Daftar tanda kehormatan di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tanda kehormatan militer Indonesia

Tanda kehormatan dan tanda jasa di Indonesia adalah serangkaian penghargaan atas jasa seseorang atau suatu kelompok organisasi yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Hal ini sesuai dengan Pasal 15 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi "Presiden memberi gelar, tanda jasa, dan lain-lain tanda kehormatan yang diatur dengan undang-undang."

Tanda kehormatan terdiri atas tiga jenis, yaitu berbentuk Bintang, Satyalancana, dan Samkaryanugraha. Sementara itu, tanda jasa hanya berjenis medali. Nama-nama tanda kehormatan umumnya diambil dari bahasa Sanskerta yang artinya disesuaikan dengan bidang pengabdian dan tingkatan kelas tanda kehormatan.

Tanda kehormatan yang pertama kali dibentuk adalah Bintang Gerilya yang ditetapkan pada tahun 1949.[1][2] Sementara itu, tanda kehormatan terbaru yang dibentuk adalah Satyalancana Dharma Nusa.[3] Dasar hukum tanda kehormatan dan tanda jasa yang berlaku saat ini adalah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010. Keduanya dibuat bertujuan untuk menyederhanakan dasar hukum tentang gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan yang sebelumnya diatur terpisah antara satu dengan yang lain.[4]

Tanda jasa[sunting | sunting sumber]

Tanda jasa merupakan penghargaan yang diberikan kepada seseorang yang berjasa dan berprestasi luar biasa dalam mengembangkan dan memajukan suatu bidang tertentu yang bermanfaat besar bagi bangsa dan negara. Tanda jasa yang ada saat ini berbentuk medali, yaitu tanda jasa yang berbentuk segi lima.[4] Tanda jasa dipakai dengan cara dikalungkan sehingga medali tepat berada di tengah-tengah dada.[5] Selain kalung, penerima akan mendapat patra medali yang penggunaannya disemat di dada kiri pada saku baju di bawah kancing, miniatur medali yang digunakan pada lidah baju, serta piagam yang menandakan pemberian tanda jasa medali tersebut.[6] Tanda jasa tersebut terdiri atas:

Pita Tanda jasa
1. Medali Kepeloporan rib.svg Medali Kepeloporan
2. Medali Kejayaan rib.svg Medali Kejayaan
3. Medali Perdamaian rib.svg Medali Perdamaian

Bintang[sunting | sunting sumber]

Potret Boediono menggunakan miniatur Bintang Republik Indonesia Adipradana dengan tanda jabatan Wakil Presiden disematkan di pitanya

Tanda kehormatan bintang merupakan salah satu jenis tanda kehormatan yang berbentuk bintang. Menurut tujuan pemberiannya, tanda kehormatan bintang dibagi menjadi bintang sipil dan bintang militer. Menurut cara pemakaiannya, tanda kehormatan bintang dibagi menjadi tanda kehormatan bintang yang diselempangkan, dikalungkan, dan digantungkan. Menurut pengelasannya, tanda kehormatan bintang dibagi menjadi bintang berkelas dan bintang tanpa kelas.[4][5]

Tanda kehormatan bintang yang diselempangkan dan dikalungkan, umumnya dilengkapi juga dengan patra dan miniatur. Sementara itu, bintang yang digantungkan umumnya hanya dilengkapi dengan miniatur. Patra merupakan kelengkapan bintang yang ukurannya lebih besar daripada bintang yang dipakai di dada kiri pada saku baju di bawah kancing. Miniatur merupakan kelengkapan bintang yang bentuk dan ukurannya lebih kecil yang dipakai pada lidah baju. Keseluruhan penerima tanda kehormatan bintang juga akan mendapatkan piagam yang menandakan pemberian tanda jasa kehormatan bintang tersebut.[5]

Setelah dilantik, Presiden Indonesia secara otomatis akan mendapatkan seluruh kelas pertama dari keseluruhan 7 bintang sipil dan 7 bintang militer. Sementara itu, Wakil Presiden Indonesia hanya akan mendapatkan kelas kedua Bintang Republik Indonesia dan seluruh kelas pertama dari 6 bintang sipil lainnya (Wakil Presiden hanya otomatis mendapat 7 bintang sipil tersebut, tidak dengan bintang militer).[4][7]

