Mathius Fakhiri
Mathius Fakhiri | |
|---|---|
Mathius Fakhiri, Gubernur Papua, 2025. | |
| Gubernur Papua ke-15 | |
| Mulai menjabat 8 Oktober 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Wakil | Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen |
| Kepala Kepolisian Daerah Papua | |
| Masa jabatan 18 Februari 2021 – 28 Agustus 2024 | |
| Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua | |
| Masa jabatan 1 September 2020 – 18 Februari 2021 | |
| Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat ke-4 | |
| Masa jabatan 3 Februari 2020 – 1 September 2020 | |
| Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Papua | |
| Mulai menjabat 17 Oktober 2025[1] | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 6 Januari 1968 Ransiki, Manokwari Selatan, Irian Barat, Indonesia |
| Partai politik | Golkar (2025–sekarang) |
| Suami/istri | Eva Mathius Fakhiri |
| Anak | 4 |
| Almamater | Akademi Kepolisian (1990) |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1990–2024 |
| Pangkat | |
| NRP | 68010374 |
| Satuan | Brigade Mobil |
| Pertempuran/perang | |
Mathius Derek Fakhiri (lahir 6 Januari 1968) adalah seorang purnawirawan perwira tinggi Polri dan politikus Indonesia. Ia merupakan Gubernur Papua sejak 8 Oktober 2025 untuk masa jabatan 2025–2030. Sebelumnya, ia merupakan Kapolda Papua pada periode 2021–2024. Ia juga sempat menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.[butuh rujukan]
Ia lulusan Akpol tahun 1990 dan jabatan terakhirnya adalah Kepala Kepolisian Daerah Papua. Ia memutuskan untuk pensiun dini karena mencalonkan diri sebagai gubernur dalam Pemilihan umum Gubernur Papua 2024.[butuh rujukan]
Kehidupan awal dan pribadi
[sunting | sunting sumber]Ia lahir di Ransiki, ibukota Manokwari Selatan dari pasangan Nathalis Yame Fakhiri yang berasal dari Bade, bersuku Awyu dan ibunya Martha Kabuare, bersuku Inanwatan.[2] Ia anak ketiga dari sepuluh bersaudara.[3]
Saat balita, ia sempat mengalami batuk dan kejang hingga mati suri yang mengakibatkan kesulitan bicara. Lutter, adik Mathius Fakhiri sering membantu sehingga kondisinya perlahan kembali normal. Pemberontakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada tahun 1967–1968 menyebabkan keluarga mengungsi ke rumah kakek di Manokwari. Setelah itu keluarganya sering berpindah mengikuti lokasi tugas ayahnya yang merupakan Dandis di Ransiki, kemudian Boven Digoel pada tahun 1970an, dan terakhir Kepi.[3]
Ia mulai menjalani pendidikan dasar hingga SD YPK Merauke pada tahun 1981. Ketika di Jayapura ia melanjutkan pendidikan di SMP YPPK Teruna Mulia di Argapura. Selang enam bulan, ayahnya dimutasikan ke Wamena sehingga ia melanjutkan pendidikan di SMP YPPK St. Thomas Wamena. Setelah lulus ia melanjutkan sekolahnya di SMAN 2 Jayapura. Selain itu kegiatan ekstrakurikuler yang ditekuninya adalah atletik cabang lari, dan pernah memenangkan kejuaraan tingkat sekolah sampai nasional, hingga ia bersama kontingen Papua meraih Piala Presiden pertama ke Papua. Setelah lulus ia melanjutkan pendidikan di akpol (AKABRI) hingga lulus tahun 1990.[3]
Ia menikah dengan Rafatul Mulkiyah, yang kemudian dikenal sebagai Eva Mathius Fakhiri, dan memiliki 4 anak dari pernikahannya.[2] Karena pernikahannya, diketahui bahwa ia akhirnya memeluk agama Islam.[4] Mathius ditugaskan di Jayapura, Kaimana, Jakarta, dan menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat dan Papua tahun 2020. Ia menjadi Kepala Kepolisian Daerah Papua sejak 18 Februari 2021.[3]
Riwayat pendidikan
[sunting | sunting sumber]Pendidikan Umum
[sunting | sunting sumber]Mathius D. Fakhiri menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD) di SD YPK Merauke pada tahun 1981. Ia lalu menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) di SMP YPPK St. Thomas Wamena pada tahun 1984 dan sekolah menengah atas (SMA) di SMA Negeri 2 Jayapura pada tahun 1987. Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Kepolisian dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian pada tahun 2001 dan gelar Magister Hukum pada tahun 2019.
Pendidikan Kepolisian
[sunting | sunting sumber]Mathius adalah lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) atau sekarang Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990.
Sederet pendidikan kepolisian yang pernah ditempuhnya antara lain adalah PTIK (2001), SESPIM (2005), dan SESKO TNI (2018).
Riwayat jabatan
[sunting | sunting sumber]Kariernya dimulai sebagai Pamapta Kepolisian Resort Kota Banjarmasin pada tahun 1990. Pada tahun 1992, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Sektor Banjarmasin Timur, kemudian pada tahun 1994 menjabat sebagai Komandan Peleton III Kompi 2 Detasemen B Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Tahun 1995, ia dipercaya sebagai Wakil Komandan Kompi 1 Detasemen B Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.
Pada tahun yang sama, ia menjadi Komandan Kompi 1 Detasemen A Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, serta menjabat sebagai Perwira Seksi Operasi Detasemen A Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan pada tahun 1996. Pada tahun 1998, ia bertugas sebagai Perwira Pertama Korps Brigade Mobil Polri.
