1 April 2000, ia bertugas sebagai Kepala Kepolisian Sektor Metropolitan Menteng.
Selanjutnya, pada tanggal 1 Desember 2000, Paulus Waterpauw menjabat sebagai Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat. Ia kemudian diangkat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor Tangerang pada tanggal 5 September 2001, dan tanggal 8 Mei 2002 menjadi Perwira Menengah dalam rangka mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan.
Pada tanggal 14 Desember 2002, ia menjadi Kepala Kepolisian Resor Mimika. Pada tanggal 21 Oktober 2005, ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor Kota Jayapura. Pada tanggal 17 Februari 2006, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Papua dan pada tanggal 13 Februari 2009 menjabat sebagai Penyidik Utama Tingkat II Direktorat III/Korupsi dan White Collar Crime Badan Reserse Kriminal Polri. Pada tanggal 24 Agustus 2010, ia juga menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sekolah Staf dan Pimpinan Polri.
Pada tanggal 29 September 2010, ia bertugas sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri. Pada tanggal 19 Oktober 2011, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua.[4]
Pada tanggal 19 Desember 2014, ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat. Pada tahun 30 Juli 2015, ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua, dan pada tanggal 18 April 2017 menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri. Pada tanggal 2 Juni 2017, ia juga menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Pada tanggal 13 Agustus 2018, Paulus Waterpauw dipercaya sebagai Tenaga Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Lembaga Ketahanan Nasional.
Pada tanggal 14 Oktober 2018, ia menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri. Pada tahun 27 September 2019, ia diangkat menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua. Pada tahun 18 Februari 2021, ia juga menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri.[5]
Penghargaan dan tanda kehormatan
[sunting | sunting sumber]Tanda kehormatan
[sunting | sunting sumber]| Baris ke-1 | Bintang Bhayangkara Pratama (2017) | Bintang Bhayangkara Nararya | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Baris ke-2 | Satyalancana Pengabdian 32 Tahun | Satyalancana Pengabdian 24 Tahun | Satyalancana Pengabdian 16 Tahun | ||||||
| Baris ke-3 | Satyalancana Pengabdian 8 Tahun | Satyalancana Jana Utama | Satyalancana Ksatria Bhayangkara | ||||||
| Baris ke-4 | Satyalancana Karya Bhakti | Satyalancana Bhakti Pendidikan | Satyalancana Raksaka Dharma | ||||||
| Baris ke-5 | Satyalancana Bhakti Buana | Satyalancana Bhakti Nusa | Satyalancana Dharma Nusa | ||||||
| Baris ke-6 | Satyalancana Operasi Kepolisian | Satyalancana Kebaktian Sosial | Satyalancana Bhakti Purna | ||||||
Organisasi
[sunting | sunting sumber]Paulus Waterpauw menjadi Ketua DPD I Partai Golongan Karya Provinsi Papua Barat sejak 2023.
Galeri
[sunting | sunting sumber]- Paulus Waterpauw saat menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat
- Paulus Waterpauw saat menjabat sebagai Kapolda Papua, Kapolda Papua Barat, Kapolda Sumatera Utara, dan Kapolda Papua.
- Saat menjabat Kepala Kepolisian Daerah Papua
- Saat menjabat Kepala Kepolisian Daerah Papua
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ https://www.antaranews.com/berita/40296/presiden-pimpin-upacara-peringatan-hut-ri
- ↑ "Komjen. Pol. (Purnawirawan) Paulus Waterpauw". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2024-10-18.
- ↑ McBeth, John (2022-08-19). "Carving up Indonesia's Papua province". Asia Times. Diakses tanggal 2022-08-24.
- ↑ http://centraldemokrasi.com/info-regional/28102011/jenderal-papua-yang-merakyat/%5B%5D
- ↑ Suhendi, Adi (18 Februari 2021). "Sosok Irjen Paulus Waterpauw, Putra Papua yang Dipromosikan Jadi Kabaintelkam, 4 Kali Jabat Kapolda". Tribunnews.com. Diakses tanggal 22 Februari 2021.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Dominggus Mandacan |
Penjabat Gubernur Papua Barat 2022–2023 |
Diteruskan oleh: Ali Baham Temongmere |
| Jabatan pemerintahan | ||
| Didahului oleh: Kosong |
Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan 2021–2023 |
Diteruskan oleh: Irjen. Pol. Makhruzi Rahman |
| Jabatan kepolisian | ||
| Didahului oleh: Komjen. Pol. Rycko Amelza Dahniel |
Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri 2021 |
Diteruskan oleh: Irjen. Pol. Ahmad Dofiri |
| Didahului oleh: Irjen. Pol. Rudolf Alberth Rodja |
Kepala Kepolisian Daerah Papua 2019–2021 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Mathius D. Fakhiri |
| Didahului oleh: Irjen. Pol. Rycko Amelza Dahniel |
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara 2017–2018 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Agus Andrianto |
| Didahului oleh: Irjen. Pol. Setyo Wasisto |
Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri 2017 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Luki Hermawan |
| Didahului oleh: Irjen. Pol. Yotje Mende |
Kepala Kepolisian Daerah Papua 2015–2017 |
Diteruskan oleh: Irjen. Pol. Boy Rafli Amar |
| Didahului oleh: tidak ada; jabatan baru |
Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat 2015 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Royke Lumowa |
| Didahului oleh: Brigjen. Pol. Unggung Cahyono |
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua 2011–2015 |
Diteruskan oleh: Kombes. Pol. Rudolf Alberth Rodja |
| Didahului oleh: AKBP. Mochamad Son'ani |
Kapolresta Jayapura 2005–2006 |
Diteruskan oleh: AKBP. Taufik Pribadi |
- Orang hidup berusia 63
- Kelahiran 1963
- Kelahiran 1964
- Orang hidup berusia 62
- Tokoh Polri
- Alumni Akademi Kepolisian 1987
- Kepala Kepolisian Daerah Papua
- Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat
- Gubernur Papua Barat
- Komandan upacara peringatan ulang tahun kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka
- Tokoh Papua Barat
- Tokoh dari Fakfak
- Tokoh dari Kaimana
- Politikus Indonesia