Bintang Sipil[sunting | sunting sumber]

Bintang Republik Indonesia[sunting | sunting sumber]

Bintang Republik Indonesia Adipradana

Bintang Republik Indonesia merupakan tanda kehormatan tertinggi di Indonesia. Tanda kehormatan ini diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.[8]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Bintang Republik Indonesia Adipurna Ribbon Bar.gif Bintang Republik Indonesia Adipurna Diselempangkan
Kedua Bintang Republik Indonesia Adipradana Ribbon1.gif Bintang Republik Indonesia Adipradana
Ketiga Star of the Republic of Indonesia Utama Ribbon Bar (1972).gif Bintang Republik Indonesia Utama
Keempat Star of the Republic of Indonesia Pratama Ribbon Bar (1972).gif Bintang Republik Indonesia Pratama
Kelima Star of the Republic of Indonesia Nararya Ribbon Bar (1972).gif Bintang Republik Indonesia Nararya

Bintang Mahaputera[sunting | sunting sumber]

Bintang Mahaputera

Bintang Mahaputera merupakan tanda kehormatan tertinggi kedua di Indonesia. Tanda kehormatan ini diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.[9]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Bintang Mahaputera Adipurna Rib.png Bintang Mahaputera Adipurna Diselempangkan
Kedua Bintang Mahaputera Adipradana Rib.png Bintang Mahaputera Adipradana
Ketiga Bintang Mahaputera Utama Rib.png Bintang Mahaputera Utama Dikalungkan
Keempat Bintang Mahaputera Pratama Rib.png Bintang Mahaputera Pratama
Kelima Bintang Mahaputera Nararya Rib.png Bintang Mahaputera Nararya

Bintang Jasa[sunting | sunting sumber]

Bintang Jasa adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar terhadap negara dan bangsa dalam suatu bidang, peristiwa, atau hal tertentu.[10]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Bintang Jasa Utama.gif Bintang Jasa Utama Dikalungkan
Kedua Bintang Jasa Pratama.gif Bintang Jasa Pratama
Ketiga Bintang Jasa Nararya.gif Bintang Jasa Nararya

Bintang Kemanusiaan[sunting | sunting sumber]

Bintang Kemanusiaan adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar terhadap negara dan bangsa dalam hal penegakan nilai kemanusiaan, keadilan, dan hak asasi manusia. Bintang ini merupakan salah satu bintang tanpa kelas.[11]

Pita Nama Pemakaian
Bintang Kemanusiaan.gif Bintang Kemanusiaan Dikalungkan

Bintang Penegak Demokrasi[sunting | sunting sumber]

Bintang Penegak Demokrasi Utama

Bintang Penegak Demokrasi adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar menegakkan prinsip kerakyatan, kebangsaan, kenegaraan, dan pembangunan hukum nasional.[12]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Bintang Penegak Demokrasi Utama.gif Bintang Penegak Demokrasi Utama Dikalungkan
Kedua Bintang Penegak Demokrasi Pratama.gif Bintang Penegak Demokrasi Pratama
Ketiga Bintang Penegak Demokrasi Nararya.gif Bintang Penegak Demokrasi Nararya

Bintang Budaya Parama Dharma[sunting | sunting sumber]

Bintang Budaya Parama Dharma adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar dalam bidang kebudayaan nasional. Bintang ini tidak memiliki kelas.[13]

Pita Nama Pemakaian
Bintang Budaya Parama Dharma (Indonesia).png Bintang Budaya Parama Dharma Dikalungkan

Bintang Bhayangkara[sunting | sunting sumber]

Bintang Bhayangkara adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar terhadap kemajuan dan pengembangan Kepolisian Negara Republik Indonesia.[14]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Bintang Bhayangkara Utama.gif Bintang Bhayangkara Utama Dikalungkan
Kedua Bintang Bhayangkara Pratama Rib.gif Bintang Bhayangkara Nararya Digantungkan
Ketiga Bintang Bhayangkara Nararya Rib.gif Bintang Bhayangkara Nararya

Bintang Militer[sunting | sunting sumber]

Bintang Gerilya[sunting | sunting sumber]

Miniatur Bintang Gerilya

Bintang Gerilya adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia dari agresi negara asing dengan cara bergerilya. Bintang militer ini tidak memiliki kelas.[15]

