Hari libur nasional di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Tabel berikut menunjukkan hari libur nasional di Republik Indonesia yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk tahun 2019 dengan variasi karena adanya budaya lokal juga memberikan kesempatan untuk liburan terkait dengan acara lokal. Selain hari libur resmi, ada yang disebut "Cuti bersama". Secara total ada 16 hari libur umum, dan 3 hari cuti bersama.

Hari libur nasional 2019[sunting | sunting sumber]

Tanggal (Kalender Gregorian Tanggal (Kalender Islam) Nama Catatan
1 Januari Tahun Baru Masehi
5 Februari Tahun Baru Imlek 2570 Hari pertama bulan pertama Kalender Imlek
7 Maret Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka) 1941 Tahun baru dalam Kalender Bali
30 Maret Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung) Tanggal bervariasi; hari ini jatuh pada jumat sebelum minggu Paskah, yang merupakan hari Minggu pertama setelah Bulan Purnama Paskah pertama setelah vernal equinox resmi
14 April 27 Rajab Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW Tanggal bervariasi menurut Kalender Islam
1 Mei Hari Buruh
10 Mei Kenaikan Yesus Kristus Hari ke-40 setelah minggu dari Jumat Agung (Wafatnya Yesus Kristus). Tanggalnya bervariasi karena peringatan Jumat Agung tidak selalu pada tanggal yang sama dalam kalender Gregorian
29 Mei Hari Raya Waisak Tanggal bervariasi menurut Kalender Buddha
1 Juni Hari kelahiran Pancasila
15-16 Juni 1-2 Syawal Hari Raya Idul Fitri (Lebaran Mudik) Tanggal bervariasi menurut Kalender Islam
17 Agustus Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Presiden Republik Indonesia adalah Bapak Soekarno dan Wakil Presiden Republik Indonesia adalah Bapak Mohammad Hatta sebagai proklamator
22 Agustus 10 Zulhijah Hari Raya Idul Adha (Lebaran Haji) Tanggal bervariasi menurut Kalender Islam
11 September 1 Muharram Tahun Baru Hijriyah Hari pertama bulan Muharram, awal tahun baru Islam
20 November 12 Rabiul Awal Maulid Nabi Muhammad SAW Hari kelahiran Nabi Muhammad
25 Desember Hari Raya Natal Perayaan kelahiran Yesus Kristus
31 Desember Malam Tahun Baru Hari terakhir dalam setahun atau hari ke 365 kalender Gregorian (Hari ke 366 dalam kalender Kabisat )

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Iwan Gayo (1991). Buku Pintar Seri Junior. Jakarta: Upaya Warga Negara. hlm. 342–345. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]