Selanjutnya, pada tahun 1999, Mathius Fakhiri menjabat sebagai Komandan Kompi Resimen I Pelopor Korps Brigade Mobil Polri. Ia kemudian diangkat sebagai Kepala Seksi Operasi Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Papua pada tahun 2002, dan setahun kemudian menjadi Wakil Kepala Kepolisian Resor Jayapura.
Pada tahun 2005, ia menjadi Kepala Kepolisian Resor Kaimana. Pada tahun 2007, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Papua. Pada tahun 2009, ia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor Jayapura dan pada tahun 2011 menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Pada tahun 2014, ia juga menjabat sebagai Kepala Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Papua.
Pada tahun 2018, ia bertugas sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korps Brigade Mobil Polri dalam rangka mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia.
Pada tahun 2020, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.[5] Pada tahun yang sama, ia diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua,[6] dan pada tahun 2021 menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua. Pada tahun 2024, ia juga menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korps Brigade Mobil Polri.
Penghargaan tanda kehormatan dan kepangkatan luar biasa
[sunting | sunting sumber]Tanda Kehormatan
[sunting | sunting sumber]| Baris ke-1 | Bintang Bhayangkara Pratama[7] (2023) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Baris ke-2 | Bintang Bhayangkara Nararya | Satyalancana Pengabdian 32 Tahun | Satyalancana Pengabdian 24 Tahun | ||||||
| Baris ke-3 | Satyalancana Pengabdian 16 Tahun | Satyalancana Pengabdian 8 Tahun | Satyalancana Jana Utama | ||||||
| Baris ke-4 | Satyalancana Ksatria Bhayangkara | Satyalancana Karya Bhakti | Satyalancana Bhakti Pendidikan | ||||||
| Baris ke-5 | Satyalancana Bhakti Buana | Satyalancana Bhakti Nusa | Satyalancana Operasi Kepolisian | ||||||
| Baris ke-6 | Satyalancana Kebaktian Sosial | Satyalancana Wira Karya | Satyalancana Bhakti Purna | ||||||
Kepangkatan
[sunting | sunting sumber]- Kenaikan Pangkat Luar Biasa Inspektur Jenderal ke Komisaris Jenderal (2024)
Penugasan
[sunting | sunting sumber]Mathius juga tercatat pernah ikut operasi militer di Papua tahun 2014. Ia juga sempat menjadi Kepala Satuan Tugas Khusus Polda Papua tahun 2014. Ia juga sempat menjadi Wakil Kepala Operasi II Satuan Tugas Khusus Polda Papua tahun 2018 hingga 2020. Bahkan saat berpangkat Komisaris Besar ia ditunjuk sebagai Wakil Kepala II Operasi Nemangkawi di Papua. Mathius dengan pasukan yang dibawanya sukses merebut Markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) serta melumpuhkan beberapa pimpinan militer Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN-PB).
Organisasi
[sunting | sunting sumber]Mathius Derek Fakhiri menjadi Ketua DPD I Partai Golongan Karya Provinsi Papua sejak 17 Oktober 2025.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 "Mathius Fakhiri Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Papua". Tribun-papua.com. Diakses tanggal 2025-12-10.
- 1 2 Chairulia, Putri A. (7 September 2024). Pasaribu, Alviansyah (ed.). "Profil Mathius Derek Fakhiri, cagub Papua dalam Pilkada 2024". www.antaranews.com. Antara News. Diakses tanggal 15 Desember 2025.
- 1 2 3 4 Ugesta, Farida; Sudarto, E.R. (2022). Pikiran & Tindakan Mathius D. Fakhiri, Di Balik Kisah Sepatu Sobek Sang Jenderal. Jakarta: Pensil-324. ISBN 978-602-7935-40-2.
- ↑ Darmawan, Rizky (30 April 2024). "Kisah Mualaf Kapolda Papua Mathius D Fakhiri, Akhirnya Mantap Peluk Agama Islam". kalam.sindonews.com. Sindo News. Diakses tanggal 15 Desember 2025.
- ↑ "Wakapolda Papua Barat dan 4 Kapolres Dimutasi – Papua Kini". Diakses tanggal 2025-12-10.
- ↑ "Kapolri Mutasi 105 Pati dan Pamen, Ini Daftar Lengkapnya". inews.id. Diakses tanggal 2025-12-10.
- ↑ "Kapolri Sematkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama ke 22 Pati Polri". Republika Online. 2023-06-30. Diakses tanggal 2023-06-30.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Lukas Enembe |
Gubernur Papua 2025–sekarang |
Petahana |
| Jabatan kepolisian | ||
| Didahului oleh: Irjen. Pol. Paulus Waterpauw |
Kepala Kepolisian Daerah Papua 2021—2024 |
Diteruskan oleh: Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin |
| Didahului oleh: Brigjen. Pol. Yakobus Marjuki |
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua 2020—2021 |
Diteruskan oleh: Kombes. Pol. Eko Rudi Sudarto |
| Didahului oleh: Kombes. Pol. Tatang |
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat 2020 |
Diteruskan oleh: Kombes. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin |
- Orang hidup berusia 57
- Kelahiran 1968
- Tokoh Polri
- Tokoh Brimob
- Tokoh Papua Selatan
- Tokoh Papua Barat
- Tokoh dari Manokwari
- Kepala Kepolisian Daerah Papua
- Alumni Akademi Kepolisian 1990
- Tokoh yang berpindah agama ke Islam
- Tokoh yang berpindah agama dari Katolik ke Islam
- Politikus Indonesia
- Politikus Partai Golongan Karya
- Gubernur Papua