Pita Nama Pemakaian
Bintang gerilya rib.png Bintang Gerilya Dikalungkan

Bintang Sakti[sunting | sunting sumber]

Bintang Sakti adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menunjukkan keberanian, ketabahan tekadnya, dan sifat kepahlawanan yang melampaui panggilan kewajiban dalam tugas operasi militer. Bintang ini merupakan salah satu bintang tanpa kelas.[16]

Pita Nama Pemakaian
Bintang Sakti Rib.png Bintang Sakti Dikalungkan

Bintang Dharma[sunting | sunting sumber]

Bintang Dharma adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang menyumbangkan jasa bakti dengan melampaui panggilan kewajiban dalam operasi militer sehingga membawa keuntungan luar biasa untuk kemajuan TNI. Bintang ini tidak memiliki kelas.[17]

Pita Nama Pemakaian
Bintang Dharma Ribbon.gif Bintang Dharma Dikalungkan

Bintang Yudha Dharma[sunting | sunting sumber]

Bintang Yudha Dharma adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang mendarmabaktikan diri melebihi dan melampaui panggilan kewajiban yang benar-benar dirasakan manfaatnya bagi bangsa dan negara.[18]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Bintang Yudha Dharma Utama.gif Bintang Yudha Dharma Utama Dikalungkan
Kedua Bintang Yudha Dharma Pratama.gif Bintang Yudha Dharma Pratama
Ketiga Bintang Yudha Dharma Nararya.gif Bintang Yudha Dharma Nararya Digantungkan

Bintang Kartika Eka Pakçi[sunting | sunting sumber]

Bintang Kartika Eka Pakçi adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar terhadap kemajuan dan pengembangan TNI Angkatan Darat.[19]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Kartika Eka Paksi Utama.gif Bintang Kartika Eka Pakçi Utama Dikalungkan
Kedua Kartika Eka Paksi Pratama.gif Bintang Kartika Eka Pakçi Pratama Digantungkan
Ketiga Kartika Eka Paksi Nararya.gif Bintang Kartika Eka Pakçi Nararya

Bintang Jalasena[sunting | sunting sumber]

Bintang Jalasena adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar terhadap kemajuan dan pengembangan TNI Angkatan Laut.[20]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Star of the Navy - 1st Class (Indonesia) - ribbon bar.png Bintang Jalasena Utama Dikalungkan
Kedua Star of the Navy - 2nd Class (Indonesia) - ribbon bar.png Bintang Jalasena Pratama Digantungkan
Ketiga Star of the Navy - 3rd Class (Indonesia) - ribbon bar.png Bintang Jalasena Nararya

Bintang Swa Bhuwana Paksa[sunting | sunting sumber]

Bintang Swa Bhuwana Paksa adalah tanda kehormatan bintang yang diberikan kepada mereka yang berjasa besar terhadap kemajuan dan pengembangan TNI Angkatan Udara.[21]

Kelas Pita Nama Pemakaian
Pertama Bintang Swa Bhuana Paksa Utama.gif Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama Dikalungkan
Kedua Bintang Swa Bhuana Paksa Pratama.gif Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama Digantungkan
Ketiga Bintang Swa Bhuana Paksa Nararya.gif Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya

Satyalancana[sunting | sunting sumber]

Tanda kehormatan satyalancana (KBBI: satyalencana) adalah tanda kehormatan yang berbentuk bundar dan tingkatnya di bawah tanda kehormatan bintang.[4] Menurut tujuan pemberiannya, tanda kehormatan satyalancana dibagi menjadi satyalancana sipil dan satyalancana militer. Beberapa satyalancana memiliki kelas karena diberikan menurut lamanya jangka waktu pengabdian. Beberapa satyalancana juga ada yang dapat diberikan lebih dari satu kali.[5]

Tanda kehormatan satyalancana dipakai dengan cara digantungkan di dada sebelah kiri di atas saku baju yang penggunannya dibedakan menurut jenis pakaian yang dipakai. Tanda kehormatan satyalancana juga disertai dengan miniatur yang dipakai di lidah baju, serta piagam tanda pemberian satyalancana tersebut.[5]

Satyalancana Sipil[sunting | sunting sumber]

