Rycko Amelza Dahniel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Rycko Amelza Dahniel
Gubernur Akademi Kepolisian
Petahana
Mulai menjabat
2 Juni 2017
Didahului oleh Irjen Pol. Anas Yusuf
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara
Masa jabatan
5 Oktober 2016 – 2 Juni 2017
Didahului oleh Irjen Pol. Raden Budi Winarso
Digantikan oleh Irjen Pol. Paulus Waterpauw
Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian
Masa jabatan
3 Oktober 2014 – 5 Oktober 2016
Didahului oleh Irjen Pol. Iza Fadri
Digantikan oleh Brigjen Pol. Remigius Sigid Tri Hardjanto
Informasi pribadi
Lahir 14 Agustus 1966 (umur 51)
Bendera Indonesia Bogor, Jawa Barat
Alma mater Akademi Kepolisian (1988)
M.Si. (2001) & Dr. (2008) Universitas Indonesia
Pekerjaan Polisi
Agama Islam
Dinas militer
Pengabdian  Indonesia
Dinas/cabang Lambang Akademi Kepolisian.png Akademi Kepolisian
Masa dinas 1988 – Sekarang
Pangkat PDU IRJEN KOM.png Inspektur Jenderal Polisi
Unit Reserse
Penghargaan Adhi Makayasa (1988)

Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. (lahir di Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1966; umur 51 tahun) tokoh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Saat ini, sejak 2 Juni 2017, ia menjabat sebagai Gubernur Akpol, setelah sebelumnya menjadi Kepala Polda Sumut yang aktif sejak 5 Oktober 2016 Rycko, lulusan terbaik Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kapolda Sumut.

Rycko termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005[1]. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Tito Karnavian, Petrus Reinhard Golose, serta Idham Azis, dkk.

Riwayat[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Rycko yang lahir di Bogor 14 Agustus 1966 itu menyelesaikan pendidikan SDN (1979), SMPN (1982) dan SMAN (1985) di kota kecil Cibinong, Bogor. Kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dan menjadi lulusan terbaik dengan predikat Adhi Makayasa, lalu kemudian dilantik oleh Presiden Soeharto di Istana Merdeka pada tanggal 23 Juli 1988.

Rycko juga merupakan lulusan Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia pada tahun 2001 dan Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia pada tahun 2008 dengan predikat Cum Laude.

Karier[sunting | sunting sumber]

Penugasan pertama ia jalani di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan, selanjutnya ditugaskan sebagai instruktur di Akademi Kepolisian Semarang. Tahun 1993 ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus dengan predikat terbaik, selanjutnya kembali bertugas di Polres Metro Jakarta Pusat, lalu Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan, dan kemudian sebagai Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya. Tahun 2002 ia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis.

Ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting diantaranya Kapolres Jakarta Utara[2]. Setelah itu, ia dipromosikan jadi ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono[3]. Ia kemudian menjabat Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol, lalu sebagai Wakapolda Jabar dan kini menjadi Ketua STIK dulu dikenal sebagai PTIK.

Penangkapan Dr. Azhari[sunting | sunting sumber]

Rycko Amelza Dahniel termasuk perwira polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) yang melumpuhkan teroris Dr. Azahari dan kelompoknya di kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada 9 November 2005[4].

Tanda Pangkat[sunting | sunting sumber]

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • 27-06-1989 : PAMA POLDA METRO JAYA LULUSAN AKPOL TAHUN 1988 (POLA 3-1)
  • 00-12-1989 : PAMAPTA POLRES JAKPUS POLDA METRO JAYA
  • 00-12-1990 : KANIT SERSE EK RESTRO JAKPUS METRO JAYA
  • 00-12-1992 : DANTON TAR AKPOL SEMARANG
  • 00-12-1995 : KASET OPS PUSKODAL OPS POLRES METRO JAKPUS POLDA METRO
  • 01-08-1996 : PS.KASAT SERSE POLRES METRO JAKSEL POLDA METRO JAYA
  • 01-03-2000 : KANIT MONETER SAT SERSE EK DIT SERSE POLDA METRO
  • 10-08-2001 : WAKA SAT SERSE EK DIT SERSE POLDA METRO JAYA
  • 08-05-2002 : PAMEN SESPIM DEDIKLAT POLRI
  • 14-12-2002 : KASAT II DIT RESKRIM POLDA SUMUT
  • 25-11-2005 : KANIT BANMIN SUBDEN BANTUAN DENSUS 88/ANTITEROR BARESKRIM POLRI
  • 21-12-2005 : KAPOLRESTA SUKABUMI POLWIL BOGOR POLDA JABAR
  • 17-01-2006 : KANIT I DIT II/EKONOMI DAN KHUSUS BARESKRIM POLRI
  • 19-12-2008 : KAPOLRES METRO JAKUT POLDA METRO JAYA
  • 06-08-2009 : PAMEN SDE SDM POLRI (DIARAHKAN SBG ADC PRESIDEN RI)
  • 04-09-2012 : KABAGJIANPOLMAS BIDPPITK STIK LEMDIKPOL
  • 08-02-2013 : WAKAPOLDA JABAR[5].
  • 03-10-2014 : KETUA STIK LEMDIKPOL
  • 05-10-2016 : KAPOLDA SUMUT
  • 02-06-2017 : GUBERNUR AKPOL

Kasus Menonjol yang Ditangani[sunting | sunting sumber]

  • Bom Bali II (2005)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/12/8/n5.htm
  2. ^ Jadi Ajudan SBY, Mutasi Rycko Adalah Promosi Kompas.com, 9 Agustus 2009. Diakses 17 Agustus 2013.
  3. ^ Siapa Kapolri-Wakapolri Baru Di Era Mantan Ajudan RI 1 Dan RI 2
  4. ^ 189 Polisi Naik Pangkat Luar Biasa Balipost.co.id, 8 Desember 2005. Diakses 17 Agustus 2013.
  5. ^ Wakapolda Jabar: dua terduga teroris ditangkap ANTARA News, 8 Mei 2013. Diakses 17 Agustus 2013.
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Irjen Pol. Anas Yusuf
Gubernur Akpol
2 Juni 2017-sekarang
Diteruskan oleh:
Petahana
Didahului oleh:
Irjen Pol. Raden Budi Winarso
Kapolda Sumatera Utara
5 Oktober 2016 - 2 Juni 2017
Diteruskan oleh:
Irjen Pol. Paulus Waterpauw
Didahului oleh:
Irjen. Pol. Iza Fadri
Kepala STIK Lemdikpol
3 Oktober 2014 - 5 Oktober 2016
Diteruskan oleh:
Brigjen Pol. Remigius Sigid Tri Hardjanto
Didahului oleh:
Brigjen. Pol. Hengkie Kaluara
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat
19 Februari 2013 - 3 Oktober 2014
Diteruskan oleh:
Brigjen. Pol. M. Taufik