Nama Pita Kelas Keterangan
Satyalancana Perintis Kemerdekaan Satyalancana Perintis Kemerdekaan.gif
Satyalancana Pembangunan Satyalancana Pembangunan.gif
Satyalancana Wira Karya Satyalancana Wira Karya.gif
Satyalancana Kebaktian Sosial Satyalancana Kebhaktian Sosial.gif
Satyalancana Kebudayaan Satyalancana Kebudayaan.gif
Satyalancana Pendidikan Satyalancana Pendidikan (Indonesia) - ribbon bar.png
Satyalancana Karya Satya Satyalancana Karya Satya.gif Kelas I 30 tahun pengabdian
Kelas II 20 tahun pengabdian
Kelas III 10 tahun pengabdian
Satyalancana Dharma Olahraga Satyalancana Dharma Olahraga.gif
Satyalancana Dharma Pemuda Satyalancana Dharma Pemuda.gif
Satyalancana Kepariwisataan Satyalancana Kepariwisataan.gif
Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.gif
Satyalancana Pengabdian Satyalancana Pengabdian 32 year service.gif Kelas I 32 tahun pengabdian
Satyalancana Pengabdian 24 year service.gif Kelas II 24 tahun pengabdian
Satyalancana Pengabdian 16 year service.gif Kelas III 16 tahun pengabdian
Satyalancana Pengabdian 8 year service.gif Kelas IV 8 tahun pengabdian
Satyalancana Bhakti Pendidikan Satyalancana Bhakti Pendidikan.gif
Satyalancana Jana Utama Satyalancana Jana Utama.gif
Satyalancana Ksatria Bhayangkara Satyalancana Ksatria Bhayangkara.gif
Satyalancana Karya Bhakti Satyalancana Karya Bhakti.gif
Satyalancana Operasi Kepolisian Satyalancana Operasi Kepolisian.gif
Satyalancana Bhakti Buana Satyalancana Bhakti Buana.gif
Satyalancana Bhakti Nusa Satyalancana Bhakti Nusa.gif
Satyalancana Bhakti Purna Satyalancana Bhakti Purna.gif

Satyalancana Militer[sunting | sunting sumber]

Nama Pita Kelas Keterangan
Satyalancana Bhakti Satyalancana Bhakti rib.svg
Satyalancana Teladan Satyalancana Teladan.gif Dapat diberikan lebih dari satu kali
Satyalancana Kesetiaan Satyalancana Kesetiaan 32 year service.gif Kelas I 32 tahun pengabdian
Satyalancana Kesetiaan 24 year service.gif Kelas II 24 tahun pengabdian
Satyalancana Kesetiaan 16 year service.gif Kelas III 16 tahun pengabdian
Satyalancana Kesetiaan 8 year service.gif Kelas IV 8 tahun pengabdian
Satyalancana Santi Dharma Satyalancana Santi Dharma.gif
Satyalancana Dwidya Sistha Satyalancana Dwidya Sistha.gif
Satyalancana Dharma Nusa Satyalancana Dharma Nusa.gif
Satyalancana Dharma Bantala S.L. Dharma Bantala.svg
Satyalancana Dharma Samudra Satyalancana Dharma Samudra.gif
Satyalancana Dharma Dirgantara Satyalancana Dharma Dirgantara.gif
Satyalancana Wira Nusa Satyalancana Wira Nusa.gif Dapat diberikan hingga dua kali
Satyalancana Wira Dharma Satyalancana Wira Dharma.gif Dapat diberikan hingga dua kali
Satyalancana Wira Siaga Satyalancana Wira Siaga.gif
Satyalancana Ksatria Yudha Satyalancana Ksatria Yudha.gif

Samkaryanugraha[sunting | sunting sumber]

Tanda kehormatan samkaryanugraha adalah tanda kehormatan berbentuk ular-ular dan patra. Tanda kehormatan samkaryanugraha diberikan kepada sebuah kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi. Menurut penerimanya, tanda kehormatan samkaryanugraha dibagi menjadi samkaryanugraha sipil dan samkaryanugraha militer. Tanda kehormatan samkaryanugraha sipil di antaranya Parasamya Purnakarya Nugraha dan Nugraha Sakanti. Sementara itu, tanda kehormatan samkaryanugraha militer tetap bernama samkaryanugraha.[4] Tanda kehormatan ini ditempatkan di ruang utama dalam gedung atau kantor institusi penerima.[5]

Parasamya Purnakarya Nugraha[sunting | sunting sumber]

Parasamya Purnakarya Nugraha adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada institusi pemerintah atau sebuah organisasi yang telah berkarya memajukan pembangunan terhadap kesejahteraan masyarakat.[4] Tanda kehormatan ini berbentuk trofi (piala) yang dalam pemberiannya dilengkapi dengan piagam.[6]

Nugraha Sakanti[sunting | sunting sumber]

Nugraha Sakanti adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada kesatuan di lingkungan kepolisian yang telah berjasa dalam menjalankan tugas kepolisian untuk memajukan bangsa dan negara.[4] Nugraha Sakanti merupakan ular-ular berbentuk segitiga berwarna dasar hitam dengan jumbai dan tali jumbai berwarna kuning emas. Dalam pemberiannya, tanda kehormatan ini dilengkapi dengan patra dan piagam.[6]

Samkaryanugraha[sunting | sunting sumber]

Samkaryanugraha adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada kesatuan di lingkungan TNI yang telah berjasa dalam suatu operasi militer atau pembangunan untuk mempertahankan bangsa dan negara.[4] Samkaryanugraha merupakan ular-ular berbentuk persegi panjang dengan jumbai dan tali jumbai yang seluruhnya berwarna kuning emas. Dalam pemberiannya, tanda kehormatan ini dilengkapi dengan patra dan piagam.[6]

Bekas[sunting | sunting sumber]

Tanda-tanda kehormatan di bawah ini merupakan bentuk penghargaan yang telah usang dan telah dihapus menurut peraturan saat ini. Tanda-tanda kehormatan yang telah usang ini kebanyakan berupa satyalancana peristiwa, yaitu bentuk satyalancana yang diberikan untuk menghargai pengabdian atau jasa seseorang dalam suatu peristiwa tertentu dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Karena peristiwa tersebut terjadi pada masa lalu, tanda-tanda kehormatan tersebut sudah tidak diberikan lagi kecuali secara anumerta. Selain itu, daftar bekas tanda kehormatan ini juga mencakup kelas-kelas tanda kehormatan yang telah dihapus karena disederhanakan atau diubah susunan kelasnya.

Bintang[sunting | sunting sumber]

Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia[sunting | sunting sumber]

Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia (sebelumnya bernama Medali Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia)[22] adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada anggota Angkatan Perang Republik Indonesia untuk memperingati sewindu (8 tahun) berdirinya lembaga tersebut.[23] Dasar hukum tanda kehormatan ini telah dicabut pada tahun 2009.

Pita Nama Pemakaian
Indonesian Armed Forces "8 Years" Service Star (1945-1953).gif Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia Digantungkan

Bintang Garuda[sunting | sunting sumber]

Bintang Garuda adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada prajurit Angkatan Udara Republik Indonesia yang telah bertugas pada masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia antara tahun 1945 hingga tahun 1949.[24] Dasar hukum tanda kehormatan ini telah dicabut pada tahun 2009.

Pita Nama Pemakaian
Bintang Garuda.gif Bintang Garuda Digantungkan

Satyalancana[sunting | sunting sumber]

Satyalancana Sipil[sunting | sunting sumber]

Nama Pita Kelas Keterangan
Satyalancana Peringatan Perjuangan Kemerdekaan Satyalancana Peringatan Perjuangan Kemerdekaan rib.svg
Satyalancana Keamanan Satyalancana Keamanan rib.svg
Satyalancana Pepera Satyalancana Pepera.svg
Satyalancana Karya Satya Satyalancana Karya Satya rib (1959)-Kelas I.svg Kelas I Kelas-kelas diubah dari menurut tingkatan jabatan Pegawai Negeri Sipil menjadi menurut lamanya pengabdian
Semua kelas Satyalancana Karya Satya saat ini menggunakan pita harian yang sama
Satyalancana Karya Satya rib.svg Kelas II
Satyalancana Karya Satya rib (1959)-Kelas III.svg Kelas III
Satyalancana Karya Satya rib (1959)-Kelas IV.svg Kelas IV
Satyalancana Karya Satya rib (1959)-Kelas V.svg Kelas V
Satyalancana Prasetya Pancawarsa Satyalancana Prasetya Pancawarsa I.svg Diubah menjadi Satyalancana Pengabdian (setiap 8 tahun pengabdian)
Angka Romawi di tengah merupakan penunjuk kali keberapa pemberian (setiap 5 tahun pengabdian)
Satyalancana Satya Dasawarsa Satyalancana Satya Dasawarsa.svg
Satyalancana Ksatriya Tamtama Satyalancana Ksatria Bhayangkara.gif Diubah menjadi Satyalancana Ksatria Bhayangkara

Satyalancana Militer[sunting | sunting sumber]

Nama Pita Kelas Keterangan
Satyalancana Peristiwa Aksi Militer I Satya Lencana Perang Kemerderkaan I.gif
Satyalancana Peristiwa Aksi Militer II Satya Lencana Perang Kemerderkaan II.gif
Satyalancana G.O.M I Satya Lencana GOM I.gif
Satyalancana G.O.M II Satyalencana G.O.M. II.gif
Satyalancana G.O.M III Satyalencana G.O.M. III.gif
Satyalancana G.O.M IV Satyalencana G.O.M. IV.gif
Satyalancana G.O.M V Satyalencana G.O.M. V.gif
Satyalancana G.O.M VI Satyalencana G.O.M. VI.gif
Satyalancana G.O.M VII Satyalencana GOM VII.gif
Satyalancana Dharma Phala
Satyalancana G.O.M VIII
Satyalencana G.O.M. VIII.gif
Satyalancana Raksaka Dharma
Satyalancana G.O.M IX
Satyalencana GOM IX.gif
Satyalancana Penegak Satya Lencana Penegak.gif
Satyalancana Seroja Satyalancana Seroja.gif
Satyalancana Saptamarga Satyalancana Saptamarga.svg
Satyalancana Satya Dharma Satyalancana Satya Dharma.svg
Satyalancana Jasadharma Angkatan Laut
Satyalancana Yuda Tama Angkatan Laut Republik Indonesia Kelas I
Kelas II
Satyalancana Yuda Tama Korps Komando Angkatan Laut Republik Indonesia Satyalancana Yuda Tama KKO ALRI (1st class).svg Kelas I
Satyalancana Yuda Tama KKO ALRI (2nd class).svg Kelas II

Samkaryanugraha[sunting | sunting sumber]

Prayojana Kriya Pata Parasamya Purnakarya Nugraha[sunting | sunting sumber]

Prayojana Kriya Pata Parasamya Purnakarya Nugraha merupakan sebuah kategori tanda kehormatan yang termasuk dalam Parasamya Purnakarya Nugraha. Kategori ini diberikan kepada provinsi atau daerah tingkat I yang berhasil menjadi tiga daerah terbaik pada penilaian pelita berikutnya, setelah pada pelaksanaan pelita sebelumnya telah mendapatkan Parasamya Purnakarya Nugraha. Kategori ini ditetapkan pada tahun 1979.[25]

Nugraha Sakanti[sunting | sunting sumber]

Nugraha Sakanti dahulunya terdiri atas tiga jenis. Jenis-jenis tersebut terdiri atas Nugraha Sakanti Jana Utama, Nugraha Sakanti Ksatria Tamtama, dan Nugraha Sakanti Karya Bhakti. Ketiganya dibedakan dengan warna dasar ular-ularnya serta lambang yang terdapat pada bagian tengah atasnya. Kelas-kelas tersebut ditetapkan tahun 1961.[26][27]

Lain-lain[sunting | sunting sumber]

  1. Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia
  2. Satyalancana Legiun Veretan Republik Indonesia
  3. Purnakarya Adi Nugraha
  4. Piagam Kriya Raksana
  5. Piagam Kriya Raksatama

Gambar[sunting | sunting sumber]

Tanda Kehormatan Bintang
1 Bintang RI Adipurna.png
Bintang RI Adipurna
2 Bintang RI Adipradana.png
Bintang RI Adipradana
3 Bintang RI Utama.png
Bintang RI Utama
4 Bintang RI Pratama.png
Bintang RI Pratama
5 Bintang RI Nararya.png
Bintang RI Nararya
6 Bintang Mahaputra Adipurna.png
Bintang Mahaputra Adipurna
7 Bintang Mahaputra Adipradana.png
Bintang Mahaputra Adipradana
8 Bintang Mahaputra Utama.png
Bintang Mahaputra Utama
9 Bintang Mahaputra Pratama.png
Bintang Mahaputra Pratama
10 Bintang Mahaputra Nararya.png
Bintang Mahaputra Nararya
11 Bintang Jasa Utama.png
Bintang Jasa Utama
12 Bintang Jasa Pratama.png
Bintang Jasa Pratama
13 Bintang Jasa Nararya.png
Bintang Jasa Nararya
14 Bintang Kemanusiaan.png
Bintang Kemanusiaan
15 Bintang Penegak Demokrasi Utama.png
Bintang Penegak Demokrasi Utama
16 Bintang Penegak Demokrasi Pratama.png
Bintang Penegak Demokrasi Pratama
17 Bintang Penegak Demokrasi Nararya.png
Bintang Penegak Demokrasi Nararya
18 Bintang Budaya Parama Dharma.png
Bintang Budaya Parama Dharma
19 Bintang Bhayangkara Utama.png
Bintang Bhayangkara Utama
20 Bintang Bhayangkara Pratama.png
Bintang Bhayangkara Pratama
21 Bintang Bhayangkara Nararya.png
Bintang Bhayangkara Nararya
22 Bintang Gerilya.png
Bintang Gerilya
23 Bintang Sakti.png
Bintang Sakti
24 Bintang Dharma.png
Bintang Dharma
25 Bintang Yudha Dharma Utama.png
Bintang Yudha Dharma Utama
26 Bintang Yudha Dharma Pratama.png
Bintang Yudha Dharma Pratama
27 Bintang Yudha Dharma Nararya.png
Bintang Yudha Dharma Nararya
28 Bintang Kartika Eka Paksi Utama.png
Bintang Kartika Eka Paksi Utama
29 Bintang Kartika Eka Paksi Pratama.png
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
30 Bintang Kartika Eka Paksi Nararya.png
Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
31 Bintang Jalasena Utama.png
Bintang Jalasena Utama
32 Bintang Jalasena Pratama.png
Bintang Jalasena Pratama
33 Bintang Jalasena Nararya.png
Bintang Jalasena Nararya
34 Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama.png
Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama
35 Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama.png
Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama
36 Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya.png
Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararya
Tanda Kehormatan Satyalancana
37 Satyalancana Perintis Kemerdekaan.png
Satyalancana Perintis Kemerdekaan
38 Satyalancana Pembangunan.png
Satyalancana Pembangunan
39 Satyalancana Wirakarya.png
Satyalancana Wirakarya
40 Satyalancana Kebaktian Sosial.png
Satyalancana Kebaktian Sosial
41 Satyalancana Kebudayaan.png
Satyalancana Kebudayaan
42 Satyalancana Pendidikan.png
Satyalancana Pendidikan
43 Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.png
Satyalancana Karya Satya 10 Tahun
44 Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.png
Satyalancana Karya Satya 20 Tahun
45 Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.png
Satyalancana Karya Satya 30 Tahun
46 Satyalancana Dharma Olahraga.png
Satyalancana Dharma Olahraga
47 Satyalancana Dharma Pemuda.png
Satyalancana Dharma Pemuda
48 Satyalancana Kepariwisataan.png
Satyalancana Kepariwisataan
49 Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha.png
Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha
50 Satyalancana Pengabdian 8 Tahun.png
Satyalancana Pengabdian 8 Tahun
51 Satyalancana Pengabdian 16 Tahun.png
Satyalancana Pengabdian 16 Tahun
52 Satyalancana Pengabdian 24 Tahun.png
Satyalancana Pengabdian 24 Tahun
53 Satyalancana Pengabdian 32 Tahun.png
Satyalancana Pengabdian 32 Tahun
54 Satyalancana Bhakti Pendidikan.png
Satyalancana Bhakti Pendidikan
55 Satyalancana Jana Utama.png
Satyalancana Jana Utama
56 Satyalancana Ksatria Bhayangkara.png
Satyalancana Ksatria Bhayangkara
57 Satyalancana Karya Bhakti.png
Satyalancana Karya Bhakti
58 Satyalancana Operasi Kepolisian.png
Satyalancana Operasi Kepolisian
59 Satyalancana Bhakti Buana.png
Satyalancana Bhakti Buana
60 Satyalancana Bhakti Nusa.png
Satyalancana Bhakti Nusa
61 Satyalancana Bhakti Purna.png
Satyalancana Bhakti Purna
62 Satyalancana Bhakti.png
Satyalancana Bhakti
63 Satyalancana Teladan.png
Satyalancana Teladan
64 Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun.png
Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun
65 Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun.png
Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun
66 Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun.png
Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun
67 Satyalancana Kesetiaan 32 Tahun.png
Satyalancana Kesetiaan 32 Tahun
68 Satyalancana Santi Dharma.png
Satyalancana Santi Dharma
69 Satyalancana Dwidya Sistha.png
Satyalancana Dwidya Sistha
70 Satyalancana Dharma Nusa.png
Satyalancana Dharma Nusa
71 Satyalancana Dharma Bantala.png
Satyalancana Dharma Bantala
72 Satyalancana Dharma Samudra.png
Satyalancana Dharma Samudra
73 Satyalancana Dharma Dirgantara.png
Satyalancana Dharma Dirgantara
74 Satyalancana Wira Nusa.png
Satyalancana Wira Nusa
75 Satyalancana Wira Dharma.png
Satyalancana Wira Dharma
76 Satyalancana Wira Siaga.png
Satyalancana Wira Siaga
77 Satyalancana Ksatria Yudha.png
Satyalancana Ksatria Yudha
Tanda Kehormatan Samkaryanugraha
78 Parasamya Purnakarya Nugraha.png
Parasamya Purnakarya Nugraha
79 Nugraha Sakanti.png
Nugraha Sakanti
80 Samkarya Nugraha.png
Samkaryanugraha

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Setyorini, Tantri (17 Agustus 2015). "Bintang gerilya, tanda kehormatan paling sakral RI". merdeka.com. Diakses tanggal 2021-04-26. 
  2. ^ Sekretariat Negara. "Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1949 Tentang Mengadakan Bintang Gerilya Sebagai Tanda Jasa" (PDF). Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan. Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Diakses tanggal 2021-04-24. 
  3. ^ Marboen, Ade P. (17 Agustus 2014). "Tanda-tanda kehormatan Indonesia". Antaranews.com. Diakses tanggal 2021-04-26. 
  4. ^ a b c d e f g h i Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 Tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan" (PDF). Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Diakses tanggal 2021-04-20. 
  5. ^ a b c d e f Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan" (PDF). JDIH BPK RI. Diakses tanggal 2021-04-28. 
  6. ^ a b c d Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Lampiran III Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010" (PDF). JDIH Kementerian Sekretariat Negara. Diakses tanggal 2021-04-20. 
  7. ^ "Tanda Kehormatan yang dimiliki Presiden". Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 10 Mei 2019. Diakses tanggal 2019-08-23. 
  8. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Republik Indonesia" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  9. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Mahaputera" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  10. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Jasa" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  11. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Kemanusiaan" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  12. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Penegak Demokrasi" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  13. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Budaya Parama Dharma" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  14. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Bhayangkara" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  15. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Gerilya" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  16. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Sakti" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  17. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Sakti" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  18. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Yudha Dharma" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  19. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Kartika Eka Pakçi" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  20. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Jalasena" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  21. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Bintang Swa Bhuwana Paksa" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Diakses tanggal 2018-02-25. 
  22. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1959 tentang Pengubahan Nama "Medali Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia" Menjadi "Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia"" (PDF). Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional. Diakses tanggal 2021-05-17. 
  23. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1954 tentang Tanda Kehormatan Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia" (PDF). Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Diakses tanggal 2021-05-16. 
  24. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Undang-Undang Darurat Nomor 2 Tahun 1959 tentang Pemberian Tanda Kehormatan Bintang Garuda" (PDF). Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional. Diakses tanggal 2021-05-16. 
  25. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1979 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 1973 tentang Tanda Kehormatan Parasamya Purnakarya Nugraha" (PDF). JDIH BPK RI. Diakses tanggal 2021-05-14. 
  26. ^ Sekretariat Negara Republik Indonesia. "Peraturan Pemerintah Nomor 204 Tahun 1961 tentang Tanda-Tanda Kehormatan/Penghargaan Untuk Kepolisian Negara" (PDF). JDIH BPK RI. Diakses tanggal 2021-05-14. 
  27. ^ "Lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 204 Tahun 1961". Hukumonline.com. Diakses tanggal 2021-05-28. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]